Anda di halaman 1dari 46

S A B H A R A

PAPARAN KASUBDIT
GASUM
DIT SABHARA
POLDA
KATENG
TENTANG
TURJAWALI, TPTKP & QUICK WINS

Palangkaraya,

September 2016

PER. KABABINKAM POLRI NO. 08. TGL 31 DESEMBER 2009,


TTG TUR GIAT MASY. DAN GIAT PEMERINTAH

D
A
S
A
R

PER. KABABINKAM POLRI NO. 09 TH 2009, TGL 31 DESEMBER 2009


TTG PENJAGAAN
PER. KABABINKAM POLRI NO. 10. , TGL 31 DESEMBER 2009
TTG PENGAWALAN
PER. KABABINKAM POLRI NO. 11. TGL 31 DESEMBER 2009
TTG PATROLI
PER. KABAHARKAM POLRI NO. 05. TA. 2011 TGL 13 DESEMBER 2011
TTG TPTKP
PERATURAN PRESIDEN NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG RENCANA
PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH NASIONAL (RPJMN) 2015-2019;
TTG QUICK WINS
RENJA DITSABHARA POLDA KALTENG T.A. 2016
SPRIN DIR SABHARA POLDA KALTENG NO SPRIN/395/IX/2016 TTG
RAKERNIS FUNGSI SABHARA TH 2016

II

MAKSUD
MEMBERIKAN SUATU PEDOMAN KEPADA PESERTA
RAKERNIS TENTANG FUNGSI TEKNIS SABHARA

TUJUAN
AGAR SEMUA PESERTA RAKERNIS DAPAT
MEMAHAMI TUGAS DAN FUNGSI TEKNIS SABHARA

III

SISTEMATIK
I. DASAR
II. MAKSUD DAN TUJUAN
III. TURJAWALI
IV. TPTKP
V. PROGRAM QUICK WINS
VI. PENUTUP

IV

TURJAWALI
A. PENGATURAN
B. PENJAGAAN
C. PENGAWALAN
D. PATROLI

PENGATURAN
URUTAN KEGIATAN PENGATURAN
1. Perencanaan
a. Menentukan sasaran pengaturan
.Sasaran pengaturan terhadap orang;
.Sasaran pengaturan terhadap tempat;
.Sasaran pengaturan terhadap giat masy;
.Sasaran pengaturan terhadap hewan/barang.
b. Jadwal kegiatan pengaturan
.Waktu pelaksanaan;
.Kuat pers yg dilibatkan.
A

2. Pengorganisasian
a. Mempersiapkan sarpras
.Kendaraan;
.Dukungan bbm;
.Peralatan pendukung dlm pengaturan;
.Perlengkapan perorangan.
b. Mempersiapkan personel
.Kuat pers yg dilibatkan;
.Pelatihan kemampuan.
c. Persiapan administrasi
.Sprin penugasan;
.Surat-surat anggota dan kendaraan .

4. Pengendalian
a. Melalui laporan
.Laporan hasil giat pengaturan;
.Laporan bulanan.
b. Melalui pengawasan
.Pengawasan langsung oleh pimpinan
secara berjenjang oleh pimpinan
diatasnya;
.Pengawasan melalui monitoring
asistensi dan supervisi oleh pembina
fungsi.

3. Pelaksanaan
a. Petugas pengaturan berangkat dari mako
menuju sasaran /target kegiatan
pengaturan;
b. Mengamati, mengawasi dan memantau sit
kondisi rute yg dilalui dlm menuju
sasaran/target pengaturan;
c. Melakukan kegiatan polisional terhadap
kejadian selama menelusuri rute menuju
sasaran apabila dipandang perlu atau
dibutuhkan oleh masy;
d. Setibanya ditempat sasaran/target
lakukan giat pengaturan sampai arus lalu
lintas lancar.

PENJAGAAN
ADALAH SALAH SATU TUGAS POLRI DI BID KEPOL PREVENTIF / SAMAPTA YG DILAKUKAN DI TEMPAT2 PENTING, BAIK
SCR TETAP MAUPUN SEMENTARA, DGN TUPOK MEMELIHARAN KAMTIBUM SERTA MENCEGAH THD PENYIMPANGAN2
SOSIAL, GAR2 PERATURAN, HUKUM DAN PERUNDANG UNDANGAN SERTA BERBAGAI BENTUK TINDAK PIDANA
JUGA DALAM UPAYA YAN, YOM DAN LIN SERTA HAR KESELAMATAN ORANG DAN HARTA BENDA.

