Anda di halaman 1dari 60

2016

TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS


PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG
BERLAKU PADA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

Disampaikan Oleh :
Direktur Jenderal Perhubungan Laut

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN
DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN LAUT
JAKARTA, 13 JUNI 2016

JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK


KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DASAR HUKUM :
a. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara
Bukan Pajak
b. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran
Penerimaan Negara Bukan Pajak
Dalam Proses Penyiapan :
c. Peraturan Menteri Perhubungan Pengganti PM 69 Tahun 2015 tentang
Petunjuk Pelaksanaan Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan
Pajak Yang Berlaku Pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
d. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Pengganti Peraturan
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KU 404/2/11/DJPL-15 tentang
Tata Cara Penerimaan, Penyetoran, Penggunaan Dan Pelaporan Penerimaan
Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Direktorat Jenderal Perhubungan
Laut

PENGERTIAN PENERIMAAN
NEGARA BUKAN PAJAK
SESUAI DENGAN UNDANG UNDANG NOMOR 20 TAHUN
1997 TENTANG PNBP PADA PASAL 1 AYAT (1) ADALAH:
PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK ADALAH
SELURUH PENERIMAAN PEMERINTAH PUSAT YANG
TIDAK BERASAL DARI PENERIMAAN PERPAJAKAN.

PP 15 Tahun 2016 ditetapkan tanggal 25 Mei

2016 dan mulai berlaku setelah 30 (tiga


puluh) hari sejak tanggal diundangkan

JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK


KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

Jasa Transportasi
Darat

Jasa Transportasi
Perkeretaapian

Jasa Transportasi
Laut

Jenis Penerimaan
Negara Bukan Pajak

Jasa Transportasi
Udara

Jasa Pendidikan dan


Pelatihan Serta Jasa
Penggunaan Sarana
dan Prasarana

Denda
Administratif

PNBP PELAYANAN DITJEN HUBLA


Sesuai dengan PP 15 Tahun 2016
A. JASA KEPELABUHANAN PADA PELABUHAN YANG BELUM
DIUSAHAKAN SECARA KOMERSIAL
B. JASA KEPELABUHANAN PADA PELABUHAN YANG
DIUSAHAKAN SECARA KOMERSIAL
C. JASA PENERBITAN SURAT IZIN KEPELABUHANAN
D. JASA KENAVIGASIAN;
E. JASA PENERIMAAN UANG PERKAPALAN DAN
KEPELAUTAN ;
F. JASA ANGKUTAN LAUT;

HAL-HAL BARU YANG DIATUR DALAM PP 15 TAHUN 2016

Pengenaan Tarif PNBP pada Pelabuhan Yang Diusahakan Secara Komersial


(OP/KSOP)
Pentarifan Dipungut Berdasarkan Kelas Pelabuhan
Adanya Penambahan Jenis PNBP (Surat Izin Kepelabuhanan)
Adanya PNBP dari Pendapatan Konsesi
Adanya Jenis Tarif PNBP yang Dihilangkan
Adanya Jenis Tarif PNBP yang mengalami kenaikan dan penurunan

PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)


DITJEN PERHUBUNGAN LAUT POSISI PER TANGGAL 7 Juni 2016
JENIS JASA

JUMLAH TOTAL
A

JASA FUNGSIONAL

Jasa Navigasi

Jasa Perkapalan

Jasa Kepelabuhanan

Jasa Angkutan Laut

JASA NON FUNGSIONAL

JUMLAH (Rp.)

1,292,485,134,833
1,167,385,422,356
165,339,596,273
61,961,140,004
930,453,986,079
9,630,700,000

125,099,712,477

Target PNBP TA. 2016 Direktorat Jenderal Perhubungan Laut :


Rp. 5.293.425.258.610

KRITERIA DAN KLASIFIKASI PELABUHAN SERTA PENGELOMPOKAN TIPE HEWAN


(PASAL 9 PP 15 TAHUN 2016)

Jasa Kepelabuhanan diklasifikasikan menurut kelas pelabuhan

Jasa Pelayanan barang berupa hewan dikelompokkan menurut tipe


hewan
Penentuan kriteria dan klasifikasi pelabuhan, serta
pengelompokkan tipe hewan ditetapkan oleh Peraturan Menteri

DASAR HUKUM

UU No. 20 Tahun 1997


Ttg PNBP

PP No. 6 Tahun 2009


PP No. 74 Tahun 2013

PP No. 11 Tahun 2015

PP No. 15 Tahun 2016

Penerimaan Negara Bukan Pajak Adalah Seluruh


Penerimaan Pemerintah Pusat Yang Tidak Berasal Dari
Penerimaan Perpajakan.
Tarif atas jenis PNBP ditetapkan dengan
memperhatikan dampak pengenaan terhadap
masyarakat dan kegiatan usahanya, biaya
penyelenggaraan kegiatan Pemerintah sehubungan
dengan jenis PNBPyang bersangkutan, dan aspek
keadilan dalam pengenaan beban kepada masyarakat.

Permenhub No. 69 Tahun 2015


ttg Juklak Jenis Dan tarif PNBP
yang Berlaku Pada Ditjen Hubla

LINGKUP PNBP JASA KEPELABUHANAN

10

JENIS PNBP YANG MENGALAMI


PERUBAHAN

11

JENIS PNBP BARU DALAM PP 15/2016

12

JENIS PNBP YANG DIHILANGKAN


DALAM PP 15/2016

13

STRUKTUR PNBP JASA


KEPELABUHANAN
PELABUHAN YANG BELUM
DIUSAHAKAN SECARA
KOMERSIAL
Jasa Pelayanan Kapal
Jasa Labuh
Jasa Pemanduan
Jasa Penundaan
Kontribusi Jasa Pemanduan
dan Penundaan yang
dilimpahkan kepada BUP
Kontribusi Jasa Pemanduan
dan Penundaan yang
dilimpahkan kepada Tersus
Jasa Tambat

Jasa Pelayanan Barang


Jasa Dermaga
Jasa Kegiatan alih Muat
Antar Kapal
Jasa Penumpukan

14

Lanjutan .
PELABUHAN YANG
DIUSAHAKAN SECARA
KOMERSIAL

Jasa Pelayanan Sarana


dan Prasarana
Penggunaan Sarana Alat
Bongkar Muat yang Dimiliki
Penyelenggara Pelabuhan

Pelayanan
Kepelabuhanan Lainnya
Penggunaan Perairan
Pas Orang
Pelayanan Terminal
Penumpang Kapal Laut
Pas Kendaraan (termasuk uang
parkir)
15

JENIS PNBP DARI KONSESI

16

JENIS PNBP DARI SURAT IZIN


KEPELABUHANAN

17

PERHITUNGAN PENGGUNAAN
PERAIRAN
PERHITUNGAN LUAS PENGGUNAAN PERAIRAN DIHITUNG :
1. Untuk bangunan di atas air luas penggunaan perairan
dihitung berdasarkan luas tapak bangunan.
2. Untuk bangunan dermaga, berdasarkan tipe dermaga :
a. Type marjinal
b. Type jetty
c. Type breasting dolpin
d. Single bouy mooring
e. Multy bouy mooring

18

PERHITUNGAN LUAS PENGGUNAAN PERAIRAN


TYPE MARJINAL
Luas perairan yang digunakan untuk kegiatan pelabuhan terdiri dari luas
perairan untuk bangunan dermaga ditambah perairan untuk kolam di muka
dermaga
A = Luas penggunaan perairan
B = Lebar perairan yang dihitung dari
jumlah
lebar bangunan dermaga (b1)
ditambah lebar
kapal terbesar (b2)
L = Panjang perairan yang dihitung dari
panjang kapal terbesar

