Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK II

Ns. M. Syafrizal, M. Kep

Nova Yuninda G
Nurul Armalia
Marini
Reski Yunisa Mareska
Febri Tri Harmoko
Khairani Putri Utami
Annisa Risqi
Nurdaema
Widya Rivani
Witra
Arif Kurniawan
Eki Teresia
Putri Maria
Shelmia Mitriani
Mitha Riani

TEORI OREM

Dorothea Elizabeth Orem

Biografi
Dorothea Elizabeth Orem adalah salah seorang
teoritis keperawatan terkemuka di Amerika.Dorothea
Orem lahirdi Baltimore,Marylandpada tahun 1914.
Beliau wafat pada tanggal 22 Juli 2007 di Skidaway.
Selama hidupnya, beliau pernah mengikuti
pendidikan Diploma (1903)
Providence School of Nursing di Washington DC dan
mendapatkan gelar B.S.NE
Catholic University of America di Washington DC dan
mendapatkan gelar M.S.NE.Ia memperoleh gelar
sarjana keperawatan pada tahun 1939 dan Master
Keperawatan pada tahun 1945.

Pengertian Keperawatan Menurut Orem

Pelayanan manusia yang berpusat kepada


kebutuhan manusia untuk mengurus diri
bagaimana mengaturnya secara terus
menerus untuk dapat menunjang kesehatan
dan kehidupan, sembuh dari penyakit atau
kecelakaan dan menanggulangi akibatakibatnya (Orem, 1971).

Menurut Orem, asuhan keperawatan


dilakukan dengan keyakinan bahwa
setiap orang mempunyai kemampuan
untuk merawat diri sendiri sehingga
membantu individu memenuhi
kabutuhan hidup, memelihara
kesehatan dan kesejahteraannya,
oleh karena itu teori ini dikenal
sebagai Self Care (perawatan diri)
atau Self Care Defisit Teori

Teori Sistem Keperawatan Orem


Teori ini mengacu kepada bagaimana
individu memenuhi kebutuhan dan
menolong keperawatannya sendiri,
maka timbullah teori dari Orem
tentang Self Care Deficit of Nursing.

1. Self Care
Perawatan diri sendiri adalah suatu
langkah awal yang dilakukan oleh
seorang perawat yang berlangsung
secara continue sesuai dengan
keadaan dan keberadannya , keadaan
kesehatan dan kesempurnaan.

2. Self Care Deficit


Teori ini merupakan inti dari teori
perawatan general Orem. Yang
menggambarkan kapan keperawatan
di perlukan.Oleh karena perencanaan
keperawatan pada saat perawatan
yang dibutuhkan.

3. Nursing system
Orem mengidentifikasikan klasifikasi Nursing System :
a. The Wholly compensatory system
Merupakan suatu tindakan keperawatan dengan
memberikan bantuan secara penuh kepada pasien
dikarenakan ketidakmampuan pasien dalam
memenuhi tindakan keperawatan secara mandiri
b. The Partly compensantory system
Merupakan system dalam memberikan perawatan diri
secara sebagian saja dan ditujukan pada pasien yang
memerlukan bantuan secara minimal

c. The supportive Educative


system

Dukungan pendidikan dibutuhkan oleh klien yang


memerlukannya untuk dipelajari, agar mampu
melakukan perawatan mandiri.
Lima metode bantuan yang meliputi :
Acting atau melakukan sesuatu untuk klien
Mengajarkan klien
Mengarahkan klien
Mensuport klien
Menyediakan lingkungan untuk klien agar dapat
tumbuh dan berkembang.

Deskripsi Konsep Sentral Orem


1. Manusia :
Suatu kesatuan yang dipandang sebagai berfungsi secara biologis
simbolik dan sosial serta berinisiasi dan melakukan kegiatan
asuhan/perawatan mandiri untuk mempertahankan kehidupan.
Kegiatan asuhan keperawatan mandiri terkait dengan
1. Udara
2. Air
3. Makanan
4. Eliminasi
5. Kegiatan dan istirahat
6. Interaksi sosial
7. Pencegahan terhadap bahaya kehidupan
8. Kesejahteraan dan peningkatan fungsi manusia

2. Masyarakat/lingkungan :
Lingkungan sekitar individu yang membentuk
sistem terintegrasi dan interaktif
3. Kesehatan :
Suatu keadaan yang dicirikan oleh keutuhan
struktur manusia yang berkembang dan
berfungsi secara fisik dan jiwa yang meliputi
aspek fisik, psikologik, interpersonal dan sosial.

4. Keperawatan :

Keperawatan merupakan tindakan


yang dilakukan dengan sengaja dan
mempunyai tujuan suatu fungsi yang
dilakukan perawat karena memiliki
kecerdasan, serta tindakan yang
memungkinkan pemulihan kondisi
secara manusiawi pada manusia dan
lingkungannya.

Tujuan keperawatan pada model


Orem secara umum adalah :
1. Menurunkan tuntutan self care pada tingkat dimana klien dapat
memenuhinya, ini berarti menghilangkan self care deficit.
2. Memungkinkan klien meningkatkan kemampuannya untuk
memenuhi tuntutan self care.
3. Memungkinkan orang yang berarti (bermakna) bagi klien untuk
memberikan asuhan dependen jika self care tidak memungkinkan,
oleh karenanya self care deficit apapun dihilangkan.
4. Jika ketiganya diatas tidak tercapai perawat secara lngsung
dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan self care klien.

SEKIAN ...
TERIMAKASIH....