Anda di halaman 1dari 56

LINGKUNGAN

PENGENDAPAN
(Minggu III & IV)

LINGKUNGAN PENGENDAPAN

Lingkungan Pengendapan: adalah


tempat mengendapnya material
sedimen dalam kondisi fisik, kimia
dan biologi tertentu yang mencirikan
terjadinya mekanisme pengendapan
tertentu
(Gould,
1972).
- Sebutkan pengertian
dari Lingkungan
Pengendapan?
- Berikan penjelasan atas batasan kondisi fisik, kimia dan biologi
tertentu terhadap pembentukan reservoir yang baik.

PENGERTIAN SEDIMENTOLOGI

Sedimentologi adalah Ilmu yang mempelajari proses


pembentukan, transportasi dan pengendapan material
yang terakumulasi sebagai sedimen di dalam lingkungan
kontinen hingga laut yang selanjutnya membentuk
batuan sedimen.

Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material


yang ditransport oleh media air , angin , es , atau gletser
di suatu cekungan (suatu tempat sedimen berhenti
ditransportasi).

Batuan Sedimen adalah suatu batuan yang terbentuk


dari hasil proses sedimentasi, baik secara mekanik
maupun secara kimia dan organik dari suatu batuan yang
terbentuk sebelumnya (batuan beku, batuan metamorf,
batuan metasedimen dan batuan sedimen sendiri).

PENGERTIAN SEDIMENTOLOGI

Sedimentologi adalah Ilmu yang mempelajari proses pembentukan,


transportasi dan pengendapan material yang terakumulasi sebagai
sedimen di dalam lingkungan kontinen hingga laut yang selanjutnya
membentuk batuan sedimen.

Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material yang ditransport


oleh media air , angin , es , atau gletser di suatu cekungan (suatu tempat
sedimen berhenti ditransportasi).

Batuan Sedimen adalah suatu batuan yang terbentuk dari hasil proses
sedimentasi, baik secara mekanik maupun secara kimia dan organik dari
suatu batuan yang terbentuk sebelumnya (batuan beku, batuan metamorf,
-Ada berapa unsur utama dalam pengertian Sedimentologi? Apa
batuan metasedimen dan batuan sedimen sendiri).

saja?
- Batuan apa saja yang dapat menjadi sumber terbentuknya batuan
sedimen?
-Batuan sedimen apa saja yang paling umum dijumpai di Indonesia
sebagai reservoir?
-Kalau kita mendapatkan batupasir gampingan (calcareous
sandstone), lingkungan pengendapan apakah yang paling
memungkinkan?

PROSES SEDIMENTASI
-Ada berapa proses sedimentasi?,
Terdapat 3 (tiga) proses sedimentasi:
jelaskan?
1. Proses Mekanik
- Dalam dunia perminyakan, proses
2. Proses Kimiawi
mana saja yang dapat menghasilkan
reservoir yang baik? Mengapa?
3. Proses Organik

- Proses kimiawi paling banyak dijumpai


pada reservoir apa?
- Dimana umumnya proses organik
terjadi? Jejak atau track dari kegiatan
organisme merupakan salah satu
penciri Lingkungan Pengendapan,
jelaskan ?

1. Proses Mekanik
- Erosi air (sungai)
- Erosi es yang mencair
- Erosi angin (eolian)
- Abrasi air laut
2. Proses Kimiawi
- Proses akibat proses kimia (pelarutan)
3. Proses Organik
- Proses yang terjadi karena ulah atau kegiatan organisme.

SIFAT DAN KOMPOSISI BATUAN


SEDIMEN
Batuan sedimen terbentuk dari akumulasi mineral-mineral dan fragmenfragmen
batuan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi jenis batuan sedimen antara lain :
- Sumber material batuan sedimen (satu sumber atau beberapa
sumber batuan, yaitu dapat berasal dari batuan beku, batuan metamorf,
batuan sedimen, batuan sedimen sendiri atau percampuran dari beberapa
batuan tersebut)
- Sifat dan komposisi batuan sedimen sangat dipengaruhi oleh
material-material asalnya.
- Komposisi dan sifat fisik mineral/fragmen batuan sedimen : dapat
menentukan waktu dan jarak transportasi, tergantung dari prosentase
mineral-mineral stabil dan nonstabil. (mineral non stabil dalam jarak
dekat transportasi akan cepat hancur dan larut). Selama transportasi
berlangsung, terjadi perubahan terutama sifat fisik material-material
sedimen seperti ukuran ,bentuk butir , (roundness), sortasi (pemilahan).
-

