Anda di halaman 1dari 84

PBL-2

PEMICU 2

Oleh:
Home Group 1
Cindy Yunitasari
Sarah Vania
Nisrina Hanan
Rahma Latifa
Dewi
Muhammad
Alief
M. Fathur
Risyad

OUTLINE
Pendahuluan
Pemicu PBL-2
Definisi
masalah
Analisis
Masalah
Hipotesis
Hal-hal yang
Baru Dipelajari

Hal-hal yang Sudah


Dipelajari
Materi presentasi
anggota yang sudah
jelas
Kesimpulan
Referensi

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Jakarta Coastal Defence Strategy ( JCDF ),
Februari 2011, mengatakan bahwa periode
tahun 1974 hingga tahun 2010, tanah Jakarta
mengalami penurunan hingga 4,1 meter. Dan
diprediksi pada tahun 2030 yang akan datang,
dataran Jakarta akan mengalami penurunan
hingga 6,6 meter.
Hal ini disebabkan oleh gencarnya
pembangunan fisik di Jakarta, konsumsi air
tanah secara masif, dan global warming serta
dipengaruhi struktur tanah di Jakarta.

Tujuan
Untuk mengetahui:
1. Pembangunan di DKI Jakarta
2. Struktur dan karakteristik tanah Jakarta
3. Mitigasi penurunan permukaan tanah
4. Global warming (pengaruh iklim
terhadap penurunan permukaan tanah)
5. Eksploitasi sumber daya alam di Jakarta
6. Proses dan jenis penurunan permukaan
tanah
7. Daerah-daerah rawan penurunan permukaan
tanah

Pemicu PBL-2
Penurunan permukaan tanah di wilayah DKI
Jakarta seperti di kawasan Pademangan, Ancol,
Penjaringan, Cengkareng, Tanjung Priok,
Cilincing, dan Pulogadung masih terus
berlangsung. Data dari Dinas Perindustrian dan
Energi menunjukkan, di daerah-daerah tersebut
telah terjadi penurunan lebih dari 100 cm.
Sebagai mahasiswa UI yang kritis dan peduli
dengan permasalahan lingkungan, Anda
tertantang untuk mempelajari dan ikut
menyumbang pikiran dalam penyelesaian
masalah ini. Penyelesaian yang diusulkan harus
dikaitkan dengan TIK (Teknologi Informasi dan
Komunikasi).

Definisi Masalah
Penurunan
permukaan
tanah di
wilayah DKI
Jakarta

Analisis Masalah
Apa faktor-faktor penyebab penurunan
permukaan tanah?
Apa dampak yang ditimbulkan dari
penurunan permukaan tanah?
Bagaimana cara mengatasi penurunan
permukaan tanah di DKI Jakarta?
Bagaimana konsumsi air tanah oleh warga
DKI Jakarta?
Bagimana struktur dan karakteristik tanah di
DKI Jakarta?

Hipotesis
Penurunan permukaan tanah di DKI
Jakarta akibat konsumsi air tanah
secara masif oleh warga dan
pembangunan infrastruktur oleh
pelaku industri berdampak negatif
bagi lingkungan dan masyarakat

Hal-hal yang Baru Dipelajari


Pembangunan di DKI Jakarta
Data wilayah di DKI Jakarta yang
mengalami penurunan permukaan
tanah
Proses penurunan permukaan tanah
Struktur dan karakteristik tanah
Data konsumsi air tanah
Hal-hal yang Sudah Dipelajari
Global warming (pengaruh iklim)
terhadap penurunan permukaan tanah

Materi presentasi
anggota
yang sudah jelas
1.
2.
3.
4.

