Anda di halaman 1dari 4

Kapan

Relationship
digunakan?

Routing

Digunakan pada discrete


manufacturing, contoh :
automobile, airplane, dan toys
industry
Hanya memiliki operation (tidak
memiliki phase)
Secara default akan
menggunakan standard
sequence, dimana operation
selanjutnya akan dimulai setelah
operation sebelumnya selesai

Recipe
Digunakan pada process industry,
contoh : food, paints, dan textile
industry
Setiap Operation harus
mempunyai minimal 1 phase
Secara default, tidak ada
hubungan antar phase

Routing

Recipe

Scheduling dengan routing :

Scheduling dengan recipe :

Dengan default scheduling seperti diatas, bagaimana jika ada industry yang menggunakan process
industry tapi phase didalam recipe-nya beroperasi secara serial?
Contoh, terdapat fase dosing/mixing dan bagging off dalam suatu master recipe. Secara operasional,
bagging off terjadi setelah material melewati dosing/mixing. Bagaimana mengatur schedulingnya?

Nah, untuk mengakomodasi kebutuhan di atas, maka bisa digunakan fitur relationship di dalam
master recipe.
Dengan menggunakan relationship, kita bisa mengatur scheduling produksi sesuai dengan
kebutuhan operasional.

Berikut hasil dari penggunaan relationship pada master recipe :

Hasil Schedulingnya

Dengan mendefinikan relationship antara phase 0020 dan 0040 dengan FS maka
scheduling berjalan secara serial.