Anda di halaman 1dari 18

U

M
IL

A
S
DA

P
E
RK

2
N
A
T
A
W
A
ER

PATIENT SAFETY, STERILIZATION,


SELF PROTECTION, NASOKOMIAL
INFECTION

4
K
O
P
M
KELO
tika
u
K
s
a
e
r
d
n
A

pil
m
u
n
a
M
y
n
i
r
Sri A

Shendy Goni
e
w
a
l
a
S
a
t
i
n
e
R
Cindy
Eklesia Behuku
pati
i
d
A
i
r
t
ia
v
O

Falirin Ipol
Joneas

PATIENT SAFETY
Keselamatan pasien (patient safety) rumah sakit adalah suatu sistem
dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman,dan
diharapkan dapat mencegah terjadinya cidera.

TUJUAN PATIENT SAFETY


1. Terciptanya budaya keselamatan
pasien di RS
2.
Meningkatnya akuntabilitas
rumah sakit thdp pasien dan
masyarakat;
3.

Menurunnya KTD di RS

4. Terlaksananya program-program
pencegahan shg tidak terjadi
pengulangan KTD.

STANDAR KESELAMATAN PASIEN


1. Hak pasien.
2. Mendidik pasien dan keluarga.
3. Keselamatan pasien dan kesinambungan pelayanan.
4. Penggunaan metode-metode peningkatan kinerja
untuk melakukan evaluasi dan program peningkatan
keselamatan pasien.
5. Peran kepemimpinan dalam meningkatkan
keselamatan pasien.
6. Mendidik staf tentang keselamatan pasien.
7. Komunikasi merupakan kunci bagi staf untuk mencapai
keselamatan pasien.

ISOL
ATED
Suatu tindakan untuk membunuh kuman patongen dan apatogen beserta
sporanya pada peralatan perawatan dan kedokteran dan merebus smom, panas
tinggi,ataumengunakan bahan kimia

PENGERTIAN STERILISASI
Sterilisasi dalam pengertian medis merupakan suatu proses dengan metode
tertentu dapat memberikan hasil akhir, yaitu suatu bentuk keadaan yang tidak
dapat ditunjukkan lagi adanya mikroorganisme hidup

Langkah-langkah sebelum melakukan proses sterilisasi

1) Dekontaminasi
2) Pencucian
3) Disinfeksi

METODE STERILISASI

Fisika
Kimia
Mekanik

PELAKSANAAN STERILISASI ALAT-ALAT


Sterilisasi terhadap bahan baku karet ( Hand Schoen )
Sterilisasi terhadap bahan baku logam
Sterilisasi terhadap bahan baku kaca
Sterilisasi terhadap bahan baku kain atau media kultur (kain doek)
Sterilisasi terhadap bahan baku plastik

SELF PROT
ECTION (PE
RLENGKAP
AN
PELINDUN
G DI RI )
Perlengkapan
pelindung diri
yang dipakai
menutupi bag
oleh petugas h
ian-bagian tub
arus
uh petugas mu
telapak kaki. P
lai dari kepala
erlengkapan i
hingga
ni terdiri dari
sampai denga
tutup kepala,
n alas kaki
masker,

Alat atau perlengkapan pelindung diri yang digunakan/dipakai petugas adalah


sebagai berikut :

Sapu tangan
Masker
Respirator
Pelindung mata
Tutup kepala/kap
Gaun bedah (operasi)
Jas bedah (operasi)

INFEKSI NOSOKOMIAL

Infeksi nosokomial adalah infeksi yang didapat dari Rumah Sakit, infeksi tidak
terjadi di Rumah Sakit, infeksi tidak terjadi atau tidak dalam masa inkubasi
pada saat pasien masuk Rumah Sakit

RANTAI PENULARAN INFEKSI

Komponen yang diperlukan sehingga terjadi penularan infeksi tersebut adalah:

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Agen infeksi (Infection Agent


Reservoir
Pintu keluar
Transmisi (cara penularan)
Pintu masuk
penjamu

Faktor Resiko Healthcare-Associated Infections (HAIs).


a. Umur

b.
c.

Status imun yang rendah/tergantung (imuno-kompromais


Interupsi barier anatomis

d. Implantasi benda asing :


e. Perubahan mikroflora normal

Strategi Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Terdiri Dari :

a.
b.
c.

Peningkatan daya tahan pejamu


Inaktivasi agen penyebab infeksi
Memutus rantai penularan

d. Tidakan pencegahan pejanan (Post Exposure Prophylaxis/PEP) terhadap


petugas kesehatan