Mitigasi penurunan permukaan tanah


Eksploitasi sumber daya alam di DKI Jakarta
Pembangunan di DKI Jakarta
Ciri-ciri dan kawasan rawan penurunan
permukaan tanah
5. Struktur dan karakteristik tanah di DKI
Jakarta

MATERI 1
Pembangunan di DKI Jakarta

Laju Pembangunan di Jakarta


Pembangunan di DKI Jakarta pada tahun ini, yaitu
tahun 2015 adalah 66,3 persen
- lebih cepat dibandingkan dengan tahun tahun
2014.
- berupa perumahan dan pemukiman,
perkantoran, resort dan hotel, kawasan industri
serta pusat perbelanjaan.

www.tribunnews.c
om

bisnis.news.viva.c

foto.okezone.c

Dampak Besarnya Laju


Pembangunan
di DKI Jakarta
Beban bangunan yang
harus ditahan oleh
tanah semakin besar
Penyedotan air tanah
secara intensif untuk
memenuhi kebutuhan
air penduduk Jakarta
yang berjumlah
hampir 10 juta jiwa.

bplhd.jakarta.g

(Lanjutan) Dampak Laju


Pembangunan
di DKI Jakarta
Jika dampak tersebut dibiarkan,
maka akan terjadi penurunan
permukaan tanah.
Berdasarkan penelitian ahli
geologi ITB bahwa tanah di DKI
Jakarta rata-rata mengalami
penurunan sejauh
7,5 - 25 cm per tahun.

syawal88.wordpress
.com

Cara Mengatasi Pembangunan


Tidak Ramah Lingkungan
Ketika ingin membangun, dirikanlah bangunan
hijau. Syarat-syaratnya antara lain:
Kualitas udara dalam ruang, yang dipengaruhi
oleh ventilasi yang cukup dan ada atau tidaknya
kontaminasi mikroba seperti jamur.

lingkunganitats.wordpres
s.com

(Lanjut) Cara Mengatasi


Pembangunan Tidak Ramah
Lingkungan
Efisiensi air, yang dapat dilakukan dengan
menggunakan alat saniter hemat air dan
daur ulang air sekunder.

indonesian.alibaba.com

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Pembangunan Tidak Ramah
Lingkungan
Efisiensi energi, salah
satunya dengan
menentukan sistem
selubung bangunan
yang tepat, seperti
tidak menggunakan
banyak material kaca.

greenrealestateapprais

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Pembangunan Tidak Ramah
Lingkungan
Menanam pohon sebagai
lahan hijau baik di
pekarangan maupun di
atas atap bangunan.
Pengelolaan lahan dan
limbah

Pengolahan Limbah
Pabrik Industri Tekstil
https://iwanhtn.wordpress.c
om/

www.hersays.c
om

www.perencanaanstruktu
r.com

Landasan Hukum
Pembangunan di DKI
Jakarta
UU Nomor 7 Tahun 2004
mengenai IMB yang mengatur:
membangun bangunan baru
mengubah
memperluas
mengurangi bangunan yang
telah ada (eksisting).

www.desainrumah.c
om

www.bppk.kemenkeu.g
o.id

Landasan Hukum
Pembangunan
di DKI Jakarta
UU Nomor 26 Tahun 2007 mengenai Ruang
Terbuka Hijau (RTH) yang mengatur bahwa
RTH yang wajib dimiliki oleh Jakarta minimal
30% dari total luas wilayah:
20% RTH publik
10% RTH privat.

christiesuharto.blogspot
.com

(Lanjutan) Landasan Hukum


Pembangunan
di DKI Jakarta
FAKTANYA: Jakarta hanya memiliki RTH
sebanyak 13% dari total luas wilayah, atau
hanya 1/3 dari kriteria yang
seharusnya.Contohnya adalah:
Taman Menteng

Taman Suropati

metro.tempo.c
o

MATERI 2
Struktur dan
Karakteristik
Tanah Jakarta

Pengertian Tanah
Tanah adalah lapisan kulit bumi yang tipis
terletak di bagian paling atas permukaan bumi

www.geograph.or
g.uk

Struktur Tanah
Bentuk:
Nama Struktur

Penjelasan

Lempeng (platy)

sumbu vertikal lebih


pendek dari sumbu
horisontal

Prismatik
(prismatic)

sumbu vertikal lebih


panjang dari sumbu
horisontal
Sisi atas tidak
membulat

Tiang (columnar)

sumbu vertikal lebih


panjang dari sumbu
horisontal
Sisi-sisi atas
membulat

Gambar

Gumpal
sumbu vertikal sama
bersudut
dengan sumbu horisontal
(angular blocky) Sisi-sisi membentuk
sudut tajam
Gumpal
membulat
(subangular
blocky

sumbu vertikal sama


dengan sumbu horisontal
Sisi-sisi membentuk
sudut membulat

Granuler
(granular)

membulat atau banyak


sisi

Remah (crumb)

butiran

Sumber: http://dasar2ilmutanah.blogspot.co.id/2010/12/dasar-dasarilmu-tanah-10-dari-25.html

