Anda di halaman 1dari 42

AKUNTANSI TRANSAKSI

MURABAHAH

USWATUN CHASANAH (13820079)


DWI TYAS SATRYANI (13820086)
ANIS INDAH PUJI LESTARI (13820087)
NAURA LATIFAH UMAMI (13820088)
KHOIRUNNISA PUSPITA (13820129)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

DEFINISI MURABAHAH
Murabahah adalah akad jual beli barang
dengan harga jual sebesar biaya
perolehan ditambahkeuntungan yang
disepakati
dan
penjual
harus
mengungkapkan
biaya
perolehan
barang tersebut kepada pembeli.

KETENTUAN SYARI TRANSAKSI MURABAHAH


Penggunaan murabahah didasarkan pada

RUKUN TRANSAKSI MURABAHAH

Transaktor
Objek
Murabahah
Ijab dan Kabul

PERTANYAAN

Lutfi, nim 6
Apakah perlakukan berbeda apabila nasabah mendapat
diskon?
Adiv,
Dalam beberapa pembiayaan, kenapa beban adm
kepada nasabaha, kemuian adm diakui pendapatan.
Kan mendapatkan pendapatan dari margin keuntungan
Havi
Mengenai barang pemesanan, variasi transaksi.
Catatan transaksi nyaa,, gimana barang tsb dibeli oleh
nasabah.. (2) hal. 169, 181

PENGAWASAN SYARIAH TRANSAKSI MURABAHAH

Memastikan
M
H
Meneliti
eneliti pembiayaan
apakah
barang
akadyang
berdasarkan
wakalah
diperjualbelikan
telah
prinsip
dibuatmurabahah
tidak
oleh diharamkan
bank secara terpisah da

CAKUPAN STANDAR AKUNTANSI MURABAHAH


Penggunaan
standar
akuntansi
murabahah
bergantung pada metode pengakuan pendapatan
murabahah. Menurut PAPSI 2013 (h. 4.2), untuk
pengakuan murabahah yang menggunakan metode
anuitas wajib menggunakan PSAK 55 (2011)
tentang Instrumen Keuangan: Pengakuan dan
Pengukuran, PSAK 50 (2010) tentang Instrumen
Keuangan:
Penyajian,
PSAK
60:
Instrumen
Keuangan: Pengungkapan dan PSAK lain yang
relevan, sepanjang tida bertentangan dengan
prinsip syariah. Hal ini dikarenakan metode anuitas
diadasarkan pada asumsi pembiayaan.

ALUR TRANSAKSI MURABAHAH

TEKNIS PERHITUNGAN DAN PERJURNALAN


TRANSAKSI MURABAHAH
Pada tanggal 5 Januari 20XA, PT HANIYA melakukan
negoisasi dengan Bank Murni Syariah untuk memperoleh
fasilitas Murabahah dengan pesanan untuk pembelian
kendaraan sebuah mobil dengan rencana sebagai
berikut.
Harga Barang
: Rp 100 juta
Uang muka
: Rp 10 juta (10% dari harga barang)
Pembiayaan oleh bank : Rp 90 juta
Margin
: Rp 18 juta (20% dari pembiayaan oleh
bank)
Harga jual
: Rp 118 juta (harga barang plus margin)
Jangka waktu
: 24 bulan
Biaya administrasi
: 1% dari pembiayaan oleh bank

Teknis
Perhitunga
n Transaksi
Murabahah

1. Perhitungan Penentuan Margin


Murabahah
Dalam praktik perbankan, biasanya
margin dihitung dengan
menggunakan metode anuitas,
makin lama jangka waktu
pembiayaan, maka makin besar
margin yang dikenakan pada
nasabah.

