Anda di halaman 1dari 15

Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan

Dana Alokasi Khusus (DAK)

Tankertanker Design

Deskripsi dan Tujuan


Tankertanker Design

DESKRIPSI:
Topik ini menjelaskan pengertian dan tujuan Dana Alokasi
Khusus (DAK), formula perhitungan alokasi per daerah, dan
mekanisme penyalurannya
TUJUAN:
Peserta memahami konsep dasar, tujuan dan fungsi DAK
Peserta memahami kriteria DAK (umum, khusus dan teknis)
Peserta memahami mekanisme penyaluran DAK
Peserta memahami isu-isu terbaru tentang DAK

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Bahasan
Tankertanker Design

Konsep Dasar, Tujuan dan Fungsi DAK

Kriteria DAK

Mekanisme Penyaluran DAK

Isu-isu tentang DAK

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Specific Grant
Tankertanker Design

Tidak boleh digunakan oleh daerah selain untuk


membiayai yang dituju oleh Pemerintah pusat
Untuk mencapai tujuan dan prioritas nasional di
bidang tertentu namun urusannya telah
didesentralisasikan ke daerah,
Untuk mempengaruhi pola belanja daerah penerima,
Untuk mengakomodasi spillover benefit (penyediaan
pelayanan publik oleh daerah tertentu tetapi
dimanfaatkan oleh penduduk daerah lain/tentangga)
Untuk mengakomodasi ke-khusus-an daerah tertentu

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Berbagai Jenis Specific Grant

Tankertanker Design

Bantuan khusus untuk


program/kegiatan/pelayanan tertentu (Specific
Grant)

Bantuan khusus dengan dana pendamping dari


penerima (Specific Matching Grant)

Bantuan khusus untuk bersifat emergensi di


daerah (Emergency Grant)

Bantuan khusus untuk belanja modal (Capital


Grant)

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Penentuan Jumlah Specific Grant


Tankertanker Design

Bergvall, et al, 2006:


Closed-ended grant (jumlah yang akan
ditransfer ke daerah telah ditetapkan dari awal
dan realisasinya sama dengan pagu anggaran).
Open-ended grant (jumlah akhir dari grant
ditentukan oleh realisasi belanja daerah dan
biasanya jenis bantuan ini dirancang sangat
menantang untuk dapat direalisasikan oleh
daerah).

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Dana Alokasi Khusus di Indonesia


Tankertanker Design

Dana Alokasi Khusus (DAK) di Indonesia tidak


mencakup berbagai jenis specific grant lainnya
seperti bantuan khusus tanpa dana pendamping,
bantuan emergensi
DAK dengan PP 55/2005 lebih dibatasi lagi hanya
untuk belanja modal, Sehingga DAK tidak dapat
menampung kebutuhan untuk Dana tunjangan
kependidikan yang muncul sebagai bagian Dana
Penyesuaian.

Tankertanker Design

Tankertanker Design

PP No. 55 Tahun 2005


Tankertanker Design

Pasal 50 ayat (2): DAK sebagaimana dimaksud


pada ayat (1) dialokasikan dalam APBN sesuai
dengan program yang menjadi prioritas nasional
Pasal 52: Program yang menjadi prioritas nasional
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (2)
dan Pasal 51 ayat (1) dimuat dalam Rencana
Kerja Pemerintah tahun anggaran bersangkutan.

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Kriteria Perhitungan DAK


Setiap
Mempunyai Cetakan DAK Sendiri
TankertankerDaerah
Design

Cetakan
Kemampuan
Daerah

Cetakan
Naturak
Daerah

Cetakan
Kondisi
Infrastruk
tur

Kemampuan
Keuangan

KRITERIA UMUM

Karakteristik
Wilayah

KRITERIA KHUSUS

KRITERIA TEKNIS

Kondisi
Infrastruktur

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Kriteria Umum
Tankertanker Design

Ditetapkan dengan mempertimbangkan kemampuan


keuangan daerah, yang dicerminkan dari
penerimaan umum APBD dikurangi belanja
pegawai negeri sipil daerah.
KEMAMPUAN
KEUANGAN
DAERAH

PAD

PENERIMAAN
UMUM
APBD

DAU

DBH
DBHDR

BELANJA
PEGAWAI
DAERAH

GAJI PNS
DAERAH

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Kebijakan Alokasi DAK


Tankertanker Design

Alokasi Per Daerah


Mengguna kriteria umum, khusus, dan teknis secara
bersama-sama
Karakteristik daerah menggunakan data kuantitatif
Lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di daerah
Alokasi Per Bidang
Turut menjaga porsi anggaran pendidikan dalam APBN
Mempertimbangkan pengalihan anggaran K/L