Permukaan
Tanah Jakarta
Daerah Jakarta memiliki
permukaan dengan
ketinggian antara 0-15 m
di atas permukaan laut;
lebarnya antara 7-40 km,
meliputi tanggul
pematang pantai, daerah
rawa, dan dataran delta.
Dataran ini dikenal
sebagai Dataran Rendah
Jakarta.
Sumber:
http://jakartapedia.bpadjakarta.net/in
dex.php/Karakteristik_Tanah_DKI_Jaka
rta

Karakteristik Tanah
1. Pasir Lempung dan
Lempung Pasiran
. endapan aluvial sungai dan
pantai
. berangsur-angsur dari atas
ke bawah terdiri dari lanau
lempungan, lanau pasiran
dan lempung pasiran
. tebal endapan antara
perselang-seling lapisannya
bekisar antara 3-12 m

pengertiandanjenis-je
nistanah.blogspot.com

(Lanjutan) Karakteristik Tanah


2. Satuan Pasir Lempungan
endapan pematang pantai
berangsur-angsur dari atas kebawah terdiri
dari perselang-selangan lanau pasiran dan
pasri lempungan
Tebal endapan antara 4,5 13 m

dmajatengah.w
ordpress.com

(Lanjutan) Karakteristik Tanah


3. Satuan Lempung
Pasiran dan Pasir
Lempungan
endapan limpah
banjir sungai
tersusun beselangselang antara
lempung pasiran dan
pasir lempungan
Tebal endapan
antara 1,5 17 m

4. Lempung
Lanauan dan
Lanau Pasiran
endapan kipas
aluvial vulkanik
(tanah tufa dan
konglomerat)
berangsur-angsur
dari atas ke bawah
terdiri dari
lempung lanauan
dan lanau pasiran

Karakteristik Tanah di Jakarta


Dari potongan
melintang selatanutara Jakarta, terlihat
bahwa Provinsi DKI
Jakarta merupakan
endapan vulkanik
quarter yang terdiri
dari 3 formasi yaitu:
1. Formasi Citalang,
2. Formasi Kaliwangu,
3. dan Formasi Parigi.
Sumber: http://inswa.or.id/wpcontent/uploads/2012/11/BAB-3-Profil-DKI-

Gambar
Struktur dan
Karakteristik
Tanah secara
Keseluruhan

MATERI 3
Daerah-daerah Rawan
Penurunan Permukaan
Tanah

Faktor-faktor Penyebab Suatu Daerah


Rawan Penurunan Permukaan Tanah
Tekanan dari luar (Beban yang ditanggung
oleh tanah seperti beban dari gedung)
Hidrologi (Berkurangnya air tanah akibat
dari eksploitasi berlebihan oleh manusia)
Geologi (Aktifitas lempeng baik yang
tektonik maupun vulkanik)

Ciri-ciri Daerah yang Rawan Mengalami


Penurunan Permukaan Tanah
Pesisir (Diakibatkan oleh abrasi dan kontur
tanah yang lebih renggang)
Perkotaan Besar (Akibat gedung, berkurangnya
area resapan air, dan penggunaan air
berlebihan)
Daerah rawa (Lapisan yang cenderung tak
stabil dan kontur tanah yang lembek)
Daerah lempeng (Pada daerah patahan dan
rekahan)

Daerah yang
Mengalami
Penurunan
Permukaan Tanah
Jakarta, karena
sebagian dari
Jakarta adalah
daerah rawa rawa
di Selatan dan
Utara, pesisir di
bagian Utara dan
daerah
perkantoran di
bagian Tengah.
www.kopertis12.or
.id

