Anda di halaman 1dari 45

SISTEM STARTING MAIN MOTOR BALL MILL

DENGAN LIQUID RESISTANCE ROTOR


STARTER

PT . SINAR TAMBANG
ARTHALESTARI

GAGAT DWIYOKO
TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Aj

Latar Belakang
Starting
motor
merupakan
salah
satu
penyebab
ketidakstabilan
dalam sistem
jaringan tenaga listrik
karena saat motor
starting awal akan menyebabkan 5 8 kali
arus nominalnya yang dapa menyebabkan
tegangan jatuh (drop voltage) pada sistem
dan dapat mengganggu kerja peralatan lain
dalam satu saluran bahkan starting motor
besar akan menyebabkan trip pada main-sub
apabila powernya terbatas oleh karena itu
perlu ada metode starting yang tepat.

Rumusan Masalah
Bagaimana Arus Starting Pada Main
Motor Ball Mill ?
Bagaimana Metode Starting Pada
Main Motor Ball Mill?

Batasan Masalah
Metode Starter Yang digunakan yaitu
metode tahanan rotor dengan tipe
liquid.
Motor induksi yang digunakan tipe
rotor belit (Wound Rotor)
Arus Starting Motor yang akan
diamati adalah motor 561BM1MD1

Tujuan
Mengetahui Arus Starting Pada Main
Motor Ball Mill
Mengetahui Metode Starting Pada
Main Motor Ball Mill

Teori Penunjang
Motor induksi adalah motor yang merubah energi
listrik menjadi energi mekanik yang memiliki slip
antara kumparan stator dengan kumparan rotor.
Motor induksi yang ada pada saat ini digunakan
memiliki kapasitas yang beraneka ragam, mulai dari
beberapa watt hingga mencapai 10.000Hp.
Motor induksi memiliki bagian yang penting yaitu
stator dan rotor.
Berdasarkan bentuk konstruksi rotor, maka motor
induksi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu :
Rotor tipe sangkar (squirrel cage)Rotor tipe belit
(wound rotor)

Tipe Motor
YRKK900-6TH Lanzhou Electric
Rated Power : 3700 kW
Rated Voltage : 10000 V
Rated Current : 254,2 A
Rated Speed : 995 r/min
Power Factor : 0,87
Insulation Class : F
Phase : 3 50 Hz
Conection : Y/Y
Rotor Voltage : 2787 V
Rotor Current : 805 A

Teori Penunjang
Dari berbagai jenis metode starting, starting
motor induksi bertujuan untuk menurunkan
arus starting.
Selain bertujuan untuk menurunkan arus
starting, metode starting ini juga dapat
digunakan untuk mendapatkan torsi starting
yang maksimal.
Metode starting yang dapat digunakan untuk
motor induksi adalah direct online, wye-delta,
autotransformer, softstarter, primary resistor
winding, dan adjustable frequency drives.

Teori Penunjang
Metode starting dengan menggunakan
metode tahanan rotor, Hanya untuk motor
induksi dengan jenis wound rotor.
Penambahan
tahanan
rotor,
akan
mengubah karakteristik torsi (pergeseran
titik
slip
torsi
maksimum)
dan
menurunkan arus.
Keuntungan : menurunkan arus starting,
memperbaiki respon torsi starting motor,
dan mempercepat waktu starting

Teori Penunjang
Metode tahanan rotor terbagi
menjadi dua jenis yaitu :

Tipe Metal
Tipe Liquid

Liquid Resistance Rotor


Starter
Liquid Resistance Rotor Starter
adalah pemanfaatan media cair
(liquid) sebagai tahanan luar motor
induksi
slip-ring.
Liquid
Starter
berguna
untuk
meredam
atau
menahan arus yang sangat tinggi
yang ditimbulkan saat starting motor.
Liquid
Starter
didesain
dan
digunakan pada motor induksi 3
phasa tipe rotor belit.

Tipe Perangkat
YDQ6 4BPC
YDQ = Liquid resistor starter
6 = Seri desain
4 = Kapasitas Motor (kW)
B = Menggunakan Vacuum
Contactor
PC
= Menggunakan PLC

Prinsip Kerja
dua batang elektroda yang direndam
dalam cairan elektrolit, semakin
tinggi rendaman maka semakin
rendah nilai resistansinya.
Memiliki koefisien temperatur yang
negatif
sehingga
dengan
peningkatan
temperatur
maka
resistansi akan menurun.

Kelebihan
Arus starting tidak lebih dari 130%
Arus Nominal
Waktu Starting relatif singkat 20s-60s
Smooth starting sehingga
mengurangi risiko kerusakan
mekanik sekitar 30%
Mudah Dalam perawatan
Tidak menghasilkan gelombang
harmonik

Bagian-Bagian
1. Breaker (Miniatur Circuit Breaker )
2. Vacum Contactor
3. Motor Penggerak
4. Relay
5. Inverter(Vsd)
6. Lampu Indikator
7. Buzzer
8. Saklar (Button)
9. Limit Switch
10. Liquid Level
11. Thermoter
12. PLC

Breaker
Breaker adalah alat pemutus arus
listrik otomatis, dikarenakan lebihnya
arus yang melewati circuit breaker
tersebut. Circuit Breaker biasanya
disingkat dengan CB.
Tipe yang digunakan :
ABB S201-6A dan ABB S203-10A

Vacuum Contactor
Bekerja dengan elektromagnetik
untuk tegangan menengah .memiliki
3 kontak utama dan beberapa kontak
bantu . Fungsinya disini untuk mem
ByPass Rangkaian rotor.

Motor Penggerak
Fungsi motor penggerak pada alat ini
digunakan sebagai penggerak plat
untuk nait atau turun . Motor ini
dikontrol oleh Inverter.