SIFAT DAN KOMPOSISI BATUAN


SEDIMEN
Batuan sedimen terbentuk dari akumulasi mineral-mineral dan fragmen-fragmen
batuan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi jenis batuan sedimen antara lain :
- Sumber material batuan sedimen (satu sumber atau beberapa sumber batuan,
yaitu dapat berasal dari batuan beku, batuan metamorf, batuan sedimen, batuan
sedimen sendiri atau percampuran dari beberapa batuan tersebut)
- Sifat dan komposisi batuan sedimen sangat dipengaruhi oleh material-material
asalnya.
- Komposisi dan sifat fisik mineral/fragmen batuan sedimen : dapat
menentukan waktu dan jarak transportasi, tergantung dari prosentase mineralmineral stabil dan nonstabil. (mineral non stabil dalam jarak dekat transportasi
akan cepat hancur dan larut). Selama transportasi berlangsung, terjadi perubahan
terutama sifat fisik material-material sedimen seperti ukuran ,bentuk butir ,
- Apakah yang
sebagai mineral stabil dan tidak stabil?
(roundness),
sortasidisebut
(pemilahan).
-

-Kalau dalam satu batuan sedimen (batupasir) dijumpai mineral stabil dan
tidak stabil dengan prosentase yang hampir berimbang, apa yang dapat
diinterpretasikan dengan kondisi seperti ini?
-Kalau di dalam batupasir didapatkan fragmen batuan yang mempunyai
roundness bagus, apa yang dapat diinterpretasikan?
- Apa persyaratan utama bahwa suatu reservoir itu dianggap bagus?

PROSES PENGENDAPAN-KOMPAKSISEMENTASI-LITIFIKASI-REPLACEMENTREKRISTALISASI (1)

Proses Pengendapan
Pengendapan terjadi bilamana arus/gaya mulai menurun
sehingga berada di bawah titik daya angkutnya dalam suatu
tempat tertentu (darat-transisi-laut)
Kompaksi
Kompaksi terjadi karena gaya berat/grafitasi dari materialmaterial sedimen sendiri, sehingga volume menjadi
berkurang dan fluida yang mengisi pori-pori akan
bermigrasi /terkuras ke luar.
Lithifikasi dan Sementasi
Bila kompaksi terus berlangsung akan terjadi pengerasan
terhadap material-material sedimen. Sehingga meningkat
ke proses pembatuan (lithifikasi) dan sementasi (materialmaterial semen terikat oleh unsur-unsur/mineral yang
mengisi pori-pori antara butir sedimen).

PROSES PENGENDAPAN-KOMPAKSISEMENTASI-LITIFIKASI-REPLACEMENTREKRISTALISASI (2)

Replacement dan Rekristalisasi


Proses replacement adalah proses penggantian mineral
akibat pelarutan kimia menjadi mineral baru. Rekristalisasi
adalah perubahan atau pengkristalan kembali mineralmineral dalam batuan sedimen, akibat pengaruh
temperatur dan tekanan yang relatif rendah.
Diagenesis
Diagenesis adalah perubahan yang terjadi setelah
pengendapan berlangsung, baik tekstur maupun komposisi
mineral sedimen yang disebabkan oleh proses kimia dan
fisika.

DEPOSITIONAL ENVIRONTMENT

Press & Siever (1998)

Petroleum system : elements +


processes

elements : petroleum source rock, reservoir


rock, seal rock, and overburden rock.
processes : trap formation, generationmigration-accumulation of petroleum, and
preservation of accumulation.

AWANG H. SATYANA BPMIGAS

THE PETROLEUM SYSTEM


SEAL

Elements:

Source Rock
Generation & Maturity
Timing & Migration
Trap
Reservoir Rock
Seal (Cap Rock)

trapping
development

RESERVOIR

TI

NG
I
M

OVERBURDEN

SOURCE
ROCKS

ITY n
R
TU atio
A
M
er
n
e
g

i on
t
a
igr

Accumulation

HC

(Magoon & Dow, 1994)

Reservoir Rocks

A subsurface porous and permeable rock


body in which oil and/or gas is stored (Tver
& Berry, 1980).

For a rock to act as a reservoir it must have


pores to contain the oil or gas (porosity),
and the pores must be connected to allow
the movement of oil and gas (permeability).

AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Sandstone and Carbonate


Reservoirs

The primary porosity and permeability of sandstones are


dependent on the grain size, sorting and packing of
particulate sediments. Many siliciclastic reservoirs have a
strong diagenetic overprinting that modifies the
depositional porosities and permeabilities (like presence of
authigenic clay minerals in the pore space will reduce
porosity).

Carbonate reservoirs are characterized by extremely


heterogeneous porosity and permeability on a number of
scales. These heterogeneities are dependent on the
environment of deposition of the carbonate facies and on
the subsequent diagenetic alteration (dissolution,
dolomitization, fracturing, recrystallization, cements).

AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Lingkungan
Pengendapan

Continent / Darat
Coastal / Transisi
Marine / Laut

DARAT

Alluvial Fan / Kipas Darat


Lacustrine / Danau
Eolian / Angin
Fluvial / Sungai

TRANSISI

Pantai / Shore
Estuaria
Delta

MARINE

Shelf / neritik
Slope / batial

Alluvial Fan Environment

A continental environment characterized by


coarse sediments, shaped like an open fan,
deposited by an emerging mountain stream
with an outlet into a plain or broad valley.