TUGAS
- CEGAH . TANGKAL SEGALA
BENTUK KEJAHATAN.
- BERI YAN THD WARGA MASY YG
TERKENA RESIKO KEJAHATAN
DAN MENANGANI INFO2
SEGALA BENTUK GANGGUAN
KAMTIBMAS.
- BERI UPAYA PAM DAN HAR
KESELAMATAN THD JIWA RAGA,
HARTA BENDA, KEPENTINGAN
MASY DAN NEGARA.
- MENYIAPKAN DAN MENYUSUN
SERTA MENERUSKAN SEGALA
BENTUK LAPORAN KEJADIAN
KAMTIBMAS SECARA HIRARKIS.
- MEMONITOR SCR AKTIF SETIAP
SEGALA BENTUK GANGGUAN
KAMTIBMAS.
- MENYAMPAIKAN SCR CEPAT
DAN TEPAT SETIAP KEJADIAN
KPD SATUAN TINGKAT ATAS.

PERAN
- SBG PINTU GERBANG UTAMA
PELAKSANAAN TUPOK
POLGASUM SELAKU PENGAYOM
DI DALAM BERI LIN DAN YAN
KPD MASYARAKAT BAGI
TEGAKNYA KETENTUAN
PERATURAN PERUNDANG
UNDANGAN.
- SBG SALAH SATU SARANA
PENGHIMPUN DATA DATA
KRIMINALITAS GANGGUNA
KAMTIBMAS / GARKUM.
- SBG SALAH SATU SARANA
KODAL DARI SATUAN TINGKAT
ATAS THD BAWAHANNYA.
- SBG SALAH SATU WUJUD DARI
PADA KESIAPSIAGAAN POLRI.

TUJUAN
- MENCIPTAKAN, HAR DAN
MENJAGA KAMTIBMAS YG
KONDUSIF DLM RANGKA
MEWUJUDKAN KAMNAS.
- HAR, JAGA DAN MENGAMANKAN
KESELAMATAN JIWA RAGA,
HARTA BENDA, KEPENTINGAN
MASY / NEGARA DIMANAPUN
BERADA.
- MENYELENGGARAKAN YOM
DLM BERI LIN DAN YAN KPD
MASY BAGI TEGANYA
KETENTUAN PERUNDANG
UNDANGAN.
- TERPELIHARANYA KETAATAN
WARGA DAN MASY THD
PERATURAN2 YG BERLAKU.
- HAR, MENJAGA PELAKS
PEMBANGUNAN NASIONAL
SERTA HASIL HASILNYA.

SASARAN
PENJAGAAN

A.

JAGA
MARKAS

B.

1. KEAMANAN, KESELAMATAN DAN KENYAMANAN PERS POLRI


DAN TAMU.
2. KEAMANAN MATERIIL MARKAS.
3. KEAMANAN INFO.
4. KTERTIBAN DAN KELANCARAN GIAT DINAS DI MARKAS.
JUMLAH TAHANAN

JAGA
TAHANAN

KESELAMATAN TAHANAN
KETERTIBAN DAN KEBERSIHAN RUANG
TAHANAN

KEAMANAN BARANG MILIK TAHANAN


1. KEAMANAN, KESELAMATAN DAN KENYAMANAN PERS DR
JAGA
OBYEK YG DIJAGA.
OBYEK
TERTENTU 2. KEAMANAN MATERIIL OBYEK.
3. KETERTIBAN DAN KELANCARAN GIAT OBYEK YG DIJAGA.

C.

PENGAWALAN
TUGAS PENGAWALAN
MELAKSANAKAN

PENGHANTARAN
TERMASUK DI DLMNYA
MELINDUNGI DAN
MENGAMANKAN THD
ORANG / BARANG YG
ADA DI DLM
KEKUASAANYA DGN
AMAN, TERTIB, LANCAR
DAN UTUH SAMPAI
TUJUAN / YG BERHAK
MENERIMA.

TUJUAN

PENGAWALAN

AGAR OBJEK

PENGAWALAN BAIK
BERUPA ORANG
ATAU BARANG
SELALU DALAM
KEADAAN AMAN,
TERTIB DAN UTUH /
LENGKAP SAMPAI
TEMPAT TUJUAN /
PENERIMA.

