Anda di halaman 1dari 31

Ir Iyus Rusmana MT

Teknik Elektro STTNAS

PENDAHULUAN
APA YANG
SAUDARA
LIHAT DARI
GAMBAR
TERSEBUT ?

Ir H Iyus Rusmana M Eng - STTNAS

REPRESENTASI CITRA

Ir H Iyus Rusmana M Eng - STTNAS

REPRESENTASI CITRA
Suatu citra bisa didefinisikan sebagai fungsi

2D, f(x,y), dengan :


x dan y adalah koordinat spasial
amplitudo f pada pasangan koordinat (x,y) yang

disebut intensitas atau tingkat keabuan citra


pada titik tersebut

Jika x, y dan f semuanya berhingga, dan

nilainya diskrit, kita menyebut citra tersebut


sebagai citra digital.

Ir H Iyus Rusmana M Eng - STTNAS

RGB

GREY
SCALE

Ir H Iyus Rusmana M Eng - STTNAS

BINARY

Palet Warna
Bagaimana sebuah citra direpresentasikan dalam

file?
Pertama-tama seperti halnya jika kita ingin melukis

sebuah gambar, kita harus memiliki palet dan kanvas

Palet: kumpulan warna yang dapat membentuk citra, sama


halnya seperti kita hendak melukis dengan cat warna, kita
memiliki palet yang bisa kita isikan berbagai warna cat air
Setiap warna yang berbeda dalam palet tersebut kita beri
nomor (berupa angka)
Contoh untuk citra monokrom (warnanya hanya putihabuabu-hitam), berarti kita memiliki palet sbb:

Kanvas & Matriks


Setelah itu kita dapat menggambar menggunakan warna-

warna dalam palet tersebut di atas sebuah kanvas


Sebuah kanvas dapat kita anggap sebagai sebuah
matriks dimana setiap elemen dari matriks tersebut bisa
kita isikan dengan salah satu warna dari palet
Informasi tentang palet (korespondensi antara warna
dengan angka) disimpan dalam komputer (program
pembuka citra seperti Paint, Photoshop, dll) sehingga
sebuah file citra dalam komputer hanya perlu
menyimpan angka-angka yang merepresentasikan
sebuah warna.
sebuah citra direpresentasikan dalam sebuah matriks
yang berisi angka-angka
7

Ir H Iyus Rusmana M Eng - STTNAS

Contoh

201 188
144 145
199 200
102 117
207 221
104 97
231 219
89
227 223
65
217 211
40
208 195
19
198 187
90
195 184

181 185 180 147 140 149 155 138 144


201 188 139 132 147 150 143 123 112
222 136

90 111 125 145 140 138 122

200

90

65

84

84

107

95

92

181

74

72

89

92

86

77

63

50

55

166

85

47

75

82

83

75

42

42

39

179 131

54

68

66

72

46

21

15

24

181 141

53

54

55

59

37

21

37

66

170 134

52

38

42

45

35

43

98

92

99

Alur
Jika kita menyimpan gambar kucing tadi ke dalam sebuah file

(kucing.bmp), maka yang disimpan dalam file tersebut adalah


angka-angka yang diperoleh dari matriks kanvas.

File kucing.bmp:
Header
Angkaangka
dari
matriks

input

Program pembuka
citra
(Paint, Photoshop, dll)

Ditampilkan di layar

Informasi palet dan format file citra


10

Representasi dalam File


Untuk Windows Bitmap Files (.bmp)
Ada header berisi informasi jumlah baris dan kolom dalam

citra, informasi palet, dll


Header langsung diikuti dengan angka-angka dalam
matriks, disusun perbaris
Baris pertama langsung diikuti baris kedua, dst
Bagaimana mengetahui awal suatu baris? (misal untuk
membedakan citra berukuran 100x200 dengan 200x100)
lihat informasi jumlah baris dan jumlah kolom di header
Header

Baris 1

..

Baris terakhir

11

HUBUNGAN TIGA DISIPLIN ILMU


Pengenalan Pola
Citra
Grafika
Komputer

Kecerdasan
Buatan

Pengolahan
Citra

20/09/16

Deskripsi/
Informasi

PERTEMUAN KE-1

12

HUBUNGAN TIGA DISIPLIN ILMU


Pattern Recognition menerjemahkan

citra menjadi informasi yang


merepresentasikan citra tersebut
Computer Graphics menvisualisasikan
suatu informasi menjadi citra.
Artificial Intellegent menerjemahkan
informasi input menjadi informasi lain
untuk mengambil keputusan.