Alluvial fan deposits are not generally


reservoir rocks for petroleum because they
fail to connect laterally to source rocks, do not
contain good source rock facies, are not
sufficiently extensive laterally, do not have
proper seals, have low permeability and
porosities.
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Alluvial Fan

Serra (1989)
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Desert Environment

A continental environment characterized by


deposits resulting from wind action (aeolian).
Three aeolian subenvironments : dune,
interdune, sand sheet.

Aeolian deposits are complex, heterogeneous


reservoirs due to : lateral discontinuity,
impermeable and permeable alternations,
various permeabilities and related textural
changes causing low transmissivity across
laminae, isolated reservoir.
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Desert

Skinner et al (2004)
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Braided Stream Environment

A continental environment characterized by


deposits resulting from a river system of an
interlaced network of low sinuousity channels.

Braided river deposits may constitute potentially


good reservoir rocks up to 30 % porosity and
permeabilities of thousands of millidarcys.

AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Braided Stream

Serra (1989)
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Serra (1989)
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Meander Stream Environment

A continental environment characterized by


deposits resulting from a river system of high
sinuousity channels generated by a mature
stream across its flood plain on a gentle slope.

Meandering river deposits may constitute


potentially good reservoir rocks up to 30 %
porosity and permeabilities of thousands of
millidarcys, but they are laterally restricted.
They often contain their own source rocks
(plant debris, peat, lignit, coal).
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Meander

Amazon River, South America


Toyota Foundation (2004)
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Delta Environment

A transitional environment characterized by sediments that


have been transported to the end of channel and deposited
at the margin of the standing water (lake, sea, ocean).

A Delta is the sedimentary deposit that forms at the mouth


of a river where intersects a coastline, although not all river
mouths have deltas (Lambiase, 2004).

Deltaic sands have generally good reservoir rocks up to 35


% porosity and permeabilities of thousands of millidarcys in
mouth bar deposits, the permeabilities are still good. Due to
general coarsening upward, reservoir qualities are better
developed towards the top; this is contrary with fluvial
deposits which are fining upward. Deltaic reservoirs are
being close proximity to potential sources. Growth faulting is
common, structural and stratigraphic traps are abundant.

AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Delta

Press and Siever (1998)

Mississippi Delta, Gulf of Mexico


AWANG H. SATYANA BPMIGAS

fluvial
tidal

delta front
pro-delta
(after Dalrymple 1992)

Fluvial
dominanated delta

Tide dominanated
delta

Wave dominanated
delta

Deltas generally subside by compaction, as well as basin tectonics, so slopes


are continuously renewed
This causes Lobe Switching to be repeated many times as an Autocyclic
process, or one without any external control

2
4
6

1
3

(Lambiase,

Allen and Mercier (1985)


AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Allen and Mercier (1985)


AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Allen and Mercier (1985)


AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Mouth bars shift seaward as a distributary system


advances, depositing long linear sand bodies called
Bar Finger Sand.

bar finger sand


(Fisk et al 1954 at Lambiase 2004.)

Pantai

Pantai dan Estuari

Shallow Marine Siliciclastic


Environments

Environments characterized by detrital deposits in


moderate water depth (10-200 m), or on nearshore
continent, under tides, waves, wind, longshore
currents, or storms as dominant sediment-moving
forces. They include deposits such as : estuarine,
tidal flats, intertidal sand bars, storm deposits,
barrier islands, beach ridges, shorelines.

Sand bodies have, generally, good reservoir


characteristics. Their volumes depend on each
depositional facies
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Shallow Marine

Skinner et al. (2004)


AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Reservoir Properties

shelf
offshore transition
shoreface
foreshore

Shoreface sands on wavedominated coasts


generally have excellent
reservoir potential
Sands are clean and
homogeneous and with
few permeability barriers
Sand bodies are laterally
continuous and are
orientated parallel to the
shoreline
(Lambiase, 2004).

Shallow Water Carbonate


Environments

Environments characterized by carbonate deposits


generated by biochemical processes in shallow water (<
100 m).

Carbonate rocks can have good reservoir characteristics


depending on the importance of diagenetic effects. When
dissolution has occurred, the porosity and permeability are
very high. Other diagenetic effects reduce the porosity. The
permeability is often related to the presence of fractures
which occur frequently in such rocks. Carbonate reservoirs
can be very thick and have a large extension. Source rocks
are often close to the reservoir rocks. Cap rocks are
composed of either shale or anhydrite beds.
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Coral Reefs

Coral Reefs, Society Islands, Pacific Ocean

Skinner et al. (2004)

AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Deep Sea Clastic Environment

Environments characterized by sediments deposited


in a large body of water below the action of waves,
resulting from sediment gravity flow mechanisms.

Due to the general immaturity of the sands, their


characteristics are often moderate to poor. The
permeability increases from distal to proximal fans.
Distal sands constitute sheet-like beds with no
vertical permeability. Proximal sands can be thick,
with good vertical permeability, with a shoestring
shape. Overpressures are often observed.

AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Deep Sea

bathimetric contour in meter

Deep sea fans of Indus and Bengal, Indian Ocean

Skinner et al. (2004)


AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Serra (1989)
AWANG H. SATYANA BPMIGAS

Skinner et al. (2004)


AWANG H. SATYANA BPMIGAS