Anda di halaman 1dari 40

KONSEP

KEWIRAUSAHAAN

Background
Lapangan kerja baru pada periode
stagnasi/krisis diciptakan bukan oleh
perusahaan besar, tapi oleh usaha kecil dan
menengah
Di Amerika ( 1960-1980) menurut The
Economist 600.000 perusahaan baru
didirikan tiap tahun
Laju pertumbuhan usaha kecil 3x lebih
tinggi dari pertumbuhan perusahaan besar
dari kelompok Fortune 500

Kenapa ?
Inovasi
Entrepreneurship
Dan
Entrepreneurial Management

Entrepreneurship ?
Process of creating something new with
value, by devoting the necessary time
and effort, assuming the accompanying
financial, psychological and social
risks,and receiving the resulting rewards
of monetary, personal satisfaction and
independence.

Family
Background

Goal
Orientation,
Personality And
Motivation

Growing Up:
Education And
Aging

Work
Experience

ENTREPREUNEURSHIP

Entrepreneurial Feeling
1. Internal Locus of Control - having a
control over their live.
2. Feeling about Independence - being
ones own boss - and Need for
Achievement -individuals need to be
recognized.
3. Feeling about risk

Sumber Peluang Inovasi


The Unexpected
The Incongruity
Process Need
Change

Struktur Industri dan struktur pasar


Demografi
Persepsi, mood dan makna

New Knowledge

Prinsip Inovasi
Dimulai Dengan Analisis Peluang
Bersifat Konseptual Dan Perseptual
Sederhana Dan Terpusat
Mulai Dengan Yang Kecil
Ditujukan Untuk Menjadi Leader

Persyaratan
Berorientasi Pada Pasar
Bekerja Hanya Pada Satu Bidang Saja
Membangun Berdasarkan Kekuatan Sendiri

Entrepreneur ?
Orang yang memulai/mendirikan usaha
sendiri ( bisnis ) dengan ciri tertentu yaitu:
menciptakan sesuatu yang baru
menciptakan sesuatu yang berbeda
mengubah nilai nilai
Mencari perubahan, merespons perubahan
dan memanfatkannya sebagai peluang

PROSES MENJADI ENTREPREUNEUR


PARTIAL SOCIAL
ALIENATION:
ANGGOTA DARI KELOMPOK
PENGUSAHA
MINORITAS
IMIGRAN

KECENDERUNGAN SECARA
FISIK /PHISIKOLOGI
N-Ach YANG TINGGI
INTERNAL LOCUS OF
CONTROL
FAKTOR-FAKTOR DARI
WILLIAMSON

DAMPAK DARI
DEMONSTRASI
ORGANISASI INKUBATOR
CONTOH DARI YANG LAINMENTOR/ADVISOR
ORANG TUA
MEMEMPUNYAI USAHA

PERISTIWA YANG
MENDORONG
FRUSTASI PEKERJAAN
BERHENTI
PEMBUBARAN

DUKUNGAN FINANSIAL
MODAL PRIBADI/KELUARGA
MODAL TEMAN/SWASTA
INSTITUSI FINANSIAL
KREDI T SUPPLIER

PERIODA PILIHAN BEBAS

IDENTIFIKASI KESEMPATAN
USAHA

KELUARGA
SUAMI/ISRI MENDUKUNG
ATAU
SINGLE/JANDA/CERAI

DUKUNGAN LINGKUNGAN
PENDIDIKAN/BUDAYA
AKUNTING/HUKUM DSB
PELAYANAN
PELAYANAN PEMBEKALAN
DARI PEMERINTAH
PEKERJA, TRANSPORTASI
DSB
IKLIM KEWIRAUSAHAAN

USAHA
BARU
DIMULAI

STATISTIK USIA ENTREPREUNEUR


LEVEL KAPASITAS
UNTUK MEMULAI
SUATU USAHA

PERIODE
PILIHAN BEBAS

KAPASITAS
PERSONIL

15

20

25
PENINGKATAN
KOMPETENSI,
PENGALAMAN DAN
KEPERCAYAAN DIRI

30

35

40

PENINGKATAN
FINANSIAL/OBLIGASI
DOMESITK,
PERPINDAHAN KE NILAINILAI NON-KARIIR

45

UMUR

KARAKTERISTIK ENTREPRENEUR
SUKSES
1.
2.

