Anda di halaman 1dari 47

PUBLIC SPEAKING

How to present our idea to


audience

CONQUER THE PUBLIC


Mengatasi
FEAR Demam Panggung

How to Conquer?
Lingkaran Ketakutan (John Maxwell)
Pengalaman &
Perlakuan
Negatif

Rasa takut

Tidak mau
mengambil tindakan

Tidak ada
kemampuan

Tidak ada
pengalaman

Kesempatan Berbicara
Kesempatan

yang direncanakan atau

tak terduga
Kedua kesempatan menimbulkan stres
Pilihan: Maju atau menghindar
Contoh:

- Ketika ada suatu topik hangat yang


terjadi di masyarakat yang
mengharuskan kita berpendapat
- Ketika kita diminta untuk memberikan
sambutan pada suatu acara

Causes of Public Speaking


Stress
Fear
Of Failure

Perfectionism

Lack of
Self
Confidence

Traumatic
events

Lack
Of
Preparation
Fear of
being
judge

Symptom of Public Fear


Physical
Psychis
Behavioral

Gejala Umum : Iceberg Analogy


Susah nafas

Gagap
Keringat dingin

Gemetar

Concious st

Gugup
Blocking

Khawatir

Kurang Percaya diri


Cemas

Susah konsentrasi

Preconsious S
Takut gagal

Unconcious St

How to Conquer?
Menghadapi

Kesempatan Yang
direncanakan
- Berlatih di depan cermin
- Jika susah mengingat, buat catatan kecil
tentang pokok-pokok pembicaraan
- Sebelum tampil, berbincang-bicang
dengan salah seorang audience
- Sesaat sebelum tampil, tarik nafas dalamdalam melalui hidung, dan keluarkan
perlahan-lahan melalui hidung dan celah
bibir

How to Conquer?
EVIDENCE

DOUBT
Demonstrations (Demonstrasi)
Examples (Contoh)
Facts (Fakta)
Exhibits (Barang Bukti)
Analogies (Analogi)
Testimonial (Kesaksian)
Statistics (Statistik)

BUKTI MENGALAHKAN KERAGUAN

How to Conquer?
Menghadapi

kesempatan yang tak

Terduga

Apa pendapat saya?

BERFIKIR

Mengapa saya berpendapat demikian?


Suatu Contoh

Suatu contoh adalah


Contoh itu menunjukkan
Sebab itu, pendapat saya
BERBICARA

Prinsip Dasar Mengatasi dan


Menganalisa Kekuatiran
1.

2.

Hiduplah dalam ruang waktu terbatas


artinya jalani, hayati, hargai, gumuli,
dan nikmati kehidupan hari lepas hari
Bila Anda menghadapi kesulitan,
lakukan tiga hal berikut ini:
- Tanya diri sendiri kemungkinan
terburuk apa yang mungkin terjadi
- Siapkan mental menerima
kemungkinan terburuk itu
- Perbaiki keadaan agar kejadian
terburuk itu tidak terjadi

Prinsip Dasar Mengatasi dan


Menganalisa Kekuatiran
3. Ingatkan diri sendiri bahwa kecemasan itu mahal
karena ia berbahaya bagi kesehatan kita
4. Kumpulkan semua fakta yang ada
5. Pertimbangkan semua fakta itu, kemudian
ambillah keputusan
6. Bila keputusan sudah diambil, segeralah bertindak
7. Analisalah problem Anda dengan menjawab empat
pertanyaan berikut:
- Apa problem sebenarnya?
- Apa sebab-sebab problem tersebut muncul?
- Apa kemungkinan penyelesaian yang ada?
- Apa penyelesaian yang terbaik?

TEKNIK PUBLIC SPEAKING

Know How To
Say :

1.What is the
objective?
2.Who would
listen to ?

MAIN OBJECTIVE OF
PUBLIC SPEAKING

Understandi
ng
Approval
Acceptance
Cooperation

MIND MAPPING
to organize your thought
Membuat Ide
(thought)
menjadi lebih
spesifik

Idea 1

Main Idea in
the centre

CONCLUSION

Fact A
Fact B

Idea 2

Fact A

Idea 3
Fact B

USING VISUAL AIDS (Alat


Visual)
PURPOSE :
1. CLARIFY HELP AUDIENCE
UNDERSTAND THE OUTLINE
2. SEE AUDIENCE OUR
KEYWORDS
3. ILLUSTRATE INFORMATION

USSUAL VISUAL AIDS


OVERHEAD
POWERPOINT
FLASH
HANDOUT
WHITEBOARD/ BLACK
BOARD
LCD PROJECTOR/ PC/
NOTEBOOK
ETC

PRINSIP VSUAL AIDS


SIMPLE
JELAS
SUPPORT VERBAL
PRESENTATION
MENARIK

13 Tips Sukses
Melakukan Presentasi
by Rhenald Kasali

PRESENTER
NCE
AUDIE

13 Tips Sukses Melakukan Presentasi


(By Rhenald Kasali)

1.Jangan membiasakan diri


bergantung pada teks.
2.Ukur secara sungguhsungguh dalamnya
sungai. Jangan asal
tembak.