Data Penurunan
Permukaan Tanah Jakarta

(Lanjutan)
Data pada peta diambil dengan metode pengamatan
dengan GPS Geodetik pada tahun
2010 dan 2011
Sumber
: disperindgi-siga.info

(Lanjutan) Daerah yang Mengalami


Penurunan Permukaan Tanah
Surabaya, karena Surabaya bagian utara adalah
daerah pesisir dan perkantoran di beberapa daerah.
Semarang, karena Semarang merupakan daerah
pesisir di utara, perkotaan di bagian tengah, dan
daerah patahan (karena memiliki banyak gunung) di
tepiannya.
Palembang, karena Palembang merupakan daerah
pesisir di bagian timur dan timur laut, daerah rawa
yang membentang dibagian timur dan timur laut, dan
merupakan daerah perkotaan di tengahnya.

MATERI 4
Global Warming (Pengaruh
Iklim) terhadap Penurunan
Permukaan Tanah

Dewasa ini perubahan iklim terjadi akibat


dari pemanasan global, kemarau panjang
merupakan salah satu contoh dari dampak
pemanasan global terhadap iklim.
Kemarau panjang menyebabkan kebutuhan
akan air tanah meningkat.
Peningkatan kebutuhan akan air tanah ini
menyebabkan eksploitasi air tanah dan
berakibat pada penurunan permukaan
tanah.

Pemanasan global juga akan


meningkatkan memperpendek
musim hujan, dan meningkatkan
intensitas curah hujan.
Dengan musim hujan yang pendek,
tanah akan memiliki rongga karena
kekurangan simpanan air tanah dan
tidak dapat mempertahankan
struktur lapisannya

MATERI 5
Eksploitasi Sumber Daya
Alam
di Jakarta

Pengertian Eksploitasi SDA

Eksploitasi sumber daya alam


artinya, penggunaan sumber
daya alam secara sewenangwenang untuk pemenuhan
kebutuhan dan sebagai
penunjang hidup manusia.

Jenis Eksploitasi
Penangkapan biota laut secara besar-besaran
dengan pukat harimau, bom ikan, dan racun
ikan.
Penggunaan lahan hijau untuk pembangunan
tanpa memperhatikan daerah resapan air.

www.greeners
.co

(Lanjutan) Jenis Eksploitasi


Pemanfaatan air sungai untuk mandi cuci
kakus sehingga air menjadi kotor, bau, dan
beracun serta tidak dapat dimanfaatkan
untuk diolah menjadi air minum.
Penggunaan air tanah secara berlebihan.

konservasidasciliwung.wordpr
ess.com

ewintribengkulu.blogspo
t.com

Dampak dari Eksploitasi SDA di


Jakarta
Jumlah biota laut menurun karena pengambilan
biota secara besar-besaran dan rusaknya
terumbu karang dan dasar laut karena bom ikan,
Berkurangnya daerah resapan air yang dapat
mengakibatkan banjir, air sungai menjadi kotor

Banjir 2007
www.tribunnews.com

metro.tempo.co

Dampak dari Eksploitasi SDA di


Jakarta
Turunnya permukaan
tanah.
Hal ini dapat
menyebabkan Kota Jakarta
tenggelam suatu hari jika
hal ini terus terjadi.
Menurut Walhi, Jakarta
diramalkan akan
tenggelam pada tahun
2030.
http://ristek.go.id/index.php/
module/News+News/id/9957

MATERI 6
Proses dan Jenis
Penurunan Permukaan
Tanah

Penyebab Terjadinya Amblas


pada Tanah
1. Penambang batubara dan endapan berlapis
(stratiform), contohnya garam, bijih besi,
gipsum dll.
2. Penambangan pada badan bijih yang
mempunyai kemiringan yang sangat tajam dan
berbentuk pipa.
3. Pemompaan air tanah secara berlebihan
4. Akibat tektonik.
5. Beban dari luar.
6. Pelarutan batuan di bawah tanah.