PENGAWALAN
BENTUK
PENGAWALAN
PENGAWALAN
RUTIN
PENGAWALAN
INSIDENTIL

SIFAT
PENGAWALA
N
PENGAWALAN
LANGSUNG
PENGAWALAN
TIDAK
LANGSUNG

JENIS
PENGAWALA
N

PENGAWALAN
ORANG
TAHANAN
PENGAWALAN
VVIP / VIP
PENGAWALAN
ROMBONGAN
JENAZAH
PENGAWALAN
BARANG
BERHARGA
PENGAWALAN
BAHAN
BERBAHAYA

SASARAN
PENGAWALAN

A.
TAHANAN

B. ORANG
C.

BENDA

1. UNTUK MEMBANTU PROSES HUKUM THDP TAHANAN.


2. UNTUK MENCEGAH AGAR TAHANAN TIDAK MELARIKAN DIRI.
3. AGAR TAHANAN TERHINDAR DARI GANGGUAN PIHAK LAIN.

MEMBERIKAN PENGAMANAN DAN


KESELAMATAN THDP ORANG SAMPAI
TUJUAN
1. UNTUK MENJAGA KEAMANAN DAN KEUTUHAN HARTA BENDA
SAMPAI TUJUAN.
2. UTK MENCEGAH TERJADINYA PERAMPOKAN, PENCURIAN
DAN KEHILANGAN HARTA BENDA YG DIKAWAL.
3. UTK MENJAGA KEAMANAN THDP BARNAG BERBAHAYA AGAR
TDK TERJADI LAKA, PELEDAKAN, KEBAKARAN MAUPUN
SABOTASE DR PIHAK LAIN.

PATROLI
ADALAH SUATU BENTUK GIAT BERGERAK DR SUATU TEMPAT KE TEMPAT
TERTENTU YG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA POLRI GUNA
MENCEGAH TERJADINYA SUATU TINDAK KRIMINAL, MEMBERIKAN
RASA AMAN, PERLINDUNGAN DAN PENGAYOMAN KPD MASY.

PATROLI
JALAN KAKI

PATROLI
MULTI FUNGSI

PATROLI
BERSEPEDA

PATROLI
PERAIRAN
PATROLI
SATWA ANJING

PATROLI
BERKUDA

PATROLI
BERMOTOR (R2 & R4)
D

TUJUAN PATROLI
A. PENAMPAKAN KESIAPSIAGAAN DAN
KEHADIRAN POLRI DI TENGAH2 MASY.
B. PENCEGAHAN BERTEMUNYA NIAT
DAN KESEMPATAN.
C. MENCEGAH TERJADINYA GANGGUAN
KAMTIBMAS.
D. MEMBERI RASA AMAN,PERLINDUNGAN
DAN PENGAYOMAN MASY.
E. DIPEROLEHNYA INFO TTG
KEMUNGKINAN TIMBULNYA GUAN
KAMTIBMAS.
F. PEMBATASAN GERAK PROVOKATOR
DAN SEPARATIS DI TENGAH2 MASY.

SASARAN PATROLI
A. PH YG BERSIFAT PERMANEN
DAN SEMENTARA.
B. GANGGUAN KAMTIBMAS.
C. LOKASI2 PAM.

FUNGSI
PATROLI

PENCEGAHAN DAN PENINDAKAN KEJAHATAN.


MENGADAKAN PENANGKAPAN DAN PENAHANAN.
MENJAGA JIWA DAN HARTA BENDA DARI ANCAMAN KEJAHATAN.
-

PERANAN
PATROLI

- MERUPAKAN PELAKSANA GARIS DEPAN OPSNAL POLRI.


SBG ALAT DETEKSI DAN SUMBER INFO.
- PERWUJUDAN KEHADIRAN POLRI DI TENGAH MASY.
- SBG SARANA UTK MENYAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS /
PERINGATAN KPD MASY.
- MENCERMINKAN KESIAPAN POLRI DLM BERI LIN, YOM DAN YAN.
- BERTINDAK SELAKU PETUGAS TPTKP.
- MENINGKATKAN KEMITRAAN DGN MASY.
-

PRINSIP /
AZAS
PATROLI

KRITERIA
KEBERHASILA
N

A.

KETERPADUAN

B.

SELEKTIF

C.

TINDAKAN REPRESIF TAHAP AWAL.

D.

KETANGGAP SEGERAAN

TIDAK BERTEMUNYA NIAT DAN KESEMPATAN.

