Anda di halaman 1dari 18

AKUNTANSI SUMBER DAYA

MANUSIA
KELOMPOK 14
Fadzillah Rochmania 1313010084
Silvi Aprilliani
1313010092
Fahmita Hidayanti
1313010125

PENDAHULUAN
Akuntansi sumber daya manusia muncul disebabkan kegagalan
prinsip-prinsip akuntansi dalam memberikan informasi yang relevan
dan memberlakukan biaya-biaya sumber daya manusia sebagai beban
(expence) pada periode terjadinya. Akibatnya pendekatan baru, seperti
audit akuntansi social dan sumber daya manusia mempertimbangkan
fakta bahwa modal manusia dan harta berwujud bersifat berbeda secara
alami dalam memperkenalkan perspektif yang lebih luas dalam
akuntansi sumber daya manusia.

Istilah Akuntansi Sumber Daya Manusia

Akuntasi sumber daya manusia adalah pengukuran nilai mengenai


sumber daya manusia di dalam perusahaan, termasuk bagianbagian laporan yang menggambarkan masalah-masalah, seperti
biaya-biaya dan keuntungan-keuntungan dari pelatihan,
keberpindahan karyawan, ketidakhadiran, nilai dari pengetahuan
karyawan, dan lain-lain.

Lingkup dan sasaran dari Akuntansi


Sumber Daya Manusia
Kerangka Konseptual.
Analisis Biaya Pelatihan dan Pemilihan.
Perlakuan dan Perspektif Akuntansi Keuangan.
Perlakuan dan Perspektif Akuntansi Manajerial.
Biaya Historis.
Biaya Substitusi.
Biaya Kesempatan.

Analisis Biaya keluar


Berdasarkan konsep biaya keluar dapat digolongkan ke
dalam tiga kategori. Biaya ini merupakan biaya atas
hilangnya efisiensi, biaya lowongan pekerjaan selama
pencarian karyawan baru serta determinasi pembayaran.
Dapat disimpulkan bahwa penggantian kegiatan personel
merupakan biaya untuk perusahaan. Jadi biaya tersebut
tidak seharusnya dipertimbangkan sebagai asset.

Perkembangan Sejarah Akuntansi


Sumber Daya Manusia
Tahap
pertama
(1960-1966)
Tahap
Kedua
(1966-1971)
Tahap ketiga
(1971-1976)
Tahap
keempat
(1976-1980)
Tahap kelima
(1980sekarang)

Konsep Awal Akuntansi Sumber daya


Manusia
Pendekatan awal akuntansi sumber daya manusia digambarkan
sebagai

proses

pengidentifikasian,

pengukuran,

dan

pengkomunikasian informasi tentang sumber daya manusia untuk


memudahkan efektivitas manajemen dalam suatu organisasi. Hal
ini merupakan perkembangan dari prinsip akuntansi berdasarkan
biaya

manfaat

terhadap

kebutuhan

organisasi

dari

mengkomunikasikan informasi lain dalam istilah keuangan. Hal


ini juga melibatkan pengukuran nilai ekonomi dari manusia
terhadap organisasi.

Arti Penting Akuntansi Sumber Daya


Manusia
Dengan adanya akuntansi sumber daya manusia diharapkan
dapat memberikan fitur berbeda yang bersumber dari ekonomi
yang sedang muncul dan terdapat penekanan yang semakin
besar terhadap modal manusia (pengetahuan, keterampilan dan
pengalaman manusia). Sehingga hal ini menunjukkan bahwa
pengembangan modal manusia berbiaya mahal dan memerlukan
signifikan, baik oleh individu maupun organisasi yang
mempekerjakan mereka.

Dukungan terhadap Pengembangan


Akuntansi Sumber Daya Manusia
Terdapat juga dukungan di antara beberapa teoretikus akuntansi awal
untuk mernperlakukan manusia sebagai aktiva dan menghitung
nilainya. Misalnya saja, D, R. Scott memerhatikan, seorang tenaga
kerja operasi teknis yang terlatih selalu merupakan aktiva yang
berharga. Secara serupa, W. A. Falon telah menyatakan, dalam suatu
perusahaan bisnis, karyawan yang dikelola dengan baik dan loyal
mungkin adalah aktiva yang lebih penting dibandingkan dengan
persediaan barang dagangan.

Penelitian Awal dalam Akuntansi Sumber


Daya Manusia

Salah satu dari pendekatan paling awal untuk mengukur dan

mencatat nilai dari sumber daya manusia dikembangkan oleh R.H


Hermanson, seorang akuntan akademis, sebagai bagian dari disertasi
Ph.D-nya yang kemudian diterbitkan sebagai mongraf pada tahun
1964 dengan judul Akuntansi untuk Sumber Daya Manusia.

Asumsi Dasar dan Tujuan Akuntansi


Sumber Daya Manusia
Asumsi dasar

akuntansi sumber daya manusia adalah sebagai

berikut:
1. Manusia adalah sumber daya organisasi yang bernilai
2. Pengaruh dari nilai manajemen
3. Kebutuhan akan informasi sumber daya manusia
Tujuan akuntansi sumber daya manusia adalah sebagai berikut:
1. Informasi kuantitatif
2. Metode penilaian
3. Teori dan model

Unsur-Unsur Penting Pembentuk


Akuntansi Sumber Daya Manusia
Aset tak berwujud sebagai sumer daya manusia.

Goodwill sebagai sumber daya manusia.

Merek dagang sebagai sumber daya manusia

Hak cipta sebagai sumber daya manusia.

Hak paten sebagai sumber daya manusia.

Alasan-Alasan Pengembangan Akuntansi


Sumber daya Manusia
Memperbaiki
Manajemen Sumber
Daya Manusia.

Fokus Pada Karyawa


Sebagai Asset.

Memperoleh Kualifikasi
Angkatan Kerja.

Nilai Asset dari Pengorganisasian


Manusia
Peran Penting Manajerial

Konservasi Sumber Daya


Manusia

Akuisisi Sumber Daya Manusia

Pemamfaatan umber Daya


Manusia

Kebijakan Akuisis dan


Pengembangan

Evaluasi dan Imbalan Sumber


Daya Manusia

Alokasi Sumber Daya Manusia

Peran Penting system Informasi


Akuntansi Sumber Daya Manusia
System informasi akuntansi sumber daya mansia menyediakan informasi yang :
1. Tepat waktu, manajer harus memiliki akses untuk memutakhirkan informasi.
2. Akurat, manajer mampu bergantung pada akurasi informasi yang disediakan.
3. Ringkas, manajer dapat menyerap banyak informasi pada setiap waktu.
4. Relevan, manajer mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
5. Lengkap, manajer mendapatkan informasi yang lengkap.

Mengukur Biaya Sumber Daya Manusia


Pengeluaran actual historis yang terjasi sebagai
Biaya Awalsuatu investasi dalam sumber daya.

Pengorbanan yang harus dilakukan hari ini untuk


Biaya Penggantian
menggantikan sumber daya dari suatu organisasi.

Jumlah maksimum yang dapat diperoleh sumber


Biaya Kesempatan
daya tersebut dalam penggunaan alternatif.

Mengukur Nilai Sumber Daya Manusia

Pengukuran Non-moneter atas


Niilai Manusia

Pengukuran Moneter atas Nilai


Manusia