Anda di halaman 1dari 15

SHE-Q TALK

EXCAVATI
ON
HARRY SUJADMIKO
#131609
STORAGE AND LOADING
OPERATION DEPARTEMENT

SHE-Q Moment & Message

1. No Protective System
2. Failure to Inspect Trench and Protective
Systems
3. Unsafe Spoil-Pile Placement
4. Unsafe Access/Egress

INTRODUCTION EXCAVATION
Pengalian merupakan pekerjaan yang biasa dilakukan jika ingin melakukan perbaikan
Material (pipa) yang berada di bawah tanah (under ground) ataupun melakukan project
Instalasi pipa baru. Pekerjaan itu meliputi :
- Penggalian dengan eksavator.
- Penggalian secara manual.
Penggalian juga memiliki risiko yang merugikan, antara lain :
1.

Merobek pipa gas dalam tanah, yang kerap kali menimbulkan kebakaran dahsyat

2.

Menimbun pekerja di dalam lubang.

3.

Memutus kabel listrik underground.

eh karenanya, untuk mencegah kemungkinan terjadinya insiden maka dengan

OP SHE-Q 09-04 diatur Tata-Cara Ijin dan Teknis Penggalian di lingkungan PT. BADAK NGL

RESPONSIBILITIES
TANGGUNG-JAWAB PERORANGAN :
Area Custodian and work permit issuers
- Management resiko (identifikasi, assesment dan mengontrol)bahaya yang ditimbulkan
pada pekerjaan penggalian
- Meyakinkan tentang pemenuhan standar work permit untuk izin kerja penggalian
Performing Authority :
- Yakinkan peringatan2 yang cocok sudah dirumuskan saat Perencanaan Penggalian.
-

Menyeleksi Kontraktor kompeten untuk pelaksanaan Pekerjaan Penggalian..

Menerbitkan Ijin Kerja.

Secara periodik melakukan inspeksi.

Menyelenggarakan pre-job briefing.

Safety Authority :
-

Memonitor Keselamatan Pekerjaan Penggalian

Melakukan inspeksi mingguan atau sesaat setelah hujan deras.

EXCAVATION PERMIT
CONDITION
1. KONDISI-KONDISI IJIN KEJA PENGGALIAN
Semua penggalian harus memiliki Ijin Kerja Utama dan Ijin Kerja Pelengkap ( Complementary
Excavation Permit ).
Ijin Kerja Pelengkap Penggalian harus diajukan :
- Setelah engineering melaksanakan study terkait HIRA pada Work permit
- 72 jam untuk memberikan waktu investigasi terhadap lokasi apakah bebas dari instalasi
bawah tanah.
- 24 jam jika diyakini lokasi itu bebas dari instalasi bawah tanah.
Jika tanda di permukaan hilang, atau rusak, atau ada keraguan bahwa lokasi instalasi bawah
tanah tersebut telah bergeser, maka investigasi harus dilakukan bila perlu menggunakan
Detektor Elektro-Magnetis, atau cangkul tangan ( manual ). Di lepas pantai, penentuan
lokasi instalasi bawah-air dilakukan oleh Penyelam sebelum penggalian dilakukan.

PERMANENT INSTRUCTION &


2.MEAN
INSTRUKSI-INSTRUKSI
PERMANEN
OF ACCES
- Excavator, Lorry loader, dsb : Inspeksi menyeluruh HARUS dilakukan oleh Safety yang
disesuaikan dengan zona peruntukannya. Tidak hanya kelaikan alat melainkan juga berat
excavator, ukuran buket, dan kompetensi Operator.
- Excavator DILARANG digunakan untuk menggali kedalaman kurang dari 1 meter di area
dimana ada instalasi bawah tanah.
- Untuk galian (parit) dengan kedalaman lebih dari 1,25 m harus ditopang
- Penggalian segara DIHENTIKAN jika pekerja menemukan pelindung atau tanda adanya
instalasi Bawah tanah.
- Tiap kerusakan yang terjadi terhadap kabel atau pipa HARUS segera dilaporkan kepada
Performing Authority & Safety
- Penimbunan kabel harus diberi tanda peringatan ( safety line)
3. LINTASAN
Tangga.
Harus kuat, cukup panjang, dan diamankan dari kemungkinan tergelincir atau terbalik.

