Anda di halaman 1dari 28

PERTEMUAN KE 4

STOIKIOMETRI
1. HUKUM-HUKUM REAKSI KIMIA
2. RUMUS SENYAWA ( KIMIA )
3. MENULISKAN PERSAMAAN KIMIA YANG
BALANS
4. HUBUNGAN MASSA DALAM REAKSI KIMIA
5. REAKTAN PEMBATAS
6. HASIL PERSENTASE

PERSAMAAN KIMIA

Reaktan (Pereaksi)

Produk (Hasil Reaksi)

1. RUMUS SENYAWA (KIMIA)


A. RUMUS EMPIRIS (RE) :
Rumus yang paling sederhana dicerminkan
oleh perbandingan atom unsur dalam senyawa
Misal : etana (terdiri dari carbon dan hidrogen)
glukosa ( carbon, oksigen dan hidrogen )
Perbandingan atomnya (nisbah) :
Etana = C : H = 1 : 3
Glikosa = C : H : O = 1 : 2 : 1
rumus empiris : ( CH3 )n dan (CH2O)n

B. RUMUS MOLEKUL (RM) :

Jumlah atom setiap unsur yang terdapat


dalam satu molekul
Misal :
Rumus Empiris Etana (CH3)n dan glukosa (CH2O)n
Hasil eksperimen : Mr Etana = 30 ; Glukosa = 180
Maka Etana n = 2 dan glukosa n = 6
Rumus Molekul :

Etana = C2H6 dan glukosa = C6H12O6

Ada kala RE = RM berarti n = 1


Contoh : H2O ; NH3 dan HCl
Ada pula senyawa mempunyai n = tak terhingga
yaitu senyawa yang terbtk dari ion (+) dan ion (-)
Contoh Rumus Empiris :
(NaCl)n ; (KBr)n dan (CaSO4)n

Rumus Molekul seharusnya :


Nan Cln ; Kn Brn dan Can (SO4)n
Karena nilai n tak diketahui dan tak terhingga, maka ditulis
seperti Rumus Empiris. Akibatnya rumus senyawa ion
bukanlah rumus molekul melainkan rumus empiris yang
disebut Rumus Senyawa

Bagaimana dengan CoCl2 ?

Padatan kobalt(II) klorida


Rumus empiris CoCl2
gaya tarik yang kuat :
antar molekul dan antar atom kobalt
dan atom klorin
kedua gaya sulit dibedakan
ikatan ionik
Merupakan molekul raksasa (kristal)
Jadi CoCl2 sebagai unit rumus bukan sebagai
molekul CoCl2

Contoh 1.
Pada pembakaran 30 g senyawa organik dihasilkan 44 g
CO2 (Mr = 44) dan 18 g H2O (Mr = 18). Tentukan
rumus empiris senyawa organik tersebut
.
Penyelesaian
44 g CO2 = 1 mol CO2 = 1 mol C = 12 g C
18 g H2O = 1 mol H2O =2 mol H = 2 g H
Bobot O = 30 g (12 g + 2 g) = 16 g O = 1 mol O
Nisbah C : H : O = 1 : 2 : 1
Rumus empiris = (CH2O)n

Contoh 2.
Suatu senyawa mengandung 40 % C, 6,67 % H,
dan 53,3 % O. Tentukan rumus molekulnya jika
Mr =180.
Penyelesaian
Rumus empiris = C : H : O = 40/12 : 6,67/1 : 53,3/16
= 3,33 : 6,67 : 3,33 = 1 : 2 : 1 =(CH2O)n
Rumus molekul = (CH2O)n = Mr
30 n = 180
n=6
(CH2O)n = C6H12O6

Contoh 3.
Suatu senyawa mengandung 5,2 g Seng, 0,96 g
karbon dan 3,84 g oksigen. Tentukan RE
senyawa !
Penyelesaian :
RE = Zn (5,2/65) C (0,96/12) O (3,84/16)
= Zn0,08 C0,08 O0,24 = ZnCO3