TIDAK TERJADINYA GANGGUAN KAMTIBMAS


LAINNYA.

TERCIPTANYA PERASAAN AMAN, DILINDUNGI,


DIAYOMI DAN DILAYANI DI HATI MASY.

TERCIPTA DAN TUMBUH BERKEMBANGNYA


PARTISIPASI MASY AKAN KAMTIBMAS.

MENGHASILKAN INFORMASI YG BERMANFAAT


BAGI PELAKSANAAN OPSNAL POLRI.
18

APA ITU PATROLI


DIALOGIS..????

PARK

WALK

TALK

HASIL YANG DIHARAPKAN

SITUASI
KAMTIBMAS

PATROLI
DIALOGIS

TDK
TERJADI
CRIME
MIN ANGKA KEJH
TURUN
MASY AMAN DLM
MELAKS AKTIFITAS

PELAKSANAAN
SETIAP UNIT PATROLI YG TELAH BERADA DI LAPANGAN HARUS MELAKS TINDAKAN SBB :
A. MENJELAJAHI DAERAH DAN ROUTE YG TELAH DITENTUKAN DAN
MELIHAT KEMUNGKINAN TERJADINYA KERAWANAN.
B. MENDATANGI TEMPAT2 PENYELENGGARAAN KAM SWAKARSA UTK
KOORDINASI DAN SALING TUKAR INFO.
C. MENDATANGI SENTRA2 GIAT MASY YG BERSIFAT SITUASIONAL.
D. BERKOMUNIKASI DGN MASY DGN MAKSUD MEMPEROLEH INFO2
PENTING BAGI TUGAS KEPOL.
E. MEMBERIKAN LIN DAN YOM YG DIPERLUKAN MASY.
F.

MEWASPADAI KEMUNGKINAN BERUBAHNYA PH MENJADI AF.

G. MEMBERIKAN
PERINGATAN
KPD
WARGA
MENGAMANKAN DIRI DAN HARTA BENDANYA.

MASY

H. MEMBERIKAN
PERINGATAN
KPD
MASY
KETIDAKTAHUANNYA MELAKUKAN PELANGGARAN.
I.

MELAKUKAN TPTKP.

J.

MENGAMBIL TINDAKAN THD GAR TIPIRING.

K. MELAKUKAN TINDAKAN REPRESIF TAHAP AWAL.


L.

MENCATAT INFO YG DIDAPAT DI DAERAH PATROLI.

M. MELAPKAN PERKEMBANGAN SIT DAERAH PATROLI.

YG

YG

LALAI
KARENA

TPTKP
TINDAKAN PERTAMA DI TEMPAT
KEJADIAN PERKARA

BAB I
KETENTUAN UMUM
PER. KABAHARKAM POLRI NO. 05. TA. 2011 TGL 13 DESEMBER
2011 TTG TPTKP
PSL 1

PENGERTIAN-PENGERTIAN DLM TPTKP


TKP adlh tempat trjdinya guan kamtibmas baik karena gar
maupun TP;
TPTKP adlh suatu giat yg hrs dilaks oleh anggota Polri yg
pertama kali melihat/scra langsung menemukan suatu kejadian
utk segera amankan korban, pelaku, saksi , BB dan TKP, sampai
polisi yg berwenang dtng dan mengolah TKP guna proses hukum
selanjutnya;
Status Quo adlh TKP yg blm berubah, msh dlm kondisi utuh sprti
keadaan asli/awal;
PG adlh situasi yg merupakan faktor stimulan/pencetus/embrio
guan keamanan yg berpotensi besar akan tmbuh menjadi GN
kemanan;
AG/PH adlh kondisi guan kamtibmas skala menengah yg jika
dibiarkan tdk ada tindakan Kepolisian dpt meningkat mnjadi GN;
GN/AF adlh guan keamanan berupa kejahatan/gar yg trjd dan
menimbulkan kerugian bagi masy berupa kerugian harta benda
ataupun jiwa raga;
23

PSL 2

TUJUAN TPTKP UTK BERI YAN KPD MASY DGN DTG KE TKP
UTK MELAKUKAN TOLONG KORBAN DAN PAM TKP AGAR
TETAP DLM STATUS QUO, KAP PELAKU, PENEMUAN SAKSI BB
DAN CARI PETUNJUK LAINNYA, SERTA SBGI DSR DIMULAINYA
LIDIK DAN SIDIK LBH LANJUT;

PRINSIP-PRINSIP TKTKP ADLH KETERPADUAN DGN FUNGSI


LAIN, SELEKTIF PRIORITAS, TINDAKAN REPRESIF TAHAP
AWAL DAN KETANGGAPAN SEGERA.

