Anda di halaman 1dari 22

Company

LOGO

KOMUNIKASI EFEKTIF

Kelompok 21

1161050171
1161050172
1161050173
1161050174
1161050175
1161050176
1161050177
1161050178

Shinta Nur Puspitasari


Hilda Christ Yulanda Muda
Simson Samuel Soerodjotanojo
Nathaniel Aranjuez
Nadia Salima Vitya Rini
Reni Astuti
Anggi Ovialita Yanitara
Nurhani

Tujuan Pembelajaran
1.
2.
3.
4.
5.

Bagaimana melakukan wawancara medis yang baik


Memahami teknik reseptif dan manipulatif
Mengapa perlu menguasai beberapa teknik wawancara
Mengapa dalam komunikasi medik perlu menerapkan kode etik
kedokteran
Mengapa dokter perlu memahami hak-kewajiban pasien dan hakkewajiban dokter dalam memberi pelayanan dan informasi medik

LANGKAH-LANGKAH KOMUNIKASI DOKTERPASIEN


GATHER, dalam komunikasi pasien dokter:

LANGKAH-LANGKAH KOMUNIKASI
DOKTER-PASIEN
Greet (Memberi Salam)
Memberi salam di awal pertemuan
Berilah salam dengan ramah

Ask (Bertanya)
Gunakan nada suara yang menunjukkan minat,perhatian dan
keramahan.
Gunakan kata-kata yang dapat dimengerti oleh pasien

LANGKAH-LANGKAH KOMUNIKASI
DOKTER-PASIEN
Tell (Memberi Informasi)
berikanlah informasi secara jelas :
dapat dimengerti oleh pasien
dapat membantu pasien mengambil keputusan.
Help (Memberi Bantuan)

diberikan ketika pasien yang mengalami kesulitan


dalam mengambil keputusan atau dalam menentukan
sikap.
bantuan dokter agar pasien dapat memecahkan
permasalahannya dengan mudah.

LANGKAH-LANGKAH KOMUNIKASI
DOKTER-PASIEN
Explain (Memberi Penjelasan)
memberikan penjelasan kepada pasien tentang keputusan yang telah
dipilihnya.
berikan penjelasan tentang pilihannya tersebut berikut dengan efek
sampingnya.
Return (Kontrol Kembali)
Bila dirasa perlu, berikan kesempatan pasien untuk datang kembali.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam


anamnesis

Teknik reseptif
Teknik reseptif adalah melihat, mendengar, mencatat reaksi
emosional pasien, dan reaksi emosional diri sendiri.
1. Melihat, cara berjalan, ekspresi wajah, nada bicara, temperatur
tubuh
2. Mendengar, menjadi pendengar yang baik, mencatat reaksi pasien

Teknik manipulatif

Adalah teknik yang mampu membujuk orang (pasien), jadi


dokter mampu membujuk pasiennya agar mau menceritakan
tentang penyakit yang di deritanya dan rasa sakit yang dialami
pasien tersebut.

Tujuan wawancara medis

membantu dalam membentuk gambaran tentang

penyakit pasien selengkap dan seakurat mungkin.


memberi informasi dan membantu dokter mengetahui
tentang asal serta riwayat penyakit.
mengarahkan pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
penunjang lainnya yang akan dijalani.
mempelajari tentang personalitas pasien yang
sebenarnya dan cara hidupnya.
Mendapat gambaran latar belakang psikososial
mencari jawaban mengenai mekanisme dan penyebab
sakit,

Menemukan etiologi/penyebab dan manifestasi penyakit,

juga perjalanan penyakit dan akibat atau komplikasi


serta pengaruhnya dalam kehidupan pasien.
faktor-faktor yang ada pada pasien untuk dapat
memengaruhi proses penyembuhan,
berperan dalam pengobatan, baik jangka pendek
maupun jangka panjang.
menumbuhkan hubungan pasien-dokter menjadi lebih
baik,
meningkatkan motivasi pasien untuk berobat.

KODE ETIK

Suatu bentuk aturan tertulis yang secara sistematik


sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan
pada saat yang dibutuhkan akan dapat difungsikan sebagai alat
untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logikarasional umum dinilai menyimpang dari kode etik.

Refleksi dari apa yang disebut dengan self control,


karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk
kepentingan kelompok

Kode etik kedokteran


Pasal 4 setiap dokter harus menghindarkan diri dari perbuatan
yang bersifat memuji diri sendiri
Pasal 7a seorang dokter harus, dalam setiap praktek medisnya,
memberikan pelayanan medis yang kompeten dengan kebebasan
teknik dan moral sepenuhnya, disertai rasa kasih sayang
(compassion) dan penghormatan atas martabat manusia
Pasal 7b seorang dokter harus bersikap jujur dalam
berhubungan dengan pasien dan sejawatnya, dan berupaya untuk
mengingatkan sejawatnya yang dia ketahui memiliki kekurangan
dalam karakter atau kompetensi, atau yang melakukan penipuan
atau penggelapan, dalam menangani pasien

Pasal 7c seorang dokter harus menghormati hak-hak pasien,


hak-hak sejawatnya, dan hak tenaga kesehatan lainnya, dan harus
menjaga kepercayaan pasien
Kewajiban dokter terhadap teman sejawat
Pasal 14 setiap dokter memperlakukan teman sejawatnya,
sebagaimana ia sendiri ingin diperlakukan

Manfaat kode etik kedokteran

1.

Pedoman bagi dokter dalam melaksanakan praktek kedokteran.

2.

Menjaga nama baik suatu kelompok atau ikatan tertentu

3.

Menjaga profesionalitas profesi

4.

Menghormati hak pasien

Hak pasien
1. Hak untuk hidup
2. Memperoleh pelayanan kedokteran yang sesuai standar.
3.memperoleh penjelasan tentang diagnosis dan terapi dari dokter
yang mengobatinya.
4.Menolak prosedur diagnosis dan terapi.
5.Dirujuk kepada dokter spesialis kalau diperlukan.
6.Kerahasiaan dan rekam mediknya atas hal pribadi.

Kewajiban Pasien
1.
2.
3.
4.
5.

Memeriksakan diri sedini mungkin kepada dokter.


Memberikan informasi yang benar dan lengkap tentang
penyakitnya.
Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter.
Yakin pada doternya dan yakin akan sembuh.
Melunasi biaya perawatan

Hak dokter
1.
2.
3.
4.
5.

Melakukan praktek dokter setelah memperoleh SID dan SIP


memperoleh informasi yang benar dan lengkap dari pasien
bekerja sesuai standar profesi
mengakhiri hubungan dengan pasien
menolak melakukan tindakan medik yang bertentangan dengan
etika, hukum, dan agama

Kewajiban dokter
1.
2.
3.
4.
5.

Memberikan pelayanan medis


merujuk pasien ke dokter lain
merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien
melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan
menambah ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan ilmu
pengetahuan

KESIMPULAN
Komunikasi dokter dan pasien sangat penting supaya dokter dapat
melakukan anamnesis yang baik, karena anamnesis yang baik
hanya dapat dilakukan apabila dokter yang melakukan anamnesis
tersebut menguasai dengan baik teori atau pengetahuan
kedokteran