Anda di halaman 1dari 11

FIRE CLAY

JUMARNI
DAMIANA .R. SEPTIN

PENDAHULUAN

Fire clay

Fire clay merupakan salah satu bahan galian industri kelompok sub B yang
berkaitan dengan batuan sedimen. Fire clay ialah bahan galian yang terdiri dari
mineral kaolinit yang bentuk kristalnya tidak sempurna (melorit = disordered
kaolinit), ilite, kuarsa dan mineral lempung lainnya, bersifat plastis, dilapangan
tidak menunjukan perlapisan. Jenis lempung ini tahan terhadap suhu tinggi (lebih
dari 1600" C) tanpa terjadi pembentukan masa gelas.

Secara megaskopis sulit membedakan antara fire clay dan ball clay. . Hal ini
dapat diketahui dengan metode AAS dimana kaolinit merupakan
komposisi utama. Berbeda dengan ball clay dan bond clay, fire
clay terbentuk akibat proses sortasi dan sedimentasi yang telah
lanjut

sehingga

didalamnya

tidak

memperlihatkan

adanya

perlapisan, diendapkan pada lingkungan lakustrin ataupun delta


yang umumnya mengandung batubara.

GEOLOGI

CARA TERJADINYA
Fire clay termasuk dalam lempung sekunder . Lempung
sekunder

atau

sediment adalah jenis lempung hasil pelapukan batuan


feldspatik yang berpindah jauh dari batuan induknya karena
tenaga eksogen, dan dalam perjalanan bercampur dengan
bahan-bahan organik maupun anorganik sehingga merubah
sifat-sifat kimia maupun fisika lempung tersebut
Fire clay terbentuk karena soil yang tertimbun oleh sedimen lain didaratan
atau cekungan lakustrim ataupun delta yang umumnya mengandung batu
bara. Karena terbentuk akibat proses sortasi dan sedimentasi yang telah
lanjut sehingga didalamnya tidak memperlihatkan adanya perlapisan,

Fireclay sering kali berwarna terang (putih) ke abu-abu


gelap menuju ke hitam dan ditemukan di alam berbentuk
bongkahan padat, beberapa diantaranya berkadar alumina
tinggi dan kadar alkalinya rendah. Titik leburnya mencapai
suhu 15000C. Komposisi kimia khas untuk tanah liat api
adalah 23-34 % Al2O3 , 50-60 % SiO2 dan kehilangan 6-27
% pada pengapian bersama dengan berbagai jumlah
Fe2O3 , CaO , MgO , K2O , Na2O dan TiO2 .Yang tergolong
tanah liat tahan api ialah tanah liat yang tahan dibakar
pada suhu tinggi tanpa berubah bentuk, misalnya kaolin
dan mineral tahan api seperti alumina dan silika. Jenis
tanah liat yang tahan terhadap panas dan tidak berubah
bentuk, mempunyai titik lebur yang tingi 16000 C - 17500
C.

POTENSI
Sumatera

DI INDONESIA

Selatan: Air Batu Kab. Ogan Komering Hulu merupakan

endapan sekunder bersama-sama dengan kaolin, G. Meraksa, Kab.Ogan


Komering Hulu.
Jawa

Barat: Cicarucug Kab. Bogor; Parungpanjang Kab. Bogor;

Kebunbeura, Kab. Bogor.


Kalimantan

Selatan: Binuang Kab. Tapin (terdapat dalam sedimen

Paleogen, berasosiasi dengan batubara.


Kalimantan

Timur: Sigihan Kab. Kutai (terdapat dalam batuan sedimen

Miosen dan berasosiasi dengan lapisan batubara); Merandai


Kab.

Kutai (terdapat dalam batuan sedimen Pliosen, berasosiasi dengan

batubara); Tg. Pude Kab. Kutai.


Sulawesi:

Daerah Mengempan; Tondongkura.

PENAMBANGAN
Fire clay merupakan bahan galian yang
lunak. Oleh sebab itu penambangan dilakukan
dengan sistem kuari dengan alat sederhana.
Sistem

penambangan

gophering

tidak

dianjurkan, tetapi apabila karena kondisi geologi


terpaksa harus dilaksanakan dengan teknik
penambangan yang aman.

CARA PENGOLAHAN

Fire clay dari hasil penambangan


dibersihkan dari kotoran terutama dari
kontaminan
pengganggu
yang
umumnya merupakan oksida besi yang
berwarna coklat. Kemudian dilakukan
proses pemisahan ukuran butir dengan
cara diaduk dengan air lalu diendapkan
pada bak pengendapan. Endapan yang
berada dibagian atas diambil dan siap
dimanfaatkan untuk pembuatan bata
tahan api.

KEGUNAAN
BIDANG

INDUSTRI

Sifat Fire clay tidak yang plastis, absorsi


rendah, penyusutan menengah, butiran kasar.
Karena beberapa sifatnya yang menguntungkan
antara lain berwarna putih, mempunyai daya lentur
dan sebagainya, maka kaolin juga dipakai sebagai
bahan pengisi untuk produk kertas dan kosmetik.

Fire

clay juga digunakan dalam pembuatan


keramik.Penggunaan fire clay terutama
untuk refraktori, isolator, batu tahan panas.
Fire Clay/Tanah Tahan Api, dipakai
sebagai bahan campuran untuk
pembuatan dinding tungku, papanpapan dalam tungku atau kapsel.
Bahan ini sering digunakan untuk
bahan campuran pembuatan
massa badan siap pakai, untuk
produk stoneware maupun porselin

TERIMA KASIH