Anda di halaman 1dari 8

PART 1

Sebuah perusahaan budidaya Tiram di daerah Belitung pada


suatu hari dilanda musibah kematian massal indukan tiram.
Indukan tiram dipelihara dalam tangki yang memperoleh air
budidaya dari laut sekitarnya, parameter lingkungan harian :
25-28 C , DO: 4.7 mg/L; salinitas 30, diberi pakan
Nanochloropsis sp.
Hasil cek kualitas air pada saat kematian massal :
Suhu :20 C, DO: 3,9 mg/L, salinitas 30 dan kadar logam
berat di bawah baku mutu kecuali Cd 200 g/l
Pertanyaan :
1. Perkirakan penyebab kematian massal indukan tiram
tersebut?
2. Mengapa kematian terjadi mendadak dan masif?

Part 2
Hasil analisis histologi jaringan insang
dan hepatopankreas : terjadi nekrosis
masif dan melalui perwarnaan
diketahui terjadi kerusakan mitokondria
Pertanyaan : manfaatkan pengetahuan
anda minggu lalu untuk mengetahui
organel sel apa yang dipengaruhi oleh
akumulasi Cd, berikan argumentasi!

Jawaban Part 2
LISOSOM
Lisosom berfungsi sebagai pencerna benda asing, pada
kasus ini benda asing yang dimaksud adalah cardium.
Cardium memiliki efek toksis yang tinggi pada konsentrasi
yang rendah. Cardium juga meng In-Aktifkan enzim yang
diperlukan oleh Sel.
Lisosom tidak dapat mencerna Cardium, Cardium yang
masuk Mitokondria sebenarnya salah satu target seluler
Cardium, melalui efeknya secara langsung terhadap
peningkatan permeaabilitas inner membran ketika berada
didalam sel, Cd akan menginduksi segala jenis mekaanisme
signal, sehingga Mitokondria menghasilkan energi yang
terkontaminasi cardium sehingga menggangu kehidupan
pada sel.

Part 3.
Hasil analisis detail terhadap sel tiram
yang mati diperoleh informasi bahwa
kadar ATP dalam mitokondria menurun,
kadar ATP dalam sitoplasma normal dan
kadar Asetil koenzimA normal.
Pertanyaan:
Proses seluler apakah yang terganggu
oleh oleh akumulasi Cd?

Jawaban Part 3
Jadi, proses seluler transpor elektron yang
terganggu terjadi dimembran dalam mitokondria
karena ada proses transpor elektron
membutuhkan bahan-bahan yang dihasilkan dari
proses glikolisis dan siklus krebs. Transpor
elektron terjadi didalam Mitokondria, dan
mitokondria merupakan tujuan utama dari Cd.
Sehingga dalam proses transpor elektron Cd
menghalangi prosses transpor elektron dalam
mitokondria sehingga tidak menghasilkan ATP
(energi) dengan sebagaimana mestinya.

Part 4.

Dari hasil teknik kromatografi diketahui berbagai


komponen metabolit subseluler sel insang adalah
sebagai
berikut Sampel
:
Metabolit
sel
Sel normal
insang tiram
Glucose

102 mmol

100 mmol

Pyruvate

23 mmol

25 mmol

NAD+

6 mmol

75 mmol

NADH

50 mmol
383 mmol

Pertanyaan:
1. Berdasarkan informasi dari tabel, proses apakah yang terganggu
oleh akumulasi Cd?jelaskan argumentasi anda!
2. Apakah proses penambahan/pengauatan aerasi dapat
mencegah terjadinya kematian masal induk tiram? Jelaskan
argumentasi anda!

Jawaban Part 4
1. Proses Transpor elektron, dikarenakan transpor
elektron yang terjadi di membran mitokondria
sudah terakumulasi oleh Cd. Sehingga bahanbahan seperti NADH dan NAD+ tidak dapat diubah
menjadi energi (ATP). Selain itu NADH yang
dihasilkan oleh NAD+ yang tereduksi oleh ion H+
(NADH Menumpuk)
2. Proses penambahan aerasi dapat mencegah
kematian masal induk tiram. Karena dalam proses
itu bisa menambah kadar DO dalam perairan.
Selain itu aerasi juga dapat menyerap kadar logam
berat pada perairan karena disana terjadi sirkulasi.

Evaluasi kasus + penekanan


katabolisme
Kematian massal pada tiram disebabkan pada kadar
logam berat yang tinggi dalam perairan
Mitokondria yang merupakan target seluler dari Cardium
yang dapat menyebabkan terganggu kegiatan
mitokondria Cd yang menghalangi proses kerja transpor
elektron tidak dapat menghasilkan ATP atau energi
dengan baik.
Dapat terlihat dengan jelas bahwa yang terganggu
dalam pertumbuhan tiram dan penyebab kematian
tiram secara massal adalah kadar logam berat yang
tinggi dapat merusak mitokondria sehingga
menghambat proses katabolisme yaitu transpor
elektron.