Anda di halaman 1dari 93

LOADIN

Pendahulua
n

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Peta Konsep
Alat
Ekskresi

Sistem
Ekskresi
Ginjal

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Kelainan pada
alat ekskresi

Hepar

Empedu

Pulmo

CO2 , H2O

Integumen

H2O

Renal

H2O, Urea
NH3, A. Urat

Diabetes insipidus
Albuminuria
Uremia
Hepatitis
Diabetes insipidus

Pendahulua
n

Ginjal

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Jenis Pengeluaran

Ekskresi
Proses pengeluaran sisa metabolisme berupa
CO2, H2O, urea, NH3, asam urat dan garamgaram mineral
Sekresi
Proses pengeluaran enzim dan hormon dari
kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin
Defekasi
Proses pengeluaran sisa pencernaan makanan,
dalam bentuk feses oleh anus
Mikturisi / urinasi
Proses pengeluaran kelebihan air dalam bentuk
urin

Pendahulua
n

Ginjal

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Definisi Sistem Ekskresi

Sistem yang berfungsi mengeluarkan zat sisa


metabolisme yang tidak berguna dan bersifat
racun dalam tubuh.
Fungsi pokok sistem ekskresi
1. Membuang sisa metabolisme dan hasil
perombakan sel darah merah di hati
2. Menjaga homeostasis dan osmoregulasi
tubuh

Pendahulua
n

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Keterkaitan dengan sistem lain


Karbohidrat

Proses Pencernaan

Glukosa

protein

Asam Amino

lemak

Asam lemak
dan gliserol

Ginjal

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Lihat Animasi

Pendahulua
n

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Keterkaitan dengan sistem lain


Glukosa

Asam Amino

Ginjal

Asam lemak
dan gliserol

Sistem Respirasi

O2

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Lihat Animasi

CO2, H2O

Sampah
Nitrogen

CO2, H2O

Pendahulua
n

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Keterkaitan dengan sistem lain


Sistem Ekskresi
CO2

Ginjal

H2O

Ginjal

Sampah Nitrogen
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Kulit

Lihat Animasi

Paru-paru

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati merupakan kelenjar terbesar, berat 2 kg,


berwarna merah tua, dan terletak dirongga perut
sebelah kanan
Terdiri dari dua lobus, lobus kanan lebih besar
dari pada lobus sebelah kiri.
Ada dua pembuluh darah besar yang membawa
darah ke hati yaitu:
1. pembukuh dari arteri hepatik
pembuluh darah yang berasal dari jantung dan
banyak mengandung oksigen
2. Pembuluh darah vena porta hepatik
pembuluh daran yang berasal dari usus dan
banyak membawa hasil pencernaan

Hati
Kapsula hepatis

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Bagian luar oleh selaput tipis yang disebut
kapsula hepatis. Bagian tengah disusun oleh
pembuluh darah dan empedu membentuk
kapsula hati atau kapsula glisson.
Dibentuk oleh sel-sel hati yang disebut
Hepatosit dan histiosit. Histiosit berfungsi
merombak sel eritrosit yang sudah tua menjadi
empedu

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi hati

Emped
u

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati merupakan tempat untuk menghasilkan cairan


empedu bilirubin dan biliverdin).
Fungsi lain dari hati adalah:
1. Menyimpan kelebihan gula menjadi glikogen
2. Menetralisir racun / detoksifikasi toksin
dalam darah (alkohol dan obat)
3. Membentuk cairan empedu dari hasil proses
perombakan eritrosit
4. Membentuk urea / ureun dari hasil pemecahan
protein atau asam amino
5. Menyimpan dan mineral (A, D, K dan B12)
6. Mengatur kadar gula darah
7. Memproduksi 80 % kolesterol tubuh

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Mekanisme kerja hati


Perombakan kelebihan protein di hati:
Asam amino NH4OH (amonium)+ NH3 (racun)
NH3 + asam amino ornitin + CO2 AA. Sitrulin
Sitrulin tidak bersifat racun dan dapat
meninggalkan hati menuju darah.