Proses Terjadinya Amblas pada


Tanah
Pertama ini terjadi pada daerah yang batuan
dasarnya (bedrock) adalah batu gamping.
Gejala-gejala sebelum terjadinya amblas ini sering
didahului oleh gejala-gejala perubahan sistem
hidrologi, seperti adanya danau baru segera
setelah hujan (air limpasan) terutama pada daerah
cekungan.
Dijumpai retakan-retakan tanah. Misalnya pohonpohon yang miring menuju kearah titik yang sama
(pusat amblas)

Keterangan Gambar
1. Ada sebuah retakan yang membentuk lubang akibat
masuknya air.
Daerah ini terjadi pada daerah yang tersusun oleh
batu gamping
2. Karena adanya aliran bawah tanah, maka akan muncul
rongga karena
pada bagian bawah terjadi erosi oleh aliran sungai

3-4-5-6, Proses ini berlangsung terus menerus dengan


kikisan serta jatuhan dari batuan diatasnya. Hingga
akhirnya bolongan ini membentuk ruang cukup lebar
dan jembatan dibagian atas tidak kuat menahan dan
7, Lubang ini tidak seluruhnya memenuhi hingga dasar
terbawah, karena volume yang mengisi batuan atas
tidak seluruhnya hilang

Masalah Masalah yang


Diakibatkan
oleh Amblas pada Tanah
Retakan pada dinding batu yang
disebabkan oleh tekanan dan tarikan.
Mengubah bentuk bingkai pintu dan
jendela, dan badan jalan.
Bangunan-bangunan tinggi menjadi tidak
seimbang atau miring, misalnya
chimney, tower transmisi.
Masuknya air ke area penambangan.

(Lanjutan) Masalah Masalah


yang Diakibatkan oleh
Amblas pada Tanah
Banjir pada daerah rendah atau menjadi
rawa.
Kerusakan pada jaringan pipa atau
terjadinya aliran balik di dalam pipa.
Retakan terbuka sampai ke permukaan
tanah akan mengakibatkan rusaknya
konstruksi di atasnya.

MATERI 7
Mitigasi Penurunan
Permukaan Tanah

Pengertian Mitigasi
Penurunan
Permukaan Tanah
Mitigasi penurunan permukaan tanah ialah
cara atau tindakan yang dilakukan
terhadap bencana penurunan permukaan
tanah seperti cara mengatasi penurunan
tanah dan dampak yang ditimbulkan oleh
bencana tersebut.

Dampak Penurunan Permukaan Tanah


bagi Lingkungan

Dampak bagi lingkungan:


Di daerah pesisir pantai yaitu seperti banjir
rob, yang disebabkan oleh:
- Pendangkalan sungai,
- Kenaikan permukaan air laut,
- Penurunan muka tanah,
- Tersumbatnya saluran drainase karena
sampah dan
- Hujan kiriman dari daerah Bogor.

Dampak Bagi Kesehatan akibat


Penurunan Permukaan Tanah

Banjir menimbulkan beberapa penyakit yang


mungkin menimpa masyarakat, antara lain:

Malaria
www.huffingtonpost.
com

Demam
berdarah
sehatalamiku.com

Leptospirosa
www.medicalzone.n
et

Dampak Penurunan Permukaan


Tanah
bagi Pemerintah
Kerugian ekonomi yang besar karena rusaknya
jalan dan bangunan dan rusaknya objek vital
milik pemerintah.
Objek vital milik pemerintah seperti PLTU Muara
Karang yang mengalami gangguan pada 2010
akibat penurunan tanah merupakan sumber
energi listrik bagi wilayah Jakarta Pusat dan
Jakarta Barat dengan daya sebesar
1000amblas
MW.
Jalan Sudirman
http://www.merdeka.com/k
has/kiamat-jakarta-sudahdekat-penurunan-mukatanah-1.html

(Lanjutan) Dampak Penurunan


Permukaan Tanah bagi
Pemerintah
Rusaknya jalan dan bangunan yang terjadi di wilayah
DKI Jakarta akibat penurunan tanah contohnya:
Amblasnya Jalan RE Martadinata di wilayah Jakarta
Utara tahun 2010 dengan kerusakan sepanjang
102 meter di tepi laut.

metro.news.viva.co
.id

(Lanjutan) Dampak Penurunan


Permukaan Tanah bagi Pemerintah
Kemudian penurunan tanah
di dermaga pelabuhan ikan
Muara Angke di wilayah
Jakarta Utara dengan
penurunan tanah sebesar
20 cm pada tahun 2015,
yang mengakibatkan
pendaratan kapal nelayan
di dermaga tersebut
terganggu.
foto.okezone.c
om

Dampak Penurunan
Permukaan Tanah
bagi Masyarakat

Kehilangan tempat tinggal


Kekurangan air bersih
Sanitasi terganggu
Kesehatan terganggu akibat
banjir yang disebabkan oleh
penurunan permukaan tanah.