KESEHATAN FISIK YANG BAIK


KEMAMPUAN KONSEPTUAL DAN PEMECAHAN MASALAH YANG
SUPERIOR
3. MEMPUNYAI PEMIKIRAN YANG LUAS
4. MEMPUNYAI KEPERCAYAAN DIRI YANG TINGGI DAN TOLERANSI
PADA KEINGINAN
5. MEMPUNYAI DAYA DORONG YANG KUAT
6. MEMPUNYAI KEBUTUHAN DASAR UNTUK MENGONTROL DAN
MENGATUR
7. MEMPUNYAI KEINGINAN UNTUK MENGAMBIL RESIKO YANG
MENENGAH
8. SANGAT REALISTIK
9. MEMILIKI KETRAMPILAN DI DALAM DIRI (INTERPERSONAL)
YANG MENENGAH
10. MEMILIKI STABILITAS EMOSI YANG CUKUP

Peran dan Fungsi Entrepreneur


PERTUMBUHAN INDUSTRI
TEKNOLOGI BARU DALAM
ABAD 19 DAN AWAL ABAD 20

PENEMU YANG
BERJIWA ENTREPREUNEUR
USAHA DARI

(INVENTOR-ENTREPRENEURS)

INDIVIDU YANG MERUPAKAN ILMUWAN


ATAU

ENGINEER DAN

YANG KREATIF DAN


BISNISMAN YANG KREATIF

NOBEL (SWEDIA DAN DINAMIT), LINDE (JERMAN DAN LIQUID AIR


DISTILATION), BRINS (PRANCIS DAN OKSIGEN INDUSTRI), SOLVAY
(BELGIA DAN SODA AMONIA), PERKIN (INGGRIS DAN ANILENE DYES),
BELL (SKOTLANDIA-AMERIKA UTARA DAN TELEPON), EDISON
( AMERIKA SERIKAT DAN LISTRIK), DAN MARCONI (ITALI-INGGRIS
DAN RADIO)

Peran dan Fungsi Entrepreneur (2)


ABAD 20 PENINGKATAN
INSTITUSIONALISASI DAN
PROFESIONALISME DARI R&D DI
UNIVERSITAS , PEMERINTAHAN DAN
LABORATORIUM INDUSTRI

PERAN DARI PENEMU YANG

BERJIWA ENTREPREUNEUR
(INVENTOR-ENTREPRENEURS)
MENGALAMI PENURUNAN

PERUSAHAAN BARU YANG BERPERAN DALAM


PERTUMBUHAN INDUSTRI BARU BERTEKNOLOGI TINGGI
DITEMUKAN OLEH INDIVIDU DARI PERUSAHAAN BESAR, LABORATORIUM
PEMERINTAH DAN UNIVERSITAS SPIN OFF PHENOMENON

KESUKESAN DITENTUKAN OLEH


PENEMU

SIKAP ENTREPRENEUR DARI

PERAN EKONOMI DALAM


BISNIS KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI

GEE DAN TAYLOR :


PERUSAHAAN-PERUSAHAAN INOVATIF TERCATAT LEBIH BAIK DALAM
PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PEKERJAAN

MENGHASILKAN

KEMAMPUAN EKONOMI SUATU NEGARA UNTUK

TUMBUH DAN
MEMPERTAHANKAN DAYA SAING INTERNASIONAL DITENTUKAN OLEH
INOVASI TEKNOLOGI

MANSFIELD:
SOCIAL RETURN (YAITU, KEUNTUNGAN SOSIAL)

DARI

LIPAT DIBANDINGKAN DENGAN PRIVATE RETURN


PERUSAHAAN YANG MEMPERKENALKAN INOVASI)

INOVASI
( YAITU,

DUA KALI
ROI UNTUK

PERAN EKONOMI DALAM BISNIS


KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI (2)

KAMIEN DAN SCHWARTZ:


PERUSAHAAN-PERUSAHAAN KECIL MEMAINKAN PERANAN VITAL
DALAM PROSES PERUBAHAN TEKNOLOGI

SHAPERO
1000 PERUSAHAAN-PERUSAHAAN TERBESAR DI AMERIKA SERIKAT
DIKALAHKAN PERFORMANSINYA OLEH PERUSAHAANPERUSAHAAN KECIL
PERUSAHAAN YANG SUDAH MATANG
DAN BESAR, BANYAK BERINOVASI DENGAN PERUSAHAAN
PERUSAHAAN MUDA BERTEKNOLOGI TINGGI YANG DIBUAT
ANTARA 1969-1974
HASIL STUDI KOMPARATIF DARI