24

BAB II

RUANG LINGKUP
PSL 3
Ruang lingkup TPTKP meliputi :
a. TPTKP laka lantas;
b. TPTKP kriminal;
c. TPTKP bencana alam;
d. TPTKP bom.

PSL 4
Sasaran TPTKP meliputi :
a. Korban;
b. TKP;
c. Pelaku;
d. Saksi;
e. Barang bukti.

25

PSL 5

Persyaratan petugas TPTKP harus memiliki :


a. Puan TPTKP;
b. Puan gatur lalu lintas dlm rangka giat masy;
c. Puan buat lap tertulis (verbal);
d. Puan PULBAKET;
e. Puan proses Tipiring;
f. Puan melakukan tindakan represif tahap awal;
g. Puan penguasan hukum dan perundang-undangan sesuai dgn
Bidang tugasnya;
h. Puan Longmat;
i. Puan Patroli.
26

PSL 6
Larang petugas TPTKP :
a. Menyimpang dr rute saat menuju TKP yg sdh di tentukan kecuali dlm
keadaan mendesak;
b. Menerima segala bentuk imbalan/pemberian yg diduga berhub dgn pelaks
tgs TPTKP;
c. Melepaskan slh satu kap perorangan penanganan TKP pd saat melakukan
TPTKP;
d. Melakukan perbuatan yg dpt mencemarkan kehormatan diri, org lain dan
kesatuan;
e. Melakukan perbuatan yg dpt mengurangi sikap kewaspadaan;
f. Melakukan perbuatan lainnya yg melanggar perundang-undangan.

27

PSL 7

Kewajiban petugas TPTKP :


a. Berpenampilan dan bersikap ramah, tanggap, tegas, peduli, etis, korek dan tdk
sewenang-wenang;
b. Bersikap responsif trhdp sit dan kon lingk sekeliling;
c. Penguasaan daerah, rute dan medan yg dilakukan TPTKP;
d. Jaga keamanan diri pd saat penanganan TKP;
e. Cek sarpras perorangan dan satuan sblm brgkat tgs TPTKP;
f. Patuhi rambu-rambu lalin dan peraturan perundang-undangan yg berlaku.

28

BAB III
PERSIAPAN
PSL 8

Persiapan petugas yg akan melakukan TPTKP meliputi :


a. Siap Sprin;
b. Siap personel;
c. Siap kendaraan dan alkom;
d. Siap peralatan dan Samapta KIT;
e. Pimpinan beri AAP kpd anggota yg akan melakukan TPTKP;
f. Trhdp TKP yg ditemukan langsung oleh petugas Polri dlm pelaks Patroli,
maka petugas tsb hrs menjaga Status Quo.

29

BAB IV
PELAKSANAAN
Bagian kesatu
TPTKP Laka lantas
PSL 9
TPTKP laka lantas :
a. Lakukan long trhdp korban sesuai dgn PPPK serta bawa ke RS terdekat;
b. Amankan TKP dan jaga Status Quo;
c. Atur Lalin disekitar TKP;
d. Beri tanda posisi korban dan kendaraan di TKP;
e. Amankan pengemudi dan awak kendaraan;
f. Periksa dan amankan surat-surat kendaraan;
g. Catat identitas korban dan saksi;
h. Buat sketsa gambar TKP laka lantas;
i. Segera hub kantor Polisi terdekat;
j. Buat BA penanganan TKP;
k. Bila petugas tlh dtg,segera beri ket sejelas-jelasnya dan serahkan kpd
petugas sidik dlm rangka sidik selanjutnya.
30

Bagian kedua
TPTKP Kriminal
PSL 10
TPTKP kriminal :
a. Lakukan long kpd korban;
b. Pasang police line;
c. Amati scr umum sit dan kon sekeliling;
d. Catat tempat, waktu kjdian dan keadaan cuaca;
e. Data dan catat org yg berada di TKP dan perintahkan tdk meninggalkan
tempat;
f. Tangkap pelaku apabila msh berada di sekitar TKP;
g. Amankan BB dgn memberi tanda-tanda;
h. Buat gambar/sketsa TKP;
i. Buat BA penanganan TKP;
j. Siapkan permintaan visum et repertum;
k. Minta bantuan anjing pelacak;
l. Serahkan hasil penanganan TKP kpd petugas sidik bsrta tersangka, BB dan
saksi yg ditemukan.
31

