Anda di halaman 1dari 24

PERTUMBUHAN

EKONOMI
TE MAKRO UIN-FEBI

PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi tidak sama dengan


arti pembangunan ekonomi
Laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi
hanyalah syarat perlu dalam pembangunan
Pertumbuhan ekonomi pada prinsipnya harus
berkualitas dan dapat dinikmati penduduk
suatu negara yg bersangkutan, pertumbuhan
ekonomi saja blm tentu dpt dinikmati
warganya jika pertumbuhan penduduk jauh
lebih tinggi

KONSEP DASAR PERTUMBUHAN


EKONOMI

Pertambahan output atau pertambahan


pendapatan nasional agregat dlm kurun
waktu satu tahun
Perkembangan ekonomi tdk hanya
menyangkut pertambahan dlm produksi
barang dan jasa scr fisik saja melainkan juga
kualitas faktor2 produksi yg terlibat di dlm
proses produksi barang dan jasa

LANJUTAN

Pembangunan ekonomi merupakan proses


kenaikan struktur ekonomi sosial dan
modernisasi atau kematangan kelembagaan
yg lebih luas, termasuk dpt berkurangnya
masalah kemiskinan dan pengangguran

LANJUTAN

Pertumbuhan ekonomi berkaitan erat dgn


pertumbuhan input misalnya :
Modal

manusia (human capital) : tenaga kerja,


pendidikan, disiplin, motivasi
Modal dlm arti fisik (natural capital) : tanah,
mineral, minyak, bahan bakar, kualitas
lingkungan alam
Pembentukan modal (built capital) : mesin,
industri, jalan, infrastruktur lainnya, modal
kredit, teknologi, modal barang (stock of capital)
Modal sosial masyarakat (social capital) : gotong
royong dan kesetiakawanan

LANJUTAN

Pertumbuhan ekonomi menggambarkan


masalah ekonomi yg dihadapi oleh suatu
negara dibedakan 3 aspek :
Masalah

pertumbuhan ekonomi itu bersumber


dari perbedaan diantara pertumbuhan potensial
pertumbuhan itu sendiri
Masalah pertumbuhan ekonomi adalah
meningkatkan potensial pertumbuhan itu sendiri
Masalah pertumbuhan ekonomi adalah mengenai
keteguhan pertumbuhan ekonomi yg berlaku dari
satu tahun ke tahun lainnya

DASAR TEORI PERTUMBUHAN


EKONOMI

Utk mengetahui faktor2 yg berpengaruh thd


pertumbuhan ekonomi, telah banyak mazhab
analisis yg dpt digunakan
Mazhab analitis dapat dibedakan menjadi :
Teori

pertumbuhan struktural
Teori dependensia
Teori neoklasik

LANJUTAN

Beberapa faktor yg mempengaruhi


pertumbuhan ekonomi :
Faktor

ekonomi : SDA, akumulasi modal,


organisasi, kemajuan teknologi, tenaga kerja,
pembagian kerja, dan skala produksi
Faktor non ekonomi : faktor sosial, faktor budaya
manusia, dan faktor politik serta administrasi

KELOMPOK TEORI PERTUMBUHAN


LINEAR (HISTORIS)

Friedrich List
Tahapan

primitif
Tahapan beternak
Tahapan bertani
Tahapan pengelolaan (manufacturing)
Pertanian, industri pengolahan dan perdagangan

Bruno Hildebrand
Perekonomian

barter (natural)
Perekonomian dengan uang
Perekonomian dgn kredit

LANJUTAN

Karl Bucher
Produksi

utk memenuhi kebutuhan sendiri


(subsistence)
Perekonomian kota, dimana pertukaran sudah meluas
Perekonomian nasional, dimana peran perdagangan
menjadi semakin penting

Adam Smith
Masa

berburu
Masa beternak
Masa bercocok tanam
Tahap perdagangan
Tahap perindustrian

LANJUTAN

David Ricardo
Terbatasnya

jumlah tanah, seluruh tanah digunakan utk produksi


gandum, maka tenaga kerja dlm pertanian membantu menentukan
distribusi industri
Law of deminishing return berlaku bagi tanah karena jumlah tanah
tetap
Tingkat upah adalah alamiah (seluruh buruh dibayar dgn upah yg
cukup utk hidup scr minimal)
Adanya akumulasi kapital, untuk saving dan investasi yg meningkat
Adanya kemajuan teknologi dari waktu ke waktu hanya sebagai
penggantian buruh
Sektor pertanian dominan
Sumber lain pemupukan modal adalah perbedaan antara produksi dan
konsumsi, maka pentingnya peningkatan produksi dan pengurangan
konsumsi
Ada pengaruh perubahan variabel; penduduk, upah, sewa,
keuntungan yg dinamis thd pembangunan ekonomi

LANJUTAN .

