Anda di halaman 1dari 33

s

Ca

r
o
p
re

Cephalo-Pelvic
Disproportion
Ketuban Pecah Dini
(KPD)
Maulana Agies Riadi
Erlyn Yulita C

Pembimbing: dr. Aranda


Trisandyadenta, Sp.OG

IDENTITAS PASIEN
Nama

: Ny. R K

Umur : 32 tahun
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat

: Jln. Sumur Batu Raya

Tgl. Masuk : 3 Oktober 2015


Dokrer yang Merawat: dr. Aranda T,
Sp.OG

KELUHAN UTAMA:
Pasien mengeluhkan merasa cemas karena akan Sectio
Caesar
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG:
G2P1A1 Hamil 40 minggu datang ke RSIJ Cempaka Putih
dengan keluhan merasa cemas karena akan dilakukan
operasi SC a/i panggul yang sempit. Pasien tidak merasa
mulas, tidak ada lendir ataupun darah yang keluar. Pasien
juga menyangkal ada keluar air - air dari jalan lahirnya. Tapi
pasien mengeluhkan pinggang terasa pegal, terasa nyeri
pada bagian daerah suprapubis.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU:
Os mengatakan tidak memiliki riwayat Hipertensi,

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA


Os mengatakan di keluarga tidak ada yang memiliki
riwayat hipertensi, diabetes mellitus, ataupun asma.
RIWAYAT PENGOBATAN:
os mengaku hanya mengkonsumsi vitamin hamil saja.
RIWAYAT ALERGI:
Tidak memiliki riwayat alergi terhadap makanan, debu,
maupun obat-obatan.
RIWAYAT PSIKOSOSIAL:
Os mengaku jarang olahraga hanya jalan pagi saja. Pola
makan teratur, sering mengkonsumsi buah dan sayur.
Selama hamil nafsu makan meningkat. Tidak meminum
minuman beralkohol, tidak merokok.

RIWAYAT OBSTETRI
RIWAYAT PERKAWINAN:
Perkawinan pertama, masih menikah, lama pernikahan 3
tahun.
RIWAYAT HAID:
Menarche : 15 tahun
Lama haid : 5-7 hari
Siklus haid
HPHT

: 28-30 hari
: 25 Januari 2015

Taksiran Persalinan: 1 Oktober 2015


RIWAYAT ANC:
ANC rutin ke rumah sakit.

Riwayat Persalinan
Gravida (3), Aterm (1), Premature (0), Abortus (1), Anak
Hidup (1), Sectio Caesarea (-)

No

Tempat
Penolon
berasali
g
n

1.

2.

RS

3.

Sekara
ng

Bidan

Bidan

Anak
Thn
2013

Aterm
10
minggu

(abortus
)
2014 39
minggu

Jenis
persalinan

Penyuli
t

JK

Spontan per
vaginam

Pere
mpu
an

2800gr /
48cm

BB (g)
PB (cm)

PEMERIKSAAN FISIK:

Keadaan Umum:
Tampak sakit sedang

Kesadaran:
Composmentis

BB : 78 kg
TB : 165cm
IMT

: 28,65 (Obesitas)

TANDA VITAL

STATUS GENERALIS
Kepala

: Normocephal

Mata : Sklera ikterik -/-, konjungtiva anemis -/-, reflex pupil +/+
Mulut : Kering (-), sianosis (-)
Leher

: Pembesaran KGB submandibula -/-, pembesaran kelenjar

tiroid -/Thoraks

: Normochest, gerak simetris

Paru : Vesikular +/+, wheezing -/-, ronkhi -/Jantung

: Bunyi Jantung I & II murni, regular

Ekstremitas:
Atas
: Akral hangat +/+, edema -/-, CRT <2 detik
Bawah : Akral hangat +/+, edema -/-, CRT <2 detik

STATUS OBSTETRI
TFU

: 36 cm

TBJ

: 3875 gram

HIS

: (-)

DJJ

: 155 dpm

PALPASI ABDOMEN:

Inspeksi

: linea nigra (+), striae gravidarum (+)

