Anda di halaman 1dari 14

ALZHEIMER

DEFINISI
Penyakit Alzheimer adalah jenis demensia paling umum
yang awalnya ditandai oleh melemahnya daya ingat,
hingga gangguan otak dalam melakukan perencanaan,
penalaran, persepsi, dan berbahasa.

Otak penderita Alzheimer

Otak normal

PATOFISIOLOGI
Simtoma Alzheimer ditandai dengan perubahanperubahan yang bersifat degeneratif pada sejumlah
sistem neurotransmiter, termasuk perubahan fungsi
pada sistem neural monoaminergik yang melepaskan
asam glutamat, noradrenalin, serotonin dan
serangkaian sistem yang dikendalikan oleh
neurotransmiter. Perubahan degeneratif juga terjadi
pada beberapa area otak seperti lobus temporal dan
lobus parietal, dan beberapa bagian di dalam
korteks frontal dan girus singulat, menyusul dengan
hilangnya sel saraf dan sinapsis.

FAKTOR RISIKO
pengidap hipertensi yang mencapai usia 40 tahun ke
atas
Pengidap kencing manis
Kurang berolahraga
Tingkat kolesterol yang tinggi
Faktor keturunan - mempunyai keluarga yang mengidap
penyakit ini pada usia 50-an.

DIAGNOSIS
Gejala-gejala Demensia Alzheimer sendiri meliputi gejala yang ringan
sampai berat. Sepuluh tanda-tanda adanya Demensia Alzheimer adalah:
Gangguan memori yang memengaruhi keterampilan pekerjaan, seperti;
lupa meletakkan kunci mobil, mengambil baki uang, lupa nomor telepon
atau kardus obat yang biasa dimakan, lupa mencampurkan gula dalam
minuman, garam dalam masakan atau cara-cara mengaduk air,
Kesulitan melakukan tugas yang biasa dilakukan, seperti; tidak mampu
melakukan perkara asas seperti menguruskan diri sendiri.
Kesulitan bicara dan berbahasa
Disorientasi waktu, tempat dan orang, seperti; keliru dengan keadaan
sekitar rumah, tidak tahu membeli barang ke kedai, tidak mengenali
rekan-rekan atau anggota keluarga terdekat.
Kesulitan mengambil keputusan yang tepat

LANJUTAN...
Kesulitan berpikir abstrak, seperti; orang yang sakit juga
mendengar suara atau bisikan halus dan melihat bayangan
menakutkan.
Salah meletakkan barang
Perubahan mood dan perilaku, seperti; menjadi agresif, cepat
marah dan kehilangan minat untuk berinteraksi atau hobi yang
pernah diminatinya.
Perubahan kepribadian, seperti; seperti menjerit, terpekik dan
mengikut perawat ke mana saja walaupun ke WC.
Hilangnya minat dan inisiatif

GDS : Global Deterioration Scale

PENYEBAB
Dua jenis kerusakan sel otak (neuron) yang biasa terjadi pada orang
pengidap Alzheimer :
Plaques / plak
Gumpalan protein yang disebut beta-amyloid mempengaruhi komunikasi
antara sel-sel otak. Meskipun tidak diketahui ada kasus Alzheimer yang
menyebabkan kematian, fakta menunjukkan bahwa proses yang tidak
normal dari protein beta-amyloid kemungkinan menjadi penyebab.
Tangles / kusut
Struktur pendukung dalam sel otak tergantung pada normalnya fungsi
protein bernama tau. Pada orang dengan Alzheimer, benang protein tau
mengalami perubahan yang menyebabkan mereka menjadi tidak waras.
Banyak ilmuan percaya bahwa ini adalah kerusakan neuron dan dapat
menyebabkan kematian bagi penderita Alzheimer.

PENGOBATAN
Non farmakologi :
Terapi non-farmakologi melibatkan pasien,
keluarga, atau pengasuh khusus untuk mensupport,
menghadapi dan memahami kondisi pasien

FARMAKOLOGI :
Donepezil
Donepezil adalah obat yang diminum secara oral untuk
mengobati penyakit Alzheimer taraf rendah hingga medium.
Donepezil tersedia dalam bentuk tablet oral. Biasanya diminum
satu kali sehari sebelum tidur, sebelum atau sesudah makan.
Dokter anda akan memberikan dosis rendah pada awalnya lalu
ditingkatkan setelah 4 hingga 6 minggu.
Efek samping yang sering terjadi sewaktu minum Donepezil
adalah sakit kepala, nyeri seluruh badan, lesu, mengantuk, mual,
muntah, diare, nafsu makan hilang, berat badan turun, kram,
nyeri sendi, insomnia, dan meningkatkan frekuensi buang air
kecil.

Rivastigmine
Rivastigmine adalah obat yang diminum secara oral untuk
mengobati penyakit Alzheimer taraf rendah hingga medium.
Setelah enam bulan pengobatan dengan Rivastigmine, 2530% penderita dinilai membaik pada tes memori,
pengertian dan aktivitas harian dibandingkan pada pasien
yang diberikan plasebo hanya 10-20%.
Rivastigmine biasanya diberikan dua kali sehari setelah
makan. Karena efek sampingnya pada saluran cerna pada
awal pengobatan, pengobatan dengan Rivastigmine
umumnya dimulai dengan dosis rendah, biasanya 1,5mg
dua kali sehari, dan secara bertahap ditingkatkan tidak lebih
dari 2 minggu.

LANJUTAN...
Dosis maksimum biasanya hingga 6mg dua kali sehari. Jika
pasien mengalami gangguan pencernaan yang bertambah
parah karena efek samping obat seperti mual dan muntah,
sebaiknya minum obat dihentikan untuk beberapa dosis lalu
dilanjutkan dengan dosis yang sama atau lebih rendah.
Sekitar setengah pasien yang minum Rivastigmine menjadi
mual dan sepertiganya mengalami muntah minimal sekali,
seringkali terjadi pada pengobatan di beberapa minggu pertama
pengobatan sewaktu dosis ditingkatkan. Antar seperlima hingga
seperempat pasien mengalami penurunan berat badan sewaktu
pengobatan dengan Rivastigmine (sekitar 7 hingga 10 poun).
Seperenam pasien mengalami penurunan nafsu makan. Satu
dari lima puluh pasien mengalami pusing. Secara keseluruhan,
15% pasien (antara sepertujuh atau seperenam) tidak
melanjutkan pengobatan karena efek sampingnya.

Memantine
Memantin adalah obat yang diminum secara oral untuk
mengobati penyakit Alzhaimer taraf Sedang hingga berat
dengan mekanisme keja yang berbeda dan unik dengan
memperbaiki proses sinyal Glutamat. Obat ini diawali
dengan dosis rendah 5mg setiap minggu dilakukan selama
3 minggu untuk mencapai dosis optimal 20mg/hari.

TERIMA KASIH