A = B X L

19

PERHITUNGAN LUAS PENGGUNAAN PERAIRAN


TYPE JETTY
Luas perairan yang digunakan untuk kegiatan pelabuhan terdiri dari luas
perairan untuk bangunan dermaga ditambah perairan untuk kolam di muka
dermaga
A = Luas penggunaan perairan
B = Lebar perairan yang dihitung dari
jumlah

panjang trestle (b1) ditambah lebar


dermaga (b2) ditambah lebar kapal
terbesar (b3)

L = Panjang perairan yang dihitung dari


panjang kapal terbesar

A = B X L

20

PERHITUNGAN LUAS PENGGUNAAN PERAIRAN


TYPE BREASTING DOLPHIN
Luas perairan tapak bangunan dihitung bolder terluar ditarik garis lurus kedarat
ditambah luas kolam pelabuhan dimuka dermaga dimana panjang dan lebar
kolam dimuka dermaga masing-masing minimal sama dengan ukuran panjang
kapal terbesar

A = B X L

21

PERHITUNGAN LUAS PENGGUNAAN PERAIRAN


TYPE SINGLE BOUY MOORING
Luas kolam perairan dihitung dengan menggunakan rumus luas lingkaran

A =

A = Luas penggunaan
perairan
R = panjang kapal
terbesar (L)
ditambah 25 M
= L+25 M

22

PERHITUNGAN LUAS PENGGUNAAN PERAIRAN


LEBIH DARI 1 (SATU) DERMAGA DAN/ATAU BANGUNAN

A = B X L

23

PERHITUNGAN LUAS PENGGUNAAN PERAIRAN


MULTY BOUY MOORING

Luas kolam perairan dihitung merupakan hasil perkalian panjang kolam dan
lebar kolam
Panjang kolam adalah ukuran panjang kapal terbesar (L) ditambah 50M
Lebar kolam adalah setengah dari ukuran panjang kapal (L) terbesar

A =(L+50M) x
(L/2)

24

PNBP JASA KENAVIGASIAN

Matrik Perbandingan
JENIS PNBP
B

PP 11 Tahun 2015 dan PP 15 Tahun 2016

SATUAN

TARIF (PP
11/2015)

TARIF (PP
15/2016)

KETERANGAN

JASA KENAVIGASIAN
1.

2.

Jasa Penggunaan Sarana Bantu


Navigasi Pelayaran (SBNP)
a. Kapal Angkutan Laut Luar
Negeri
b. Kapal Angkutan Laut Dalam
Negeri
c. Kapal Pelayaran Rakyat/Kapal
Perintis
d. Kapal Angkutan Penyeberangan
Dalam Negeri

per GT
hari
per GT
hari
per GT
hari
per GT
hari

Sewa Fasilitas Galangan Navigasi


a. Kapal Barang dan Penumpang
1) s/d 50 GT
2) lebih dari 50 s/d GT 100
3) lebih dari 100 s/d GT 150
4) lebih dari 150 s/d GT 200
5) lebih dari 200 s/d GT 250

per
per
per
per
per

b.

b.

per 30
per 30

USD
Rp
Rp
Rp

0.034
250,00
250,00
250,00

USD
Rp
Rp
Rp

0.034
250,00
125,00
250,00

Tetap
Tetap
Berubah
Tetap

per 30
per 30

hari
hari
hari
hari
hari

Rp
52.500,00
Rp
60.000,00
Rp
75.000,00
Rp
97.500,00
Rp 120.000,00

Rp
52.500,00
Rp
60.000,00
Rp
75.000,00
Rp
97.500,00
Rp 120.000,00

Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap

Kapal Tunda
1) s/d 200 HP
2) lebih dari 200 HP

per hari
per hari

Rp
Rp

60.000,00
75.000,00

Rp
Rp

60.000,00
75.000,00

Tetap
Tetap

Kapal Kayu
1) s/d 50 GT

per hari

Rp

30.000,00

Rp

30.000,00

Tetap

Matrik Perbandingan
JENIS PNBP
B

PP 11 Tahun 2015 dan PP 15 Tahun 2016

SATUAN

TARIF (PP
11/2015)

TARIF (PP
15/2016)

KETERANGAN

JASA KENAVIGASIAN
3. Jasa Telekomunikasi Pelayaran
a. Telegram Radio
1) LSC (Land Station Charge)
2) LLC (Land Line Charge)
b. Radio Telepon
1) Medium Frekuensi/MF
a) LSC (Land Station Charge
b) LLC (Land Line Charge)
2) High Frekuensi/HF
c) LSC (Land Station Charge
d) LLC (Land Line Charge)
3) Very High Frekuensi/VHF
e) LSC (Land Station Charge
f) LLC (Land Line Charge)
4) Pemesanan (booking fee)
g) Medium Frekuens
h) High Frecuency
i) Very High Frecuency
c. Radio Telex
1) LSC (Land Station Charge
2) LLC (Land Line Charge)
3) Pemesanan (booking fee)
d.. Radio Maritime Letter (SLT)
Minimum 22 Kata

Per kata
Per kata
Per menit
Per menit

GFR 0.60
GFR 0.15

GFR 0.60
GFR 0.15

Tetap
Tetap

GFR 1.80

Tetap
Tetap

GFR 1.80
GFR 1.50
GFR 1.50

Per menit
Per menit

Tetap
Tetap

Per menit
Per menit

GFR 2.40
GFR 1.50

Per menit
Per menit
Per menit

GFR 1.60
GFR 1.50

Per menit
Per menit
Per call
Per kata

GFR 3.30
GFR 3.90
GFR 3.10
GFR 2.30
GFR 1.50
GFR 2.30

GFR 2.40
GFR 1.50
GFR 1.60
GFR 1.50
GFR 3.30
GFR 3.90
GFR 3.10
GFR 2.30
GFR 1.50
GFR 2.30
GFR 0.35

GFR 0.35

Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap

Matrik Perbandingan
JENIS PNBP
B

PP 11 Tahun 2015 dan PP 15 Tahun 2016


SATUAN

TARIF (PP
11/2015)

TARIF (PP
15/2016)

KETERANGAN

JASA KENAVIGASIAN
3. Jasa Telekomunikasi Pelayaran
e. Pelayanan Vessel Traffic Service (VTS)
1) Anggkutan laut luar negeri :
a) Untuk kapal hingga 5.000 GT
b) Untuk kapal diatas 5.000 10.000 GT
c) Untuk kapal diatas 10.000 GT
2) Angkatan laut dalam negeri :
a) Untuk kapal hingga 300 GT
b) Untuk kapal diatas 300 1.000 GT
c) Untuk kapal diatas 1.000 3.000 GT
d) Untuk kapal diatas 3.000 5.000 GT
e) Untuk kapal diatas 5.000 10.000 GT
f) Untuk kapal diatas 10.000 GT
3) Pelayanan koneksi data untuk penggunaan
lainya.
f. Pelayanan Registrasi National Data Center
Long Range Identification Tracking of Ship
(NDC LRIT)
f. Pelayanan National Data Center Long Range
Identification Tracking of Ship (NDC-LRIT)
1) Pelayanan Registrasi NDC-LRIT;
2) Penyampaian data dari NDC- LRIT
Indonesia kepada NDC-LRIT negara lain:
a) Position Report;
b) Polled LRIT Position Report;

