Anda di halaman 1dari 60

STRUKTUR DAN

KONSTRUKSI 5
BANGUNAN TINGGI
NAMA:
LEXY BULAKH
ROBINSON I. LILY
SEPRIO A. MBUIK

PENDAHULUAN
Secara umum bangunan tinggi
selain dapat mengantisipasi
kondisi lingkungan seperti
perbedaan suhu, tekanan
udara, dan kelembapan pada
bagian kulit, bangunan tinggi
juga harus dapat menghadapi
gaya vertikal/gravitasi dan
horizontal berupa angin (diatas
tanah) dan gempa (dibawah
tanah). Beban yang terjadi
pada bangunan harus diserap
dan diteruskan dengan aman
ke tanah dengan usaha
seminimal mungkin. Untuk itu,
susunan struktur bangunan
tinggi haruslah difungsikan
sebagai satu kesatuan dari
elemen - elemen struktur yang
di gabung.

KLASIFIKASI SISTEM STRUKTUR BANGUNAN


TINGGI

SISTEM RANGKA

Struktur rangka (rigid


frame) merupakan
struktur yang terdiri atas
elemen-elemen linear,
umumnya balok dan
kolom, yang
ujungujungnya
dihubungkan dengan
joints (titik hubung) yang
dapat mencegah rotasi
relatif diantara elemen
struktur yang
dihubungkannya.

STRUKTUR DINDING PEMIKUL (BEARING WALL)


Dinding pasangan batu alam atau bata buatan dapat
berfungsi sebagai dinding pemikul beban, khususnya beban
vertical bangunan.

CONTOH APLIKASI BEARING WALL

SRUKTUR DINDING GESER (SHEAR WALL)


Pada bangunan tinggi tahan gempa umumnya gaya-gaya
pada kolom cukup besar untuk menahan beban gempa yang
terjadi sehingga umumnya perlu menggunakan elemenelemen struktur kaku berupa dinding geser untuk menahan
kombinasi gaya geser, momen, dan gaya aksial yang timbul
akibat beban gempa.

SISTEM GANTUNG (KANTILEVER)


Merupakan struktur yang tidak mengunakan kolom
sebagai penyokong. Struktur ini biasanya lebih banyak di
gunakan pada bagian paling luar dari bangunan, seperti
balkon. Dan juga banyak di gunakan pada karya
arsitektur yang tergolong futuristik

Beban lateral
tanpa kolom
penyokong

Penyaluran
pembebanan gaya
lateral ke kolom
struktur

TINJAUAN
Tinjauan terhadap struktur shear wall (dinding geser)
Dinding geser berperilaku sebagai balok lentur kantilever. Oleh
karena itu dinding geser atau shear wall selain menahan
geser(shear force) juga menahan lentur. Panjang horisontal
dinding geserbiasanya 3-6 meter, dengan ketebalan kurang lebih
30 cm. Sistim shear wall merupakan elemen struktural berfungsi
sebagai penahan gaya-gaya lateral bangunan, dimana gaya-gaya
lateral yang bekerja merupakan gaya-gaya horizontal yang
bekerja pada diafragma dinding geser. Perletakan dinding geser
pada massa bangunan, baik massa bangunan yang berbentuk
lingkaran, segi-tiga, kotak atau persegi, adalah untuk mengatasi
lentur massa bangunan dengan perletakan sesuai titik berat
bangunan. Sehingga kekakuan massa bangunan dapat mengatasi
lentur akibat beban lateral yang bekerja.

Contoh perletakan dan penerapan shear wall


pada gedung tinggi

STUDI KASUS GEDUNG CENTRAL

Gedung central
park merupakan
jenis gedung
tower dan podium
dengan fungsi mix
used building,
terletak di
Indonesia.

Lantai GF

RUANG

LANTAI

CEILING

DINDING

MINI MARKET

HT Daisy

Gypsum + Cat

Acian + Cat

LOADING DOCK

Trowel Finish

Exposed

Acian + Cat

MAIN LOBBY

ST-05 (Indian Brown)

Gypsum + Cat

ST-05 (Indian Brown)

LIFT LOBBY

ST-05 (Indian Brown)

Gypsum + Cat

ST-05 (Indian Brown)

FCC

Trowel Finish

Exposed

Acian + Cat

Lantai UG

2 BR + 1

2 BR

Lantai 1-12

2 BR + 1

2 BR + 1
1 BR

1 BR

Lantai 15

RUANG

LANTAI

CEILING

DINDING

TRANSFORMER ROOM

Trowel Finish

Exposed

Acian + Cat Minyak 1,1 M

STORAGE

Keramik

Exposed

Acian + Cat

LOUNDRY

Keramik

Gypsum + Cat

Acian + Cat Skirting Keramik

SECURITY ROOM

Keramik

Gypsum + Cat

Acian + Cat Skirting Keramik

Lantai 16

RUANG

LANTAI

CEILING

DINDING

CHANGING ROOM

HM -12 (Artificial stone)

Gypsum WR + Cat

HM -12 (Artificial stone)

GYMNASIUM

HT (Cronos dan Jeus)

Gypsum + Cat

Plester aci + cat

RESTAURAN & CAFE

HT - Daisy

Gypsum + Cat

Plester aci + cat

FUNCTION ROOM

HT Daisy & Alexandra

Gypsum + Cat

Plester aci + cat

ENTRANCE LOBBY

Quartch ( Artificial Stone)