Cara Mengatasi Penurunan


Permukaan Tanah oleh
Masyarakat
Menggunakan air PAM kegiatan sehari-hari
agar penggunaan air tanah berkurang
Pembuatan fondasi bangunan disesuaikan
dengan daya dukung tanah di lokasi yang
akan dibangun
Membuat area resapan air hujan

www.republika.co
.id

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Penurunan Permukaan
Tanah oleh Masyarakat
Menerapkan rain
water harvesting
yaitu menggunakan
atap bangunan yang
bisa menangkap air
hujan

www.bluegranola
.com

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Penurunan Permukaan
Tanah oleh Masyarakat
Bagi para developer sebaiknya tidak
membangun basement pada bangunan,
mall, atau apartemen karena dapat
menyebabkan volume air tanah
berkurang.

www.skyscrapercity.
co
m

Cara Mengatasi Permukaan


Air Tanah oleh Pemerintah
Menerapkan penggunaan alat pemantau
penurunan tanah seperti GPS agar bisa
terus terpantau dan cepat ditanggulangi jika
terjadi penurunan.

geodesy.gd.itb.ac
.id

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Permukaan
Air Tanah oleh Pemerintah
Pusat Litbang Sumber Daya Air Balitbang PU
berhasil menciptakan teknologiAquifer Storage
Recovery
ASR sebagai penyimpanan air pada lapisan
tanah yang dilakukan melalui pengeboran.
Cadangan air tanah berasal dari air hujan yang
turun selama musim penghujan dan proses
pengambilannya dilakukan ketika musim
kemarau.

Konstruksi Teknologi ASR

Konstruksi pada teknologi ini sumur bor


ASR dilengkapi dengan:
Pisometer sebagai alat pemantau,
yang dipakai untuk mengukur tekanan
statis cairan dalam sebuah sistem.
Bangunan pelengkap untuk
pengolahan air imbuhannya.

Konsep Dasar Teknologi ASR


Menyimpan air dengan
metode resapan buatan
pada daerah yang telah
mengalami penurunan
muka air tanah .
Dengan cara
menginjeksikan air
melalui sumur air tanah
ke dalam target akifer
atau lapisan yang telah
ditentukan.

www.waterencyclopedi
a.com

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Permukaan
Air Tanah oleh Pemerintah
Teknologi Lubang Resapan Biopori
merupakan metode alternatif untuk
meresapkan air hujan ke dalam tanah,
selain dengan sumur resapan.

radiodfm.c
om

Manfaat Lubang Biopori


Mencegah terjadinya keamblesan
(subsidence) dan keretakan tanah,
Menghambat intrusi air laut,
Mengubah sampah organik menjadi
kompos,
Meningkatkan kesuburan tanah,
Menjaga keanekaragaman hayati dalam
tanah,
Mengurangi penyebaran penyakit yang
ditimbulkan oleh adanya genangan air
seperti DBD, malaria, dll.
Mengurangi banjir, longsor dan

Proses Pembentukan Lubang


Biopori
Membuat lubang vertikal ke
dalam tanah.
Lubang-lubang ituselanjutnya
diisi bahan organik, seperti
sampah-sampah organik
rumah tangga, potongan
rumput atau vegetasi lainnya.
Bahan organik ini akan
menjadi sumber energi bagi
organisme di dalam tanah
sehingga aktivitas mereka
meningkat.
blog.djarumbeasiswaplu
s.org

