Anda di halaman 1dari 11

Praktik Laboratorium

yang Benar
Good Laboratory Practice (GLP)
Ika Maulida Nurrahma

Part 4

Komponen GLP meliputi

Komponen VII

MUTU LABORATORIUM

Demi menjamin terpeliharanya mutu


dari waktu ke waktu, diperlukan
bakuan mutu berupa standar tertulis
yang dapat dijadikan pedoman kerja
bagi pelaksana.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan
mengikuti prosedur baku yang tertulis
akan menjamin konsistennya mutu
hasil yang dicapai.

Tiap pelaksana yang ditunjuk


memiliki pegangan yang jelas
tentang apa dan bagaimana prosedur
melakukan suatu aktivitas.
Standar yang tertulis memudahkan
proses pelatihan bagi tenaga
pelaksana baru yang akan
dipercayakan untuk mengerjakan
aktivitas.

Dokumen Bakuan Mutu

Pedoman mutu
Kebijakan mutu
SOP
Petunjuk teknis/ instruksi kerja
Dokumen pendukung lainnya i.e.
Tabel kalibrasi, rentang acuan
biologis dll

Semua petugas harus diberi instruksi


tentang penggunaan, penerapan dan
persyaratan penerapan panduan
mutu berikut dokumen yang diacu.
Seorang petugas harus ditunjuk oleh
manajemen lab untuk bertanggung
jawab atas pemutakhiran panduan
mutu.

Komponen SOP

Judul ditulis dengan singkat namun jelas


Penamaan judul jangan rancu dengan prosedur lain
Riwayat revisi dicantumkan
Tanggal mulai diberlakukan SOP tsb
Tujuan dan ruang lingkup SOP
Penanggung jawab
Referensi
Definisi (semua istilah yg digunakan dalam SOP)
Prosedur kerja
Pengesahan

Pemantapan Mutu
Pemantapan mutu adalah kegiatan
pengawasan yang dilaksanakan
secara terus menerus agar tidk
terjadi penyimpangan/ error
sehingga diperoleh hasil
pemeriksaan yang tepat

Akreditasi
Pengakuan yang diberikan oleh departemen
kesehatan kepada laboratorium kesehatan
yang telah memenuhi standar yang
ditentukan.
Status akreditasi merupakan simbol bagi
laboratorium untuk meningkatkan citra dan
kepercayaan masyarakat
Dengan melihat sertifikat akreditasi maka
masyarakat dapat mengenali laboratorium
yang pelayanannya telah memenuhi standar

Terima Kasih