Tankertanker Design

KRITERIA UMUM
KEMAMPUAN
NO
KEUANGAN DAERAH
(IFN < 1)
Tankertanker Design

YES

Tankertanker
Design
KRITERIA
TEKNIS

KRITERIA KHUSUS
PERATURAN
PERUNDANGAN

YES

NO

INDEKS TEKNIS
IT = F (INDIKATOR TEKNIS)

KARAKTERISTIK
DAERAH (IKW)

INDEKS FISKAL WILAYAH & TEKNIS


(IFWT) = f(IFN.IKW.IT)

INDEKS FISKAL & WILAYAH


(IFW) = f (IFN.IKW)
IFW > 1
PROSES
PENETAPAN
DAERAH
PROSES
PENETAPAN
ALOKASI

INDIKATOR KEBUTUHAN TEKNIS

YES IFWT > 1

NO

NO
DAERAH
TIDAK LAYAK

YES
DAERAH
LAYAK
INDEKS TEKNIS
IT = F (INDIKATOR TEKNIS) ; IT > 0 No

DAERAH TIDAK LAYAK


UNTUK BIDANG TERTENTU

INDEKS FISKAL WILAYAH & TEKNIS


(IFWT) = f(IFN.IKW.IT)
BOBOT DAK
(BD) = IFWT * IKK
ALOKASI DAK per BIDANG
(ADB) = (BD) * PAGU per BIDANG

YES
ALOKASI DAK Utk DAERAH
Tankertanker Design
(AD) = (ADB1)+(ADB2)+.(ADBn)

Tankertanker Design

PAGU DAK Per Bidang TA. 2010


NO
BIDANG
(1) Tankertanker Design
(2)
1 Pendidikan

DAK 2009
DAK 2010
(3)
(4)
9.334.882.000.000,00 9.334.882.000.000,00

2 Kesehatan

4.017.370.000.000,00 2.829.760.000.000,00

a. Kesehatan Dasar
b. Kesehatan Rujukan

3.411.270.000.000,00 2.223.660.000.000,00
606.100.000.000,00 606.100.000.000,00

Jalan
Irigasi
Air Minum
Sanitasi
Prasarana Pemerintahan
Kelautan dan Perikanan
Pertanian
Lingkungan Hidup
Keluarga Berencana
Kehutanan
Sarana dan Prasarana
13 Perdesaan
14 Perdagangan

4.500.916.800.000,00 2.810.207.000.000,00
1.548.980.000.000,00 968.402.000.000,00
1.142.290.000.000,00 357.231.500.000,00
357.231.500.000,00
562.000.000.000,00 386.253.000.000,00
1.100.360.000.000,00 1.207.840.000.000,00
1.492.170.000.000,00 1.543.633.000.000,00
351.610.000.000,00 351.610.000.000,00
329.010.000.000,00 329.010.000.000,00
100.000.000.000,00 250.000.000.000,00

3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Jumlah

SELISIH
(5)
0,00
1.187.610.000.000,0
0
1.187.610.000.000,0
0
0,00
1.690.709.800.000,0
0
-580.578.000.000,00

%
(6)
0,00%
-29,56%
-34,81%
0,00%
-37,56%
-37,48%

-427.827.000.000,00
-175.747.000.000,00
107.480.000.000,00
51.463.000.000,00
0,00
0,00
150.000.000.000,00

-37,45%
-31,27%
9,77%
3,45%
0,00%
0,00%
150,00%

300.000.000.000,00 110.000.000.000,00
107.322.500.000,00 -42.677.500.000,00
24.819.588.800.000,0 21.133.382.500.000,0 3.686.206.300.000,0
0
0
0

57,89%
-28,45%

190.000.000.000,00
150.000.000.000,00

-14,85%

Tankertanker Design

Mekanisme Penyaluran DAK

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Mekanisme penyaluran DAK diatur dengan


PMK 06/PMK.07/2012
Pemindah bukuan dari Rekening Kas Umum Negara ke
Rekening Kas Umum Daerah yang dilaksanakan secara
bertahap,
Tahap I : disalurkan sebesar 30% dari pagu alokasi DAK
Tahap II : disalurkan sebesar 45% dari pagu alokasi DAK
Tahap III : disalurkan sebesar 25% dari pagu alokasi DAK

Tankertanker Design

Tankertanker Design

Penyaluran DAK
Tankertanker Design

Tankertanker Design