Anda di halaman 1dari 51

50 ISTILAH PADA

TAMBANG BAWAH
TANAH
SASTRA DIHARLAN BAHAR
11.2014.1.00479

1. Prospecting adalah kegiatan


penyelidikan, pencarian dan
ataupenemuan endapan-endapan mineral
berharga.

2. Exploration adalah pekerjaan-pekerjaan


selanjutnya setelahditemukannya endapan
mineral berharga yang meliputi pekerjaanpekerjaan untukmengetahui dan mendapatkan ukuran, bentuk, letak
(posisi) ,kadar rata-rata dan jumlah
cadangan dari endapan tersebut.

3. Development adalah pekerjaanpekerjaan untuk membuat lubang-lubang


bukaan ke arah dan di dalam endapan bijih
yang sudah pasti ada sebagai persiapan
untuk penambangan dan pengangkutan
endapan bijih tersebut

4. Exploitation (mining) adalah


pengerjaan penambangannya sendiri, yaitu
mengambil dan membawa mineral-mineral
berharga dari dalam kulit bumi ke
permukaan bumi, baik dengan penggalian
di permukaan tanah maupun di bawah
tanah.

5. Mineral adalah suatu istilah umum


untuk semua benda padat anorganik yang
terbentuk di alam, mempunyai komposisi
kimia tertentu dan sifat-sifat fisik yang
tetap.

6. Rock (batuan) adalah kumpulan mineral


yang membentuk kulit bumi.

7. Ore (endapan bijih, cebakan bijih)


adalah endapan dari kumpulan mineral
yang dari padanya dapat diambil (di
ekstrak) satu atau lebih logamnya dengan
menguntungkan berdasarkan keadaan
teknologi dan ekonomi pada saat ini.

8. Country Rock (batuan samping) adalah


lapisan batuan yang mengelilingi suatu
endapan bijih.

9. Gangue Minerals adalah mineralmineral pengganggu yang tidak berguna


tetapi yang terdapat bersama-sama mineral
berharga pada suatu endapan bijih.

10. Waste, (barren rock) adalah batuan


yang tidak mengandung mineral berharga
atau bagian dari endapan bijih yang
kadarnya sangat rendah.

11. Adit (terowongan buntu) adalah suatu


lubang bukaan mendatar atau hampir
mendatar menghubungkan tambang bawah
tanah dengan permukaan bumi dan Hnya
menembus disebelah kaki bukit saja.

12. Cross cut adalah suatu lubang bukaan


mendatar yang menyilang/ memotong jurus
endapan bijih.

13. Drift adalah suatu lubang bukaan


mendatar yang dibuat dekat atau pada
endapan bijih dan arahnya sejajar dengan
jurus atau dimensi terpanjang dari endapan
bijihnya.

14. Level adalah drift atau cross cut atau


adit yang dibuat dengan jarak-jarak yang
teratur kea rah vertical biasanya diberi
nomor-nomor urut secara teratur menurut
ketinggiannya dari permukaan laut atau
menurut kedalamannya dari permukaan
bumi.

15. Front/face adalah permukaan batuan


yang sedang ditambang.

16. Sump: adalah suatu sumuran dangkal


untuk menampung air dari mana air
kemudian dipompakan ke permukaan bumi.
Biasanya dibuat di tempat terendah dari
Shaft, dekat shaft ataupun Level

17. Vein (urat bijih) adalah suatu daerah


mineralisasi yang memiliki bentuk
menyerupai pipa atau urat dan umumnya
miring agak tajam terhadap bidang datar
(lebih besar 45).

18. Shoot (ore shoot; chimney) adalah


bagian dari urat bijih (vein) di mana kadar
mineral berharganya lebih tinggi dari
sekelilingnya; mempunyai sifat-sifat khas
antara lain; salah satu dimensinya jauh
lebih besar dari dua dimensi yang lain,
letaknya biasanya searah dengan
kemiringan urat bijih.

19. Pay Streak sama dengan Shoot,


hanya untuk endapan alluvial.

20. Bedded deposit adalah endapan bijih


sedimenter yang letaknya horizontal atau
sedikit miring, dan terletak sejajar dengan
stratifikasi batuan di sekelilingnya. Misalnya
: endapan batubara, endapan-endapan
garam.

21. Dissiminated Deposit (endapan


terpencar) adalah endapan bijih yang tidak
teratur bentuk dan penyebaran kadarnya,
letaknya terpisah-pisah dan biasanya
terdapat pada suatu daerah yang luas.