Per kapal
Per kapal
Per kapal
Per kapal
Per kapal
Per kapal
Per kapal
Per kapal
Per kapal
Perkapal/har
i
Per kapal

Per Kapal

Per Posisi
Per Posisi
Per

USD
20
USD
25
USD
30

USD
20
USD
25
USD
30

Rp.
75,000,00

Rp.
75.000,00
Rp.
100.000,00
Rp.
125.000,00
Rp.
150.000,00
Rp.
175.000,00
Rp.
200.000,00
Rp.
10.000,00

Rp.
100.000,00
Rp.
125.000,00
Rp.
150.000,00
Rp.
175.000,00
Rp.
200.000,00
Rp.
10.000,00

Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Tetap
Dirubah
nomenklatur

Perubahan mata
uang

Penambahan tarif
baru

PENGENAAN PNBP
UNTUK KEGIATAN SALVAGE DAN ATAU PEKERJAAN BAWAH AIR
JENIS PNBP

URAIAN

PNBP JASA KENAVIGASIAN

Jasa Salvage dan


Pekerjaan Bawah Air :
izin Usaha Perusahaan
Salvage dan/atau
Pekerjaan Bawah Air
Izin Membangun
Bangunan dan/atau
Instalasi Bawah Air
Izin Kegiatan Salvage
dan/atau Pekerjaan
Bawah Air
Pengawasan Kegiatan
pengangkatan
kerangka kapal oleh
pihak ketiga

INSTANSI PEMUNGUT
Direktorat KPLP

UPT yang melaksanakan


pengawasan kegiatan
pengangkatan kerangka
kapal

PENGENAAN TARIF PNBP UNTUK KEGIATAN SALVAGE DAN


PEKERJAAN BAWAH AIR
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 15 TAHUN 2016
NO

PNBP JASA KENAVIGASIAN

SATUAN

TARIF
PP 11/2015

PP 15 / 2016

Izin Usaha Perusahan Salvage


dan/atau Pekerjaan Bawah Air

Per izin

Rp. 1.000.000,-

Rp. 3.000.000,-

Izin
Membangun
Bangunan
dan/atau Instalasi Bawah Air
(diusulkan untuk direvisi menjadi
Izin membangun, memindahkan,
dan/atau membongkar bangunan
dan/atau instalasi bawah air)

Per izin

Rp. 1.000.000,-

Rp. 1.500.000,-

Izin Kegiatan Salvage


Pekerjaan Bawah Air

Per izin

Rp. 500.000,-

Rp. 1.000.000,-

dan/atau

1. Dikenakan kepada Pemilik izin usaha pada saat mengajukan izin usaha
2. Dikenakan kepada pemilik instalasi pipa/kabel pada saat mengajukan izin
membangun, memindahkan, membongkar
3. Dikenakan kepada (Kontraktor/subkontraktor pelaksana) pada saat mengajukan izin
kegiatan Perusahaan

PENGENAAN TARIF PNBP UNTUK KEGIATAN SALVAGE DAN


PEKERJAAN BAWAH AIR
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 15 TAHUN 2016
NO

PNBP JASA KENAVIGASIAN

SATUAN

TARIF
PP 15/2016

Pengawasan kegiatan pengangkatan


kerangka kapal oleh pihak ketiga

Per ton

Rp 50.000,-

Bagaimana penerapannya?
1. Pengenaan Tarif Pengawasan Kerangka Kapal oleh Pihak ketiga dikenakan apabila
pelaksanaan kegiatan Salvage Kerangka Kapal dilaksanakan dengan menggunakan
metode pemotongan (Scrap);
2. Perhitungan besaran Jasa Kenavigasian yang harus dibayarkan dihitung berdasarkan
berat total kerangka kapal yang berhasil diangkat dengan menggunakan metoda
pemotongan (scrap), dan dilaksanakan hal-hal sebagai berikut:
Berat total kerangka kapal dicatat pada Berita Acara Penimbangan hasil scrap
kerangka kapal
-. Berita Acara ditanda tangani oleh Pengawas kegiatan pengangkatan kerangka dari
UPT yang ditunjuk, Kepala UPT pengawas kegiatan serta Pelaksana Kegiatan yang
mendapatkan Izin Kegiatan dari Direktorat KPLP berikut
-. Dokumentasi berupa foto-foto

PENGENAAN TARIF PNBP UNTUK KEGIATAN SALVAGE DAN


PEKERJAAN BAWAH AIR
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 15 TAHUN 2016
Bagaimana penerapannya?
1. Jasa Kenavigasian yang ditagihkan = Total berat aktual hasil scrap x Rp. 50.000/
per ton, ditagihkan oleh UPT yang melaksanakan pengawasan kepada pelaksana
izin kegiatan sesuai Berita acara penghitungan hasil scrap kerangka kapal
2. Pelaporan:
a. Laporan pengawasan kegiatan pengangkatan kerangka kapal beserta copy dari
Berita Acara dan Copy Bukti pembayaran Jasa Kenavigasian, dilaporkan oleh
UPT yang melaksanakan pengawasan kegiatan pengangkatan kerangka dan
menerima Jasa Kenavigasian untuk dilaporkan kepada Direktur Jenderal
Perhubungan Laut cq. Direktorat KPLP
b. Pelaksana Kegiatan melaporan hasil pelaksanaan kegiatan pengangkatan
kerangka kapal dengan dilampirkan foto-foto dan bukti pembayaran Jasa
Kenavigasian untuk disampaikan kepada Direktur KPLP.
Catatan:
Pemberlakuan Jasa Kenavigasian untuk jasa Pengawasan Kegiatan Kerangka Kapal oleh
Pihak Ketiga diberlakukan untuk pelaksanaan pekerjaan yang izin kegiatannya
diterbitkan sejak tanggal 26 Maret 2015.

PNBP PENERIMAAN UANG PERKAPALAN DAN KEPELAUTAN


PUP 1

Pemeriksaan dan Sertifikat Keselamatan, Garis Muat dan Pencegahan


Pencemaran Lingkungan Maritim Serta Endorsement

PUP 2

Pelaksanaan Pengukuran Kapal dan Penerbitan Surat Ukur

PUP 3

Pelaksanaan Audit dan Penerbitan Document Of Compliance (DOC) dan


Safety Management Certificate (SMC) serta Endorsement

PUP 4

Pelaksanaan audit dan penerbitan setifikat keamanan kapal


Internasional / International Ship Security Certificate (ISSC)

PUP 5
PUP 6
PUP 7
PUP 8

Pengujian dan Sertifikasi Perlengkapan Keselamatan Kapal,Peralatan


Pemadam Kebakaran dan Peralatan Pencegahan Pencemaran
Pemeriksaan Teknis dan Penerbitan Surat Pengesahan Gambar
Rancang Bangun dan Perhitungan stabilitas Kapal
Pemeriksaan Teknis dan Penerbitan Dokumen Pengawakan/ Kepelautan
Pemeriksaan Teknis dan Penerbitan Dokumen Keselamatan Kapal
selain Sertifikat

PUP 9

Pengawasan Barang Berbahaya

PUP 10

Pemeriksaan Kapal Asing/ Port state control atas pemeriksaan ulang /


follow up inspection (re inspection deficiency code 30)

Pemeriksaan dan Sertifikat Keselamatan, Garis Muat dan


Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim Serta Endorsement
(PUP 1)
TARIF PNBP
SESUAI PP. 11 TH 2015 (lama)

TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)

A. PENERBITAN SERTIFIKAT (dalam Rupiah)


GT. 7 s/d 35
Lebih dari GT 35 s/d GT 50
Lebih dari GT 50 s/d GT 150
Lebih dari GT 150 s/d GT 500
Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
Lebih dari GT 10000 s/d
GT 20000
Lebih dari GT
20000

25.000,50.000,100.000,175.000,250.000,500.000,750.000,1.000.000,1.250.000,-

A. Pemeriksaan Teknis Keselamatan, Garis Muat dan


Pencegahan
Pencemaran
Lingkungan
Maritim
berdasarkan persyaratan Mandatori dan Non Mandatori
(Per Pemeriksaan)
1) GT 7 s/d GT 325 (Pelayaran Rakyat)

25.000

2) GT 7 s/d GT 35

50.000

3)

GT 36 s/d GT 174

75.000

4) GT 175 s/d GT 499

300.000

5) GT 500 s/d GT
3000
Sertifikat
B. Penerbitan

B. PENGUKUHAN / ENDORSMENT (dalam Rupiah)


GT. 7 s/d 35
Lebih dari GT 35 s/d GT 50
Lebih dari GT 50 s/d GT 150
Lebih dari GT 150 s/d GT 500
Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
Lebih dari GT 10000 s/d
GT 20000
Lebih dari GT
20000

10.000,25.000,50.000,80.000,100.000,125.000,150.000,175.000,200.000,-

1.000.000
Keselamatan, Garis Muat
dan
Pencegahan
Pencemaran
Lingkungan
Maritim
6) Lebih dari 3000
1.250.000
berdasarkan
persyaratanMandatori dan non Mandatori

1) GT 7 s/d GT 325 (Pelayaran Rakyat)

25.000

GT 7 s/d GT 35
25.000
D.2)Pengukuhan/endorsmentSertifikat
Keselamatan, Garis
Muat dan Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim
3) GT 36 s/d GT 175

GT 7dari
s/d GT
4)1) Lebih
GT325
175(Pelayaran Rakyat)

50.000

12.500
170.000

2) GT 7 s/d GT 35

12.500

3) GT 36 s/d GT 175

25.000

Sertifikat Keselamatan, Garis Muat dan Pencegahan Pencemaran Lingkungan


Maritim Serta Endorsement (PUP 1)
1. Sertifikat garis muat;
2. Sertifikat keselamatan konstruksi kapal barang;
3. Sertifikat keselamatan perlengkapan kapal
barang;
4. Sertifikat keselamatan radio kapal barang;
5. Sertifikat keselamatan kapal penumpang;
6. Sertifikat keselamatan unit pengeboran lepas
pantai (MODU);
7. Sertifkat keselamatan kapal dengan fungsi
khusus (special purpose ship);
8. Sertifikat keselamatan kapal penumpang
dengan tonnase kotor gt. 7 s.d gt <35;
9. Sertifikat keselamatan kapal barang dengan
tonnase kotor gt.7 s.d gt<35;
10. Sertifikat keselamatan kapal pandu dengan gt. 7
s.d gt. <35;
11. Sertifikat pembebasan;
12. Sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal
penangkap ikan;
13. Sertifikat keselamatan kapal berkecepatan
tinggi/ high speed craft (hsc);
14. Sertifikat
internasional
kelayakan
pengangkutan bahan kimia berbahaya secara
curah (fitness chemical certificate);

15. Sertifikat internasional kelayakan untuk


pengangkutan gas cair secara curah
(fitness gas certificate);
16. Flag state verification and acceptance
document;
17. Persyaratan khusus untuk kapal yang
mengangkut barang berbahaya (IMDG);
18. Dokumen otorisasi untuk pengangkutan
biji-bijian (dokumen authorization);
19. Sertifikat
pemenuhan
persyaratan
pengangkutan muatan padat secara
curah (IMSBC);
20. Sertifikat internasional kelayakan kapal
yang mengangkut bahan bakar nuklir
beradiasi (inf code);
21. Sertifikat keselamatan kapal dengan
fungsi khusus (special purpose);
22. Sertifikat
internasional
pencegahan
pencemaran oleh minyak;
23. Sertifikat
internasional
pencegahan
pencemaran oleh bahan cair beracun;
24. Sertifikat
internasional
pencegahan
pencemaran oleh kotoran;

Lanjutan .........
25. Sertifikat
internasional
pencegahan
pencemaran udara;
26. Surat keterangan pemenuhan pencegahan
pencemaran oleh barang berbahaya dalam
bentuk kemasan;
27. Sertifikat
internasional
pencegahan
pencemaran udara dari mesin;
28. Sertifikat internasional efisiensi energi;
29. Sertifikat nasional dana jaminan ganti rugi
pencemaran minyak;
30. Sertifikat nasional dana jaminan ganti rugi
pencemaran minyak bahan bakar ;
31. Sertifikat nasional dana jaminan ganti rugi
pencemaran bahan cair beracun;
32. Sertifikat sistem anti teritip;
33. Sertifikat nasional sistem anti teritip;
34. Pernyataan pemenuhan standar daya tahan
untuk pelindung anti karat;
35. Sertifikat internasional manejemen air
ballas;
36. Sertifikat nasional manejemen air ballas;
37. Sertifikat internasional inventaris material
berbahaya;

38. Sertifikat nasional inventaris material


berbahaya;
39. Dokumen
otorisasi
melaksanakan
fasilitas penutuhan kapal;
40. Sertifikat
internasional
kesiapan
penutuhan;
41. Sertifikat nasional kesiapan penutuhan;
42. Sertifikat persetujuan type;
43. Sertifikat dana jaminan ganti rugi
terhadap penyingkiran kerangka kapal;
44. Sertifikat dana jaminan ganti rugi
pencemaran minyak;
45. Sertifikat dana jaminan ganti rugi
pencemaran minyak bahan bakar;
46. Sertifikat pembersihan tangki kapal; dan
47. Sertifikat antifouling system.

Pelaksanaan Pengukuran Kapal dan Penerbitan Surat Ukur (PUP2)

TARIF PNBP
SESUAI PP. 11 TH 2015 (Lama)

TARIF SURAT UKUR (dalam Rupiah)


GT. 7 s/d 35
Lebih dari GT 35 s/d GT 50
Lebih dari GT 50 s/d GT 150
Lebih dari GT 150 s/d GT 500
Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
Lebih dari GT 10000 s/d
GT 20000
Lebih dari GT
20000

75.000,125.000,150.000,375.000,750.000,875.000,1.000.000,1.125.000,1.250.000,-

TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)

a. Pelaksanaan Pengukuran Kapal (Per Pengukuran)


1)

GT 7 s/d GT 35

50.000

2)

GT 36 s/d GT 174

75.000

3)

GT 175 s/d GT 499

300.000

4)

GT 500 s/d GT 3000

1.000.000

5)

Lebih dari 3000

1.250.000

b. Penerbitan Surat Ukur (Per Surat Ukur)


1)

GT 7 s/d GT 35

50.000

2)

GT 36 s/d GT 174

75.000

3)

GT 175 s/d GT 499

300.000

4)

GT 500 s/d GT 3000

1.000.000

5)

Lebih dari 3000

1.250.000

PELAKSANAAN PENGUKURAN KAPAL DAN PENERBITAN SURAT UKUR


NO

PELAKSANAAN PENGUKURAN KAPAL DAN PENERBITAN SURAT UKUR

1.