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Penurunan Permukaan Tanah
oleh Pemerintah
Pembangunan pompa air, seperti di
Waduk Pluit
Pembangunan saluran drainase dan
tanggul sementara seperti yang
dilakukan di daerah Jakarta Utara di
kawasan PLTU muara

www.merdeka.c
om

www.antaranews.c
om

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Permukaan
Air Tanah oleh Pemerintah
Dr. Ir. Achmad Hermanto
Dardak, MSc seorang pakar di
bidang transportasi
memberikan solusi untuk
konstruksipile-slab.
Konstruksi tersebut berupa
slab beton yang ditempatkan
di atas sekumpulan pondasi
tiang yang menghunjam jauh
ke bawah tanah seperti
konstruksi dermaga

http://arsitekdansipil.blog
spot.co.id/2014/06/solusi
-struktur-amblesnyajalan-re.html

(Lanjutan) Kontruksi Pile-Slab


Dibandingkan dahulu jalan
memakai sistem pondasi dangkal,
yaitu langsung di atas tanah, akan
mudah hancur karena adanya arus
laut dan memberi beban lebih
besar pada tanah.
Pembangunan renovasi ini
diperkirakan mencapai 7 Milyar,
dengan waktu antara 2- 3 bulan.
Sumber:
http://www.perencanaanstruktur.com

www.clipartpanda
.com

(Lanjutan) Cara Mengatasi


Permukaan
Air Tanah oleh Pemerintah
Rencana pembangunan tanggul raksasa atau Giant Sea
Wall sepanjang 32 km di kawasan Jakarta Utara sebagai
penahan air dan jembatan atau penampung air.

www.skyscrapercity.
com

Kesimpulan
Penyebab penurunan tanah:
1. Pembangunan infrastruktur (fisik) besar-besaran
2. Pengaruh perubahan iklim
3. Pemompaan air tanah secara masif untuk
memenuhi kebutuhan air penduduk
. Daerah rawan penurunan permukaan tanah
antara lain Jakarta, Surabaya, Semarang dan
Palembang

Kesimpulan
Penurunan permukaan tanah
berdampak merugikan baik bagi
masyarakat maupun pemerintah
Mitigasi penurunan permukaan
tanah dapat dilakukan dengan
beberapa cara, baik oleh
masyarakat maupun pemerintah

Hipotesis diterima

Alasan Hipotesis Diterima


Penurunan permukaan tanah di Jakarta
disebabkan oleh konsumsi air tanah
secara masif oleh penduduk Jakarta yang
berjumlah hampir 10 juta jiwa
Selain itu, pelaku industri yang terus
melakukan pembangunan infrastruktur
(fisik) juga berperan dalam konsumsi air
tanah tersebut dan menambah beban
tanah Jakarta
Penurunan permukaan tanah berdampak
negatif bagi masyarakat dan pemerintah

Referensi

LTM masing-masing anggota HG1


http://www.kompasiana.com/christiesuharto/adakah-yang-peduli-jikapenurunan-muka-tanah-jakarta-setinggi-6-6-meter-tahun2030_54f821eba33311225e8b463a
http://oksfriani82.blogspot.co.id/2012/10/pengaruh-perubahan-iklimterhadap.html
http://www.kompasiana.com/christiesuharto/menuju-jakarta-30-rth-dariyang-sekarang-11-saja-mungkinkah_54f8287aa33311315e8b462f
http://www.kompasiana.com/shendyadam/jakarta-terancam-amblesayo-hemat-air_560ac77f2d7a617e18ab52de
http://pengertiandanjenis-jenistanah.blogspot.co.id/2013/12/pengertiandan-jenis-jenis-tanah.html
http://jakartapedia.bpadjakarta.net/index.php/Karakteristik_Tanah_DKI_
Jakarta
http://onowuy.blogspot.co.id/2011/02/amblesan-subsidence.html

Pertanyaan
Erizka (HG 3) : Apakah bentuk tanah di
Jakarta ?
Faisal (HG 3) : Bagaimana cara pemerintah
menghadapi eksploitasi ?
Abby (HG 5) : Dampak penurunan tanah di
Jakarta terhadap wilayah sekitar Jakarta ?
Febi (HG 2) : Cara mengatasi penurunan
permukaan tanah jika sifat tanah tersebut
adalah lembek seperti tanah rawa ?