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Mekanisme kerja hati


Perombakan kelebihan asam amino Arginin:
Enzim arginase dalam hati menguraikan arginin
menjadi ornitin dan urea.
AA. Arginin + arginasi Ornitin + Urea
Urea hasil perubahan asam amino arginin
dikeluarkan melalui ginjal

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Mekanisme kerja hati


Hati merombak sel darah tua yang tua:
Sel hati yang berfungsi menangkap sel eritrosit
yang telah tua adalah sel histiosit.
Eritrosit

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Fe + Hemin + Globin

Fe dikembalikan ke sumsum tulang untuk


membuat eritrosit baru, hemin digunakan untuk
membuat cairan empedu bilirubin dan
biliverdin, lalu dikirim ke usus. Di usus bilirubin
di oksidasi menjadi urobilin yang memberi warna
kuning coklat pada urin dan feses.
Globin digunakan untuk pembentukan eritrosit
baru dan metabolisme protein.

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Empedu
Merupakan cairan berwarna hijau kehitaman,
didalamnya terkandung kolesterol, garam
mineral, garam empedu, bilirubin dan biliverdin
(pigmen)
Kantung empedu memiliki saluran yang
bermuara ke duodenum
Cairan empedu khususnya garam empedu
berfungsi mengemulsikan lemak yang
membantu proses pemecahan lemak dalam
saluran pencernaan
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada hati


1. Sirosis Hati
Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan
sel-sel pada hati
Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat,
infeksi bakteri, komplikasi hati
Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian
Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan
fungsi hati dan transplantasi hati
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada hati


2. Penyakit wilsons
Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan
sel-sel pada hati
Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat,
infeksi bakteri, komplikasi hati
Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian
Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan
fungsi hati dan transplantasi hati
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada hati

Hepatitis

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

2. Hepatitis
Radang hati yang disebabkan oleh virus.
Terdapat 2 jenis virus hepatitis yaitu virus
hepatitis A dan virus hepatitis B. Hepatitis
B lebih berat dibandingkan hepatitis A
3. Diabetes melitus, disebabkan hati tidak
dapat mengubah kelebihan glukosa menjadi
glikogen karena terbatasnya produksi
insulin dari pankreas

Hati

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Mengatasi Kelainan pada hati

Vaksinasi

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Cara mengatasi kelainan-kelainan pada hati


diantaranya adalah dengan:
1. Pemberian vaksinasi (hepatitis A dan B)
2. Makan makanan yang sehat
3. Menghindari penggunaan obat-obatan
terlarang
4. Berolahraga dengan teratur
5. Sterilisasi penggunaan jarum suntik
6. Menghindari pergaulan bebas (bergantiganti pasangan)

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Paru-paru terletak di rongga dada, dibungkus
oleh 2 buah selaput pleura, yaitu pleura visceral
dan pleura parietal. diantara kedua pleura
terdapat cairan pleura yang berfungsi sebagai
pelumas.
Paru-paru kiri terdiri atas 2 gelambir, paruparu kanan terdiri atas 2 gelambir.
Dalam paru-paru terdapat bronchiolus dengan
ujung menggelembung yang disebut alveolus
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi paru-paru

O2
CO2

Struktur
Paru-paru
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Mengeluarkan gas sisa metabolisme berupa


karbondioksida melalui proses difusi gas di dalam
alveolus

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Penyakit pada paru-paru

Emfisema

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Penyakit pada paru-paru

Emfisema

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Penyakit paru-paru kronis disebabkan
kpenyempitan saluran napas, karena kantung
udara (alveolus) menggelembung secara
berlebihan . Penyakit ini disebabkan oleh asap
rokok , debu atau usia lanjut

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Penyakit pada paru-paru

Emfisema

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Penyakit kerusakan jaringan paru-paru yang
menular, disebabkan oleh bakteri mycobacterium
tuberculosis. Bakteri tersebut masuk kedalam
tubuh manusia melalui udara pernapasan

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Penyakit pada paru-paru

Emfisema

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Penyakit peradangan paru-paru yang disebabkan
oleh infeksi bakteri Diplococcus pneumonia. Paruparu penderita terisi cairan sehingga kemampuan
paru-paru mengambil oksigen berkurang.