Contoh 4.
Suatu senyawa mengandung 40 % karbon, 6,67 % hidrogen
dan 53,3 % oksigen. Tentukan RM senyawa jika Mr = 180.
Penyelesaian :
RE = C(40/12) H (6,67/1) O (53,3/16)
= C3,33 H6,67 O3,33 = CH2O
RM = (CH2O)n
Mr = (12 + 2 + 16) = 180
n = 180/30 = 6
RM = (CH2O)6 = C6H12O6

2. MENULISKAN PERSAMAAN KIMIA YANG


BALANS

NH4NO3

REAKTAN

N2O + H2O

PRODUK

-Beri tanda pada unsur yang terdapat satu kali di ruas


kiri dan satu kali diruas kanan
- Beri koefisien 1 pada NH4NO3
kemudian koefisien 2 pada H2O dan 1 pada N2O
- Periksa banyaknya atom O
Berdasarkan perjanjian koefisien 1 didepan NH4NO3 dan
N O tidak perlu dituliskan.

CONTOH 2.3
Amonia merupakan bahan dasar utama dalam
pembuatan pupuk urea. Di industri, amonia dihasilkan
melalui proses Haber yang menggunakan gas nitrogen
dan hidrogen sebagai reaktan. Tuliskan persamaan
kimia yang balans untuk proses ini.
Penyelesaian
_N2 + H2 _NH3
Mulailah dengan koefisien 1 untuk NH3, sebab spesies
paling rumit, Jadi koefisien N2 = 1/2, koefisien H2 = 1 ,
kemudian semua koefisien dikalikan dua
N2 + 3 H2 2 NH3

CONTOH 2.4
Proses Hargreaves ialah prosedur industri untuk
membuat Na2SO4 yang digunakan dalam pembuatan
kertas. Bahan awalnya ialah NaCl, SO2, H2O, dan O2. HCl
dihasilkan
sebagai
hasil
sampingan.
Tuliskan
persamaan kimia yang balans untuk proses ini.
Penyelesaian
_NaCl + _SO2 + H2O + _O2 _Na2SO4 + _HCl
Mulailah dengan koefisien 1 untuk Na2SO4, sebab
spesies paling rumit, Jadi koefisien NaCl = 2, koefisien
SO2 = 1
2 NaCl + SO2 + _H2O + _O2 Na2SO4 + _HCl

Berikutnya koefisien HCl = 2 dan koefisien H2O = 1.


2 NaCl + SO2 + H2O + _O2 Na2SO4 + 2 HCl
Akhirnya, atom oksigen harus disetarakan. Ada 4 atom
O di kanan, tetapi di kiri hanya terdapat 2 atom O dari
SO2 dan 1 atom O dari H2O; jadi, koefisien O2 = :
2 NaCl + SO2 + H2O + O2 Na2SO4 + 2 HCl
Kalikan semua koefisien dengan 2 :
4 NaCl + 2 SO2 + 2 H2O + O2 2 Na2SO4 + 4 HCl

3. HUBUNGAN MASSA DALAM REAKSI KIMIA

Hubungan antara massa reaktan dan produknya


disebut stoikiometri (Yunani: stoicheion = unsur
+ metron = ukuran)
2 C4H10 + 13 O2 8 CO2 + 10 H2O
Artinya :
2 mol C4H10 + 13 mol O2 8 mol CO2 + 10 mol H2O
116,3 g C4H10 + 416,0g O2 352,1 g CO2 + 180,2 g H2O

Contoh 2.6
Kalsium hipoklorit, Ca(OCl)2, digunakan sebagai bahan
pemutih. Senyawa ini dihasilkan dari NaOH, Ca(OH) 2,
dan Cl2 menurut persamaan
2 NaOH + Ca(OH)2 + 2 Cl2 Ca(OCl)2 + 2 NaCl + 2 H2O
Berapa gram Cl2 dan NaOH yang bereaksi dengan 1067 g
Ca(OH)2, dan berapa gram Ca(OCl)2 yang dihasilkan?
Penyelesaian
Jumlah mol Ca(OH)2 yang dikonsumsi ialah
1067 g Ca(OH)2
------------------------ = 14,40 mol Ca (OH)2
74,09 g mol-1

