Anda di halaman 1dari 6

Pohon Penyerap Polusi

Daftar Pohon Penyerap Karbondioksida. Berikut merupakan daftar tanaman yang mempunyai daya serap karbondioksida yang tinggi berdasarkan hasil riset Endes N. Dahlan. (No,
nama pohon, nama latin, daya serap).
1. Trembesi, Samanea saman, 28.488,39 kg/tahun
2. Cassia, Cassia sp, 5.295,47 kg/tahun
3. Kenanga, Canangium odoratum, 756,59 kg/tahun
4. Pingku, Dyxoxylum excelsum, 720,49 kg/tahun
5. Beringin, Ficus benyamina, 535,90 kg/tahun
6. Krey payung, Fellicium decipiens, 404,83 kg/tahun
7. Matoa, Pometia pinnata, 329,76 kg/tahun
8. Mahoni, Swettiana mahagoni, 295,73 kg/tahun
9. Saga, Adenanthera pavoniana, 221,18 kg/tahun
10.Bungur, Lagerstroemia speciosa, 160,14 kg/tahun
11. Jati, Tectona grandis, 135,27 kg/tahun
12.Nangka, Arthocarpus heterophyllus, 126,51 kg/tahun
13.Johar, Cassia grandis, 116,25 kg/tahun
14.Sirsak, Annona muricata, 75,29 kg/tahun
15.Puspa, Schima wallichii, 63,31 kg/tahun
16.Akasia, Acacia auriculiformis, 48,68 kg/tahun
17.Flamboyan, Delonix regia, 42,20 kg/tahun
18.Sawo kecik, Maniilkara kauki, 36,19 kg/tahun
19.Tanjung, Mimusops elengi, 34,29 kg/tahun
20.Bunga merak, Caesalpinia pulcherrima, 30,95 kg/tahun
21.Sempur, Dilenia retusa, 24,24 kg/tahun
22.Khaya, Khaya anthotheca, 21,90 kg/tahun
23.Merbau pantai, Intsia bijuga, 19,25 kg/tahun
24.Akasia, Acacia mangium, 15,19 kg/tahun
25.Angsana, Pterocarpus indicus, 11,12 kg/tahun
26.Asam kranji, Pithecelobium dulce, 8,48 kg/tahun
27.Saputangan, Maniltoa grandiflora, 8,26 kg/tahun
28.Dadap merah, Erythrina cristagalli, 4,55 kg/tahun
29.Rambutan, Nephelium lappaceum, 2,19 kg/tahun
30.Asam, Tamarindus indica, 1,49 kg/tahun
31.Kempas, Coompasia excelsa, 0,20 kg/tahun

1. Trembesi, Samanea saman

Sering disebut: Kayu Ambon (Melayu),


Trembesi, Munggur, Punggur, Meh (Jawa),
Ki Hujan (Sunda).
Distribusi : Tumbuhan ini diperkirakan
berasal dari Meksiko, Peru dan Brazil
namun sekarang telah tersebar ke seluruh
daerah beriklim tropis termasuk ke
Indonesia.
Kekurangan : Pohon Trembesi (Ki
Hujan) mempunyai jaringan akar
yang luas sehingga kurang cocok
ditanam di pekarangan karena
bisa merusak bangunan dan jalan.
Daya Serap : 28.488,39 kg/tahun

2. Kenanga, Canangium odoratum,

Sering
disebut:
pohon
kantil,kenongo,ylang-ylang
Distribusi:Kenanga adalah flora
identitas aceh dan sumatera utara
Daya serap : 756,59 kg/tahun

3.Beringin, Ficus benyamina,


Sering disebut: Indonesia Beringin,
waringin, Sunda : Caringin , Jawa:
ringin
Distribusi: Berasal dari selatan dan
Tenggara Asia dan Australia,
merupakan pohon resmi Bangkok,
Thailand.
Banyak dijumpai di Indonesia, baik di
dataran tinggi maupun di dataran
rendah.
Kekurangan: Pohon yang telah
berusia ratusan tahun dapat merusak
tembok maupun semen disekitarnya
Daya Serap : 535,90 kg/tahun

4.Mahoni, Swettiana mahagoni


Sering
disebut:
mahoni,maoni (Jawa)
Distribusi: Terdapat di
Jawa Tengah, Jawa Timur,
Nusa Tenggara, Sumatera,
Sulawesi Selatan.
Kekurangan: Pohon yang
sudah tua dan lapuk
seringkali tumbang dan
membahayakan orang
Daya Serap : 295,73
kg/tahun

5.Nangka, Arthocarpus heterophyllus

Sering disebut: nongko/nangka (Jawa,


Gorontalo), langge (Gorontalo), anane
(Ambon), lumasa/malasa (Lampung),
nanal atau krour (Irian Jaya), nangka
(sunda). Beberapa mimiz, miiz hnang
(laos),
khanun
(Thailand),
mit
(Vietnam).
Distribusi: Nangka diyakini berasal dari
India, yakni wilayah Ghats bagian barat,
di mana jenis-jenis liarnya masih
didapati tumbuh tersebar di hutan hujan
di sana. Kini nangka telah menyebar
luas di berbagai daerah tropik, terutama
di Asia Tenggara.
Kekurangan: Mengeluarkan getah dan
tidak tahan dengan musim kemarau
eksterm
Daya Serap : 126,51 kg/tahun