Kapal bangunan baru

2.

Kapal yang mengalami perubahan konstruksi

3.

Kapal ganti nama

4.

Kapal asing yang berganti bendera menjadi bendera indonesia

5.

Kapal yang diperoleh dari hasil lelang

6.

Kapal yang melewati terusan khusus (panama dan suez)

Pelaksanaan Audit dan Penerbitan Document Of Compliance (DOC) dan Safety


Management Certificate (SMC) serta Endorsement (PUP3)
TARIF PNBP
SESUAI PP. 11 TH 2015 (lama)
A.SERTIFIKAT DOCUMENT OF COMPLIANCE
(DOC) (dalam Rupiah)
GT. 7 s/d 35
Lebih dari GT 35 s/d GT 50
Lebih dari GT 50 s/d GT 150
Lebih dari GT 150 s/d GT 500
Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
Lebih dari GT 10000 s/d
GT 20000
Lebih dari GT
20000

175.000,250.000,500.000,750.000,1.000.000,1.200.000,1.300.000,1.400.000,1.500.000,-

TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)
a. Pelaksanaan Audit kepada pemilik atau operator atas
Dokumen Kesesuaian Sistem Manajemen Keselamatan
Document Of Compliance (DOC) (Per Audit)
1) Dengan kepemilikan 1 (satu) Kapal
a) Sampai dengan GT 35

Rp

150.000

b) GT 36 s/d GT 174

Rp

300.000

c) GT 175 s/d GT 499

Rp

750.000

d) GT 500 s/d GT 3000

Rp1.000.000

e) Lebih dari GT 3000

Rp1.200.000

2) Kepemilikan 2 s.d 5 Kapal dengan total GT


a) Sampai dengan GT 35

Rp

300.000

b) GT 36 s/d GT 174

Rp

600.000

c) GT 175 s/d GT 499

Rp1.000.000

d) GT 500 s/d GT 3000

Rp1.300.000

e) Lebih dari GT 3000

Rp 1.500.000

3) Kepemilikan 6 s.d 10 Kapal dengan total GT


a) GT 36 s/d GT 174

Rp

900.000

b) GT 175 s/d GT 499

Rp 2.250.000

Lanjutan ...
TARIF PNBP
SESUAI PP. 11 TH 2015 (lama)
A.SERTIFIKAT DOCUMENT OF COMPLIANCE
(DOC) (dalam Rupiah)
GT. 7 s/d 35
Lebih dari GT 35 s/d GT 50
Lebih dari GT 50 s/d GT 150
Lebih dari GT 150 s/d GT 500
Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
Lebih dari GT 10000 s/d
GT 20000
Lebih dari GT
20000

175.000,250.000,500.000,750.000,1.000.000,1.200.000,1.300.000,1.400.000,1.500.000,-

TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)
5) Kepemilikan 16 s.d. 20 Kapal dengan total GT
a) GT 36 s/d GT 174

Rp 1.350.000

b) GT 175 s/d GT 499

Rp 2.750.000

c) GT 500 s/d GT 3000

Rp 3.500.000

d) Lebih dari GT 3000

Rp4.100.000

6) Kepemilikan 21 s.d. 25 Kapal dengan total GT


a) GT 36 s/d GT 174

Rp 1.600.000

b) GT 175 s/d GT 499

Rp3.000.000

c) GT 500 s/d GT 3000

Rp 3.750.000

d) Lebih dari GT 3000

Rp 4.350.000

7) Kepemilikan 26 s.d. 30 Kapal dengan total GT


a) GT 175 s/d GT 499

Rp 3.250.000

b) GT 500 s/d GT 3000

Rp4.000.000

c) Lebih dari GT 3000

Rp 4.600.000

8) Kepemilikan 31 s.d. 35 Kapal dengan total GT


a) GT 175 s/d GT 499

Rp 3.500.000

b) GT 500 s/d GT 3000

Rp 4.250.000

c) Lebih dari GT 3000

Rp 4.850.000

Lanjutan .....
B. SERTIFIKAT SAFETY MANAGEMENT
CERTIFICATE (SMC) (dalam Rupiah)

GT. 7 s/d 35
Lebih dari GT 35 s/d GT 50
Lebih dari GT 50 s/d GT 150
Lebih dari GT 150 s/d GT 500
Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
Lebih dari GT 10000 s/d
GT 20000
Lebih dari GT
20000

100.000,125.000,250.000,375.000,500.000,750.000,1.000.000,1.200.000,1.300.000,-

b. Pelaksanaan Audit Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan


Pengoperasian Kapal Safety Management Certificate (SMC) (Per
Audit)
1) Sampai dengan GT 35

Rp

100.000

2) GT 36 s/d GT 174

Rp

175.000

3) GT 175 s/d GT 499

Rp

250.000

4) GT 500 s/d GT 3000

Rp

450.000

5) Lebih dari GT 3000

Rp

700.000

c. Penerbitan Sertifikat kepada pemlik atau operator atas Dokumen


Kesesuaian Sistem Manajemen Keselamatan Document Of
Compliance (DOC) dan Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan
Pengoperasian Kapal Safety Management Certificate(SMC) (per
Sertifikat)
1) Sampai dengan GT 35

Rp

50.000

2) GT 36 s/d GT 174

Rp

75.000

3) GT 175 s/d GT 499

Rp

100.000

4) GT 500 s/d GT 3000

Rp

150.000

5) Lebih dari GT 3000

Rp

200.000

d. Endorsement kepada pemilik atau operator atasDokumen


Kesesuaian Sistem Manajemen Keselamatan Document Of
Compliance (DOC) dan Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan
Pengoperasian Kapal Safety Management Certificate (SMC)

PNBP Baru
Pelaksanaan audit dan penerbitan setifikat keamanan kapal
Internasional / International Ship Security Certificate (ISSC)
(PUP 4)
a. Penerbitan sertifikat (Persertifikat)

(Dalam Rupiah)

1) s.d GT 1000

500.000

2) Lebih dari GT 1000 s/d 2500

750.000

3) Lebih dari GT 2500 s/d 5000

900.000

4) Lebih dari GT 5000

1.100.000

b. Endorsement sertifikat (Persertifikat)


1) s.d GT 1000

250.000

2) Lebih dari GT 1000 s/d 2500

375.000

3) Lebih dari GT 2500 s/d 5000

450.000

4) Lebih dari GT 5000

550.000

Pengujian dan Sertifikasi Perlengkapan Keselamatan Kapal,Peralatan Pemadam


Kebakaran dan Peralatan Pencegahan Pencemaran (PUP 5)
a.

Pengujian alat penolong dan


alat
pencegahan
pencemaran (Per Sample) :

(Lama)

a. 1) Sekoci penolong
2)Rakit Penolong
Kembung (ILR)
3) Rakit Penolong
Tegar
4) Sekoci Penyelamat
5) Baju Penolong
6)
Pelampung
Penolong
b. Pengujian Alat
pencegahan
Pencemaran

1) Rp. 500.000,2) Rp. 250.000,-

c. Uji Stabilitas
Kapal
terhadap :
- Kapal bangunan baru
- Kapal yang mengalami
perombakan yang
mengakibatkan
perubahan status kapal

Pengujian
Sample)

alat

penolong

(type

1) Sekoci penolong

3) Rp.
4) Rp.
5) Rp.
6) Rp.