2 NaOH + Ca(OH)2 + 2 Cl2 Ca(OCl)2 + 2 NaCl + 2 H2O


Jika 14,40 mol Ca(OH)2 bereaksi maka:
mol NaOH
= 28,80 mol NaOH
mol Cl2

= 28,80 mol Cl2

mol Ca(OCl)2

= 14,40 mol Ca(OCl)2

Dari jumlah mol dan massa molar reaktan serta


produknya, massa yang dicari ialah :
massa NaOH
= (28,80 mol)(40,00 g mol-1) =1152 g
massa Cl2
= (28,80 mol)(70,91 g mol-1) =2042 g
massa Ca(OCl)2 = (14,40 mol)(142,98 g mol-1) =2059 g

4. REAKTAN PEMBATAS
Reaktan yang habis pertama kali ialah reaktan
pembatas, reaktan lain dalam keadaan berlebih.
Produk yang diperoleh berdasarkan pada
reaktan pembatas
Reaktan pembatas dapat dihitung secara
stoikiometri dengan satuan jumlah reaktan (sjr)
yang diperoleh dari jumlah mol dibagi
koefisiennya.
Reaktan yang mempunyai sjr terkecil merupakan
reaktan pembatas.

Contoh 2.7
Sebanyak 1 mol KIO3 direaksikan dengan 4 mol KI dan 6 mol
HCl, reaksi : KIO3 + 5KI + 6HCl 6 KCl + 3I2 + 3H2O
Apakah semua reaktan akan habis? Tentukan reaktan
pembatasnya dan berapa gram I2 akan terbentuk? (Ar I = 127)

Penyelesaian
nisbah mol tidak sama dengan nisbah koefisien, jadi reaktan
tidak habis semuanya
sjr KIO3 = 1 mol/1 = 1,
sjr KI = 4 mol/5 = 0,8
sjr HCl = 6 mol/6 = 1
Reaktan pembatas = KI (sjr KI paling kecil)
mol I2 = 3/5 x 4 mol = 2,4 mol
gram I2 = 2,4 mol x 254 g mol-1 = 609,6 g

Contoh 2.8
Sebanyak 10 g CaCO3 direaksikan dengan 1 liter HCl 2 M,
CaCO3 (p) + 2 HCl (aq) CaCl2 (aq) + H2O (aq) + CO2 (g)
Tentukan gram CO2 yang terbentuk (Ar Ca = 40, C= 12, O = 16,
Cl = 35.5, H = 1)

Penyelesaian
mol CaCO3 = 10 g/100 g mol-1 = 0,1 mol
mol HCl = 2 M x 1 liter = 2 mol
sjr CaCO3 = 0,1
sjr HCl = 2 mol/2 = 1
Reaktan pembatas = CaCO3 (sjr CaCO3 < sjr HCl)
mol CO2 = 1/1 x 0,1 mol = 0,1 mol
gram CO2 = 0,1 mol x 44 g mol-1 = 4,4 g

Contoh 2.9
Sebanyak 500 ml HCl 2,5 M direaksikan dengan 2 liter Ba(OH)2
0,2 M. Tentukan massa BaCl2 yang terbentuk dan massa
reaktan yang tersisa.

Penyelesaian
mol HCl = 2,5 M x 0,5 liter = 1,25 mol
mol Ba(OH)2 = 0,2 M x 2 liter = 0,4 mol
Reaksi : 2HCl + Ba(OH)2 BaCl2 + 2H2O
sjr HCl = 0,625

sjr Ba(OH)2 = 0,4

Reaktan pembatas = Ba(OH)2


mol BaCl2 = 0,4 mol
Reaktan tersisa = HCl
mol HCl tersisa = 1,25 mol 0,8 mol = 0,45 mol
massa HCl tersisa = 0,45 mol x 36,5 g /mol = 16,425 g

5. HASIL PERSENTASE
Hasil persentase (% hasil) suatu reaksi adalah
nisbah jumlah produk sesungguhnya yang diperoleh
(eksperimental) atau hasil nyata terhadap hasil
teoritis dari persamaan reaksi dikali seratus persen .

