Anda di halaman 1dari 15

KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

PENGERTIAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

Ditinjau dari bahasa, konservasi berasal dari kata conservation, dengan pokok kata to conserve (Bhs inggris) yang artinya menjaga agar bermanfaat, tidak punah/lenyap atau merugikan

Sedangkan sumber dalam alam sendiri merupakan salah satu unsur dari lingkungan hidup yang terdiri dari :

1. Sumber daya alam Hayati 2. Sumber daya alam non hayati

maka konservasi sumber daya alam dapat diartikan sebagai pengelolaan sumber daya alam yang dapat menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragamannya.

JENIS-JENIS SUMBER DAYA ALAM

Menurut Menurut kemungkinan kemungkinan

pemulihannya, pemulihannya, ada ada 2 2 macam macam sumber sumber

daya daya alam, alam, yaitu: yaitu:

RENEVABL

E

• Contoh : air, pohon, hewan dan lain-lain
• Contoh : air,
pohon, hewan
dan lain-lain

ANRENEVA

BLE

• Contoh :
• Contoh :

minyak bumi, batubara, Emas dll.

TINGKAT BUNGA DAN WAKTU

MASALAH-MASALAH

KONSERVASI

Ada Ada tiga tiga pertanyaan pertanyaan yang yang perlu perlu di di

pertimbangkan pertimbangkan dalam dalam mengadakan mengadakan

konservasi k i sumber b daya d alam l yaitu it :

  • 1. Apakah konservasi

itu menguntungkan?

MASALAH-MASALAH KONSERVASI Ada Ada tiga tiga pertanyaan pertanyaan yang yang perlu perlu di di pertimbangkan pertimbangkan
  • 2. Apakah masyarakat

menghendaki adanya

konsrvasi itu?

MASALAH-MASALAH KONSERVASI Ada Ada tiga tiga pertanyaan pertanyaan yang yang perlu perlu di di pertimbangkan pertimbangkan

3.Bagaimana

menanggulanginya

kalau ada hambatan

untuk konservasi?
untuk konservasi?

Menguntungkan atau tidaknya konservasi sumber daya alam tergantung pada faktor berikut :

1.Jangka waktu yang di

rencanakan

Bila pengelola pengelola memutuskan untuk

mengadakan konservasi, maka

keputusannya itu tidak mengikat sepanjang

waktu. Ia dapat menyesuaikan rencananya

dengan adanya perubahan-perubahan

2.Aspek-aspek investasi dari konservasi

lainnya

Seorang pengusaha tidak akan tertarik

untuk menginvestasikan modalnya

guna konservasi sumber daya alam

bila penggunaannya di waktu yang

akan datanga belum pasti.

3. Kemampuan pelaksana dalam memilih alternatif cara konservasi

Dengan berbagai alternatif cara konservasi,

pengelola akan dapat menentukan rencana-

rencana yang di kuasainya yang memberikan

prospek yang lebih baik. Pemilihan cara ini

tentu saja akan mempengaruhi tingkat

keuntungan yang di harapkan dari investasi

4. Adanya

dalam sumber dampak daya alamkonservasi itu. sumber

daya alam tertentu terhadap konservasi

sumber daya alam lain

Pengelola kadang kadang menemukan adanya

hubungan subtitusi antar sumber daya alam dalam

suatu kegiatan produksi. Program konservasi yang

di pilih tentu saja akan memberikan keuntungan

yang tertinggi. Namun harus mempertimbangkan

juga bagaimana pengaruh terhadap sumber daya

lain, sehingga dapat di pertimbangkan

Hambatan-Hambatan Konservasi

1.Hambatan Fisik

Biasanya sumber daya alam di

dapatkan dalam keadaan yang sudah

tertentu tempatnya dan terjadinya,

sehingga untuk menggunakannya

manusia harus menyesuaikan diri .

2.Hambatan Ekonomi

Hambatan ekonomi biasanya di

sebabkan karena kurangnya

pengetahuan dan permodalan,dan hal

inib dapat di atasi dengan memberikan

pendidikan dan bantuan kredit

permodalan

3. Hambatan Kelembagaan

Banyak orang tidak melakukan konservasi

karena kebiasaan atau karena adat, juga

karena mereka kurang memperhatikan

manfaatnya. Bahkan ada adat yang

cenderung menguras sumber daya alam

yang ada

4.Hambatan

Tekhnologi

Penggunaan sumber daya alam akan

tergantung antara lain pada bentuk

penyesuaian diri manusia dan tekhnologi

yang ada. Hubungan antara sumber

daya alam dan macam serta tingkat

tekhnologi sangatlah erat

OKASI SUMBER DAYA ALAM ANTAR WAKTU

Sesungguhnya konservasi berhubungan dengan

alokasi sumber daya alam antar waktu. Tidak

ada alasan untuk menganggap bahwa alokasi

sumber daya alam yang efisien antar waktu

akan menjamin adanya keadilan antar generasi

dalam hal alokasi sumber daya alam

Beberapa permasalahan dalam hal

pengambilan keputusan untuk

mengalokasikan sumber daya alam di

antaranya

  • 1. karena sangat lamanya periode waktu perencanaan

  • 2. Karena adanya risiko dan

  • 3. Karena ketidak pastian

•. serta tidak dapat di kembalikannya kepada

bentuk asal atas suatu jenis sumber daya

Permasalahan Dalam Hal Pengambilan Keputusan Untuk Mengalokasikan Sumber Daya Alam

Periode Waktu Perencanaan yang Sangat Panjang

Risiko dan Ketidakpastian

Tidak Dapat Dikembalikan ke Bentuk Semula (Irreversibility)

Dalam membicarakan alokasi sumber daya alam yang menyangkut beberapa periode waktu yang berurutan, maka suatu tindakan yang di ambil dalam suatu periode waktu tertentu akan mempengaruhi kesempatan pada periode lainnya

Permasalahan Dalam Hal Pengambilan Keputusan Untuk Mengalokasikan Sumber Daya Alam Periode Waktu Perencanaan yang Sangat Panjang
• risiko dapat di perkirakan sebelumnya tetapi ketidakpastian (uncertainty) tidak dapat di perkirakan sebelumnya.Masa Ketidakpastian ini
• risiko dapat di perkirakan sebelumnya
tetapi ketidakpastian (uncertainty) tidak
dapat di perkirakan sebelumnya.Masa
Ketidakpastian ini menjadi semakin parah
apabila perencanaan mencakup banyak
generasi di masa mendatang

Banyak masalah yang berkaitan dengan keputusan mengggunakan sumber daya alam yang harus di ketahui oleh pengambil keputusan agar tidak ada penyesalan di kemudian hari, sehingga ia dapat mengubah arah dari keputusan itu agar kerugian-kerugian yang mungkin timbul dapat di tekan.

Permasalahan Dalam Hal Pengambilan Keputusan Untuk Mengalokasikan Sumber Daya Alam Periode Waktu Perencanaan yang Sangat Panjang

TERIMAKSIH

KELOMPOK 4

1.BAIQ ZAKIA BENING CANDRAGINA (A1A

014

018)

2.CHINDANA MAYA DEWI

(A1A 014

020)

3.DICKY SEPTIAN WINATA

(A1A 014

024)

4.HARSIH RAHMANIA ZULVA YUHANA

(A1A

014

046)

5.LALU ALAN MAOLANA PUTRA

0)

(A1A 014

6.LALU YUDI SUPRATMAN

(A1A 014 0)

7.PAUZI

(A1A 014 0)