MEAN OF ACCES
3. LINTASAN (lanjutan)

- Lorong.
Diperlukan untuk menyeberangi lubang galian. Harus dilengkapi toeboard 15 cm dan
pagar ( guardrail ) setinggi 47 & 91 cm. Lorong untuk orang minimal 43 cm, dan jika
digunakan untuk orang dan barang lebarnya minimal 60 cm.

- Barriers harus dipasang kuat di sekeliling lubang galian untuk mencegah orang jatuh

- Warning tape kemilau boleh digunakan untuk daerah yang bukan jalan umum.

- Balok-balok penahan perlu dipasang untuk mencegah gerakan manuver crane, dumper, dsb
agar tidak terjerembab ke dalam lubang.

- Ventilasi & lampu juga perlu mendapat perhatian.

WORKING CONDITION
4. KONDISI-KONDISI PEKERJAAN
-

Pencahayaan.
Diperlukan penerangan khusus ketika pencahayaan berkurang (12V DC)

Ventilasi udara.
Selama proses penggalian udara harus terbebas dari gas toxic dan HC

Kebisingan
Kebisingan harus dikurangi seminimal mungkin (ear plug and ear muffs)

Tempat evakuasi
Pekerja yang melakukan penggalian harus mengetahui tempat evakuasi
(akses keluar lubang penggalian)

SOIL CONDITION
5. KONDISI-KONDISI TANAH

Penggalian adalah bagian dari konstruksi atau proses perawatan fondasi, drainase, pemasangan
/ perbaikan pipa, penanaman kabel, dsb. Yang harus diingat adalah bahwa berat 1 m3 tanah
Adalah kira-kira 1.3 T, sehingga efek tertimpanya cukup serius.
- Penggalian jangan sampai mengganggu kelancaran arus sungai ataupun parit. Begitu pula
tindakan antisipasi terhadap air hujan perlu dipersiapkan sejak awal.
- Air tanah bisa juga mengganggu kelancaran kerja ataupun membuat tepian galian rubuh.
- Penggalian lumpur tanah liat/ lempung memerlukan cara dan alat khusus.
- Dalam hal penggalian lumpur jenuh, membuat parit pengeringan di samping batas galian
adalah merupakan solusi yang baik
- Pasir yang mengandung sedikit lumpur mungkin awalnya terlihat kuat. Sesungguhnya itu
bisa ambruk bila hujan lebat turun.
- Untuk lempung lembut, jika dengan sudut kemiringan dianggap tidak aman, maka memasang
pagar papan sekeliling dinding lubang adalah perlu.
- Lempung kaku bisa tanpa penopang setelah penggalian, namun kadang kala bisa rubuh
mendadak untuk periode singkat tanpa peringatan.

SUPPORT RECOMENDATIONS
6. PRINSIP-PRINSIP DASAR PENOPANG ( SUPPORT )

Persyaratan umum lubang penggalian :

Untuk itu, ada 4 prinsip dasar penggalian :

1.

Memungkinkan orang bisa aman bekerja

Pemampatan sisi ( battered sides )

di dalamnya,

Penahan di dua sisi ( double side support )

2.

Hindari dekat bangunan

Penahan miring di satu sisi,

3.

Sedikit mungkin rintangan/ gangguan.

Penahan satu sisi vertikal dengan


penyangga.

Sistim Penopang : Umumnya menggunakan kayu, lembarang baja, atau piling

DREDGING
7. PENGERUKAN ( DREDGING )
-

Kegiatan pengerukan biasanya dikelola di bawah kendali technical departement dan


Marine section. Kegiatan ini harus di cover oleh pemerintah dan harus sesuai
persyaratan hukum pada aspek lingkungan dan kelautan

Ijin Pengerukan meliputi lepas pantai, rawa-rawa, sungai, channel, pelabuhan, dsb
Harus diterbitkan oleh pihak marine section

Example of excavation permit

Example of excavation permit

Thank
you

Copyright 2013 PT Badak NGL. All


Rights Reserved.