2. Perhitungan Angsuran per Bulan


dan Pendapatan yang Diakui

Total Piutang Uang Muka


Angsuran per bulan =
Jumlah Bulan Pelunasan

DARI DATA MURABAHAH DENGAN PESANANAN DIATAS (TOTAL


PIUTANG RP 118 JUTA, UANG MUKA RP 10 JUTA, JANGKA WAKTU
24 BULAN),MAKA:
ANGSURAN PER BULAN = (TOTAL PIUTANG UANG
MUKA)/JUMLAH BULAN PELUNASAN
= (RP 118.000.000 RP 10.000.000)/24
= 108.000.000/24
= 4.500.000

3. Perhitungan Pendapatan Margin yang


Diakui saat Jatuh Tempo atau
Pembayaran Angsuran

Besarnya pendapatan margin yang diakui


bergantung pada alternatif pendekatan yang
digunakan, yaitu pendekatan proporsional atau
pendekatan tabel anuitas.
Berdasarkan PSAK 102, pendekatan yang
disarankan adalah pendekatan proporsional,
yaitu proporsional terhadap jumlah piutang yang
berhasil ditagih dengan mengalikan persentase
keuntungan terhadap jumlah piutang yang
berhasil ditagih (PSAK 102 paragraf 24).

Persentase keuntungan
dihitung dari:
A. Perhitungan persentase keuntungan dari perbandingan margin
dengan biaya perolehan
Rumus:

Total Margin
Persentase keuntungan =
x 100%
Biaya Perolehan Aset Murabahah
di Luar
Uang Muka Nasabah
Rp 18.000.000
=
x 100%
Rp 90.000.000
= 20%
Margin per bulan
= 20% x Biaya Perolehan per Bulan

B. PERHITUNGAN PERSENTASE KEUNTUNGAN DARI


PERBANDINGAN MARGIN DENGAN TOTAL PIUTANG
Total Margin
Persentase keuntungan =
x 100%
Total Piutang Bersih
Rp 18.000.000
=
x 100%
Rp 108.000.000
= 16,666666
Penggunaan pendekatan ini akan sangat membantu dalam hal
perhitungan margin perbulan yang dihitung porporsional
terhadap jumlah yang dibayar.
Margin per bulan = persentase keuntungan x angsuran per
bulan
= 16,666666 % x Rp 4.500.000
= Rp 750.000
Pokok per bulan = angsuran per bulan margin perbulan
= Rp 4.500.000 Rp 750.000

Akuntansi Transaksi
Murabahah

Saat negosiasi
Bank syariah tidak melakukan
penjurnalan.
1.
Pengakuan
Uang
Muka
Mekanisme perlakuan
uang

muka

Pendebitan langsung dilakukan untuk mengakui adanya


uang muka , saldo rekening nasabah langsung berkurang
sebesar nilai uang muka yang disepakati.
Tanggal

Rekening

Debit (Rp)

05/01/X Rekening
tabungan 10.000.000
A
murabahah PT HANIYA

Uang muka

Kredit
(Rp)

10.000.00
0

Pembelian Barang Pesanan

Alternatif 1: Membeli langsung barang secara


tunai kepada pemasok
Misalkan pada tanggal 7 Januari 20XA, untuk keperluan
transaksi murabahah dengan PT HANIYA, BMS melakukan
pembelian barang pesanan PT HANIYA kepada pemasok Z
senilai Rp 100 juta secara tunai. Jurnal transaksi nya adalah:
Tangg
al

Rekening

07/01/ Persediaan aset murabahah


XA

Kas/rekening
pemasok

nasabah

Debit
(Rp)

Kredit
(Rp)

100.000.
000

100.000.
000

Altenatif 2: Membeli langsung barang secara


kredit kepada pemasok
Misalkan pada tanggal 7 Januari 20XA, untuk keperluan transaksi
murabahah dengan PT HANIYA, BMS melakukan pembelian barang
pesanan PT HANIYA kepada pemasok Z senilai Rp 100 juta secara kredit.
Jurnal transaksi nya adalah:
Rekening
Persediaan aset murabahah
Utang pada pemasok

