Anda di halaman 1dari 25

Pengantar Kesehatan dan

Keselamatan Kerja
Ika Maulida Nurrahma

PENDAHULUAN
Setiap pekerjaan/aktifitas selalu ada risiko
kegagalan.
Salah satu risiko pekerjaan adalah kecelakaan kerja
(work accident), yang berakibat kerugian (loss).
PT Jamsostek mencatat selama 2013 terjadi
sebanyak 103.285 kasus kecelakaan.
Degradasi keselamatan terjadi akibat transisi dari
masyarakat agraris (low risk society) menuju
masyarakat industri (high risk society).
Untuk itu perlu penerapan K3 yang harus terpadu
bagi semua orang yang ada dalam lingkungan
perusahaan/ pekerjaan.

Konsep K3
Konsep Lama

Filosofi K3
International Association of Safety Professionals:
1. Safety is an ethical responsibility.
2. Safety is a culture, not a program.
3. Management is responsible.
4. Employee must be trained to work safely.
5. Safety is a condition of employment.
6. All injuries are preventable.
7. Safety program must be site specific.
8. Safety is good business.

Pengertian K3
Suatu ilmu pengetahuan
dan penerapannya dalam
upaya mencegah
kecelakaan, kebakaran,
peledakan, pencemaran
dan penyakit akibat kerja

Fokus Pelaksanaan K3
Mencegah Penyakit
Kecelakaan
Akibat
KerjaKerja

KECELAKAAN KERJA
Suatu kejadian yang tidak diduga, tidak
dikehendaki , dan terjadi secara mendadak
yang mengacaukan proses yang telah diatur
dari suatu aktivitas sehingga dapat
menimbulkan kerugian.

PENYAKIT AKIBAT KERJA


Penyakit yang timbul karena hubungan kerja.

Akibat Kecelakaan
Kerugian Material

PRINSIP DASAR K3
HW HEINRICH INDUSTRIAL ACCIDENT PREVENTION

Tujuan Penerapan K3
Undang- Undang No. 1 Tahun 1970:

PENGERTIAN & ISTILAH


DALAM K3

HAZARD
Adalah sumber bahaya potensial
yang dapat menyebabkan
kerusakan (harm).
Hazard dapat berupa bahanbahan kimia, bagian-bagian mesin,
bentuk energi, metode kerja atau
situasi kerja.

HARM
Adalah kerusakan atau bentuk kerugian
Dapat berupa kematian, cidera, sakit
fisik atau mental, kerusakan properti,
kerugian produksi atau kerusakan
lingkungan.

ACCIDENT
Suatu kejadian yang tidak
diinginkan dan berakibat
cedera pada manusia,
kerusakan barang,
gangguan terhadap
pekerjaan dan
pencemaran lingkungan.

INCIDENT
Suatu kejadian yang
tidak diinginkan,
bilamana pada saat itu
sedikit saja ada
perubahan maka dapat
mengakibatkan
terjadinya accident.

DANGER
Merupakan tingkat bahaya dari suatu
kondisi dimana muncul sumber bahaya.
Danger merupakan lawan dari aman (safe)

AMAN (SELAMAT)
Aman (safe) adalah suatu
kondisi dimana sumber
bahaya telah dapat
dikendalikan ke tingkat yang
memadai
Aman (safe) adalah lawan
dari bahaya (danger).

RISK
Resiko adalah kemungkinan kerugian
yang akan timbul dari sumber
bahaya (hazard) tertentu yang
terjadi.

).

Penyebab Terjadinya
Kecelakaan

Unsafe Action (Perbuatan Tidak


Aman)

Memakai peralatan tanpa


menerima pelatihan yang tepat
Memakai alat atau peralatan
dengan cara yang salah
Tanpa memakai perlengkapan alat
pelindung
Bersenda-gurau, tidak konsentrasi
Sikap tergesa-gesa
Membuat gangguan

Unsafe Condition (Kondisi Tidak


Aman)

Tidak ada instruksi tentang metode yang


aman.
Tidak ada atau kurangnya pelatihan si
pekerja.
Memakai pakaian yang tidak cocok
Menderita cacat jasmani, penglihatan kabur,
pendengarannya kurang
Mempunyai rambut panjang yang
mengganggu di dalam melakukan pekerjaan.
Sistem penerangan ruang yang tidak
mendukung

PENILAIAN RESIKO
Adalah pelaksanaan metode untuk menganalisis
tingkat resiko, mempertimbangkan resiko
tersebut dalam tingkatan bahaya (danger) dan
mengevaluasi apakah sumber bahaya itu dapat
dikendalikan secara memadai sehingga dapat
mengambil langkah-langkah yang tepat.

Langkah Penanggulangan
Kecelakaan Kerja (menurut ILO)

Langkah Penanggulangan
Kecelakaan Kerja (menurut ILO)

Terima Kasih