500.000

2) Sekoci penolong kembung (ILR) Rp

250.000

3) Rakit penolong

Rp

250.000

4) Sekoci penyelamatan

Rp

500.000

5) Baju penolong

Rp

125.000

6) Pelampung penolong (Lifebuoy) Rp

125.000

b.

Pengujian peralatan Pemadam


Kebakaran (Per Unit)

50.000

c.

Pengujian Alat Pencegahan


Rp 2.500.000
Pencemaran (type approval) (Per
Tipe per Pengujian)
Pengujian Stabilitas Kapal Bangunan Baru /
Perombakan (Per Kapal)

d.

GT S/D
1600
Lebih dari
1600

(Per

Rp

250.000,500.000,125.000,125.000,-

Rp. 250.000,-

approval)

Rp. 500.000,Rp. 1.000.000,e.

Rp

1) Sampai dengan GT 1600

Rp

500.000

2) Lebih dari GT 1600

Rp 1.000.000

Uji Coba Berlayar (Sea Trial) Kapal (Per Kapal)


1) Sampai dengan GT 1600

Rp 1.000.000

Pemeriksaan Teknis dan Penerbitan Surat Pengesahan Gambar Rancang


Bangun dan Perhitungan stabilitas Kapal (PUP. 6)
TARIF PNBP
SESUAI PP. 11 TH 2015 (Lama)
Pengesahan Gambar Kapal (dalam Rupiah)
GT. 7 s/d 35
Lebih dari GT 35 s/d GT 50
Lebih dari GT 50 s/d GT 150
Lebih dari GT 150 s/d GT 500
Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
Lebih dari GT 10000 s/d
GT 20000
Lebih dari GT
20000

50.000,75.000,100.000,125.000,250.000,500.000,750.000,1.000.000,1.250.000,-

Pengesahan gambar kapal terhadap :


-

Kapal bangunan baru

Kapal
yang
mengalami
konstruksi (perombakan)

perubahan

TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)
a. Pemeriksaan Teknis Gambar Rancang Bangun dan Perhitungan
stabilitas Kapal (per Kapal)
1) LOA s.d. 10 m

50.000

2) LOA lebih dari 10 s.d. 15 m

75.000

3) LOA lebih dari 15 s.d. 20 m

100.000

4) LOA lebih dari 20 s.d. 40 m

125.000

5) LOA lebih dari 40 s.d. 75 m

250.000

6) LOA lebih dari 75 s.d. 90 m

500.000

7) LOA lebih dari 90 s.d. 140 m

750.000

8) LOA lebih dari 140 s.d. 170 m

1.000.000

9) LOA lebih dari 170 m s.d. 200 m

1.250.000

10) LOA lebih dari 200 m

1.500.000

b. Penerbitan Surat Pengesahan Gambar Rancang Bangun dan


Perhitungan stabilitas Kapal (Per Kapal)
1) LOA s.d. 10 m

25.000

2) LOA lebih dari 10 s.d. 15 m

50.000

Pemeriksaan Teknis dan Penerbitan Dokumen Pengawakan/


Kepelautan PUP. 7)
TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)

TARIF PNBP SESUAI PP.11


TH 2015 (Lama)
1. Sertifikat Pengawakan
a) Kapal Konvensi
b) Kapal Non Konvebsi
2. Sertifikat Pengukuhan (COC)
3. Sertifikat Pengakuan (Certificate Of
Recognation/COR)
4. Sertifikat Kopetensi Kepelautan ANT
I/ATT I atau sederajat
5. Sertifikat Kopetensi Kepelautan ANT
II/ATT II atau sederajat
6. Sertifikat Kopetensi Kepelautan ANT
III/ATT IIII atau sederajat
7. Sertifikat Kopetensi Kepelautan ANT
IV/ATT VI atau sederajat
8. Sertifikat Kopetensi Kepelautan ANT
V/ATT V atau sederajat
9. Ujian Keahlian Pelaut (UKP)
10. Surat keterangan ke absahan sertifikat
Kepelautan
11. Surat keterangan untuk keperluan
sekolah Kepelautan
12. Buku Pelaut
13. Perpanjangan Buku Pelaut
14. Surat Keterangan Kecakapan 30 mil
dan 60 mil
15. Seafarer Identity Document (SID)
Pelaut
16. Sertifikat Keterampilan Pelaut (COP)
17. Sertifikat Kopetensi kepelautan
operator radio GMDSS
18. Sertifikat Kopetensi Kepelautan
Electro Technical Officer (ETO)

(dalam Rupiah)
500.000,250.000,25.000,4.000.000,100.000,80.000,-

a. Pemeriksaan
Teknis
Pengawakan/Kepelautan
sesuai persyaratan Keselamatan pengawakan Kapal
konvensi dan kapal non konvensi (Per Pemeriksaan)
b. Penerbitan Dokumen Pengawakan/ Kepelautan
1) Penerbitan Sertifikat pengawakan
berdasarkan persyaratan Keselamatan
pengawakan Kapal Konvensi dan non
Konvensi (Per Sertifikat)

Rp

250.000

a) GT 7 s/d GT 325 untuk Pelayaran Rakyat

25.000

40.000,-

b) GT 7 s/d GT 35

25.000

30.000,-

c) GT 36 s/d GT 175

50.000

45.000,10.000,-

d) Lebih dari GT 175

170.000

50.000,-

10.000,-

2)
3)

100.000,10.000,30.000,-

4)

350.000,-

5)

25.000,40.000,50.000,-

Audit program pendidikan dan pelatihan


kepelautan (per Audit)
Audit Izin Usaha Perekrutan dan
Penempatan Awak Kapal (IUPPAK) (per
Audit)
Ujian keahlian pelaut (per Mata Ujian per
Orang)
Sertifikat Kompetensi Kepelautan Ahli
Nautika/Teknika Kapal Penangkap Ikan
(ANKAPIN/ATKAPIN ) per Sertifikat)

1.000.000
1.000.000
10.000

a. ANKAPIN/ATKAPIN I

30.000

b. ANKAPIN/ATKAPIN II

30.000

c. ANKAPIN/ATKAPIN III

30.000

Lanjutan .........
10) Sertifikat kompetensi kepelautan ahli nautika tingkat (ANT) III/ahli teknika
tingkat (ATT) III atau sederajat (per Sertifikat)
Sertifikat kompetensi kepelautan ahli nautika tingkat (ANT) IV/ahli teknika
11) tingkat (ATT) IV atau sederajat (per Sertifikat)

50.000

Sertifikat kompetensi kepelautan ahli nautika tingkat (ANT)V/ahli teknika


12) tingkat (ATT) V atau sederajat (per Sertifikat)

30.000

Sertifikat pengesahan program pendidikan dan pelatihan kepelautan (per


13) Sertifikat)

100.000

14) Surat izin usaha Perekrutan dan penempatan awak kapal ( SIUPPAK) (per
Surat Ijin)
15) Buku pelaut (per Buku)

170.000

16)

Perpanjangan buku pelaut (per Kegiatan)

17) Seafarer Identity Document (SID) pelaut (Per Kartu)


Sertifikat keterampilan pelaut/ Certificate of Proficiency (COP) (per Sertifikat)
18)

40.000

100.000
10.000
350.000
25.000

19) Sertifikat kompetensi kepelautan operator radio global maritime distress and
safety system (GMDSS) (per Sertifikat)

40.000

Sertifikat kompetensi kepelautan/electro technical officer (ETO) (per


20) Sertifikat)

50.000

21)

Sertifikat Kepelautan Non Konvensi (per Sertifikat)