% Hasil =

Hasil Nyata
Hasil Teoritis

x 100%

Hasil nyata biasanya lebih kecil dari hasil teoritis.

ETILENA
Rumus Empiris : (CH2)n
Rumus Molekul : C2H4
Massa C = 12,011 g
Massa H = 2,0159 g
Jumlah
14,027 g
PERSENTASE MASSA
KARBON =
HIDROGEN

12,001 x 100% = 85, 628% C


14,027
2,0159
14,027

x 100% = 14, 372% C

Contoh 2.10
Jika 68,5 g karbon di dalam udara
a. Berapa hasil teoritis CO2 yang dihasilkan.
b. Jika CO2 hasil eksperimen menghasilkan 237 g CO2
berapakah % hasil
Penyelesaian
a. Reaksi: C(p) + O2 (g)
CO2 (g)
mol C
= 68,4 g/12 g mol -1 = 5,7 mol
mol CO2
= 5,7 mol
massa CO2 = 5,7 mol x 44 g mol-1 = 250,8 g
Hasil Nyata
b. % hasil =
x 100%
Hasil Teoritis
237 g CO2
=
x 100 % = 94,5 %
250,8 g CO2

1. Seng fosfat digunakan sebagai semen gigi. Sebanyak 50,00


mg sampel dihancurkan menjadi unsur-unsurnya dan
menghasilkan 16,58 mg oksigen, 8,02 mg fosforus, dan
25,40 mg seng. Tentukan rumus empiris seng fosfat?
2. Barium dan nitrogen membentuk dua senyawa biner yang
masing-masing mengandung 90,745% dan 93,634% barium.
Tentukan rumus empiris kedua senyawa tersebut.
3. Sampel sebanyak 1,000 g dari suatu senyawa yang
mengandung karbon dan hidrogen bereaksi dengan oksigen
pada suhu tinggi menghasilkan 0,692 g H2O dan 3,381 g
CO2.
a) Hitunglah massa C dan H dalam sampel
b) Apakah senyawa tersebut mengandung unsur lain?
c) Berapa persentase massa C dan H dalam senyawa?
d) Apa rumus empiris senyawa tersebut?

4. Balanskan persamaan kimia berikut.


a) C2H6O + O2 CO2 + H2O
b) K + O2 K2O2
c) PbO2 + Pb + H2SO4 PbSO4 + H2O
d) BF3 + H2O B2O3 + HF
e) KClO3 KCl + O2
f)

CH3COOH + O2 CO2 + H2O

g) K2O2 + H2O KOH + O2


h) PCl5 + AsF3 PF5 + AsCl3
5. Untuk setiap reaksi kimia, hitunglah massa reaktan yang
digarisbawahi yang diperlukan untuk menghasilkan 1,000 g
produk yang digarisbawahi.
a) Mg + HCl H2 + MgCl2
b) 2 CuSO4 + 4 KI 2 Cul + I2 + 2 K2SO4
c) NaBH4 + 2 H2O NaBO2 + 4 H2

6. Sampel K2CO3 sebanyak 18,6 g diolah sedemikian


sehingga semua karbonnya tertangkap dalam
senyawa K2Zn3[Fe(CN)6]2. Hitunglah massa (dalam
gram) produknya.
7. Bila amonia dicampur dengan hidrogen klorida
(HCl), dihasilkan padatan amonium klorida (NH 4Cl).
Andaikan 10,0 g amonia dicampur dengan hidrogen
klorida dengan massa yang sama, zat apa yang
dihasilkan sesudah reaksi berjalan sempurna?
Berapa massanya?