Leopold I

: Teraba bagian besar, tidak melenting, kesan

bokong.
Leopold II

: bagian kiri teraba datar memanjang, kesan

punggung, bagian kanan teraba bagian-bagian kecil dari janin,


kesan ekstremitas.
Leopold III

: teraba bagian besar, melenting, kesan kepala

Leopold IV

: Divergen

PEMERIKSAAN USG
1 Oktober 2015

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Rujukan

Hemoglobin

12.4

g/dL

11.7 15.5

Eritrosit

4.45

10/uL

3.80 5.20

Leukosit

11.37

10/uL

3.60 11.0

37

35 47

223

10/uL

150 440

pasien

8.7

detik

9.3 11.4

kontrol

10.0

detik

Pasien

28.6

detik

31.0 47.0

kontrol

32.0

detik

Hematokrit
Trombosit
FAAL HEMOSTASIS
MASA PROTROMBIN

APTT

RESUME
G2P1A1 Hamil 40 minggu datang ke RSIJ Cempaka Putih dengan
keluhan merasa cemas karena akan dilakukan operasi SC a/i panggul
yang sempit. Pasien tidak merasa mulas, tidak ada lendir ataupun
darah yang keluar. Pasien juga menyangkal ada keluar air air dari
jalan lahirnya. Tapi pasien mengeluhkan pinggang terasa pegal,
terasa nyeri pada bagian daerah suprapubis.
Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah: 120/70mmHg,
RR: 20x/menit, N: 84x/menit Suhu: 36,5C. Pada pemeriksaan luar
didapatkan TFU: 36 cm, TBJ: 3875 gram, letak anak memanjang,
presentasi kepala, punggung kiri, DJJ: 155x/menit.
Kesan USG Janin tunggal hidup intrauterine. Letak Kepala. Usia

kehamilan 40 minggu. TBJ 4000 gram. Plasenta insersi di fundus.

DIAGNOSIS KERJA:
Ibu

: G3P1A1, usia 32 tahun, hamil 40 minggu dengan CPD

Anak

: Janin tunggal, hidup, intrauterin. Presentasi kepala.

RENCANA TINDAKAN:
Observasi TTV
Pro SC

LAPORAN PERSALINAN

Bayi lahir SC tanggal 03 oktober 2015, jam 13.20. bayi laki-laki


dengan berat 4200 dan panjang 52 cm, apgar score 8/10.
Keadaan ibu post partum
KU baik, tekanan darah 100/70mmHg, nadi 80x/menit, pernafasan
20x/menit, Suhu 36.5C.

Dokter : dr. Aranda Trisandyadenta, Sp.OG

PENGOBATAN
Calneksi 3x1
Mefinal 3x1

03 Oktober 2015, Jam 16:00


-

: Nyeri luka bekas op

O: -TD 100/70mmHg

04 Oktober 2015
S: Nyeri luka bekas op
O: - TD 110/70mmHg

-HR 80x/menit

- HR 82x/menit

- RR 18x/menit

-RR 20x/menit

- S 36.7C

S 36.5C

A: Post SC

A : Post SC h-1

P:

P:

- Cefixime 3x1

- Cefixime 3x1

- Mefinal 3x1

- Mefinal 3x1

05 Oktober 2015
S: Tidak ada keluhan

06 Oktober 2015

O:

S: Tidak ada keluhan

TD 110/80mmHg

O:

HR 84x/menit

TD 110/80mmHg

RR 20x/menit

HR 84x/menit

S 36.4C

RR 20x/menit

A:

S 36.4C

Post SC h-2

A:

P:

Post SC h-3

Cefixime 3x1

P: Os boleh pulang

- Mefinal 3x1

TINJAUAN
PUSTAKA

Cephalopelvik Disproportrion
Cephalopelvik Disproportrion (CPD) adalah
tidak ada kesesuaian antara kepala janin dengan
bentuk dan ukuran panggul Ibu.
CPD dapat disebabkan oleh kurangnya kapasitas
panggul, ukuran anak yang besar atau yang paling
sering adalah kombinasi antara kedua hal tersebut.