Bagian ketiga
TPTKP bencana alam
PSL 11
TPTKP bencana alam :
a. Lakukan long kpd korban;
b. Pasang police line;
c. Amati scr umum sit dan kon sekeliling;
d. Catat tempat, waktu kjdian dan keadaan cuaca;
e. Data dan catat org yg berada di TKP dan perintahkan utk tdk meninggalkan
tempat;
f. Ikut serta mencari korban bencana;
g. Ikut serta mengevakuasi korban;
h. Amankan harta benda yg bs diselamatkan dan beri tanda-tanda;
i. Amankan tempat penampungan pengungsian, dapur umum, posko kshtan
dan posko peralatan yg digunakan utk bantuan longmat;
j. Buat gambar/sketsa TKP;
k. Buat BA penanganan TKP;
l. Siapkan permintaan Visum et repertum;
m. Minta bantuan anjing pelacak;
n. Serahkan hsl penanganan TKP kpd oetugas yg berwenang mengangani
longmat korban bencana.
32

Bagian keempat
TPTKP Bom
PSL 12

TPTKP ancaman bom:


a. Datangi TKP;
b. Pasang police line;
c. Amati secara umum sit dan kon
sekeliling;
d. Catat tempat dan waktu kjdian;
e. Data dan catat org yg berada di TKP dan
perintahkan utk tdk meninggalkan
tempat;
f. Tangkap pelaku apabila msh di TKP;
g. Buat gambar/sketsa TKP;
h. Buat BA penangana TKP;
i. Serahkan hsl penanganan TKP kpd
Petugas Jihandak dan anjing pelacak;
j. Lanjutkan pam TKP.

TPTKP pasca ledakan bom :


a. Datangi TKP;
b. Petugas pemadam msk dan lakukan
pemadaman, ptgs TPTKP gatur lalin, org
dan amankan lingk sekitar;
c. Tim jihandak dan anjing pelacak utk
menetralisir Amati secara umum sit dan
kon sekeliling;
d. Catat tempat TKP;
e. Setelah TKP dinyatakan steril, petugas
TPTKP pasang police line dan lakukan
pam TKP agar tetap Status Quo;
f. Tim olah TKP lakukan giat olah TKP;
g. Lakukan longmat korban ledakan;
h. Lakukan evakuasi korban
i. Buat BA penanganan TKP;
j. Lanjutkan pam TKP.

33

BAB V
TAHAP PENGAKHIRAN
PSL 13

KONSOLIDASI
1)Konsolidasi dilakukan oleh para petugas
penanganan TPTKP dlm rangka mengakhiri giat
dgn melakukan pengecekan kuat pers dan
peralatan;
2)Apel konsolidasi oleh petugas yg paling tinggi
pangkatnya;

34

BAB VI
ANALISA DAN EVALUASI

PSL 14

SETIAP MENGAKHIRI GIAT TPTKP, PIMPINAN


LAPANGAN/PIMPINAN
KESATUAN
WAJIB
MELAKUKAN ANALISA DAN EVALUASI HASIL
PELAKSANAAN
TGS
GUNA
MENGADAKAN
KOREKSI
TRHDP
TINDAKAN
DAN
CARA
BERTINDAK YG TDK SESUAI DGN PROSEDUR.

35

KONFIGURASI PERS DAN PERALATAN


TPTKP
A. Kap Satuan
1)Ranmor R2;
2)Ranmor R4;
3)Samapta
KIT;
4)Handy
Talky;
5)Hand
Phone;
6)Kamera
Video.

B. Kap per org


an
1) Pakaian
PDL SUS,
kopel dan
selempang
;
2) Baret;
3) Jas hujan;
4) Tongkat T;
5) Borgol;
6) Senter.

