Anda di halaman 1dari 8

BAGAIMANA KONTRIBUSI ISLAM

DALAM PENGEMBANGAN PERADABAN


DUNIA

Kelompok 9 :
Trisna Widya Putri ( 15050724075 )
Diana Putri Aprilia (15050724076 )
Zain Zuhdi ( 15050724077 )

PENDAHULUAN
Islam hadir di tengah kerasnya peradaban jahiliyah, melalui Nabi
Muhammad SAW. Akan tetapi untuk selanjutnya Islam mampu bermetamorfosa
menyebar hampir keseluruh penjuru jagad. Dan berhasil membangun
peradaban dan kekuatan politik yang menandingi dinasti besar lainnya pada
masa itu, yakni Bizantium dan Persia.
Kemajuan umat islam pada saat itu tidak hanya dirasakan oleh umat
muslim saja, masyarakat non muslim pun merasakan kemajuan kemajuan
islam, termasuk dunia barat. Namun seiring dengan berjalannya waktu umat
islam pun mengalami kemunduran pada abad pertengahan, namun umat islam
dapat kembali bangkit yang pada akhirnya sentuhan islam dengan dunia barat
memunculkan transformasi intelektual dari Islam, yang melahirkan gerakan
renaissance, reformasi dan rasionalisme di dunia barat.
Dengan demikian, kemajuan kemajuan ilmu pengetahuan duna barat yang
begitu berkembang seperti sekarang ini tidak terlepas dari kontribusi kemajuan
Islam pada saat kejayaan umat Islam waktu itu.

Peradaban Islam dan Periode


Kejayaan Peradaban Islam
Peradaban Islam adalah bagian-bagian dari kebudayaan Islam yang meliputi berbagai aspek
seperti moral, kesenian, dan ilmu pengetahuan, serta meliputi juga kebudayaan yang memilliki
sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan, dan ilmu pengetahuan yang
luas.Dengan kata lain peradaban Islam bagian dari kebudayaan yang bertujuan memudahkan dan
mensejahterakan hidup di dunia dan di akhirat. Demikianlah Islam dengan ajaran suci dan
universal, mengalami perkembangan dari masa ke masa. Adapun penyebaran Islam dan torehan
peradabannya ke penjuru dunia, tak kan lepas dari metode dan sistem penyebarannya, mulai dari
perdagangan, diplomasi politik, sampai pada peperangan perebutan kekuasaan dan pendudukan
wilayah.
Sedangkan periode penyebaran Islam dan peradabannya yang dimulai sejak masa Rasulullah saw
pada abad ke-6 M hingga saat ini, terdapat masa-masa kejayaan peradaban Islam, masa
kemunduran islam dan masa kebangkitan islam. pereodisasi peradaban Islam tersebut, secara
umum terbagi menjadi 3 (tiga) periode.

3 PERIODE PERADABAN ISLAM


1. PERIODE KLASIK
Pada masa ini merupakan masa keemasan Islam. seluruh semenanjung
Arabia telah tunduk ke bahwah kekuasaan Islam, yang kemudian dilanjutkan
dengan ekspansi pada masa khalifah pertama Abu Bakar ash-Shiddiq, hingga
berlanjut pada kekhalifahan berikutnya. Dan dikuasainya Irak pada tahun 634
M, meluas hingga Suria, kemudian pada masa Umar bin Khattab, Islam mampu
menguasai Damaskus (635 M), menjatuhkan Alexandria dan menguasai Mesir
dengan tembok Babilonnya dan kekuasaan Islam meluas hingga Palestina, Syiria,
Irak, Persia dan Mesir.
2. PERIODE PERTENGAHAN
Pada masa ini merupakan masa kemunduran Islam pada 1250-1500 M. Satu
demi satu kerajaan Islam jatuh ke tangan Mongol, dan kerajaan Islam Spanyol
pun mampu ditaklukkan oleh raja-raja Kristen yang bersatu, hingga orang-orang
Islam Spanyol berpindah ke kota-kota di pantai utara Afrika. Namun terjadi
kebangkitan kembali kedinastian Islam pada masa 1500-1800 M. Di sana
terdapat 3 kerajaan besar, yang menjadi tonggak berjayanya peradaban Islam
yang ke-2, yaitu Kerajaan Turki Usmani, Kerajaan Safawi Persia, dan Kerajaan
Mughal di India.

