Anda di halaman 1dari 12

Sebelum Mulai

Pelajaran Mari
Berdo’a dengan
membaca

1
ARUS &
HAMBATAN
LISTRIK
Oleh : Drs. M. Marheyanto

MAN 1 MetroBatanghari Lampung Timur

2
6.1 Arus dan Rapat Arus
Sebuah arus listrik i dihasilkan jika sebuah muatan
netto q lewat melalui suatu penampang penghantar
selama waktu t, maka arus (yang dianggap konstan)
adalah : q
i= ( 6.1)
t

Satuan arus adalah ampere (A), coulomb untuk


muatan q, dan detik untuk t.
Jika banyaknya muatan yang mengalir per satuan
waktu tidak konstan, maka arus akan berubah
dengan waktu dan diberikan oleh limit diferensial
dari persamaan (6.1), atau :
dq
i= ( 6.2) 3
dt
Perhatikan Simulasi Berikut ini
……!

Battery Player.swf

arah-arus.swf
arus-batery.swf

4
Besarnya rapat arus didefinisikan sebagai :
j= i
A
( 6.3)
Contoh 1 :
Arus tetap sebesar 2,5 A mengalir pada kawat selama 4,0
menit. (a) Berapa besar muatan yang mengalir melalui suatu
titik pada rangkaian ? (b) akan menjadi berapa elektron
muatan ini ?

Contoh 2 :
Sebuah kawat aluminium yang diameternya adalah 0,10 inci
dilas dari ujung ke ujung dengan menggunakan sebuah kawat
tembaga yang diameternya adalah sebesar 0,064 inci. Kawat
gabungan tersebut mengangkut sebuah arus tetap sebesar
10 A. Berapakah rapat arus di dalam setiap kawat ?
5
6.2 Hukum Ohm; Hambatan, Resistivitas,
dan Konduktivitas
Kita mendefinisikan hambatan (tahanan/
resistor) dari sebuah penghantar diantara dua titik
dengan memakaikan sebuah perbedaan potensial V
diantara titik-titik tersebut, dan dengan mengukur
arus i, dan kemudian melakukan pembagian :

R =V
i
(6.4 )
Jika V dinyatakan dalam volt dan i dinyatakan
di dalam ampere, maka hambatan akan
dinyatakan di dalam ohm (disingkat Ω).
6
Resistivitas (ρ) didefinisikan dari :
E
ρ= ( 6.5a )
j
Satuan SI dari ρ adalah Ω.m

Konduktivitas (σ) adalah kebalikan dari


resistivitas, diberikan oleh :
1
σ= ( 6.5b )
ρ

Satuan SI dari σ adalah (Ω.m)


7
-1
Dari hubungan : V i
E= dan j=
l A

Maka kita dapat menuliskan resistivitas ρ


sebagai : V
E l V A A
ρ= = = =R
j i i l l
A

Dan V/i adalah hambatan R , maka R


dituliskan sebagai : l
R=ρ ( 6.6) 8
A
Contoh 3 :
Sebuah bola lampu senter kecil menarik 300
mA dari baterai 1.5 V.
(a) Berapa hambatan bola lampu tersebut ?
(b) Jika tegangan turun sampai 1.2 V,
bagaimana arus akan berubah ?

9
6.3 Daya Listrik
Energi yang diubah bila muatan q
bergerak melintasi beda potensial sebesar V
adalah qV, maka daya P diberikan oleh :
energi yang diubah qV
P = daya = =
waktu t

Muatan yang mengalir per detik, q/t,


merupakan arus listrik, i. dengan demikian
kita dapatkan :
P = IV ( 6. 7 )
10
Dengan menggunakan hukum Ohm (V = iR),
akan didapatkan :

P = IV ( 6 − 8a )
P = I ( IR ) = I R
2
(6 − 8b)
2
 
V V
P =  V = (6 − 8c )
R R

11
Contoh 4 :
Sebuah pemanas listrik menarik 15 A
pada jalur 120 V, berapa daya yang
digunakannya dan berapa biaya per
bulan (30 hari) jika pemanas listrik
tersebut beroperasi 3,0 jam setiap hari
dan harga per kwh Rp. 450,-?

12