22) Surat persetujuan revalidasi sertifikat keterampilan pelaut (per Surat)


23) Surat keterangan masa layar pelaut per Surat)

30.000
10.000
10.000

Pemeriksaan Teknis dan Penerbitan Dokumen Keselamatan Kapal selain


Sertifikat (PUP. 8)
TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)

TARIF PNBP SESUAI PP.6


TH 2009 (lama)
B. Dokumen Kapal selain sertifikat (dalam Rupiah)
1. Persetujuan / pengawasan
pelaksanaan pencucian tangki kapal
2. Surat Persetujuan Penyelenggaraan
Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan
3. Surat Persetujuan Usaha Perekrutan
dan Penempatan Awak Kapal
(SIUPPAK)
4. Pengangkutan limbah barang
berbahaya dan beracun
a. GT. 7 s/d 35
b. Lebih dari GT 35 s/d GT 50
c. Lebih dari GT 50 s/d GT 150
d. Lebih dari GT 150 s/d GT 500
e. Lebih dari GT 500 s/d GT 1500
f. Lebih dari GT 1500 s/d GT 5000
g. Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000
h. Lebih dari GT 10000 s/d GT 20000
i. Lebih dari GT 20000

250.000,100.000,1.00.000,-

50.000,75.000,100.000,125.000,250.000,500.000,750.000,1.000.000,1.250.000,-

a.

Persetujuan dan pengawasan pelaksanaan


pencucian tangki kapal (per Surat Persetujuan)
b.
Pengawasan Pemasangan Marka Garis Muat (per
Kapal)
c.
Pengawasan Pemasangan Container Safe Plate
(Peti Kemas)
d.
Persetujuan Pengangkutan limbah barang
berbahaya dan beracun untuk Kapal (per Surat)
3) 1) GT 7 s/d GT 35
2) Lebih dari GT 35 s/d GT 50
4)
3) Lebih dari GT 50 s/d GT 150

e.
f.
g.
h.

Rp

250.000

Rp 1.000.000
Rp

500.000

Rp
Rp

50.000
75.000

Rp

100.000

4) Lebih dari GT 150 s/d GT 500

Rp

125.000

5) Lebih dari GT 500 s/d GT 1500

Rp

250.000

6) Lebih dari GT 1500 s/d 5000

Rp

500.000

7) Lebih dari GT 5000 s/d GT 10000

Rp

750.000

8) Lebih dari GT 10000 s/d GT 20000

Rp 1.000.000

9) Lebih dari GT 20000

Rp 1.250.000

Buku Harian Kapal (Log Book) (per Buku)


Pemeriksaan Teknis Dokumen Laporan Buku
Harian Kapal (Log Book) (per Laporan)
Pengesahan Pola, Prosedur dan Penataan, Buku
Catatan dan Dokumen Terkait Pencegahan dan
Penanggulangan Pencemaran (per Buku)
Pengesahan Perhitungan Sub Divisi dan
Stabilitas Kapal (per Buku)

Rp

250.000

Rp

100.000

Rp

100.000

Rp

100.000

Pemeriksaan Teknis dan Penerbitan Dokumen Keselamatan Kapal selain Sertifikat


TARIF PNBP
SESUAI PP. 15 TH 2016 (baru)

TARIF PNBP SESUAI PP.6


TH 2009 (lama)

C. Dokumen Starus Hukum Kapal (dalam Rupiah)


1. Surat Tanda Kebangsaan
2. Akta Pendaftaran
3. Dokumen CSR (Continous Synopsis
Record)
4. Surat Keterangan Penghapusan

(PUP. 8)

1)

Pemeriksaan Teknis Dokumen Surat Tanda Kebangsaan Kapal (per


Pemeriksaan)

2)

Penerbitan Surat Tanda Kebangsaan Kapal (per Surat)

250/GT
500/GT
1.000.000

a) GT 7 s.d GT 100

1.000.000

b) Lebih dari GT 100 s.d GT 500

100.000

50.000
125.000

c) Lebih dari GT 500 s.d GT 1500

1.000.000

d) Lebih dari GT 1500 s.d GT 5000

2.500.000

e) Lebih dari GT 5000 s.d GT 10000

4.000.000

f) Lebih dari GT 10000 s.d GT 20000

5.000.000

g) Lebih dari GT 20000 s.d GT 30000

7.500.000

h) Lebih dari GT 30000 s.d GT 40000

10.000.000

i) Lebih dari GT 40000 s.d GT 50000

15.000.000

j) Lebih dari GT 50000

27.500.000

3) Pengukuhan / Endorsement Surat Tanda Kebangsaan Kapal (per Surat)


a) GT 7 s.d GT 100
b) Lebih dari GT 100 s.d GT 500

50.000
100.000

Petunjuk Pelaksanaan Penerimaan Uang


Perkapalan
Di Bidang Pengawasan Barang Berbahaya
(PUP 9)

Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak


(PNBP)
9. Pengawasan barang Berbahaya
a. Untuk
muatan
dalam
bentuk
curah/bulk
1) Curah padat (solid bulk)
2)
Curah cair (liquid oil and chemical
in bulk)
3)
Curah gas (liquefied and
pressures gasses in bulk)
b.

c.

Untuk muatan dalam bentuk


kemasan/package
1)
Yang dimuat di dalam ruang
muat/geladak kapal
2)
Yang dimuat di dalam peti
kemas/container (consolidated)

Untuk muatan barang berbahaya


Radioactive Class 7
10. Pemeriksaan Kapal Asing/Port State
Control atas pemeriksaan ulang/folow
up inspection (re-inspection deficiency
code 30)

Tarif

Keterangan

Rp.
25,00/Ton/Muatan
Rp.
30,00/Ton/Muatan
Rp.
35,00/Ton/Muatan

Rp.
7500,00/Ton/Muatan
Rp.
10.000,00/container

Rp.
500.000,00/Kemasan
USD
Pungutan
PNBP
dilakukan
pada
saat
350/pemeriksaan
pemeriksaan ulang karena adanya deficiency
code 30 (re-inspection deficiency code 30)

DOKUMEN STATUS HUKUM KAPAL


1. Surat Tanda Kebangsaan Kapal
Meliputi :
a.Surat Laut Sementara
b.Surat Laut
c.Pas Besar Sementara
d.Pas Besar
e.Salinan Surat Laut
f. Salinan Pas Besar
2. Akte Pendaftaran
Meliputi :
1.Akte Pendaftaran sementara
2.Akte Pendaftaran
3.Akte baliknama
4.Akte Hipotek
5.Akte pengalihan hipotek
6.Akte pengganti/ akte kedua

PNBP JASA ANGKUTAN LAUT


1

Surat Izin Perusahaan Angkutan Laut

Persetujuan atas atas usulan deviasi kapal


pada trayek tetap dan teratur

Surat Izin Operasi Perusahaan Angkutan Laut


Khusus

Spesifikasi Kapal

10

Pembukaan Kantor Cabang Perushaaan


11
Angkutan Laut
Persetujuan Rencana Pengoperasian Kapal Pada 12
Trayek Tetap dan Teratur Angkutan Laut Dalam
Negeri
Persetujuan dan Usulan Omisi Kapal Pada
13
Trayek Tetap dan Teratur

Persetujuan Atas Penggantian Kapal Pada


Trayek Tetap dan Teratur

Persetujuan Rencana Pengoperasian Kapal pada


Trayek Tidak Tetap dan Tidak Teratur Angkutan
Laut Dalam Negeri
Persetujuan pelabuhan singgah pada trayek tidak
tetap dan tidak teratur
Pemberitahuan Keagenan Kapal Asing (PKKA)
Izin Penggunaan Kapal Asing (IPKA)

Pengawasan kegiatan bongkar muat barang di


pelabuhan

TARIF PNBP DIBIDANG JASA ANGKUTAN LAUT (PP 15 Tahun 2016


TENTANG PNBP),
REVISI PP 11 TAHUN 2015

Tarif Baru di Bidang Jasa Angkutan Laut


NO

JENIS LAYANAN

1.