Gypsum + Cat

Plester aci + cat

Lantai 17-56

2 BR

2 BR

3 BR + 1

2 BR + 1

3 BR + 1

1 BR

1 BR

2 BR + 1

TOTAL UNIT APARTEMEN 3 TOWER = 342 X 3 = 1026


UNIT

3 BR + 1

2 BR + 1

2 BR

1 BR

2 BR

1 BR

3 BR + 1

2 BR + 1

Lantai ROOF

RUANG

LANTAI

CEILING

DINDING

ROOF TANK

Trowel Finish

Exposed

Acian + Cat

PUMP ROOM

Trowel Finish

Exposed

Acian + Cat

FAN ROOM

Trowel Finish

Exposed

Acian + Cat

LMR

Trowel Finish

Exposed

Acian + Cat

STRUKTUR
Sistem Struktur Gedung
Sistem Pondasi
Sistem Delatasi Gedung

Sistem Struktur Gedung


Tower Apartemen

Corewall Tower Apartemen

Sistem Struktur Gedung


Section Tower Apartemen

Core Wall
54 Lapis
Tinggi 202 m

Matfound H=3m

Sistem Struktur Gedung


Core Wall Tower Office

Corewall Tower Office

Sistem Struktur Gedung


Section Tower Office
Core Wall High Zone

Core Wall Low Zone

43 Lapis
Tinggi 194 m

Matfound H=3m

Sistem Pondasi
Denah Tiang Pancang
Jumlah Tiang Pancang Seluruhnya 6500 titik
Kedalaman = 14 s/d 48 m
Khusus Apartement 1200 titik

Sistem Pondasi
Kontur Kedalaman Tiang Pancang

Sistem Delatasi Gedung

Delatasi Apartemen
Delatasi Office

Hal-hal Khusus
Double Deck
Kolom Miring Office
Prestress di Office
Tangga Precast
Kolom Cabang
Diaphram Wall

Double Deck
Denah Double Deck

Double Deck
Potongan Double Deck

H=1,8 m

H=1,2m

Bondex

Kolom Miring Office

Prestress di Office

Tangga Precast
Beban = 2 Ton / bh

Kolom Cabang

Diaphram Wall
Denah Lokasi D - Wall

+10.287

+3.800

+5.800
+9.895

+3.800

+3.800
+5.800
+10.782

+3.800

SITE PLAN GALIAN TAHAP I

Diapragm Wall

Diaphram Wall
Section D - Wall
- Tebal dinding 400
- Cor ditempat
- Kedalaman sesuai Design

MEP SYSTEM

Electrical System
MVAC System
Plumbing System
Fire Fighting System
Vertical Transportation System

Electrical System Apartemen

Panel Room
(TM & TR)

Electrical System Apartemen


Layout Cable Feeder Lt. LGM

Shaft Cable Feeder

Genset Room
Gardu PLN

Electrical System Apartemen


Lay Out Cable Feeder Lt. Typical

KWH Meter Tiap Unit Apartemen


Shaft Elektrikal

MVAC System Apartemen


Outdoor AC, Unit Apartemen
Indoor AC, Unit Apartemen
Pressurized Fan

Drain Indoor Unit AC

Sumpit

Sumpit

Sumpit

MVAC System Apartemen


Layout MVAC Lt. Typical
Lokasi Indoor Unit
Lokasi Outdoor Unit
Shaft Drainase

Pressurized Fan

GWT Tower B
Pompa Transfer

Water Meter tiap Unit

Water Meter tiap Unit

Water Meter tiap Unit

Plumbing System Apartemen

Plumbing System Apartemen


Layout Installasi Air Bersih Lt. LG

GWT Apt-B

Water Meter
PDAM

Plumbing System Apartemen


Layout Installasi Air Bersih Lt. LGM

GWT Apt-B

WTP Room

Plumbing System Apartemen


Layout Installasi Air Bersih Lt. Roof

Lokasi Roof Tank

Boster Pump

Shaft Air Bersih

Waste Water

Sewage Water

Rain Water

Plumbing System
Apartemen
Sewage & Waste
Water System

Dari Kitchen

Plumbing System
Apartemen
Sewage & Waste
Water System

Rain Water

Shaft Sewage & Waste Water


Sewage & Waste Water

Collection Tank
Rain Water
STP
To GWT

Efluent Tank

WTP

Plumbing System
Apartemen
Sewage & Waste
Water System

Shaft Sewage & Waste Water

Hydrant

Sprinkler

Fire Fighting System Apartemen

Drain
GWT

Sumpit

Fire Fighting System Apartemen


Layout Fire Fighting Lt. LG

Shaft Apt - A
Shaft Apt - C
Shaft Apt - B
Sprinkler
GWT

Hydrant

Fire Fighting System Apartemen


Layout Fire Fighting Lt. Typical

Shaft FF

1 Unit Lift Service

3 Unit Pasanger Lift

1 Unit Lift Service

3 Unit Pasanger Lift

1 Unit Lift Service

3 Unit Pasanger Lift

Vertical Transportation System


Apartemen

Vertical Transportation System


Apartemen
Layout R.Mesin Lt. Typical

1 Fire Lift

3 Pax Lift

Vertical Transportation System


Apartemen
Layout R.Mesin Lt. Roof

R. Mesin Lift di Roof

SITE PLAN JALUR AKSES GF

Pelaksanaan Struktur Atas


Bekisting Kolom

Pelaksanaan Struktur Atas


Bekisting Balok dan Pelat

Pelaksanaan Struktur Atas


Core Wall Formwork + Climbing Scaffolding+Climbing Platform

Pelaksanaan Struktur Atas


Balok Prestress

Pelaksanaan Struktur Atas


Balok Prestress

SEKIAN DAN
TERIMA KASIH