Anda di halaman 1dari 21

BAHAYA ERGONOMI DAN

PSIKOLOGISOSIAL DI TEMPAT
KERJA
KELOMPOK 10 :
Ida Purwati
Candra Widhi K.S
Karina Bariroh

Bahaya ergonomi
Ergonomi merupakan ilmu tentang
hubungan pekerjaan dengan
manusia . Ergonomi memiliki sebuah
prinsip yaitu, mencocokkan
pekerjaan untuk pekerja. Ergonomi
mengatur pekerjaan dan area kerja
untuk disesuaikan dengan kebutuhan
pekerja.

Desain ergonomi yang efektif


menyediakan workstation, peralatan
dan perlengkapan kerja yang
nyaman dan efisien bagi pekerja
untuk digunakan. Tujuan utama
ergonomi adalah untuk menjamin
kesehatan kerja dan meningkatkan
produktivitas.

Konsep keseimbangan
ergonomi
Jika tuntutan tugas > kemampuan
kerja => over stress, discomfort,
lelah, cidera,celaka, sakit,
produktivitas
Jika tuntutan tugas < kemampuan
kerja => under stress, bosan, lesu,
tidak produktif
Harapannya adalah antara tuntutan
tugas = kemampuan tugas =>
performa optimal

Aspek yang harus diperhatikan oleh


ahli ergonomi
Pekerjaan yang dilakukan dan tuntutan
pekerja.
Peralatan yang digunakan.
Informasi yang digunakan, bagaiman
informasi tersebut di dapat dan diubah.
Lingkungan fisik
Aspek fisik meliputi : ukuran dan bentuk
tubuh, kebugaran dan kekuatan, postur.
Aspek psikologi : Kemampuan mental,
kepribadian, pengetahuan dan pengalaman.

Resiko potensi bahaya ergonomi


akan meningkat
1. Dengan tugas yang monoton, dan
berulang.
2. Bila terdapat pendukung yang
kurang sesuai,
3. Bila kurang istirahat yang cukup.

Hal hal yang dapat dilakukan


untuk mengurangi resiko
bahaya di tempat kerja
dengan menrapkan ergonomi.
1. Desain tempat kerja, untuk kenyamanan,
produktivitas dan keamanan seperti :
a) Rancangan dan arus lalulintas.
b) Pencahayaan
c) Tempertur, kelembaban, dan ventilasi
d) Mobilisasi (aktivitas kerja)
e) Fasilitas sanitasi dan drainase ( tempat
pembuangan limbah padat dan cair).

2. Proses dan desain


perlengkapan
a) Desain tempat dan alat kerja akan
mempengaruhi kenyamanan, keamnana
dan produktivitas dalam bekerja misal:
- Posisi duduk yang sesuai meliputi
sandaran, kursi atau bangku.
- Posisi saat mengangkat sesuatu misalnya
mengangkat alat alat kerja.
3. Fungsi dan tugas : Fungsi dan tugas harus
sesuai dan harus punya spesifikasi tertentu
misalkan berat dan badan yang idel.

Ergonomi dapat meningkatkan


kesehatan di tempat kerja
Ergonomi dapat mengurangi
kemungkinan kecelakaan.
Ergonomi megurangi potensi
terjadinya kesakitan.
Meningkatkan kinerja dan
produktivitas.

Penerapan ergonomi di tempat kerja


Penerapan ergonomi yang salah pada
posisi duduk

Penerapan ergonomi pada posisi


duduk yang benar

Posisi saat mengangkat sesuatu yang


salah

Posisi saat mengangkat sesuatu yang


benar

Bahaya Psikososial
Suatu sumber potensi kerugian atau
suatu
situasi
yang
berhubungan
dengan
pekerja,
pekerjaan
dan
lingkungan kerja yang berpotensi
menyebabkan
kerugian
atau
gangguan.

Bahaya psikologisosial di tempat


kerja
Jika suatu perusahaan ingin
memaksimalkan produktivitas maka
perlu menciptakan tempat kerja yang
membuat pekerja merasa aman dan
dihormati, meliputi keselamatan fisik,
melindungi kesejahteraan diri,
martabat dan mental.

Bahaya psikososial
a. Komunikasi yang buruk dengan atasan maupun
dengan rekan kerja
b. Jam kerja yang panjang dan tidak adanya rotasi
shift kerja
c. Aturan perusahaan yang tidak jelas
d. Beban kerja yang berlebihan
e. Kurang lengkapnya peralatan kerja serta sarana
dan fasilitas kerja
f. Pengawasan kerja yang kurang memadai
g. Tidak diikutsertakan dalam pengambilan keputusan
h. Perkembangan karir

Aspek bahaya
psikososial
Karakteristik
kerja

Isi dari
pekerjaan(conte
nr of work)

Hubungan kerja
(contex to work)

Stress kerja

Category hazard Psychosocial

Cont

Cox (2000)

Bahaya-bahaya yang dapat terjadi pada tempat


kerja dan berdampak pada psikologisosial seseorang
Pelecehan dan penganiayaan
a. Memukul atau mendorong;
b. berteriak, mengejek atau mengolok-olok orang;
c. Mengancam untuk memberikan penilaian kinerja yang buruk;
d. Kritik oleh seorang manajer secara publik ; dll
. Pelecehan seksual
a. Penyerangan dan pemerkosaan seksual di tempatkerja;
b. Pelecehan fisik, termasuk mencium, menepuk, menyentuh, atau
mencubit dengan cara seksual;
c. Pelecehan verbal , termasuk komentar yang tidak diinginkan tentang,
kehidupan penampilan pribadi atau badan seseorang , penghinaan
danmerendahkan didasarkan pada jenis kelamin seseorang.
. HIV/AIDS Di Tempat Kerja
. Narkoba Di Tempat Kerja

International Labour Organization (2009)

Sumber:
http://fkg.unair.ac.id/filer/buku%20pedmn%20K3PSTK
G.pdf
buku pedoman K3PSTKG
http://www.ilo.org/wcmsp5/groups/public/---asia/---ro
-bangkok/---ilo-jakarta/documents/publication/wcms_23
7650.pdf
keselamatan dan kesehatan kerja sarana untuk
produktivitas
http://
lib.ui.ac.id/file?file=digital/125452-S-5756-Tinjauan%2
0persepsi-Literatur.pdf
International Labour Organization. 2009. Keselamatan
dan Kesehatan Di Tempat Kerja. Online.(
http://www.ilo.org/wcmsp5/groups/public/---asia/---ro