Relay
Relay adalah sebuah komponen yang berfungsi
sebagai penghubung/kontak dengan kapasitas
yang besar dengan menggunakan daya minimal.
Dapat dibayangkan MC adalah relay dengan
kapasitas yang besar.
Jenis Yang digunakan : N31E AC220V & N22E
AC220V

Inverter(VSD)
Variable speed driveatau juga disebut
denganvariable
frequency
driveatau
singkatnya disebut denganinverteradalah
solusi
aplikasi
yang
membutuhkan
kemampuan pengaturan motor lebih lanjut,
misal: pengaturan putaran motor sesuai
bebannya atau sesuai nilai yang kita inginkan.
Penggunaan VSD bisa untuk aplikasi motor AC
maupun DC. Istilahinvertersering digunakan
untuk aplikasi AC.
Tipe yang digunakan : ABB ACS150-03E-01A9-4

Lampu Indikator
Digunakan sebagai penanda suatu
proses. Pada alat ini terdapat
Power,Alarm,Permit(Ready) dan Run .

Buzzer
Buzzer adalah sebuah komponen
elektronika yang berfungsi untuk
mengubah getaran listrik menjadi
getaran suara. Pada dasarnya prinsip
kerja buzzer hampir sama dengan
loud speaker. Digunakan untuk
indikasi Alarm.

Saklar/Button
Saklar
merupakan
alat
yang
digunakan untuk memutus atau
menghubungkan pada rangkaian
listrik ,dialat ini jenisnya merupakan
jenis selector yang berfungsi untuk
test run dan primary switch on.

Limit Switch
Limit switch merupakan sensor yang
dilengkapi
katup
berfungsi
menggantikan
tombol
,pada
dasarnya limit switch sama seperti
Push-On.
Limit
switch
disini
digunakan
untuk
menghentikan
gerakan naik/turun dari plat serta
mendeteksi posisi plat .

Sensor Suhu
Sensor suhu adalah alat yang digunakan
untuk mengubah besaran panas menjadi
besaran listrik yang dapat dengan mudah
dianalisis besarnya. Ada beberapa metode
yang digunakan untuk membuat sensor
ini,
salah
satunya
dengan
cara
menggunakan material yang berubah
hambatannya terhadap arus listrik sesuai
dengan suhunya.

Liquid Level Sensor


Digunakan untuk mendeteksi tingkat
Cairan pada tank sensor tingkat tipe
float terdiri dari saklar buluh di
batang dan magnet permanen di
pelampung melingkari batang .

Gambar Liquid Level Sensor

PLC
PLC merupakan suatu perangkat elektronika digital
dengan memori yang dapat diprogram untuk
menyimpan instruksi-instruksi yang menjalankan
fungsi-fungsi spesifik seperti; logic, sequence,
timing, counting dan operasi aritmatika untuk
mengontrol suatu mesin industri atau proses industri
sesuai yang diinginkan.PLC dapat mengerjakan suatu
proses terus menerus sesuai variabel masukan dan
memberikan
keputusan
sesuai
keinginan
pemerograman sehingga keluaran terkontrol.

PLC yang digunakan : Siemens S7-200

Zat Liquid
Cairan yang paling bagus digunakan
sebagai media cair adalah air
distilasi .
Soft water (Air rendah mineral).
Atau air biasa yang telah di
mengalami proses pemurnian.
Air dicampur dengan electrolit
powder

Perhitungan
Electrolydepowder

U2e : Tegangan pada rotor


I2e : Arus Pada Rotor
Kf : Arus nominal / Arus starting
Kt : Koefisien suhu ( 1.2 )
kM : Arus starting yang di harapkan (1.1 ~ 1.3)

R0 = 0.577 x (U2e/I2e) x (1/1.05) x (1.2/1.1)


= 0.577 x 3.46 x 0.95 x 1.09
= 2.06

Electrolyde powder yang dicampurkan : 3.5 kg

Working Condition
Temperature dari cairan tidak
melebihi 60 C dan -5 C
Kelembapan tidak lebih dari 85%
Ditempatkan dalam ruangan tanpa
getaran tanpa api dan ledakan dan
gradien vertikal tidak lebih dari 5
Tidak ada debu konduktif dan gas
korosif

Single Line

Wiring

I/O PLC

Cara Kerja
VSD
Switch
Gear

K*

M1

KC5
PLC

Ls
SP4

Liquid Tanks

Power 10,5kV

Motor
3~

Dari SlipRing
ByPass

205
Vacum
Contacto
r

Ilustrasi

Indikator

Control Loop

Signal Ke DCS

Actual Arus

Trouble Shooting
Optical alarm
Posisi plat diatas atau dibawah limit switch
- Matikan sumber tegangan dan atur posisi plat ke
normal secara manual
- Periksa kondisi limit switch masih berfungsi atau
tidak
Level Liquid
- Periksa volume cairan
- tambah cairan
Liquid terlalu panas
- Cek setting sensor suhu pastikan pada posisi 60
- akibat dari continous starting

Trouble Shooting
Fault Trip
Overtime Protection
- cek winding pada vacuum contactor
- cek kontak bantu vacuum contactor
Too high current when switch to full
speed
- cek winding pada vacuum
contactor
- cek kontak bantu vacuum
contactor

Maintenance
Tightening komponen setiap 6 bulan
sekali
Penggantian cairan liquid setiap 4-5
tahun
Pembersihan plat pada motor
Cleaning

Kesimpulan
Pengguna metode starting berupa
liquid starter akan meredam arus
starting yang tinggi.
Arus starting pada main motor Ball
Mill sebesar 105% dari arus nominal

TERIMA KASIH