Debit (Rp)

Kredit (Rp)

100.000.000

100.000.000

Selanjutnya, jurnal saat pelunasan utang pada pemasok adalah:


Rekening
Utang pada pemasok
Kas/rekening pemasok

Debit (Rp)

Kredit (Rp)

100.000.000

100.000.000

Saat Akad Murabahah Tidak Jadi Disepakati


Misalkan pada tanggal 10 januari 20XA, nasabah pembeli membatalkan
rencana pembeliannya dan meminta kembali uang muka yang telah
didebit oleh bank syariah. Atas pembatalan rencana pembelian tersebut,
bank syariah memotong uang muka sebesar Rp 1.000.000 untuk
mengganti biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh bank syariah dalam
rangka pengadaan barang dan rugi yang ditanggung karena
membatalkan pembelian pada pemasok. Jurnal pengembalian uang muka
tersebut adalah:
Rekening
Uang muka
Pendapatan operasional
Kas/rekening pemasok

Debit
Kredit
(Rp)
(Rp)
10.000.0

00

1.000.00
0

9.000.00
0

Saat Akad Murabahah Disepakati


1. Pencatatan penjualan muarabahah
Berdasarkan PSAK 102 paragraf 22, piutang murabahah
diakui sebesar biaya perolehan aset murabahah ditambah
keuntungan yang disepakati. Jurnal nya yaitu:

Tangga
Rekening
l
10/01/ Piutang murabahah
XA

Debit
(Rp)
118.000.
000

Kredit
(Rp)

100.000.
000
18.000.0
00

Persediaan aset murabahah

Margin
murabahah
ditangguhkan

yang

2. Pencatatan urbun sebagai bagian pelunasan


murabahah
Pengkuan uang muka sebagai bagian pelunasan piutang
murabahah dilakukan sesuai dengan metode pencatatan
uang muka sebelum akada murabahah dusepakati, yaitu
menggunakan 3 alternatif:
(1) jika uang muka didebit langsung dari rekening nasabar
sebesar yang disepakati
(2) jika rekening di blokir sebsar uang muka yang
disepakati.
(3) jika uang muka dipegang dan dibayarkan sendiri oleh
Jurnal pengakuan uang muka sebagai pelunasan piutang murabahah alternatif
pertama nasabah kepada pemasok
Tangg
Rekening
al
10/01/ Uang muka
XA

Piutang murabahah

Debit
(Rp)
10.000.0
00

Kredit
(Rp)

10.000.0
00

Pencatatan biaya-biaya yang ditanggung nasabah

Misalkan dalam transaksi murabahah PT HANIYA diatas, nasabah dikenakan


biaya-biaya sebagai berikut:
Biaya administrasi
Rp 900.000
Biaya materai
Rp 30.000
Biaya notaris
Rp 225.000 (0,25 % dari pembiayaan oleh bank)
Biaya asuransi jiwa Rp 378.000 (0,21 % x 2 tahun x pembiayaan oleh bank
Jurnal transaksi diatas:
Tangga
Rekening
l
10/01/ Rekening nasabah PT HANIYA
XA

Debit
(Rp)
1.533.00
0

Kredit
(Rp)

Pendapatan administrasi

900.000

Persediaan materai

30.000

Rekening notaris

225.000

Rekening perusahaan asuransi

378.000

PEMBAYARAN ANGSURAN DAN PENGAKUAN KEUNTUNGAN


MURABAHAH

Pengakuan keuntungan murabahah dibedakan berdasarkan waktu pelun

BEBERAPA METODE TERSEBUT


ADALAH

Keuntungan
K
euntungan diakui saat seluruh
penyerahan
piutang
asetmurabhah
murabahah
berhasil di tag

Secara umum, risiko pembiayaan dapat dinilai dari mitigasi yang


dilakukan bank, yaitu credit scoring credit scoring dan agunan. Credit
scoring merupakan instrumen standar (best practices) dan diatur dalam
surat edaran bank indonesia tentang manajemen risiko kredit credit
scoring mengatur risiko dari profil nasabah dan dibuat spesifik sesuai
produk
bank
yang
bersangkutan.
Dalam perbankan, praktek akuntansi yang cenderung digunakan
dalam hal pengakuan keuntungan adalah alternatif yang terdapat pada
paragraf 23(b) butir (ii), yaitu pengakuan keuntungan proporsional
dengan
besaran
kas
yang
berhasil
ditagih.