13 Tips Sukses Melakukan Presentasi

3.Jangan bicarakan hal


yang sudah mereka
ketahui, atau yang tak
ingin mereka dengar.
Selalu sajikan hal-hal
yang orisinal.
4.Jangan biarkan audience
jenuh.

13 Tips Sukses Melakukan Presentasi

5. Humor tidak boleh


berlebihan. Hanya boleh
digunakan untuk
membangkitkan daya
pikir.
6.Periksa ruangan dan
fasilitas presentasi.
7. Biasakan interaktif.

13 Tips Sukses Melakukan Presentasi

8.Be specific. Selalu


berikan contoh &
ilustrasi. Sesekali
berikan cerita.
9.Jangan diskon diri Anda.
10.Latihan yang cukup.

13 Tips Sukses Melakukan Presentasi

11.Perhatikan bahasa
tubuh.
12.Berpakaianlah agak
cerah.
13.Jangan berbicara
seperti sedang ngobrol
dengan seseorang.

Topik Presentasi

Memilih Topik
Tolaklah topik-topik yang
tidak termasuk dalam
bidang keahlian Anda.
sodorkan topik yang
sungguh Anda kuasai.
Lakukanlah tandem, bila
secara teknis topik
bersinggungan dengan
bidang lain.

Topik yang baik haruslah relevan


dengan kebutuhan audience,
aktual, berisi wawasan teoritis
(mampu menjelaskan suatu
fenomena), praktis sekaligus
mudah dipahami, terfokus, dan
dapat disajikan dengan menarik.
Adakalanya tanpa teoritis.
Biarkanlah diri Anda bercerita
dari pengalaman pribadi

Mengembangkan Topik
Perkayalah topik Anda dengan bacaan.
Perkayalah topik Anda dengan hal yang
sebenarnya sedang terjadi dalam dunia
nyata.
Latihlah daya pikir dengan melakukan
presentasi di kalangan terbatas.
Pangkas bagian-bagian yang tampaknya
membuat Anda tidak fokus, ragu-ragu,
atau menyita waktu presentasi
Tulislah materi dalam bentuk kerangka
berfikir sebelum Anda menyajikannya.

Kerangka Berfikir (Logical Structure)


Headings (Main Point)
Sub headings
Supporting detailsSub

Main Point

Sub
detail

detail

Detail
Detail

Sub

LIMA LANGKAH SUKSES (5LS)


PUBLIC
SPEAKING
Hudoro Sameto, MBA

1. SURVEY
Undangan: tanggal, tempat, waktu,
acara, busana
Audience: siapa, status sosial,
intelektualitas, interest, bahasa
Tempat bicara: jarak dari rumah,
akustik, sarana AV, susunan kursi,
podium, interior
Pendalaman topik: dari sumber
primer, sekunder, angka, atau
gambar pendukung

2. ANALISIS
Kumpulan data dan fakta
Buat catatan-catatan
Susun menurut urutan prioritas
Kaji secara analitis
Bila perlu ubah susunan prioritas

3. RENCANA/ BAGAN PIDATO


Buat sistematika pembukaan, inti
topik, penutup
Buat teks lengkap (stadium belajar)
Baca dan berlatih, ubah bila perlu
Buat catatan kecil sebagai panduan
(stadium mahir)

4. AKTUALISASI PIDATO
Catatan kecil, pakaian yang sesuai, alat AV
Usahakan tepat waktu
Sikap berdiri, sorot mata, ekspresi wajah
yang tepat
Suara, intonasi, bahasa, dan gramatika
yang baik
Gunakan sela dan pause serta selingan
dengan tepat
Gerakan tangan dan body language yang
sesuai
Blocking dan penggunaan alat AV dengan
benar

5. PENCATATAN & EVALUASI


Buat catatan yang perlu tentang hasil
pembicaraan
Minta komentar rekan yang ikut hadir
Buat koreksi bila diperlukan
Evaluasi seluruh proses dengan cermat

JENIS PRESENTASI
Presentasi Teks (Reading Presentation)
Bentuk penyajian dimana penyaji
sepenuhnya menggunakan teks (membaca
kata demi kata yang tertuang dalam kertas
penyajian)
Presentasi Hafalan (Memorized Presentation)
Gaya penyajian dimana isi bahan sajian
ditulis dalam bentuk teks tertulis lalu
dihafalkan. Contohnya laporan hasil studi
singkat, hasil kunjungan atau observasi.

