Anda di halaman 1dari 14

MODUL 1

PENDIDIKAN
KEDOKTERAN
OLEH RUANG 5
NRI 073-090

KBK

Menekankan pada ketercapaian kompetensi


siswa, baik secara individual maupun klasikal.
Berorientasi pada hasil belajar dan
keberagaman.
Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan
pendekatan dan metode yang bervariasi.
Sumber belajar bukan hanya guru, tetapi juga
sumber belajar yang lain yang memenuhi unsur
edukasi.
Penilaian menekankan pada proses dan hasil
dalam upaya penguasaan atau pencapaian suatu
kompetensi.

PERBEDAAN KBK DENGAN


SISTEM LAMA
Kurikulum 1994
Pendekatan pada isi/materi
Standar Akademis yang diterakan seragam
Berbasis konten
Materi yang tidak sesuai dengan kebutuhan
Bersifat sentralisasi
Teachersentris
Pengetahuan, keterampilan, dan sikap
dikemabngkan melalui latihan mengerjakan soal
Pembelajaran hanya di kelas
Evaluasi nasional tidak dapat menyentuh aspek
kepribadian peserta didik

KBK
Pendekatan pada pemahaman kemampuan/kompetensi
tertentu
Standar Kompetensi yang memperhatikan perbedaan
individual
Berbasis kompetensi
Sekolah dapat menyusun dan mengembangkan silabus
sesuai dengan potensi/kebutuhan
Bersifat desentralisasi
Guru sebagai fasilitator
Pengetahuan, keterampilan, dan sikap dikembangkan
berdasarkan pemahaman yang akan membentuk
kompetensi individual
Pembelajaran bisa terjadi di dalam dan di luar kelas
Evaluasi berbasis kelas, yang menekan pada proses dan
hasil belajar

SPICES
SPICES merupakan akronim dari:
Student-centered,
Problem-based;
Integrated;
Community-based(Consummer-based);
Elective; dan
Systematic.

PBL

Pembelajaran berpusat pd mahasiswa


Terintegrasi multidispliner
Pembelajaran orang dewasa
Pembelajaran Aktif
Pembelajaran berlangsung dlm kelompok kecil mahasiswa
(5-10 orang)
Dosen hanyalah fasilitator yg membimbing dan
mengarahkan mahasiswa
Problems adalah alat yg dipakai untuk mengembangkan
keterampilan clinical problem-solving skills
Problems merupakan fokus untuk menstimulasi
mahasiswa belajar
Informasi baru yang diperlukan diperoleh melalui selfdirected learning

LANGKAH-LANGKAH SEVEN
JUMPS

Klarifikasi terminologi dan konsep yang belum


dipahami,
Mendefinisikan Permasalahan,
Menganalisis permasalahan dan menawarkan penjelasan
sementara,
Menginventarisir berbagai penjelasanan yang
dibutuhkan,
Menformulasi tujuan belajar,
Mengumpulkan informasi melalui belajar mandiri
(independent learning),
Mensintesis informasi baru dan menguji serta
mengevaluasinya untuk permasalahan yang sedang
dikemukakan dan melakukan refleksi penguatan hasil
belajar.

OSCE

Standar pasien dan tujuan pemeriksaan klinis


terstruktur (OSCE)
Incognito standar pasien
Teknologi tinggi simulasi

Station (min 6) dengan 1 station istirahat


Satu keterampilan/station
Waktu (min 5 menit)
Standardized patients
Clinical & communication skills, interpersonal
behavior
Penilaian: checklist

DOKTER LAYANAN PRIMER

Memberi dukungan personal bagi setiap pasien dengan berbagai latar


belakang dan berbagai stadium penyakit
Memberikan pelayanan kedokteran secara aktif kepada pasien pada
saat sehat dan sakit
Membina keluarga pasien untuk berpartisipasi dalam upaya
peningkatan taraf kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan dan
rehabilitasi
Menyelenggarakan pelayanan primer secara paripurna menyeluruh,
dan bermutu guna untuk pelayanan spesialistik yang diperlukan
Membuat diagnosis medis dan psikologis, beserta penanganannya
secara cepat dan tepat
Menentukan apakah pasien memerlukan rujukan ke tingkat sekunder
atau tidak
Memberi pembinaan bekelanjutan
Melakukan pencegahan penyakit kronis dan membatasi kecacatan
melalui penilaian risiko, pendidikan kesehatan, deteksi dini
penyakit, pengobatan preventif, dan perubahan perilaku.

STANDAR KOMPETENSI DOKTER


INDONESIA

Area Komunikasi Efektif


Area Keterampilan Klinis
Area Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran
Area Pengelolaan Masalah Kesehatan
Area Pengelolaan Informasi
Area Mawas Diri dan Pengembangan Diri
Area Etika, Moral, Medikolegal,
Profesionalisme serta Keselamatan Pasien

KESIMPULAN
Pendidikan Kedokteran yang berdasarkan Kurikulum
Berbasis Kompetensi (KBK) diharapkan dapat
menghasilkan mahasiswa kedokteran yang aktif, kritis,
mandiri, dan memaksimalkan potensi diri. Oleh karena
itu, diperlukan sistem-sistem dan metode pembelajaran
sbb:
SPICES
PBL
Independet learning
7 Jumps
Logbook
Pleno
OSCE
dll

DAFTAR SUMBER BACAAN

www.bpn.ismki.org
www.fkunsri.org
www.jurnalmedika.com
www.dikti.go.id
www.unud.ac.id
Konsil Kedokteran Indonesia. 2006. Standar
Kompetensi Dokter. Jakarta, Konsil Kedokteran
Indonesia.
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik
Indonesia Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti
Pendidikan Tinggi.
Sumber belajar lainnya: hand out, diktat, artikel,
presentasi, dll.

ANGGOTA KELOMPOK

ABRAHAM THEODORE SUHENDRA


FAJRIAN LUBIS
LUCKY TULUNG
HOLY POLUAN
NOVITA LIMBU TASIK
TERESITA N
DENTY S
ELGA ELFINA OMPI
MARILLYN M T
ALBERTHA M CHRISTIN

CHRISTIN TATUKUDE
SAVITRI M NUR
ELRIL LANGI
KARLIN ABDULRADJAK
POPI TANAMBEL
DWI AYU PRIMADANA
GIOVANNY GRACIA THENO
DAVID C TOOY