Misalnya dalam kasus pituang murabahah PT


Haniya, bank memilih untuk menggunakan metode
pengakuan keuntungan proporsional terhadap kas
yang
berhasil
ditagih.
Jadwal dan realisasi

murabahah
PT Haniya
1 10/0 4.500. 3.750.
. 2/XA 000
000
2 10/0 4.500. 3.750.
. 3/XA 000
000
3 10/0 4.500. 3.750.
. 4/XA 000
000
4 10/0 4.500. 3.750.
. 5/XA 000
000
5 10/0 4.500. 3.750.
. 6/XA 000
000

pembayaran
750.0
00
750.0
00
750.0
00
750.0
00
750.0
00

10/02
/XA
20/03
/XA
10/04
/XA
15/04
/XA
30/05
/XA

angsuran

4.500.000
4.500.000
2.000.000
2.500.000
4.500.000
plus
denda

1.Pembayaran
angsuran
dilakukan
pada
waktu
tanggal jatuh tempo

Margin murabahah yang ditangguhkan dilaporkan di neraca


sebagai pengurang piutang murabahah. Dalam laporan
keuangan bank syanah, semua piutang murabahah net telah
dikurangi terlebih dahulu dengan margin murabahah yang
ditangguhkan.
Akan
tetapi
terkadang
bank
tidak
mengeksplisitkan adanya akun margin murabahah yang
ditangguhkan.
** Pendapatan margin murabahah dilaporkan di laporan laba
rugi pada bagian pendapatan pengelolaan dana sebagai
mudharib. Jika pendapatan margin murabahah telah berwujud
kas, maka jumlah tersebut dapat diikutsertakan dalatn
perhitungan bagi hasil dengan nasabah penghimpunan dana
yang menggunakan akad mudharabah (pembahasan lebih
lanjut lihat bab 15 tentang perhitungan bagi hasil).

(ii) Pembayaran angsuran dilakukan


setelah tanggal jatuh tempo tanpa
dikenakan
denda
Pada saat jatuh
tempo, bank mencatat dua pasang jurnal,
yaitu pengakuan terhadap perubahan piutang murabahah
menjadi piutang murabahah jatuh tempo, dan pengakuan
terhadap perubahan margin yang ditangguhkan menjadi
pendapatan margin murabahah akrual. Selanjutnya, pada
saat pendebitan rekening nasabah, bank mengakui
berkurangnya piutang murabahah jatuh tempo dan terjadinya
Pendapatan
margin
murabahah
akrual
adalah
perubahan
pendapatan
margin
akrual menjadi
pendapatan
pendapatan
margin yang sudah menjadi hak bank karena
margin.
jatuh temponya angsuran piutang, akan tetapi belum
berwujud kas karena belum adanya penerimaan atas
angsuran piutang tersebut PAPSI 2013 tidak membedakan
antara pendapatan margin murabahah yang berwujud kas
maupun belum. Keduanya digabung dalam satu rekening,
yaitu pendapatan margin murabahah.

