Anda di halaman 1dari 11

MANAJEMEN PAJAK

Kelompok 2
Fadzillah Rochmania
1313010084
Silvi Aprilliani
1313010092
Novita Indah Sari
1313010093
Fahmita Hidayanti
1313010125
Rendi Prasetyo
1313010161

PENDAHULUAN
.

Manajemen pajak yang tidak benar telah dapat dirasakan oleh


pengusaha pada saat ini. Pengelakan pajak adalah cermin dari
keengganan untuk ikut melaksanakan wajib pajak. Oleh sebab itulah,
strategi dibidang perpajakan sebaiknya disebut dengan istilah
Manajemen Pajak. Tujuannya, bukan untuk mengelak membayar pajak,

tapi mengatur sehingga pajak yang di bayar tidak lebih dari jumlah yang
semestinya. Jumlah pajak dapat ditekan serendah mungkin untuk
memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan. Dengan demikian,
dimasa yang akan datang tidak akan terjadi yang namanya Restitusi
pajak (kurang bayar) yang berakibatkan denda dan sebagainya

PENGERTIAN MANAJEMEN
PERPAJAKAN
Manajemen perpajakan adalah suatu strategi manajemen
untuk mengendalikan, merencanakan, dan mengorganisasikan
aspek-aspek perpajakan dari sisi yang dapat menguntungkan
nilai bisnis perusahaan dengan tetap melaksanakan kewajiban
perpajakan secara peraturan dan perundang-undangan.
Sehingga dengan adanya perencanaan pajak yang didukung
suatu konsep manajeman pajak yang jelas, diharapkan dapat
mengoptimalkan tingkat likuiditas perusahaan.

MANFAAT MANAJEMEN
PERPAJAKAN

Manfaat manajemen perpajakan adalah untuk melakukan


kewajiban perpajakan dan usaha efisiensi untuk mencapai
laba, mengefisiensikan pembayaran pajak terhutang,
melakukan pembayaran pajak dengan tepat waktu dan
membuat data-data terbaru untuk mengupdate peraturan
perpajakan.

VARIABEL-VARIABEL YANG DIPERLUKAN


UNTUK MELAKSANAKAN MANAJEMEN
PERPAJAKAN
Terdiri dari administratif dan material. Aministratif yaitu
variable yang menyangkut bagaimana wajib pajak mampu
menjalankan kewaibannya yang bersifat administratif seperti
kelengkapan penyempaian laporan yang diperlukan saat
mencari NPWP, apa saja yang diperlukan saat pembayaran
pajak yang terutang, berapa jumlahnya dan ketepatan saat
pembayaran pajak tersebut. Material yaitu variable variable
yang menyangkut jumlah material yang diperhitungkan,
seperti: bagaimana komposisi saham, perlakuan atas natura.

Variabel Lainnya:
1. Kebijaksanaan Perpajakan (Tax Policy): Kebijaksanaan perpajakan
merupakan alternative dari berbagai sasaran yang hendak dituju dalam
sistem perpajakan.
2. Undang-undang Perpajakan (Tax Law): Tidak ada undang-undang
yang mengatur setiap permasalahan secara sempurna, maka dalam
pelaksanaannya selalu diikuti oleh ketentuan-ketentuan lain.
3. Administrasi Perpajakan (Tax Administration): Secara umum motivasi
dilakukannya perencanaan pajak adalah memaksimalkan laba setelah
pajak karena pajak itu ikut mempengaruhi dalam pengembalian suatu
tindakan dalam operasi perusahaan.

Ukuran yang digunakan dalam mengukur kepatuhan


perpajakan wajib pajak, adalah:
1. Tax saving , yaitu upaya wajib pajak mengelakkan
hutang pajaknya dengan jalan menahan diri untuk
tidak membeli produk-produk yang ada pajak
pertambahan nilainya.
2. Tax avoidance , yaitu upaya wajib pajak untuk tidak
melakukan perbuatan yang dikenakan pajak.
3. Tax evasion, yaitu upaya wajib pajak dengan
penghindaran pajak terhutang secara illegal dengan
cara menyembunyikan keadaan yang sebenarnya.

MAJEMEN PERPAJAKAN YANG


EKONOMIS, EFISIEN, DAN EFEKTIF
Untuk dapat meminimalisasi kewajiban pajak, dapat dilakukan
berbagai cara, baik yang masih memenuhi ketentuan
perpajakan (lawful) maupun yang melanggar peraturan
perpajakan (unlawful), seperti tax avoidance dan tax evasion.
Perencanaan pajak umumnya selalu dimulai dengan
meyakinkan apakah suatu transaksi atau kejadian mempunyai
dampak perpajakan. Apabila kejadian tersebut mempunyai
dampak pajak, apakah dampak tersebut dapat diupayakan
untuk dikecualikan atau dikurangi jumlah pajaknya.

LANGKAH PENERAPAN
MANAJEMEN PERPAJAKAN
Analysis of the existing data base (Analysis
informasi yang ada)
Design of one more possible tax plans (Buat
satu model atau lebih rencanakemungkinan
besarnya pajak)
Evaluating a tax plan (Evaluasi pelaksanaan
rencana pajak)
Debugging the tax plan (Mencari kelemahan
dan kemudian memperbaiki kembali rencana
pajak)
The tax plan (Mutakhirkan rencana pajak)
pelaksanaan kewajiban perpajakan (tax
implementation) dan pengendalian pajak (tax
control )

PENCAPAIAN
MANAJEMEN PAJAK
Perencanaan pajak: Pada tahap ini dilakukan pengumpulan dan
penelitian terhadap peraturan perpajakan agar diseleksi jenis
tindakan penghematan pajak yang akan dilakukan.
Pelaksanaan Kewajiban Perpajakan: faktor-faktor yang akan
dimanfaatkan diimplementasikan secara formal maupun material.
Harus dipastikan bahwa pelaksanaan kewajiban perpajakan telah
memenuhi peraturan perpajakan yang berlaku.
Pengendalian Pajak: Bertujuan untuk memastikan bahwa kewajiban
pajak telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah direncanakan
dan telah memenuhi persyaratan formal maupun material.