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

13

CITRA DAN PENGOLAHAN CITRA


CITRA (Image) Gambar pada bidang dua dimensi
Citra dibagi menjadi citra tampak dan citra tak Tampak

CITRA Citra Tak


Tampak
Fungsi
Matema
Kontinu
tisDiskrit
(Citra Digital)

Citra
Tampak
Gamba
Foto
r
Gambar
Lukisan

Citra Optis
Pengelompokan Jenis Jenis Citra

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

14

CITRA DAN PENGOLAHAN CITRA


Pengolahan Citra (Image Processing) :

Pemrosesan Citra, Khususnya menggunakan


komputer, menjadi citra yang kualitasnya lebih
baik
Input berupa citra dan outputnya berupa citra
yang kualitasnya lebih baik dari citra input.
Pengolahan Citra Preprocessing pada bidang
computer vision

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

15

OPERASI PENGOLAHAN CITRA


Perbaikan kualitas citra ( Image Enhancement)
Pemugaran citra (Image Restoration)
Pemampatan citra (Image Compression)
Segmentasi citra (Image Segmentation)
Pengorakan/penguraian citra (Image Analysis)
Rekonstruksi citra (Image Reconstruction)

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

16

APLIKASI PENGOLAHAN CITRA


BIDANG PERDAGANGAN :
Pembacaan kode batang (bar code) yang tertera pada produk
yang dijual
Mengenali huruf / angka pada formulir secara otomatis

BIDANG PEMETAAN:
Klasifikasi penggunaan tanah melalui foto udara

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

17

APLIKASI PENGOLAHAN CITRA


BIDANG KEDOKTERAN :
Pengolahan citra sinar x untuk mammografi
Kedokteran Gigi (Orthodonti);
Kedokteran Biomedik

BIDANG HUKUM :
Pengenalan Sidik Jari
Pengenalan foto narapidana

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

18

Aplikasi Kedokteran Gigi (Orthodonti)

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

19

Aplikasi Kedokteran Gigi


Pada citra cephalometri, dapat dideteksi kurva bentuk dahi

manusia dari landmark Nasion (lekuk dahi ke hidung) sampai


ke Bergman (titik ubun-ubun)
Dari lengkung bentuk dahi dapat dihitung koefisien
transformasi Fourier dan transformasi Wavelet
Dari sampel laki2 dan perempuan dapat ditentukan aturan
keputusan berdasarkan analisis diskriminan, sehingga jenis
kelamin dapat ditentukan berdasarkan bentuk dahi tengkorak
manusia
Eksperimen menunjukkan penggunaan transformasi Wavelet
menghasilkan tingkat pengenalan yang lebih baik dari
transformasi Fourier
20/09/16

PERTEMUAN KE-1

20

Aplikasi Kedokteran (Biomedik)

Thorax X-Ray
Tissue

20/09/16

Standard Landmarks

PERTEMUAN KE-1

Thorax

21

Aplikasi Penginderaan Jarak Jauh

Urut kiri ke
kanan atas ke
bawah:
Citra Optik;
Klasifikasi Optik;
Fusi Joint
Prob.;
Citra
Radar; Klasifikasi
Radar;
Fusi High Rank.

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

22

Aplikasi Penginderaan Jarak Jauh

Urut kiri ke
kanan atas ke
bawah:
Citra Optik;
Klasifikasi Optik;
Citra
Hasil Mosaik;
Citra Radar;
Klasifikasi
Radar;
Citra Hasil Fusi.
20/09/16

PERTEMUAN KE-1

23

Aplikasi Pengenalan Karakter

Huruf A hasil scanning


thinning

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

Huruf A setelah

24

Human Biometrics & Features


Citra Wajah

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

Citra Sidik Jari

25

SUMMARY
1. Mata Kuliah Pengolahan Citra Digital

memberikan pemahaman tentang manfaat


pengolahan citra pada berbagai aplikasi.
2. Teknik Pengolahan Citra Digital digunakan
dalam dapat digunakan dalam bidang
krimininalitas, Kedokteran, dsb

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

26

SUMMARY
Pengolahan Citra Digital bersifat multidisiplin ilmu antara

lain komputer grafik, kecerdasan buatan dan komputer


vision.

20/09/16

PERTEMUAN KE-1

27

REFERENSI
1.
2.

3.

20/09/16

Rafael C. Gonzales dan Richard E. Woods, Digital


Image Processing, Edisi 2, Prentice Hall, 2002
Rafael C. Gonzales, Richard E. Woods dan Steven
L. Eddins, Digital Image Processing using
Mathlab, Prentice Hall, 2003
Achmad Balza, Firdausy Kartika. Teknik
Pengolahan Citra Digital dengan Delphi. Ardi
Publishing.Yogyakarta.2005.

PERTEMUAN KE-1

28

Representasi dalam File


Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp,

tif, jpg, dan sebagainya.


Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua. Misalkan ukuran
header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka
ukuran file bmp tersebut adalah : H + data citra = H + 10000 Byte
Bagian data citra (10000 byte) sebenarnya bisa dikompresi agar
ukuran file tidak terlalu besar. Salah satu cara kompresi adalah
dengan terlebih dahulu mentransformasikan citra ke ruang yang
berbeda (contoh: format file JPEG)
Topik ini lebih lanjut akan kita bahas di bahasan tentang
Transformasi

29

Kaitannya dengan
frekuensi?

Citra ambil 1 baris plot (sumbu x: posisi piksel

dalam baris, sumbu y: intensitas keabuan/warna)


Columns 1-9 :
71 70
70 70 73 77
81 83 73
..
Columns 307-315: 92 93 84 93 96 79 121 218 232
Columns 316-324: 233 74
0 11 24 14 14 13 11
..
Columns 397 through 400 : 24
8 13 15

30

Kaitannya dengan
Frekuensi?

Frekuensi dapat dilihat


perbaris dan perkolom
atau perbidang

31