(iii)
Pembayaran
angsuran
dilakukan
sebagian pada waktu tanggal jatuh tempo
dan sebagian lagi setelah jatuh tempo
tanpa dikenakan denda
Sering kali, nasabah baru bisa membayar sebagian dari
jumlah angsuran yang harus dibayar. Dalam kondisi ini, bagian
angsuran piutang yang belum dibayar berubah menjadi piutang
murabahah jatuh tempo. Adapun jumlah margin murabahah yang
ditangguhkan sebagian berubah menjadi pendapatan margin
sebesar proporsional terhadap jumlah yang dibayar dan sebagian
lagi berubah menjadi pendapatan margin murabahah akrual
sebesar
terhadap jumlah yang belum
dibayar.
(iv) proporsional
Pembayaran
angsuran

ditakukan
setelah
tanggal jatuh
tempo
dengan pengenaan denda
keterlambatan
Bank syariah diperbolehkan mengenakan denda pada
nasabah yang memiliki kemampuan untuk membayar
angsurannya, tetapi sengaja menunda-nunda pembayarannya.
Berdasarkan PSAK 102 paragraf 29 disebutkan bahwa denda

(v)
Pembayaran untuk melunasi
piutang lebih awal dari waktu yang
ditentukan (pelunasan dini)
Nasabah diperkenankan melunasi pembiayaan yang
didapatnya lebih awal dari waktu yang disepakati. Bagi bank
syariah, pelunasan lebih awal merupakan hal yang sangat
baik
karena
mengurangi
beban
pengawasan
dan
Berdasarkan
102 karena
tentang
Akuntansi
administrasi
di masaPSAK
depan Oleh
itu, biasanya
bank
memberikan potongan
atas
pelunasan piutang
tersebut. murabahah
Murabahah,
potongan
pelunasan
dapat diberikan pada pembeli yang melunasi secara
tepat waktu atau lebih cepat dari waktu yang
disepakati (paragraf 26).

Pemberian potongan pelunasan piutang murabahah


dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu dari
metode (i) diberikan pada saat pelunasan, yaitu penjual
mengurangi
piutang
murabahah
dan
keuntungan
murabahah, dan (ii) diberikan setelah pelunasan, yaitu
penjual menerima pelunasan piutang dari pembeli dan

Alternatif 1: Potongan diberikan pada saat pelunasan

10/06/x Beban potongan angsuran


a
murabahah
Piutang murabahah
Kas/rekening nasabah
piutang murabahah

12.000.00
0
12.000.00
0
78.000.000
78.000.000

Margin murabahah ditangguhkan 15.000.000


pendapatan margin
15.000.000
Alternatifmurabahah
2: Potongan diberikan setelah pelunasan
05/06/x
a

Kas/rekening nasabah
piutang murabahah

90.000.00
0

90.000.00
0

Margin murabahah ditangguhkan 15.000.000


pendapatan margin
15.000.000
murabahah
Beban potongan pelunasan
kas/rekening nasabah

12.000.000
12.000.000

Berdasarkan PSAK no. 102 paragraf 28, potongan angsuran


murabahah diakui sebagai pengurang keuntungan murabahah jika
diberikan karena pembeli membayar secara tepat waktu atau lebih
cepat dari yang disepakati.
Terkait potongan piutang murabahah PAPSI 2013 (h. 4.9)
menyatakan bahw potongan
pelunasan
piutang Murabahah
diakui sebagai pengurang pendapatan murabahah pada saat
pelunasan sebesar jumlah yang diberikan. Jika potongan
pembayaran cicilan piutang murabahah diberikan kepada
nasabah:
a. karena
membayar cicilan tepat waktu, maka potongan
pembayaran diakui sebagai pengurang pendapatan murabahah;
dan/atau
b. karena adanya penurunan kemampuan pembayaran oleh
nasabah, maka potongan pembayaran diakui sebagai beban
bank.

