Anda di halaman 1dari 14

POLIMER

Kata polimer pertama kali digunakan oleh


kimiawan Swedia Berzelius pada tahun
1833. Polimer berasal dari bahasa Yunani
yaitu poly, yang berarti banyak, dan mer,
yang berarti bagian atau satuan.

Polimer merupakan molekul besar yang


terbentuk
dari
unit-unit
berulang
sederhana (monomer)

Berdasarkan
sumbernya
polimer dapat
dibagi menjadi;

Polimer alam

Polimer sintetik

Berdasarkan kegunaannya, polimer dapat


diklasifikasikan menjadi:
Plastik
Perekat
Serat
Pelapis
Elastomer

Penggunaan Polimer
Plastik

Polietilena Polipropilena
Teflon
Polistirena

PVC (polivinilklorida)

PVA (polivinil asetat)


Polimetil Metakrilat (PMMA)

Bakelit merupakan polimer termoseting yang tersusun dari fenol


dan formaldehid. Bakelit digunakan untuk pembuatan peralatan
listrik
Serat Sintetis
Nilon 66 Nilon 66 merupakan kopolimer dari heksa metilen diamina
dengan asam adipat melalui polimerisasi kondensasi. Disebut nilon
66 karena masing-masing monomernya mengandung 6 atom karbon
Nilon 66 bersifat kuat, ringan, dan dapat ditarik tanpa retak sehingga
digunakan untuk membuat tali, jala, parasit, dan tenda.

Karet

Karet
Alam

Karet
Sintesis

PERUSAHAAN KIMIA DI
AMERIKA SERIKTA
Chemical and Engineering News
setiap tahun menerbitkan daftar
75 produsen kimia berdasarkan
pada jumlah penjualan kimia,
tidak total penjualan untuk
seluruh perusahaan. penjualan.
The Dow Chemical Co.,
disingkat
Dow
adalah
perusahaan
kimia
yang
berkantor pusat di Midland,
Michigan, Amerika Serikat

PERUSAHAAN TOP DUNIA KIMIA

Minyak Bumi
Minyak Bumi berasal dari bahasa latin, yaitu petroleum. Petra
berarti batuan dan Oleum berarti minyak. Jadi petroleum berarti
minyak batuan.
Minyak bumi terbentuk akibat
pelapukan sisa-sisa atau bangkai
hewan dan tumbuhan renik serta
lapisanlapisan
lumpur
yang
terkubur dalam jangka waktu
jutaaan tahun lamanya di dasar
laut.
Proses tersebut dipengaruhi oleh suhu, tekanan, dan aktivitas
mikroorganisme tertentu yang menghasilkan senyawa-senyawa,
khususnya hidrokarbon

Pengolahan minyak bumi berupa proses distilasi bertingkat


(penyulingan) atau fraksionasi yang merupakan proses pemisahan
senyawa-senyawa hidrokarbon berdasarkan titik didihnya menjadi
kelompok-kelompok senyawa yang disebut fraksi.
Fraksi-fraksi
hasil
penyulingan minyak bumi
berdasarkan kenaikan titik
didihnya yaitu fraksi gas,
petroleum eter, bensin,
nafta, minyak tanah, solar,
minyak bakar, pelumas, lilin
dan residu berupa aspal.

Petrokimia adalah bahan-bahan atau produk yang dihasilkan dari


minyak dan gas bumi. Bahan-bahan petrokimia tersebut dapat
digolongkan ke dalam plastik, serat sintetis, karet sintetis,
pestisida, detergen, pelarut, pupuk, berbagai jenis obat maupun
vitamin. Terdapat tiga bahan dasar yang digunakan dalam industri
petrokimia, yaitu olefin, aromatika, dan gas sintetis (syn-gas).
Untuk memperoleh produk petrokimia dilakukan dengan tiga
tahapan, yaitu:
a. Mengubah minyak dan gas bumi menjadi bahan dasar
petrokimia.
b. Mengubah bahan dasar menjadi produk antara.
c. Mengubah produk antara menjadi produk akhir.