Anda di halaman 1dari 11

IKTERUS

Metabolisme bilirubin .

Ikterus Ikterus adalah perubahan warna kulit. sklera mata atau jaringan lainnya (membran mukosa) yang menjadi kuning karena pewarnaan oleh bilirubin yang meningkat kadarnya dalam sirkulasi darah. Jika lebih dari 30 umol/dl  sklera ikterik. konsentrasi bilirubin plasma maksimal 17 umol/L (1 mg/dl). . Jika semakin meningkat kulit ikterik.

sindroma Dubin Johnson dan Rotor. efek samping obat . • Obstruksi saluran bilier . sirosis hepatis. leptospirosis. alkohol.Etiologi • hemolisis intravaskular (kelainan autoimun. mikroangiopati atau hemoglobinopati) • Kelainan hepatoseluler : Hepatitis. tumor hati multipel.

.

Patofisiologi .

. Peningkatan hemolisis sel darah merah merupakan penyebab utama peningkatan pembentukan bilirubin. sedangkan sisanya 2030% berasal dari protein heme lainnya yang berada terutama dalam sumsum tulang dan hati.Prahepatik Pembentukan Bilirubin. Sekitar 250 sampai 350 mg bilirubin atau sekitar 4 mg per kg berat badan terbentuk setiap harinya. 70-80% berasal dari pemecahan sel darah merah yang matang.

Konjugasi. Liver uptake. . Karena albumin tidak terdapat dalam empedu. Bilirubin bebas yang terkonsentrasi dalam sel hati mengalami konjugasi dengan asam glukoronik membentuk bilirubin diglukuronida / bilirubin konjugasi / bilirubin direk. Pengambilan bilirubin melalui transport yang aktif dan berjalan cepat. bilirubin harus dikonversikan menjadi derivat yang larut dalam air sebelum diekskresikan oleh sistem bilier.intrahepatik Intrahepatik yaitu menyangkut peradangan atau adanya kelainan pada hati yang mengganggu proses pembuangan bilirubin 1. 2. namun tidak termasuk pengambilan albumin. Bilirubin tidak terkonjugasi merupakan bilirubin yang tidak larut dalam air kecuali bilirubin berikatan dengan albumin.

Pascahepatik Duktus biliaris ekstrahepatik tersumbat . tumor (carsinoma caput pankreas) atau pankreatitis. Pada kondisi ini bilirubin terkonjugasi yang meningkat. terutama oleh batu empedu . .

nonkolestasis : syndrom dubinjhonson. syndrom rotor . Hiberbilirubinemia tak terkonjugasi •. syndrom crigler-najjar 2. Hiperbilirubinemia terkonjugasi •.Penyakit gangguan metabolisme bilirubin 1. kolestasis •. syndrom gilberd •.

• Aru w. ilmu penyakit dalam.PDSDI jakarta 2010 . EGC jakarta 2011 • Behrman. Saunders. Sudoyo dkk. Textbook of Pediatrics. Kliegman. 596-598. 2004.Daftar Pustaka • Stefan silbernagl. florian lang teks dan atlas bewarna patofis. 17th edition. Jenson. New Yorkl. Kernicteru.