Variasi dalam transaksi murabahah


1. Memblokir rekening nasabah sebesar nilai uang muka
yang disepakati
rekening
debit
Kredit
Rekening nasabah-PT Haniya
piutang murabahah

10.000.000
10.000.000

2. Alternatif jika uang muka dipegang dan dibayarkan


sendiri oleh nasabah kepada pemasok
Rekening
Piutang wakalah
Rekening nasabah-PT Haniya

debit

Kredit

90.000.000
90.000.000

Pada saat PT Haniya menyerahkan barang, maka BMS


melakukan jurnal:
Rekening
debit
Kredit
Persediaan aset murabahah
Piutang wakalah

90.000.000
90.000.000

Jurnal saat penjualannya adalah sebagai berikut.


rekening
piutang murabahah
persediaan aset murabahah
Margin murabahah yang
ditangguhkan

debit
108.000.00
0

Kredit
90.000.000
18.000.000

VARIASI DALAM PENGAKUAN


PENDAPATAN MARGIN
1.

Alternatif: Pengakuan margin murabahah


saat penyerahan aset murabahah

Saat akad disepakati:


rekening
piutang murabahah
persediaan aset murabahah
pendapatan margin murabahah

debit
108.000.00
0

Kredit
90.000.000
18.000.000

Saat pembayaran angsuran oleh nasabah:


rekening
Kas/Rekening nasabah-PT Haniya
piutang murabahah

debit

Kredit

4.500.000
4.500.000

ALTERNATIF: PENGAKUAN MARGIN MURABAHAH


HANYA PADA SAAT PIUTANG MURABAHAH
BERHASIL DITAGIH SELURUHNYA

Jurnal saat akad disepakati


rekening

piutang murabahah
persediaan aset murabahah
pendapatan margin murabahah

108.000.00
0

Kredit
90.000.000
18.000.000

Saat pembayaran angsuran oleh nasabah


rekening

Kas/Rekening nasabah-PT Haniya


piutang murabahah

debit

debit

Kredit

4.500.000
4.500.000

Saat pembayaran angsuran terakhir oleh nasabah


rekening

debit

Kas/Rekening nasabah-PT Haniya


piutang murabahah

4.500.000

Margin yang ditangguhkan


pendapatan margin

18.000.000

Kredit
4.500.000
18.000.000

PRAKTIK MURABAHAH UNTUK TRANSAKSI LC

Skema Praktik Transaksi LC terdiri atas beberapa langkah, yaitu:

1.

Nasabah bank (importir) mengajukan LC atas pembelian barang dari


supplier di luar negri.
Setelah melewati prosedur pembiayaan, bank setuju menerbitkan LC. Saat
terbit LC, bank mencatat sebagai komitmen bank (rekening administratif)
Saat LC dikonfirmasi di luar negeri, bank membayar kepada bank
beneficiary atas petunjuk eksportir.
Saat bank membayar kepada bank beneficiary akad murabahah
pembiayaan dimulai.
Nasabah membayar bank sesuai skedul yang telah ditetapkan.

2.

3.

4.

5.

PENYAJIAN TRANSAKSI MURABAHAH DI LAPORAN


KEUANGAN
Uang muka murabahah dari pembeli disajikan sebagai liabilitas lainnya.

Cadangan kerugian penurunan nilai murabahah disajikan sebagai p

PENGUNGKAPAN TRANSAKSI
MURABAHAH

Berdasarkan PAPSI 2013 (h. 4.14-15), hal-hal yang harus


diungkapkan terkait transaksi pembiyaan dengan skema
murabahah antara lain:

1.

Rincian piutang murabahah berdasarkan jumlah, jangka waktu,


jenis valuta, kualitas piutang, jenis penggunaan, sektor
ekonomi, dan cadangan kerugian penurunan nilai;
Jumlah piutang murabahah yang diberikan kepada pihak yang
berrelasi;
Kebijakan dan metode akuntansi untuk pengakuan pendapatan,
cadangan kerugian penurunan nilai, penghapusan, dan
penanganan piutang murabahah yang bermasalah;
Besarnya piutang murabahah baik yang dibebani sendiri oleh
bank maupun secara bersama-sama dengan pihak lain sebesar
bagian pembiayaan bank.

2.

3.

4.

DEMIKIAN, TERIMAKASIH