Penyajian Spontan (The Impromptu


Presentation)
Penyajian langsung informal tanpa persiapan
yang matang dipihak pembicara, Contohnya;
pertemuan khusus anda diminta memberi
sambutan karena kapasitas dan posisi anda.

Penyajian dgn kartu (The Note Cards


Presentation)
Penyajian dengan kartu berisi uraian penyajian
sesuai nalar pendengar, namun inti sajian tetap
disesuaikan dengan tujuan penyajian. Teknik
penyajian bebas, natural, dipersiapkan dengan
matang dan sesuai tingkat respon pendengar.

TEKNIK MEMIMPIN
PERTEMUAN/KONFERENSI/SEMINAR
(URAIAN TUGAS MODERATOR)

Pembukaan Umum
Ucapan selamat datang kepada para peserta
Uraian singkat latar belakang dan tujuan presentasi
Perkenalan biodata penyaji dan perkenalan thema
presentasi
Penentuan waktu dan mekanisme sesi tanya jawab
Mengundang pembicara menyajikan presentasi
(penyajian oral oleh pembicara)
Mengundang pendengar untuk bertanya (diskusi dan
tanya jawab dengan pendengar, moderator dan penyaji)
Rangkuman umum inti presentasi yang disajikan
Ucapan terima kasih kepada penyaji dan pendengar
Moderator menutup presentasi

CONTOH UNGKAPAN UNTUK SETIAP


LANGKAH MODERATOR

Pembukaan Umum
Baiklah Ibu dan Bapak sekalian, kita mulai
penyajian ini,

Ucapan Selamat Datang Peserta


Selamat pagi dan selamat datang kepada Ibu
Bapak sekalian didalam penyajian ini,.yang
berjudul,.

Uraian Singkat Mengenai Latar


Belakang dan Tujuan Presentasi
Hadirin sekalian, penyajian berikut bertujuan
untuk, Dengan bidang cakupan meliputi ,
Perkenalan Penyaji (Biodata)

Penentuan Waktu dan Mekanisme sesi


Tanya Jawab
Perlu saya kemukakan bahwa diakhir
penyajian ini kami menyediakan sesi tanya
jawab kepada pendengar sekalian.
Ibu Bapak, apabila ada pertanyaan,
pembicara dengan senang hati akan
menjawab apa saja pertanyaan yang
dilontarkan.

Mengundang pembicara menyajikan


presentasi
Dengan ini kami mengundang Bapak,
.untuk menyajikan makalahnya,
Bapakpersilahkan.

Mengundang pendengar untuk


bertanya
Hadirin sekalian, dalam sesi tanya
jawab berikut perlu kami tekankan
bahwa sebelum bertanya, silahkan
memperkenalkan diri dan instansi
masing-masing, baik kami persilahkan
penanya pertama.

JENIS-JENIS ALAT BANTU/MEDIA

Charts
Vidio dan Film
Sampel/Contoh
Handouts
Cartoons, Poster
Studi Kasus
Demonstrasi
Ilustrasi, Diagram, Peta
Slides
Replika
Manual, Pamphlets, Bulletin
Photography, Tectbook
Cerita

SYARAT ALAT BANTU EFEKTIF

Mudah
Murah
Praktis
Aman
Kesesuaian bahan dengan metode
penyajian
Kesesuaian media dengan
karakteristik peserta
Tepat, daya tahan (kuat),
Tersedia

TEKNIK MENJAWAB PERTANYAAN


Dengarkan pertenyaan secara atentif
tanpa interupsi
Dengarkan pertanyaan secara
empati
Dengarkan secara konstruktif
Dengarkan secara analitis
Selalu bertanya pada diri
sendiri.Apa yang anda maksud
Dengarkan dengan pikiran tersebut

PRESENTASI KELOMPOK
Aturan Main

Aturan Main
1. Diadakan undian nomor urut tampil
2. Waktu yang disediakan 25 menit. Mencakup:
Setting 2 menit,Yel-yel 3 menit, Pemaparan 15 menit, dan
tanya jawab 5 menit (max 2 orang penanya)
1. Presentasi dipandu oleh dosen selaku moderator
2. Audience menilai kelompok yang sedang berpresentasi.
3. Skala penilaian 1 s.d. 7 dari mulai STS/STB s.d. SS/SB
4. Pertanyaan audience diajukan secara singkat dan jelas yang
jelas.
5. Penyampai presentasi tidak harus ketua kelompok, tetapi juga
anggota lainnya, atau secara bergantian
6. Pemberi jawaban atas pertanyaan audience bisa siapa saja
dari anggota kelompok
7. Tidak dibenarkan audience ribut, ngobrol, atau lainnya,
selama presentasi berlangsung, juga tidak asyik diskusi
dengan kelompoknya sendiri