C. Persenjataan
1)Revolver;
2) V2
Sabhara
D. Pers
1)Katim 1
org
2)Anggota 2
org

36

BAB VII
KETENTUAN LAIN-LAIN

KOORDINASI DAN PENGENDALIAN


PSL 16
1) Pimpinan kesatuan/lapangan dlm pelaks tgs TPTKP dpt melakukan
koordinasi dgn satuan fungsi Kepolisian maupun instansi terkait lainnya;
2) Dlm pelaks TPTKP, masing-masing pimpinan melakukan koordinasi utk
mencapai hsl yg maksimal.
PSL 17
1) Dlm tgs TPTKP, kendali taktis dan kendali teknis berada pd pimpinan
kesatuan/lapangan;
2) Setiap perkembangan eskalasi, wajib melaporkan scr lisan dr petugas
TPTKP kpd atasannya;
3) Pimpinan tertinggi dr pr petugas TPTKP membuat lap tertulis scr
berjenjang ttg pelaks tgs TPTKP yg menyangkut semua giat yg dilakukan
di lap.
37

KONFIGURASI PERALATAN SAMAPTA KIT TPTKP

1)

SAMAPTA
CASE

2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)
11)
12)
13)
14)

TOW ROPE (TALI


GANDENG);
EMERGENSY BLANKET
(SELIMUT DARURAT);
EMERGENCY PONCHO (JAS
HJN);
ROLL PVC TAPE (PEREKAT
GULUNG);
SCISSORS (GUNTING);
UTILITY KNIFE (PISAU);
LEATHER PAM GLOVES
(SARUNG TANGAN KULIT);
SARUNG TANGAN KARET;
MINI TRAVEL KIT YG BERISI
OBAT-OBATAN;
FALSH LIGT;
DIGITAL CAMERA;
EXTENSIBLE KNIFE;
ALKOHOL INTOXICATED
DETECTOR;
MULTIDRUGS INTOXICATED
DETECTOR PENDETEKSI
OBAT (NARKOBA);

15) CORPSE BAG / KANTONG


MAYAT;
16) SCOPE / ALAT BANTU
SIDIK JARI;
17) SCALE / METERAN;
18) PLASTIC BAG / KANTONG
PLASTIK;
19) POLICE LINE;
20) SCREW DRIVER / OBENG;
21) CHAIN CAW / GERGAJI
BESI;
22) FINGER PRINT ROLL /
ROL SIDIK JARI;
23) MARKER / SPIDOL;
24) NOTES / BUKU CATATAN;
25) PENCIL CASE / KOTAK
PENSIL;
26) PAPAN ALAT TULIS DGN
PENJEPIT;
27) KAPUR TULIS;
28) TWEEZERS;
29) COMPASSES / JANGKA;
30) BOOSTER CABLE.
38

V
I

QUICK
WINS

A. PROGRAM I : PENERTIBAN & PENEGAKAN HUKUM BAGI


ORGANISASI RADIKAL & ANTI PANCASILA
B. PROGRAM III : AKSI NASIONAL PEMBERSIHAN PREMAN
& PREMANISME
C. PROGRAM VI : POLISI SEBAGAI PENGGERAK REVOLUSI
MENTAL & PELOPOR TERTIB SOSIAL DI RUANG PUBLIK

A. PROGRAM I : PENERTIBAN & PENEGAKAN HUKUM BAGI


ORGANISASI RADIKAL & ANTI PANCASILA

TERLAKSANANNYA PATROLI DIALOGIS


DALAM RANGKA MENDUKUNG KEGIATAN
PROGRAM I TENTANG PENERTIBAN DAN
PENEGAKAN BAGI ORGANISASI RADIKAL
DAN
ANTI
PANCASILA.
(MABES/POLDA/POLRES)

B. PROGRAM III : AKSI NASIONAL PEMBERSIHAN PREMAN


& PREMANISME

Penindakan
Preman
atas
pelanggaran
hukum
tanpa
memandang
besar/kecilnya
pelanggaran
&
tinggi/rendahnya status pelaku
maupun korban

C. PROGRAM VI : POLISI SEBAGAI PENGGERAK REVOLUSI


MENTAL & PELOPOR TERTIB SOSIAL DI RUANG PUBLIK

Mewujudkan Postur Personel Polri,


khususnya
Polisi
Berseragam
sbg
Pelopor Revolusi Mental dan Pelopor
Tertib Sosial di Ruang Publik

QUICK WINS/PROGRAM LANJUTAN, SASARAN


DAN ALOKASI ANGGARAN DALAM RANCANGAN
AWAL RPJMN 2015-2019

STRUKTUR TIM PELAKSANA QUICK WINS RENSTRA


POLRI TAHUN 2015-2019

VII

sekian

&

Terima Kasih