3 PERIODE PERADABAN ISLAM


3. PERIODE MODERN

Pada masa ini merupakan masa kebangkitan Islam, dengan berakhirnya


ekspedisi Napoleon di Mesir, telah membuka mata umat Islam akan
kemunduruan dan kelemahannya di samping kemajuan dan kekuasaan
Barat. Raja dan pemuka-pemuka Islam mulai berpikir mencari jalan keluar
untuk mengembalikan keseimbangan kekuatan, yang telah pincang dan
membahayakan umat Islam. Dengan demikian, timbullah pemikiran dan
pembaharuan dalam islam yang disebut dengan modernisasi dalam Islam.
Sehingga muncullah beberapa tokoh penting yang berkontribusi terhadap
perkembangan peradaban Dunia.

Kontribusi Peradaban Islam


Kepada Peradaban Dunia
Para tokoh Islam klasik yang telah membangun peradaban di
masa itu, dan tidak dilakukan oleh orang-orang barat pada masa
itu adalah dengan mempelajari dan mempertahankan
peradaban yunani kuno, serta mengembangkan buah
pemikirannya untuk menemukan sesuatu yang baru dari segi
filsafat dan ilmu pengetahuan.
Seorang pemikir orientalis barat Gustave Lebon, dan telah
diterjemahkan oleh Samsul Munir Amin, mengatakan bahwa
orang Arablah yang menyebabkan kita mempunyai peradaban,
karena mereka adalam imam kita selama enam abad. Hingga
peradaban Islam telah memberi kontribusi besar dalam berbagai
bidang khususnya bagi dunia Barat yang saat ini diyakini sebagai
pusat peradaban dunia.

Contoh kontribusi besar Islam


terhadap dunia

Ibnu Sina sebagai Avicenna di Dunia Barat, seorang filsuf, ilmuwan dalam
bidang kedokteran.

Abu Amr Usman bin Bahr al-Kinani al-Fuqaimi al-Bashri,


terkenal penulis ensiklopedia hewan

Al razi orang pertama yang membuat jahitan pada perut dengan benang
dibuat dari serat. Dia juga berhasil membedakan antara penyakit cacar
dengan campak.

Ibn haitham, bapak ilmu optik

Ibnu khaldun, bapak sosial politik

Jabir ibnu hayyan, penemu ilmu kimia

Lembaga-lembaga pendidikan Islam yang telah didirikan jauh sebelum Eropa


bangkit dalam bentuk ratusan madrasah adalah pendahulu universitas yang
ada di Eropa.

Keberadaan perpustakaan islam dan lembaga-lembaga keilmuan sebagai


pusat penerjemah.

seorang ilmuwan

Menggali sumber historis, sosiologis, filosofis, dan teologis


kontribusi islam bagi peradaban dunia
1. SUMBER HISTORIS
Kontribusi islam bagi peradaban dunia jika digali dari sumber histori kita dapat mengingat
kembali kemajuan dan kemunduran perdadaban islam pada masa itu. Orientasi kepada
spritualitas pada masa itu telah mendorong penghargaan terhadap pluralitas sehingga
beragaam aliran pemikiran tumbuh dan berkembang dalam bingkai kedaulatan islam yang
memberikan ruang bagi golongan.
2. SUMBER SOSIOLOGI
Secara kultural agama islam yang lahir di luar hegemoni dua dinasti yang berkuasa yakni
romawi dan persia menjadikan umat islam memiliki sikap terbuka sehingga sikap mereka
positif terhadap pembagian budaya bangsa-bangsa lain.
3. SUMBER FILOSOFI DAN TEOLOGIS
Secara Filosofis, islam memiliki semangat membangun peradaban yang oleh nabi Muhammad
diterjemahkan dalam bentuk masyarakat madani rasul hidup dan terus membangun
kerjasama dengan masyarakat medinah yang majemuk, dan berhasil membentuk
pemersatuan.
Secara Teologis yaitu menjadikan Al-Quran, hadist, dan pemikiran manusia untuk mengkaji
doktrin-doktrin dasar atau akidah-akidah pokok Islam Ilmu kalam mengidentifikasi dan
membuktikan keabsahannya dan menjawab keraguanya.

Anda mungkin juga menyukai