Persetujuan atas usulan omisi kapal pada Trayek Tetap dan


Teratur
Persetujuan atas pengganti (substitusi) kapal pada Trayek
Tetap dan Teratur
Persetujuan atas deviasi kapal pada Trayek Tetap dan Teratur

Pasal 13 ayat 1

Rp.

100.000,00

Pasal 13 ayat 10

Rp.

100.000,00

Pasal 13 ayat 10

Rp.

100.000,00

Pasal 15 ayat 5

Rp.

100.000,00

5.

Persetujuan pelabuhan singgah pada Trayek Tidak Tetap dan


Teratur
Penerbitan SIUPAL

Pasal 68 ayat 1 dan 2

Rp. 2.000.000,00

6.

Penerbitan SIOPSUS

Pasal 84

Rp. 1.500.000,00

7.

Evaluasi/regristrasi ulang SIUPAL

Pasal 69 ayat 6

Rp. 1.500.000,00

8.

Evaluasi/regristrasi ulang SIOPSUS

Pasal 85 ayat 5

Rp. 1.000.000,00

9.

PKKA (Kapal Lintas Batas / per 15 hari)

Pasal 34 ayat 1 s/d 3

Rp. 1.000.000,00

2.
3.
4.

NO

JENIS LAYANAN

PM.93 TAHUN 2013

PM.200 TAHUN 2015

TARIF

TARIF

10

Ijin Penggunaan Kapal Asing (IPKA)

Pasal 11 ayat (1)

Rp. 5.000.000,00

11

Pengawasan kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan

Penjelasan next slide

1% dari tarif jasa


bongkar muat

Penjelasan

Jenis Pelayanan Pengawasan Kegiatan Bongkar Muat Barang di Pelabuhan (1%)

Rancangan Peraturan Menteri Perhubungan tentang


Pedoman Perhitungan Tarif Bongkar Muat Barang dari dan ke
Kapal
RUMUS
T = 1.25 x TB x Ip + Sp + Jp
T =
Tarif (Rp/ton)
TB
= Total Biaya (Rp/ton)
Ip
=
Indeks Pelabuhan

Sp
Catatan:

Jp

= Pengawasan/Supervisi kegiatan dan tarif


bongkar muat oleh Penyelenggara Pelabuhan
=
Pelayanan Jasa oleh Badan Usaha
Pelabuhan

1,25 terdiri dari 1 = Ip dan 0.25 (25%) = maksimal margin keuntungan


TB terdiri dari biaya langsung (Upah TKBM, Kesejahteraan TKBM, Peralatan PBM,
Supervisi PBM) dan biaya tidak langsung (Administrasi Penyedia Jasa TKBM,
Administrasi PBM, Asuransi TKBM).

Sp merupakan 1% dari TB (PP 15 Tahun 2016 ttg Perubahan atas PP 11 Tahun


2015 tentang PNBP di Kemenhub).
Jp = biaya yang dipunggut oleh BUP (idealnya Tarif ini masuk ke dalam Pungutan tarif
Jasa Kepelabuhanan bukan di dalam Tarif OPP/OPT).

Jenis PNBP selain yang ditetapkan dalam lampiran

1. Jasa transportasi laut berupa hasil konsesi dan/atau bentuk lainnya atas kegiatan pengusahaan di
pelabuhan
Besaran Tarif

Sesuai nilai yang tercantum dalam


kontrak kerjasama/perjanjian

2. Jasa transportasi laut berupa pendelegasian :


a. Pemeriksaan dan sertifikasi keselamatan, garis muat dan pencegahan pencemaran lingkungan
maritime serta endorsement
b. Pelaksanaan pengukuran kapal dan penerbitan surat ukur
c. Pelaksanaan audit dan penerbitan Document of Compliance dan Safety Management Certificate
serta endorsement
d. Pemeriksaan teknis dan penerbitan surat pengesahan gambar rancang bangun dan perhitungan
stabilitas kapal
e. Pelaksanaan audit dan penerbitan Sertifikat Keamanan Kapal Internasional/International Ship
Security Certificate (ISSC)
Besaran
Tarif
Sesuai nilai yang tercantum dalam lampiran PP 15 Tahun 2016

TARIF PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK


UNTUK KEGIATAN TERTENTU

TARIF
RP. 0,00
(Nol Rupiah)

UNTUK

Kegiatan Tertentu

(tidak bersifat komersial)

Yaitu :

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Kenegaraan
Tugas Pemerintahan tertentu
Pencarian dan pertolongan, bencana alam, dan bantuan kemanusiaan
Untuk kepentingan umum dan sosial
Yang bersifat nasional dan internasional
Usaha mikro, kecil dan menengah

PENYETORAN PNBP

PETUGAS
OPERASIO
NAL

NOTA
TAGIHAN
KODE BILLING
SIMPONI
BENDAHAR
A
PENERIMAA
N/
PENGELOLA
PNBP

PENGGU
NA JASA

MENYERAHKAN BUKTI
PENERIMAAN NEGARA
(BPN)

PEMBAYAR
AN DENGAN
KODE
BILLING
MELALUI
ATM / EDC /
INTERNET
BANKING /
LOKET
TELLER

KAS
NEGARA

PNBP TARIF US DOLLAR

Untuk penerimaan atau


pembayaran/penyetoran
PNBP dalam mata uang
asing harus terlebih
dahulu di konversi dengan
kurs tengah Bank
Indonesia sesuai kurs
pada tanggal nota tagihan
diterbitkan

JUMAT

Dalam hal kurs tengah


Bank Indonesia
sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) belum dapat
di peroleh, kurs yang
digunakan adalah kurs
tengah pada hari kerja
sebelumnya.

SABTU
MING
GU

SENIN

MENGGUNAKAN KURS HARI JUMAT

PENYETORAN PNBP TARIF


DOLLAR
PETUGAS
OPERASIO
NAL
NOTA TAGIHAN
+ KONVERSI
KURS TENGAH
BANK
INDONESIA
KODE BILLING
SIMPONI SETELAH
KONVERSI
BENDAHAR
A
PENERIMAA
N/
PENGELOLA
PNBP

PENGGU
NA JASA

MENYERAHKAN BUKTI
PENERIMAAN NEGARA
(BPN)

PEMBAYAR
AN DENGAN
KODE
BILLING
MELALUI
ATM / EDC /
INTERNET
BANKING /
LOKET
TELLER

KAS
NEGARA

JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK


KEMENTERIAN PERHUBUNGAN
Jasa Transportasi Laut

Denda Administratif

Denda
Administratif

Satuan Poin
Pelanggaran

Tarif Denda Administratif Bidang


Transportasi Laut

Ketentuan lebih lanjut mengenai satuan poin pelanggaran dari jenis pelanggaran administratif diatur
dengan Peraturan Menteri Perhubungan

SEKIAN DAN
TERIMA KASIH ...

Anda mungkin juga menyukai