PERAN EKONOMI DALAM BISNIS


KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI (3)
PERTUMBUHAN

YANG SUPERIOR DARI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN KECIL

DIMUNGKINKAN KARENA MEREKA MENUNJUKAN CATATAN

KEINOVASIAN YANG
SUPERIOR DIDUKUNG OLEH STUDI DI INGGRIS
GIBBONS DAN WATKINS MENDISKUSIKAN KEMAMPUAN KOMPETITIF DARI
PERUSAHAAN KECIL BERAGUMENTASI BAHWA PERUSAHAAN PERUSAHAAN

BESAR LEBIH SULIT UNTUK BEREAKSI TERHADAP PERUBAHAN TEKNOLOGI

FREEMAN

MENEMUKAN BAHWA PERUBAHAAN KECIL MEMBUAT KONTRIBUSI

YANG SIGNIFIKAN TERHADAP INOVASI DI BANYAK INDUSTRI.

LAPORAN BOLTON

MENYIMPULKAN BAHWA PERUBAHAAN KECIL MEMBUAT

KONTRIBUSI YANG PENTING TERHADAP INOVASI DI INGGRIS

PERAN EKONOMI DALAM BISNIS


KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI (4)
PENGANGGURAN

YANG SERINGKALI DICIPTAKAN OLEH

DITEMPATKAN DALAM
PERTUMBUHAN KESUKSESAN PERUSAHAAN .
BISNIS BERUKURAN KECIL HARUS

KEGAGALAN
CATATAN

BAGAIMANAPUN ARGUMEN MEMILIKI VALIDITAS YANG TERBATAS , DENGAN 2

ALASAN
TINGKAT KEMATIAN DARI BISNIS BERTEKNOLOGI TINGGI YANG MUNCUL (20-30%)
JAUH LEBIH RENDAH DARI SEMUA PERUSAHAAN YANG BERUKURAN KECIL (LEBIH DARI 80%)
SEPERTI HALNYA

MANSFIELD YANG MENUNJUKKAN BAHWA KEUNTUNGAN SOSIAL DARI


INOVASI LEBIH BANYAK DARI PRIVATE BENEFITS, SHAPERO BERARGUMEN BAHWA
KEGAGALAN BISNIS MENGHASILKAN KEBAIKAN SEPERTI PEMBELAJARAN
INDIVIDUAL ENTREPRENEURSHIP DALAM TEKNOLOGI ADALAH PROSES
TRIAL AND ERROR, PROSES BELAJAR SAMBIL MELAKUKAN (LEARNING BY
DOING) SPIN

OFF PHENOMENON

Changes from present


lifestyle:
Work environment
Disruption

Possible

Desirable

1. Government

1. Cultural

2. Background

2. Family

3. Marketing

3. Teachers

4. Financing
Form a New Company

5. Role models

S mal l
Company

Attr act
Innovator s

Attr act Ri sk Avers e and


S tabil ity C onsc ious Peopl e

Ins tal l
Bureaucr acy

Highly
Innovati ve
People
Leav e

S ucces s &
Gr owth

Become
Large

Reduced
Innovati on

Life as an Intrapreneur is Hard !


Intrapreneurs Ten Commandments.
1. Come to work each day willing to be fired
2. Circumvent any orders aimed at stopping
your dream
3. Do any job needed to make your project
work, regardless of your job description.
4. Network with good people to assist you
5. Build a spirited team: choose and work only
with the best.

Intrapreneurs Ten Commandments (cont.)


6. Work underground as long as you can
publicity triggers the corporate immune
mechanism
7. Be loyal and truthful to your sponsors.
8. Remember it is easier to ask for forgiveness
than for permission.
9. Be true to your goals, but realistic about the
ways to achieve them.
10. Keep your vision strong.