Teori Robert Malthus (Theory of


Underconsumption), kemiskinan dan
keterbelakangan penduduk di suatu negara tjd
bukan disebabkan oleh terbatasnya tanah subur,
atau makin kecilnya luas lahan krn penduduk
bertambah; bukan pula kemalasan penduduk.
Melainkan karena sebagian besar tanah dikuasai
dan dimiliki oleh sebagian kecil tuan tanah.
Sedangkan, hasil produksi masyarakat kecil
(golongan lemah) lebih diperuntukkan untuk
pemenuhan kebutuhan dasar, dan hanya
sebagian kecil sekali yg diinvestasikan

LANJUTAN

Karl Marx, evolusi perkembangan masyarakat


dpt tjd melalui tiga tahapan :
primitif/feodalisme, kapitalisme, dan kemudian
berakhir pd sosialisme)
Marx mendeskripsikan ttg perkembangan
masyarakat dari polanya yg sederhana hingga
mjd masyarakat yg kompleks dan dgn pembagian
kerja yg ketat dlm masyarakat kapitalis
Kemampuan kapitalis utk mengakumulasi modal
terletak pd kemampuan mereka dlm
memanfaatkan nilai lebih dari produktivitas
buruh yg dipekerjakannya

LANJUTAN

WW Rostow, pembangunan ekonomi merupakan suatu


proses yg dpt menyebabkan beberapa perubahan
sbb :
Perubahan

orientasi ekonomi, politik, dan sosial yg pd


mulanya berorientasi kpd suatu daerah mjd berorientasi
ke dlm
Perubahan pandangan masyarakat mengenai jumlah anak
dlm keluarga yaitu kesadaran utk membina keluarga kecil
Perubahan dlm kegiatan investasi masyarakat dari
melakukan investasi yg tdk produktif mjd investasi yg
produktif
Perubahan sikap hidup dari adat istiadat yg kurang
merangsang pembangunan ekonomi misalnya kurang
menghargai waktu kerja dan orang lain

LANJUTAN

Lima tahapan pembangunan Rostow :


Tahap
Tahap
Tahap
Tahap
Tahap

pembangunan tradisional
prakondisi tinggal landas
tinggal landas
menuju kedewasaan
konsumsi tinggi

KELOMPOK TEORI PERUBAHAN


STRUKTURAL

Teori Arthur Lewis, memfokuskan pd


terjadinya proses pengalihan TK dan
pertumbuhan ekonomi serta kesempatan
kerja dari sektor tradisional (pedesaan) ke
sektor modern (perkotaan) yg memungkinkan
dgn adalnya perluasan lapangan kerja di
sektor modern melalui arus urbanisasi
Asumsi upah di perkotaan minimal 30 % lbh
tinggi dari rata2 pendapatan di pedesaanyg
memaksa para pekerja pindah ke daerah
perkotaan

LANJUTAN

Teori Hollis Chenery, transformasi struktur


produksi menunjukkan bahwa sejalan dgn
peningkatan pendapatan per kapita,
perekonomian suatu negara akan bergeser
dari yg mula2 mengandalkan sektor pertanian
menuju sektor industri
Sumbangan sektor industri pd pendapatan
nasional meningkat dan sektor pertanian
mengalami penurunan pd saat pendapatan
per kapita meningkat

LANJUTAN

Dudley Seers, perkembangan ekonomi tjd


ketika ada peningkatan output per kapita,
penurunan kemiskinan absolut, perbaikan
distribusi pendapatan dan peningkatan
penyerapan tenaga kerja
Hans Singer, pembagian kerja internasional
mengakibatkan negara2 yg blm berkembang
akan mjd negara2 pinggiran yg peranannya
sekedar dan memproduksi dan mengekspor
bahan mentah. Negara2 maju lbh berperan
sbg pihak yg memproduksi produk2 industri

LANJUTAN

Juan Robinson, analisis pertumbuhan ekonomi


didasarkan pd; pertumbuhan penduduk,
kemajuan teknologi, akumulasi modal, dan
faktor2 kelembagaan
Gunnar Myrdal, hubungan ekonomi di antara
negara maju dgn NSB menimbulkan
ketimpangan internasional dalam pendapatan
perkapita dan kemiskinan di NSB. Teori
dampak balik (backwash effects) dan dampak
sebar (spread effects) shg perlu adanya
campur tangan pemerintah dlm upaya
pemberantasan kemiskinan di NSB

LANJUTAN

Paul Baran, interaksi ekonomi internasional


tjd dimana faktor modal bergerak dari
negara yg produktivitas batas modalnya
rendah ke negara yg produktivitasnya tinggi.
Sedangkan, utk menuju keseimbangan pd
keseluruhan tdk pernah terjadi
Naiknya pendapatan nasional di NSB sbg
akibat dr investasi asing, tidaklah dinikmati
sebagian besar rakyat di NSB tsb krn adanya
ketimpangan distribusi pendapatan

KELOMPOK TEORI PERTUMBUHAN


EKONOMI NEOKLASIK

Model teori pertumbuhan Harrod-Domar


Faktor

I akan menambah stok kapital (misalnya pabrik2


industri, jalan2, mesin dsb). Jadi I = K, dimana K
adalah stok kapital dlm masyarakat. Peningkatan stok
kapital diikuti peningkatan kapasitas produksi
masyarakat, dan selanjutnya kurva penawaran agregat
akan bergeser ke kanan. Pergeseran dari AS1 ke AS2
berdampak pula pada pergeseran AD1 ke AD2
Dgn cara (i) melalui I menggeser AD lewat proses
multipler (jangka pendek) dan (ii) melalui I
menggeser AS lewat penambahan kapasitas produksi
(jangka panjang)

LANJUTAN
P

Model teori pertumbuhan


Harrod Domar

Model Domar :

AS 1

ID

P1

I x Y = S x Y

AS 2
E

maka I = S

IS

Model Harrod :
I x Y = S x Y
maka I = S

P2

AD 2
AD 1

Y1

Y2

output

Model Harrod-Domar :
Y = I

LANJUTAN

Model Harrod-Domar telah memberikan


peranan kunci kpd investasi di dlm proses
pertumbuhan ekonomi, khususnya mengenai
efek ganda (multiplier effect) yg dimiliki
oleh investasi yaitu :
Investasi

akan menciptakan pendapatan


Investasi memperbesar kapasitas produksi
perekonomian dgn cara meningkatkan stok modal