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Penyakit pada paru-paru

Emfisema

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Penyakit mematikan , disebabkan perkembangan
sel- sel yang abnormal dalam jaringan paru.paru.
Penyebabnya 87 % disebabkan oleh rokok, dan
sisanya adalah debu asbes, arsen,, kromat, nikel,
klorometil eter, dan pancaran oven arang.

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Penyakit pada paru-paru

Emfisema

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Keadaan dimana saluran pernapasan mengalami
penyempitan , karena hiper sensivitas terhadap
rangsangan tertentu, yang menyebabkan
peradangan. Penyemptan ini bersifat sementara.

Paru-paru

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Cara mengatasi kelainan paru-paru

Olah raga

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Upaya menghindari dan mengatasi kelainankelainan pada paru-paru adalah dengan


menjalankan pola hidup sehat, diantaranya:
1. Mengatur pola makan dengan mengkonsumsi
makanan yang sehat dan bergizi secara
teratur
2. Berolah raga dengan teratur
3. Istirahat minimal 6 jam per hari
4. Mengindari konsumsi rokok, minum minuman
beralkohol dan narkoba
5. Hindari Stress

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur

Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Kulit merupakan organ tubuh yang memiliki luas


paling besar yaitu 1,9 m2
Kulit merupakan bagian tubuh yang bersentuhan
langsung dengan segala hal di luar tubuh, seperti
misalnya cuaca, sinar matahari atau yang lainnya.
Dan kulit kita merupakan hal pertama yang
terlihat.
Bentuk kulit menunjukkan usia seseorang.

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hipode
rmis

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hipode
Rambut kulit merupakan asesories
rmis

kulit, berfungsi untuk menjaga


suhu tubuh.

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

lapisan yang terdiri dari sel-sel

Hipode
mati dan sifatnya mudah
rmis

mengelupas. Lapisan ini selnya kaya


akan sel tanduk

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Lapisan yang melindungi tubuh dari


dehidrasi dan mencegah masuknya
Hipode
zat/benda asing dalam kulit.
rmis
Lapisan ini banyak mengandung zat
lemak

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

lapisan yang memberikan kekuatan

Hipode
dan kelenturan pada kulit. Lapisan
rmis

ini banyak mengadung melanin


(pigmen yang memberi warna kulit)

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Lapisan yang menghasilkan sel-sel

Hipode
kulit yang baru ,berguna untuk
rmis

menggantikan sel-sel kulit yang


telah mati

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hipode
Tempat pertumbuhan rambut baru,
rmis

merupakan pangkal rambut yang


tertanam dalam lapisan dermis

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hipode
Kelenjar yang berfungsi
rmis

memberikan kelembaban pada kulit


dan rambut

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Kelenjar yang berfungsi

Hipode
mengeluarkan kelebihan air dan
rmis

garam-garaman dalam bentuk


keringat.

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Merupakan lapisanyang terdapat di


bagian dasar/ bawah dari lapisan
Hipode
dermis. Jaringan ini berguna untuk
rmis
melindungi tubuh dari pengaruh
perubahan suhu di luar tubuh

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Jaringan yang berfungsi sebagai
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

penyokong, dan tempat melekatnya


kulit

Hipode
rmis

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Jaringan yang berfungsi membawa


Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

kelebihan air hasil proses


metabolisme ke kelenjar keringat

Hipode
rmis

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan struktur


Rambu
tLapisan
Epider
mis

Dermis
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hipode
rmis

Jaringan yang mendukung fungsi


kulit sebagai indra peraba

corneum
Lapisan
Lucidum
Lapisan
granulosum
Lapisan
germinativum
Kelenjar
minyak
Kelenjar
keringat
Akar rambu

Jaringan
lemak
Jaringan oto
Pembuluh
darah
Jaringan
Syaraf

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi Kulit

Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Kulit berfungsi sebagai:


- Mengeluarkan keringat
- Melindungi tubuh dari kerusakan fisik akibat
gesekan, kuman, penyinaran, panas dan zat
kimia
- Mengatur suhu tubuh
- Mencegah dehidrasi
- Menerima rangsangan dari luar (indra peraba)
- Mengurangi kehilangan air
- Tempat penyimpanan cadangan makanan

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Mekanisme pengeluaran keringat


Perubahan suhu
(panas)
Pembuluh darah
Hipotalamus (otak)
Enzim bradikinin
Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Saraf simpatik
Kelenjar keringat
Keringat (air,
garam, dan urea)

Dalam keadaan
normal, Keringat
dikeluarkan
melalui pori-pori
(sekitar 50
mL/jam )

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Produksi keringat

Kulit
keriput
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Faktor yang mempengaruhi produksi keringat:


1. Jumlah / volume air yang diminum
2. Suhu lingkungan
3. Kecemasan, tekanan, dan stress
4. Kadar garam dalam tubuh
5. Proses metabolisme
Pusat pengaturan suhu tubuh adalah di
hipothalamus dan dibantu oleh enzim brandikinin

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada kulit


Kaligata

Kanker

Jerawat

Psirosis

Gatal
pada
kulit
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ringwor
m

Klik
Gamba
r

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada kulit


KaligaKanker
ta

Jerawat

Psirosis

Gatal
pada
kulit
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ringwor
m

Klik
Gamba
r
Biduran / kaligata / urtikaria
Urtikaria adalah bentuk reaksi vaskuler pada kulit yang
ditandai oleh munculnya bentol bengkak merah, disertai
rasa gatal, dan panas seperti, tersengat, atau tertusuktusuk

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada kulit


Kaligata

Kanke
r

Psirosis

Gatal
pada
kulit
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Kanker kulit ialah tumor ganas yang terletak di kulit.
Penyakit ini ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit
yang tidak terkendali, dapat merusak jaringan di
sekitarnya, dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang
lain.

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada kulit


Kaligata

Ringworm

Jerawat

Psirosis

Gatal
pada
kulit
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
penyebabnya adalah inferksi jamur yang hidup bawah
permukaan kulit, menyebatkan iritasi dan gatalgatal.Jamur ini menyerang bagian tubuh yang berzat
tanduk seperti kulit, kuku dann rambut.

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada kulit


Kaligata

Kanker

Psiros
is

Psirosis

Gatal
pada
kulit
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Penyakit yang disebabkan proses penggantian kulit
yang terlalu cepat, bersifat genetis, tidak menular,
tp menyebabkan gangguan mental atau rasa
malu., gejalanya kulit kemerahan dan bersisik.

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Gangguan pada kulit


Kaligata

Jerawat

Psirosis

Gatal
pada
kulit
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Klik
Gamba
r
Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat berlebihnya
produksi kelenjar minyak (sebaceous gland) yang
menyebabkan penyumbatan saluran Folikel rambutdan
pori-pori kulit. Daerah yang mudah terkena jerawat ialah
muka, dada,, punggung dan lengan

Kulit

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Mengatasi gangguan fungsi kulit

Man
di
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Empat langkah perawatan kulit yang sangat


mendasar:
1. Makan Makanan yang mengandung nutrisi
2. Minum air putih minimal 8 gelas sehari
zat-zat yang tidak diperlukan tubuh dapat
terbuangseluruhnya dan mencegah
kekeringan
3. Berolahraga dengan teratur
agar peredaran darah di kulit menjadi lancar
4. Mandi secara teratur
Mandi berfunsi menghilangkan lemak dan
kotoran serta meremajakan kulit

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Letak
Ginjal

Ukuran
Ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Bentuk
ginjal

Berat
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Ukuran
Ginjal
Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Di dalam rongga perut, di kiri


kanan tulang pinggang. Ginjal kiri
lebih
tinggi dibandingkan
ginjal
Bentuk
Berat
kanan,
karena terdesakginjal
oleh hati
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Letak
Ginjal

Ukuran
Ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Bentuk
ginjal

Berat
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal


5-7,5
cm
1013
cm

Letak
Ginjal
Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Bentuk
ginjal

Berat
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Letak
Ginjal

Ukuran
Ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Bentuk
ginjal

Berat
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Letak
Ginjal

Ukuran
Ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Bentuk ginjal seperti


butiran
Bentuk
Berat
kacang merah
ginjal
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Letak
Ginjal

Ukuran
Ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Bentuk
ginjal

Berat
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal


0,5 % dari berat tubuh
(120 170 gr)

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Letak
Ginjal

Ukuran
Ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Bentuk
ginjal

Berat
ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal

Kortek

Medula
Ginjal
Sistem
urinaria
Pendahuluan

Pelvis

Ureter
Kandung
kemih
Uretra

Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Anim
asi

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Bentuk dan Struktur Ginjal


Struktur Ginjal
Setiap menit 20 25 % darah dipompa jantung
mengalir ke ginjal
Setiap harinya ginjal menyaring sekitar 200
liter darah dan menghasilkan urin sebanyak 1,4
liter
Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi ginjal
1. Membuang racun dan produk buangan /

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

limbah dari darah. Racun di dalam darah


diantaranya urea dan uric acid. Jika
kandungan kedua racun ini terlalu
berlebihan, akan mengganggu metabolisme
tubuh.
2. Menjaga kebersihan darah dengan
meregulasi seluruh cairan (air dan garam) di
dalam tubuh

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

3. Meregulasi tekanan darah. Ginjal


menghasilkan enzim renin yang bertugas
mengontrol tekanan darah dan
keseimbangan elektrolisis.
Renin mengubah protein dalam darah
menjadi hormon angiotensis. Selanjutnya
angiotensis akan diubah menjadi
aldosterone yang mengabsorbsi sodium dan
air ke dalam darah.

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi Ginjal
4. Mengatur keseimbangan pH darah.
5. Memproses vitamin D sehingga dapat
distimulasi oleh tulang
6. Memproduksi hormon erythropoiethin yang
bertugas memproduksi sel darah merah di
tulang
Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Struktur nefron

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Unit fungsional dan struktural dari ginjal


disebut Nefron.
Dalam sebuah ginjal terdapat kurang lebih satu
juta nefron
Setiap nefron terdiri atas badan malpighi dan
saluran / tubulus ginjal
Badan malpighi tersusun atas glomerulus dan
kapsula bowman, yang terdapat dibagian
korteks ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Struktur nefron

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Tubula ginjal terdiri atas:


a. TKP = Tubulus Kontortus Proksimal
b. Gelung Henle
c. TKD = Tubulus Kontortus Distal
Tubula atau saluran ginjal tersebut terletak
dibagian medula.
Ketiga saluran tersebut bermuara pada satu
saluran yang disebut tubulus collectivus /
tubulus pengumpul

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Pembuluh
darah masuk
Kapsula
Bowman

TK
P

Glomerul
us

Medula

Kerja
Nefron

Pembuluh
darah keluar

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

TK
D

Tubulus
colecktivus

Korteks

Struktur nefron

Gelung
Henle

Anima
si

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Proses Pembentukkan Urin

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Proses pembentukkan urin terjadi melalui 3 tahap:


1. Filtrasi
Arti: Proses penyaringan subtansi terlarut dalam
darah
Tempat : Glomerulus dan kapsula bowman
yang disaring: Protein
yang dihasilkan : filtrat glomerulus atau urin
primer

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Proses Pembentukkan Urin

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Proses pembentukkan urin terjadi melalui 3 tahap:


2. Reabsorbsi
Arti: Penyerapan kembali subtansi-subtansi yang
masih dibutuhkan tubuh
Tempat : Tubulus kontortus proksimal (TKP) dan
sebagian gelung henle
Yang di reabsorbsi : Glukosa, asam amino, dan
ion-ion anorganik (Na+, K+, Ca 2+ Cl-, HCO3-HPO4
3) H2O dan Na+
Glukosa dan protein di reabsorbsi dengan cara
difusi, sedangkan air dengan cara osmosis
Hasil: Filtrat tubulus atau urin sekunder

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Proses Pembentukkan Urin

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Proses pembentukkan urin terjadi melalui 3 tahap:


3. Augmentasi
Arti: proses penambahan kembali zat-zat yang
tidak diperlukan tubuh ke dalam filtral tubulus
atau urun sekunder
Tempat : Sebagian gelung henle dan tubulus
kontortus dista. (TKD)
Yang di augmentasi : zat-zat sisa, urea, garam
garaman, dan air
Hasil augmentasi: Urin yang sebenarnya

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t


Mekanisme kerja Nefron
Darah
masuk

Darah
Keluar Ure

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

a
Gluk
osa

Air
Priotei
n
Natriu
m

Pilih subtansi
terlarut dalam
darah, kemudian
klik tombol start
Sta
untuk melihat
rt
apa yang terjadi
dalam neufron

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t


Mekanisme kerja Nefron
Darah
masuk

Darah
Keluar Ure

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

a
Gluk
osa

Air
Priotei
n
Natriu
m

Pilih subtansi
terlarut dalam
darah, kemudian
klik tombol start
Sta
untuk melihat
rt
apa yang terjadi
dalam neufron

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t


Mekanisme kerja Nefron
Darah
masuk

Darah
Keluar Ure

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

a
Gluk
osa

Air
Priotei
n
Natriu
m

Pilih subtansi
terlarut dalam
darah, kemudian
klik tombol start
Sta
untuk melihat
rt
apa yang terjadi
dalam neufron

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t


Mekanisme kerja Nefron
Darah
masuk

Darah
Keluar Ure

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

a
Gluk
osa

Air
Priotei
n
Natriu
m

Pilih subtansi
terlarut dalam
darah, kemudian
klik tombol start
Sta
untuk melihat
rt
apa yang terjadi
dalam neufron

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t


Mekanisme kerja Nefron
Darah
masuk

Darah
Keluar Ure

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

a
Gluk
osa

Air
Priotei
n
Natriu
m

Pilih subtansi
terlarut dalam
darah, kemudian
klik tombol start
Sta
untuk melihat
rt
apa yang terjadi
dalam neufron

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t


Mekanisme kerja Nefron
Darah
masuk

Darah
Keluar Ure

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

a
Gluk
osa

Air
Priotei
n
Natriu
m

Pilih subtansi
terlarut dalam
darah, kemudian
klik tombol start
Sta
untuk melihat
rt
apa yang terjadi
dalam neufron

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Faktor yang mempengaruhi


volume urin
. Jumlah urin primer yang terbentuk setiap hari

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

kurang lebih 1,50 1,70 liter, namun demikian


hanya 1 1,4 liter urin yang dikeluarkan
Faktor yang mempengaruhi pengeluaran urin:
a. Air yang dikonsumsi
b. Hormon antidiuretik (ADH)
c. Suhu
d. saraf
e. kadar garam yang harus dikeluarkan
f. penyakit diabetes melitus

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Faktor yang mempengaruhi


volume urin
Air yang dikonsumsi

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Jika jumlah air yang diminum


banyak, maka konsentrasi
darah akan turun, sehingga
sekresi hormon ADH
terhalang.
Sedikitnya sekresi hormon
ADH menyebabkan proses
penyerapan air oleh dinding
tubulus kurang efektif,
sehingga volume urin yang
terbentuk banyak.

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Faktor yang mempengaruhi


volume urin
Suhu

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Pada suhu panas tubuh banyak


mengeluarkan keringat,
sehingga konsentrasi darah
meningkat sehingga memacu
pengeluaran hormon ADH,
akibatnya volume urin yang
terbentuk sedikit
Sebaliknya jika suhu dingin,
konsentrasi darah turun
sehingga menghalangi sekresi
ADH, akibatkanya produksi
urin banyak

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Faktor yang mempengaruhi


volume urin

Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Hormon Antidiuretika (ADH)


Dihasilkan oleh kelenjar hipofisis bagian
belakang. Sekresi ADH dipengaruhi oleh
konsentrasi air dalam darah
Hormon antidiuretika mempengaruhi proses
penyerapan air oleh dinding tubulus. Bila
sekresi ADH banyak, maka penyerapan air oleh
dinding tubulus akan meningkat, sehingga urin
yang terbentuk sedikit. Sebaliknya bila sekresi
ADH sedikit, penyerapan air oleh dinding
tubulus menurun, sehingga urin yang terbentuk
banyak.

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Faktor yang mempengaruhi


volume urin
Saraf
Rangsangan saraf renalis menyebabkan
menyempitnya pembuluh darah yang menuju
glomerulus, akibatnya air dan darah ke
glomerulus berkurang, sehingga proses filtrasi
menjadi kurang efektif
Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Faktor yang mempengaruhi


volume urin
Kadar garam
Sejumlah garam harus dikeluarkan dari dalam
darah untuk menjaga tekanan osmosis darah.
Semakin tinggi tekanan osmotik, semakin
banyak volume urin yang dikeluarkan
Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Faktor yang mempengaruhi


volume urin
Penyakit Diabetes melitus
Penderita penyakit diabetes melitus memiliki
kadar glukosa darah yang tinggi. Darah
mengeluarkan kelebihan glukosa ke ginjal yang
di ikuti dengan kenaikan volume urin
Kerja
Nefron
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi ginjal
1. Membuang racun dan produk buangan /

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

limbah dari darah. Racun di dalam darah


diantaranya urea dan uric acid. Jika
kandungan kedua racun ini terlalu
berlebihan, akan mengganggu metabolisme
tubuh.
2. Menjaga kebersihan darah dengan
meregulasi seluruh cairan (air dan garam) di
dalam tubuh

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi ginjal

Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

3. Meregulasi tekanan darah. Ginjal


menghasilkan enzim renin yang bertugas
mengontrol tekanan darah dan
keseimbangan elektrolisis.
Renin mengubah protein dalam darah
menjadi hormon angiotensis. Selanjutnya
angiotensis akan diubah menjadi
aldosterone yang mengabsorbsi sodium dan
air ke dalam darah.

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Fungsi Ginjal
4. Mengatur keseimbangan pH darah.
5. Memproses vitamin D sehingga dapat
distimulasi oleh tulang
6. Memproduksi hormon erythropoiethin yang
bertugas memproduksi sel darah merah di
tulang
Sistem
urinaria
Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Penyakit / gangguan fungsi ginjal


1.

2.

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Albuminuria
gangguan fungsi ginjal yang disebabkan
adanya molekul albumin atau protein dalam
urin. Keru-sakan terjadi pada alat filtrasi
Nefritis
kerusakan pada glomerulus, akibat infeksi
kuman, yang menyebabkan urea dan asam
urin masuk kembali kedalam darah.
Peristiwa ini disebut uremia. Kemampuan
reabsorbsi air juga terganggu sehingga
terjadi penimbunan air dalam jaringan
yang disebut Oedema

Ginjal

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t


3.
4.

5.

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Diabetes melitus
Gangguan fungsi ginjal yang disebabkan
adanya glukosa dalam urin
Diabetes insipidus
gangguan fungsi ginjal yang disebabkan
produksi urin yang meningkat 20 sampai
30 kali volume urin normal.
Hidronefrosis
membesarnya ukuran ginjal disebabkan
urin tidak dapat dialirkan keluar, karena
adanya penyempitan saluran urin oleh batu
ginjal.
Batu ginjal terbentuk dari endapan asam
ureat, fosfat, kalsium dan asam oksalat.

Tahukah kamu?

Menurut data statistika kesehatan


WHO, terdapat 66.000 kasus
transplantasi ginjal pada 2005 di
seluruh dunia. Di tahun yang sama,
21.000 liver dan 6000 jantung
ditransplantasi . Ini berarti
transplanstasi ginjal sebesar tiga kali
transplantasi liver

Pendahulua
n

Sistem Ekskresi ManusiaE x I t

Peta Konsep
Alat
Ekskresi

Sistem
Ekskresi
Ginjal

Pendahuluan
Hati
Paru-paru
Kulit
Ginjal

Kelainan pada
alat ekskresi

Hepar

Empedu

Pulmo

CO2 , H2O

Integumen

H2O

Renal

H2O, Urea
NH3, A. Urat

Diabetes insipidus
Albuminuria
Uremia
Hepatitis
Diabetes Melitus