Framework Of Technopreneur
Technopreneur

Technology

Market
Action

Product

Business

Consumer

Technopreneur ?
Orang Yang Memulai/mendirikan Usaha
Sendiri( Bisnis ) Yang Berbasiskan Pada
Inovasi Teknologi

Technology Driven

Karakteristik Inovasi Teknologi


Memerlukan Lead Time Cukup Lama
Tidak Pernah Didasari Oleh Satu
Pengetahuan Tetapi Oleh Beberapa
Pengetahuan Yang Konvergen.
Tidak Bisa Dilakukan Dengan Coba-Coba
Memerlukan Manajemen Wirausaha

Aktivitas Inovasi Teknologi


Process

Scientific Suggestion

R&D -Production

Design Concept

Non Directional Fundamental


Research
Directed Applied Research

Verification

Primary Development

Laboratory Demonstration

Secondary Development
Design Engineering
Laboratory Demonstration
Design Engineering

Prototype to full scale

Design of production system


Quality and Reliability Eng.
Design of Technical After
Sales Service
Provision of After Sales
Service

Commercial Introduction
Widespread adoption

Increamental poduct Improv

Market

Market Monitoring
Initial Market definition
Patenting
Development of market
plan
Design of user education
and advisory services

Test Marketing
Refining Product market
concept
Market Launch
Provision of user education
and Advisory Services
Licensing

Inovasi Teknologi
After
Sales
Service

Reliability Engineering &


Quality Control

Nondirected
Fundamental

Research

Directed
Applied
Research
Primary

Secondary
Development

Development

Design
Engineering

Tertiary
Development
&

Design
Prototype
Production

Product
Market
Definition

New
Product
Development

Marketing

Education &
Advisory
Services

Patents &
Licensing
Contract
R&D

Full
Production

Test
Marketing

Inovasi dan Manajemen Operasi


Operation Management
Innovation Management

Technological

Research

Market

Current
Production Operations

Future
Market
Research

Development
&
Design

Product
Market
Definition

Prototype
Production

New
Product
Development

Full
Production

Test
Market

Current
Marketing
Operations
New
Product
Lunch

INOVASI TEKNOLOGI & TEKNOPRENEUR

PRELLIMINARY
TECHNICAL
ASSESSMENT

TECHNOLOGICAL
ACTIVITIES

IDE

INFORMAL
SCREENING

GO

STOP
MARKETING
ACTIVIT IES

TECHNICAL
CONCEPT
GENERATION

PRELIMINARY
EVALUATION

DESIGN
PROTOTYPE
PRODUCT

GO

CONCEPT
EVALUATION

STOP
PRELLIMINARY
MARKET
ASSESSMENT

FURTHER
EVALUATION

STOP
MARKET
CONCEPT
STUDY

CONCEPT
TEST MARKET

IN HOUSE
PROTOTYPE
TESTING

GO

STOP
DEVELOP
MARKETING
PLAN

FINAL DESIGN
PILOT
PRODUCTION

FURTHER
EVALUATION

STOP
CUSTOMERS
PROTOTYPE
TESTING

GO

FINAL
MARKETING
PLAN TEST
MARKET

PROSES EVALUASI INOVASI TEKNOLOGI & TEKNOPRENEUR

FULL
PRODUCTION

FINAL
BUINESS
ANALYSIS

POST LAUNCH
EVALUATION
AND CONTROL

GO

STOP
MARKET
LAUNCH

Karakteristik Technopreneur
N-Ach Yang Tinggi
Memiliki kemampuan konseptual dan
problem solving yang tinggi
Memiliki wawasan dan cara pikir yang luas
Percaya diri yang tinggi dan tolerans
Moderate risks taker
Realistic
Moderate interpersonal skill
Sufficient emotional stability

Industrial Cooperation

Basic Modality
3 K Model

Basic Modality

Moral

Competency

- Trust
- Expertise
(Amanah)
- Attitude
- Knowledge

Network

- Relation
- Information

3 K Model
Kenal
Komunikasi
Kontrak

Kenal

Partner

Candidate
- Individu
- Institution

Need

Problem
- Product
- Service
- Problem

Actor

Process
- User
- Buyer
- Dec. Maker

Komunikasi
Speak by partners language
Need and Contribution
AIDA model:
Awareness
Interest
Decision
Action

Continue/Regular

Kontrak

Institution

Individual
- Institutional
-

Process

- Direct Appt.
- Selection
- Competitive

Content

Content of Contract
Problem

and Objective
Out-put and Scope of Work
Right and Obligation
Duration
Performance Measure
Term of Payment

Key Success Factors


Customer

Focus
Trust base (Amanah)
Competence
Focus (Khusyu)
Urge to excel

Tugas 1 : Individu

Cari prospektus perusahaan , kemudian


lakukan analisa terhadap:

1. Naure of Business Activity of business


2. Stakeholder
3. Business Function
4. Corporate Government
5. Process Management Business