22. Masses adalah endapan bijih yang


luas dan bentuknya tidak teratur, pada
umumnya endapan sekunder.

23. Out Crop (singkapan) adalah bagian


dari suatu lapisan batuan atau endapan
bijih yang tersingkap di permukaan bumi
seringkali bagian itu tertutup oleh tanah
atau tumbuh-tumbuhan yang tipis sehingga
sukar terlihat.

24. Float adalah bagian atau pecahan dari


endapan bijih yang tersingkap dan karena
gaya-gaya pelapukan terbawa ke arah
lembah.

25. Overburden (tanah/batuan penutup)


adalah semua material atau batuan yang
menutupi suatu endapan bijih.

26. Bed rock (batuan dasar) adalah


semua material, atau batuan yang berada
tepat di bawah suatu endapan bijih.

27. Hanging wall adalah lapisan batuan


yang terletak di bagian atas suatu Vein?
disebut roof untuk endapan batubara.

28. Foot wall adalah lapisan batuan yang


terletak di bagian bawah suatu Vein;
disebut Floor untuk endapan

29. Dip (kemiringan) adalah sudut


terbesar yang dibentuk oleh suatu endapan
bijih atau lapisan batuan dengan bidang
datar.

30. Strike (jurus) adalah arah mendatar


dari suatu endapan atau suatu batuan yang
tegak lurus dip.

31. Shaft (sumuran) adalah suatu lubang


bukaan vertikal atau miring yang
menghubungkan tambang bawah tanah de
ngan permukaan bumi dan berfungsi
sebagai jalan pengangkutan karyawan, alatalat kebutuhan tambang, ventilasi,
penirisan dan lain-lain.

32. Tunnel (terowongan) adalah suatu


lubang bukaan mendatar atau hampir
mendatar yang menembus kedua belah kaki
bukit.

33. Cross Cut adalah Suatu lubang bukaan


mendatar yang menyilang/memotong jurus
endapan bijih.

34. Raise adalah suatu lubang bukaan


vertikal atau agak miring yang dibuat dari
level bawah ke level yang di atasnya.

35. Winze adalah lubang bukaan vertikal


atau agak miring yang dibuat dari level
atas ke arah level yang di bawahnya.

36. Blind shaft adalah suatu raise atau


winze yang berfungsi sebagai shaft,
tetapi tidak menembus sampai ke
permukaan bumi.

37. Stope (lombong) adalah suatu tempat


atau ruangan pada tambang bawah tanah
di mana endapan bijih sedang ditambang;
tetapi bukan penggalian yang dilakukan
selama development

38. Shaft Collar adalah bagian atas dari


suatu Shaft yang diperkuat dengan
beton7 kayu atau bambu (timber).

39. Slope adalah lubang bukaan utama


yang miringnya landai,bisa lurus ataupun
belok.

40. Decline adalah lubang bukaan sekunder


dimana perjalanannya menurun untuk
menghubungkan antar level.

41. Incline adalah lubang bukaan sekunder


dimana perjalanannya bergerak naik untuk
menghubungkan antar level.

42. Draw point adalah titik pemuatan bawah


permukaan menggunakan gaya gravitasi
untuk memindahkan material material
hasil penggalian.

43. Manway adalah ruang terpisah pada


kenaikan vertikal atau dekat dengan bukaan
vertikal yang berfungsi sebagai jalan
perorangan.

44. Chute (corongan) adalah bukaan dari


draw point menggunakan gaya gravitasi
untuk mengalirkan material hasil
penggalian.

45. Ore chute (ore pass = transfer) adalah


lubang tegak atau miring yang
menghubungkan dua atau lebih level-level
berguna untuk memindahkan hasil
penggalian dari stope.

46. Station adalah ruang penghubung


antara level dengan sumuran.

47. Ore Bin adalah ruang pada ore chute


atau ore pass yang berguna untuk
menimbun hasil penggalian.

48. Chute Gate adalah lubang akhir dari ore


chute atau bagian bawah ore bin yang
dipergunakan untuk penuangan simpangan
hasil penggalian ke dalam pengangkut.

49. Overhand Stoping yaitu cara


penambangan yaitu arah penggaliannya
horizontal.

50. Underhand stoping Yaitu suatu cara


penambangan dimana
arahpenggalian/penambangan maju ke
bawah.