Jenis-jenis
panggul

Pintu Atas Panggul

Pintu atas panggul dinyatakan sempit bila ukuran


Diameter antero-posterior terpendek < 10 cm
Diameter tranversal terbesar < 12 cm
Perkiraan Diameter AP Pintu Atas Panggul dilakukan
melalui pengukuran Conjugata Diagonalis secara manual
(VT) dan kemudian dikurangi 1.5 cm ; sehingga
kesempitan pintu atas panggul sering ditegakkan bila
ukuran CD < 11.5 cm.

Mengukur conjugata diagonalis

Pintu Tengah Panggul


Bidang obstetrik Bidang Tengah Panggul terbentang dari tepi
bawah simfisis pubis melalui spina ischiadica dan mencapai
sacrum didekat pertemuan antara vertebra Sacralis 4 5.
Garis penghubung kedua spina ischiadica membagi Bidang
Tengah Panggul menjadi bagian anterior dan bagian posterior.
Batas anterior Bidang Tengah Panggul bagian anterior adalah
tepi bawah Simfisis Pubis dan batas lateralnya adalah rami
ischiopubic.
Batas dorsal Bidang Tengah Panggul bagian posterior adalah
sacrum
dan
batas
lateralnya
adalah
ligamentum
sacrospinosum.

Ukuran rata-rata Bidang Tengah Panggul :


Diameter tranversal (interspinous) = 10.5 cm
Diameter AP (tepi bawah SP sampai pertemuan S4 S5)
11.5 cm
Diameter Sagitalis Posterior - DSP ( titik pertengahan
diameter interspinous dengan pertemuan S4 S5) 5 cm

Kesempitan BTP tidak dapat dinyatakan secara tegas


seperti kesempitan PAP
Chen dan Huang ( 1982) :
BTP diperkirakan mengalami kesempitan bila jumlah dari
Diameter Interspinous + DSP ( normal 10.5cm + 5cm =
15.5 cm) kurang dari 13.5 cm. Dengan demikian maka
BTP diduga mengalami penyempitan bila interspinous
Dugaan adanya kesempitan BTP adalah bila pada
pemeriksaan panggul teraba adanya penonjolan spina
ischiadica yang menyolok.

Pintu Bawah Panggul


Pintu Bawah Panggul dinyatakan sempit bila diameter
intertuberosa <8cm.
Pintu Bawah Panggul berbentuk dua buah segitiga yang
memiliki satu sisi bersama ( berupa diameter
intertuberous) dan tidak terletak pada bidang yang sama.
Apex segitiga anterior permukaan posterior arcus pubis.
Apex segitiga posterior ujung vertebra sacralis terakhir
( bukan ujung coccyx).

PENILAIAN KAPASITAS PANGGUL

1. Pengukuran Conjugata Diagonalis dengan pemeriksaan


panggul
2. Pengukuran diameter interspinarum
3. Penonjolan spina ischiadica
4. Sudut arcus pubis <90 derajat
5. [ Pemeriksan X-ray pelvimetri ]
6. [ Computed Tomography Scanning ]
7. [ Magnetic Resonance Imaging ]

Ukuran Luar Panggul


Distansia Cristarum : (28-30cm)
merupakan jarak terpanjang antara dua tempat yang simetris
pada krista iliaka sinistra dan dekstra.

Distansia Spinarum : (24-26cm)


merupakan jarak antara SIAS dekstra dan sinistra.

Konjugata Eksterna : 18cm


merupakan jarak antara bagian atas simfisis ke prosesus
spinosus lumbal

Gambar 2a
1.
2.
3.

Distantia Cristarum
Distantia Spinarum
Conjugata Externa

Gambar 2b
Conjugata Externa

Penatalaksanaan
Sectio Sesarea

DAFTAR PUSTAKA
Cunningham, F. Gary. 2010. Obstetri Williams, Edisi 23.
Jakarta: EGC.
Prawirohardjo, Sarwono. 2013. Ilmu Kebidanan, Edisi
Keempat. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo.