Anda di halaman 1dari 20

ILMU NEGARA

Sudardi
Fakultas Hukum
Universitas Muria Kudus (UMK)
2012

ILMU NEGARA
I.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

.MAKNA ILMU NEGARA


Perkembangan kajian Ilmu Negara secara sistemtis :
Georg Jelinek
Definisi
Obyek
Metode Kajian
Hubungan dengan ilmu lain : HTN
Kesadaran awal perihal aliran pikiran negara dan hukum
(dalam) Ilmu Negara kaitannya dengan AlIran Pikiran
Negara dan Hukum Indonesia.

Soal : Uraiakan secara singkat makna Ilmu Negara ! Jawaban terdiri atas : atas definisi,
obyek, hubungan dengan HTN.
Nilai 20
2

I. MAKNA ILMU NEGARA

Ilmu Negara adalah ilmu tentang kenegaraan.


G. Jllinek dalam Bukunya : Algemeine Staatslehre membagi
Ilmu Negara dalam Arti Luas dan dalam Arti Sempit.
Dalam arti luas Ilmu Negara dibedakan menjadi :
Ilmu Negara dalam arti sempit dan Ilmu Hukum.
Ilmu Negara dalam arti sempit dibagi menjadi :
Ilmu Negara Umum :
Algemeine Soziale Staatslehre;
Agemeine Staatsrechtslehre;
Ilmu Negara Khusus :
Individuelle Staatslehre;
Speziele Staatslehre;
Ilmu Hukum :
1) Hukum Tata Negara;
Perbandingan Hukum Tata Negara.

KESADARAN AWAL
Aliran pikir negara dan hukum dalam ilmu
negara tumbuh berkembang dan
diusahakan:
oleh ahli pikir negara dan hukum
barat;
semula bukan oleh sarjana/ahli
hukum; dan
mengenai masyarakat barat

ILMU NEGARA
ILMU TENTANG MASYAKAT BARAT
TENTANG ALIRAN PIKIR NEGARA DAN
HUKUM BARAT
OLEH AHLI PIKIR NEGARA DAN HUKUM
BARAT
TIDAK SEPENUHNYA DAPAT
DITERAPKAN DI NEGARA
TIMUR/DITERAPKAN DENGAN
MODIVIKASI

MODIFIKASI SESUAI
NILAI AGAMA, BUDAYA, DAN
KESATUAN HUKUM ADAT
GEOGRAFI: NEGARA KEPULAUAN
DEMOGRAFI; JUMLAH, DAN
KEANEKARAGAMAN PENDUDUK
HISTORIS; DAN
ILMU DAN TEKNOLOGI/IT
Hubu dan hukum internasional

PERKEMBANGAN
ALIRAN PIKIR NEGARA DAN HUKUM
1. Yunani dan Romawi Kuno Abad IV SM-IV M
2. Abad Pertengahan, Acad V-XIV
3. Abad Modern :
- Renaissane, Abad V-XIV
- Aufklarung, Abad XVII
- Abad IXX : Negara Hukum Klasik :
Rechstsst Staat
Rule of Law : Dicey
Negara Penjaga Malam
Liberalisme
Abad XX : Negara Hukum Modern
Soal : Uraikan pengaruh arilan pikiran negara dan hukum Yunai dan
Romawi Kuna pada aliran pikiran negara dan hukum modern Abad
XX
Uraikan ciri-ciri negara hukum modern hasil Konggres ICJ
Bangkok 1965.
7

HUBUNGAN
ILMU NEGARA DENGAN HUKUM TATA NEGARA

ILMU NEGARA

ILMU NEGARA

HUKUM TATA NEGARA

HUKUM TATA
NEGARA
INDONESIA
DALAM
PROKLAMASI 17.8.1945
UUD 1945 DAN
UU ORGANIK

UUD 1945
MENGATUR ALIRAN PIKIR NEGARA DAN
HUKUM BANGSA INDONESIA
DITUANGKAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945,
KEMUDIAN KE DALAM PASAL-PASAL UUD 1945
OLEH PEMBENTUK NEGARA INDONESIA :
BPUPKI / PPKI, KEMUDIAN DIUBAH MPR RI

PENERAPAN ALIRAN PIKIR ILMU NEGARA KE DALAM


UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK
INDONESIA TAHUN 1945

ILMU NEGARA

UUD 1945

ALIRAN PIKIR NEGARA DAN HUKUM ILMU NEGARA


PENERAPANNYA DALAM UUD 1945
(PEMBUKAAN DAN PASAL)
-asal mula negara
-UNSUR NEGARA
-FUNGSI NEGARA
-TUJUAN NEGARA
-KONSTITUSIONALISME
-KONSTITUSI/UUD
-KEDAULATAN

HUKUM TATA
NEGARA
INDONESIA :

-DEMOKRASI
-BENTUK NEGARA DAN
BENTUK PEMERINTAHAN
- PEMISAHAN DAN
PEMBAGIAN KEKUASAAN
-BADAN LEGISLATIF
-BADAN EKSEKUTIF
-BADAN YUDIKATIF
-HAM
-PARTAI POLITIK

UUD 1945
UU ORGANIK
BERIKUT
PERATURAN
PELAKSANAANNYA

NEGARA
1.
2.
3.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Definisi Negara
Teori asal mula Negara
Unsur Negara
Wilayah
Penduduk
Pemerintah yang berdaulat
Pengakuan (HI)
Tujuan negara
Fungsi negara
Teori bentuk negara

Soal : a. Tuliskan definisi negara;


b. unsur negara;
c. perbedaan bentuk negara kesatuan dan federal;
12

PENGATURAN KEKUASAAN DALAM NEGARA

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Makna kekuasaan
Konstitusionalisme
Konstitusi/UUD
Teori Pemisahan Kekuasaan Horisontal dan vertikal
UUD/Konstitusi :
Makna UUD
Fungsi UUD
Jenis UUD
Materi Konstitusi
Keberadaan UUD dalam Sistem Hukum Nasional
Perubahan UUD

Soal : Uraiakan makna Konstitusionalisme


Uraikan makna UUD bagi suatu negara
13

SUSUNAN ORGANISASI NEGARA


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Bentuk negara, bentuk pemarintahan, dan kedaultan


Wilayah
Rakyat Berikut HAM nya
Demokrasi
Negara hukum
Lembaga Infrastruktural :jenis, sistem partai politik, fungsi partai politik
Lembaga Suprastruktural Pusat :
a. Badan Legislatif : demokrasi, demokrasi perwakilan, dan demokrasi partisipatif,susunan
keanggotaan atau sistem perwakilan, mono kameral dan dwi kameral, pewngisian jabatan,
kedudukan, tugas dan hubungan tata kerja dengan badan eksekutif.
b. Badan Eksekutrif : jenis badan eksekut dan sistem pemerintahan Presidensiil dan
parlementer, pengisian jabatan, kedudukan, fungsi, kekuasaan, dan hubungan tata
kerja
c. Badan Yudikatif : Negara hukum dan The Rule of Law, susunan, kedudukan, kekuasaan,
pengsian jabatan, dan yudicial review
8. Lermbaga Suprastruktural Daerah :
a. desentralisasi
b. dekonsentrasi
c.Tugas Pembantuan
4. Hubungan funsional
14

HUBUNGAN FUNGSIONAL RAKYAT, LEMBAGA


INFRA, DAN LEMBAGA SUPRASTRUKTURAL

Lembaga
Infrastruktural
Politik

Lembaga
Suprastruktural
Politik

RakyatPemilih

Rakyat/Penduduk/Warga
Negara

Soal : Uraiakan hubungan fungsional Rakyat, Lembaga infrastruktural,


dan Lembaga Suprastruktural Politik.

PEMILIHAN UMUM

Pnegisian jabatan dalam negara


Makna Pemilihan Umum
Sistem pemilihan umum
Pemilih
Peserta pemilihan umum
Penyelenggara pemilihan umum
Sahnya pemilihan umum

Soal : uraikan secara singkat mengenai pemilihan umum. Jawaban terdiri atas makna, sistem, peserta, penyelenggara, dan
sahnya pemilihan umum.

NEGARA

MAKNA/DEFINISI
ASAL MULA NEGARA
UNSUR NEGARA
WILAYAH : darat, laut, dan udara, serta
penentuannya
PENDUDUK dan HAM
PEMERINTAH
KEDAULATAN
TUJUAN NEGARA
FUNGSI NEGARA
BENTUK NEGARA

PERKEMBANGAN ALIRAN PIKIR


NEGARA DAN HUKUM

1.

2.
3.
a.
b.
c.
2.
3.
4.

YUNANI DAN ROMAWI, ABAD VI


SM- IV M
PERTENGAHAN, ABAD V XIV
ABAD MODERN
RENAISSANCE, ABAD XV XVI
AUKLAERUNG, XVII
ABAD XIX (Negara Hukum Klasik) :
ABAD XX : Negara Hukum Modern
ABAD XXI :Negara Hukum Modern
17

Pengaruh Aliran Pikiran Negara dan Hukum Barat Pada


Aliran Pikir Negara dan Hukum Indonesia, dalam
bentuk :
a.
asal mula NKRI;
b. tujuan negara NKRI;
c. Dasar Negara;
d. UUD/Konstitusi : pembentukan dan perubahan,
kedudukan, susunan, dan materi muatan;
e.
Hukum, sumber hukum, dan hierarki Peraturan
Perundang-undangan (SHNI dan THNI);
f.
Bentuk Negara;
g. Kedaulatan Rakyat;
h. Negara Hukum : Negara Hukum Klasik, Negara
Hukum Modern, dan Negara Hukum Abad XXI;
i.
Pemisahan Kekuasaan :
1. Kekuasaan Pemerintahan Negara )Eksekutif),
2. Kekuasaan membentuk Undang-Undang (Legislatif),
3. Kekuasaan Kehakiman (Yudikatif);
j.
Pemisahan Kekuasaan secara horisontal atau
Pembagian kekuasaan secara vertikal : desentralisasi,
dekonsentrasi, dan tugas pembantuan;
k. Sistem Pemerintahan Negara;
l.
HAM;
m. Pengisian jabatan : Pemilihan Umum; Partai Politik;
Sistem perekonomian, keuangan dan perbankan, serta
sistem sosial

1.
2.
3.
4.

5.

PENGATURAN KEKUASAAN DALAM NEGARA

MAKNA KEKUASAAN
STRUKTUR KEKUASAAN
SUMBER KEKUASAAN
PENGATURAN KEKUASAAN :
A. KONSTITUSIONALISME;
B. PEMISAHAN KEKUASAN;
C. HAM.
KONSTITUSI/UUD

IV. SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA (SOT) NEGARA

1. MAKNA SOT
2. SOT NEGARA
3. BENTUK DAN SUSUNAN ORGANISASI
4. RAKYAT dan HAM
5. LEMBAGA INFRASTRUKTURAL
6. LEMBAGA SUPRASTRUKTURAL
7. PEMISAHAN KEKUASAAN :HORTISONTAL
8. Pembagian kekuasaan : Desentralisasi, dekonsentrasi, dan Tugas Pembantuan
9. HUBUNGAN FUNGSIONAL : sistem Pemerintahan Negara

SKEMA SOT NEGARA DAN HUBUNGAN FUNGSIONAL


LEMBAGA INFRA
STRUKTURAL

LEMBAGA
SUPRASTRUKTURAL

RAKYAT PEMILIH
RAKYAT/PENDUDUK/WARGA NEGARA

BADAN LEGISLATIF

SUSUNAN KEANGGOTAAN/SISTEM PERWAKILAN


FUNGSI

PENGISIAN JABATAN
BADAN EKSEKUTIF
a.
JENIS DAN SISTEM PEMERRINTAHAN : PARLEMENTER DAN PRESIDENSIIL
b.
FUNGSI
c.
PENGISIAN JABATAN

BADAN YUDIKATIF
a.
DEMOKRASI/NEGARA HUKUM/THE RULE OF LAW
b.
FUNGSI
PARTAI POLITIK
1. MAKNA

2. FUNGSI PARTAI POLITIK


3. KLASIFIKASI

PEMILIHAN UMUM
1.
PENGISIAN JABATAN
2.
SISTEM PU.
3.
PESERTA PU
PENGARUH ALIRAN PEMIKIRAN NEGARA DAN HUKUM DUNIA PADA
UUD 1945
1.
BPUPKI DAN PPKI

2.
MPR HASIL 1999-2004 HASIL PEMILU YANG DIPERCEPAT