Anda di halaman 1dari 59

Antropometri

Sritomo W.Soebroto
Laboratorium Ergonomi & Perancangan Sistem
Kerja
Jurusan Teknik Industri
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
SURABAYA
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

Tujuan Pembelajaran

Mampu menjelaskan konsep dasar dan data dari studi Ergonomi.


Mampu menjelaskan konsep Ergonomi secara umum.
Mampu menjelaskan data-data dasar dalam analisa Ergonomi

Capaian Pembelajaran Antropometri :


1. Mengetahui definisi dan fungsi antropometri
2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi variasi tubuh
manusia
3. Mengetahui cara pengukuran dimensi tubuh manusia
4. Mengatahui penggunaan antropometri dalam perangcangan
perangkat dan area kerja

Daftar Referensi :
[1], [2], [3], [4], [5], [6].

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

Tentang hubungan
manusia dengan
permesinan [alat alat
bantu kerja]
Tentang
hubungan manusia
dengan lingkungan
fisik kerja [panas,
getaran, noise, dll.]

Human
Machine
Interface
technology

Human
environment
interface
technology

Tentang
hubungan
manusia dengan
pekerjaan
[pembagian
kerja, shift kerja,
dll.]

Human
job
interface
technology

Tentang
hubungan manusia
dengan aspek behavioral
cognitive [mental,
kecepatan respon, stress,
perilaku, dll.]

Human
software
interface
technology

Tentang kajian
Human
organization sistem perusahaan
[organisasi]
interface
dan sosiotechnology
masyarakat

Anthropometry ?
Mengapa diperlukan suatu desain peralatan atau area kerja
yang sesuai dengan ukuran tubuh dan gerakan operator ???

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

PENDEKATAN ERGONOMIS DALAM


PERANCANGAN STASIUN KERJA

Sikap dan posisi kerja


Antropometri dan dimensi ruang kerja
Kondisi lingkungan kerja
Efisiensi gerakan kerja
Pengaturan fasilitas kerja
Energi kerja yang dikeluarkan

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

Anthropometry

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

Masses of body segment


Size of body segment
Shape of body segment
Body volumes

Anthropometry
Pengukuran anggota tubuh manusia (berat, volume,
dimensi linier, dll).
Manusia memiliki variasi dalam hal bentuk, ukuran,
kekuatan (strength) dari anggota tubuh yang dimilikinya.
Data antropometri digunakan untuk berbagai keperluan
seperti perancangan tempat/areal kerja (workplaces),
perkakas/fasilitas kerja, dll agar diperoleh ukuran-ukuran
yang sesuai dan layak dengan dimensi ukuran anggota
tubuh manusia yang akan menggunakannya.
Population differences (ethnic, age, gender, dll)

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

Anthropometry Data

Fit,
Comfort,
Ergonomis

?
Clothing Design
Workspace Design
Environment Design
Anthropometry

Data
Equipment/Tools/Machinery/
Facilities Design
Sritomo
Consumer
Product Design
W.Soebroto
Ergonomi Antropometri

Physical
Features
&
Physical
Dimensions

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

10

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

11

Dimensi Antropometri yang Harus


Diukur

Antropometri Data 26 Dimensi


Anggota Tubuh

Rahmanarief@gmail.com

13

Antropometri Perempuan

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

14

Antropometri Laki-Laki

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

15

Desain Loket Pelayanan

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

16

Loket Pelayanan

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

17

Desain Handtools Ergonomis

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

18

Metoda Pengukuran
Pengukuran bentuk fisik dan fungsi dari
anggota tubuh manusia mulai dari ujung
kepala sampai ke kaki.
Ukuran dalam bentuk dimensi linier, berat badan,
volume, range of movements, dan sebagainya.
Pengukuran diklasifikasikan dalam bentuk (1)
structural body dimensions (ukuran diambil saat
tubuh dalam posisi tetap --- fixed/static --- dan
standard, seperti berdiri tegak, duduk normal, dsb);
dan (2) functional body dimensions (diukur pada saat
tubuh dalam posisi dan berfungsi untuk melakukan
gerakan-gerakan kerja secara dinamis pada saat
melakukan aktivitas operasional tertentu).
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

19

Anthropometric Statistics
Population percentile - % of population considered
If design for mean, 50% excluded
Typically, design for 95% of population (i.e., 5% female
to 95% male)
Percentiles calculated assuming population data is
normally distributed

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

20

Alat Ukur Anthropometry


Spreading and sliding calipers
Anthropometer
Tape

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

21

Measuring with
Anthropometer

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

22

Structural Body Dimensions

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

23

Dynamic Body Dimensions

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

24

Jarak Jangkau Normal

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

25

Langkah Aplikasi Data Antropometri


dalam Perancangan Produk/Fasilitas
Kerja

(1) Tetapkan
DimensiDimensi
UkuranTubuh
yang Signifikan
untuk
Rancangan

(3) Tentukan Prinsip


Rancangan untuk
Diikuti (Extreme
Individual, Adjust
able Range, atau
Average?)

(2) Definisikan Segmen


Populasi Pemakai
Rancangan
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

(4) Pilih %-tile


Populasi
yang Diikuti (5-th,
50-th,
95-th %-tile?)
(5) Pilih dan Buat
Data Antropometri
Sesuai dengan Populasi
(Tambahkan Allowances
Bila Diperlukan)
26

Prinsip-Prinsip dalam
Penggunaan Data Antropometri

Design for Extreme Individuals.


Setiap
Individuals
rancangan produk/fasilitas kerja dibuat untuk
memenuhi dua sasaran pokok: (1) sesuai dengan
ukuran ekstrim
(terbesar atau terkecil)
dari anggota tubuh, dan (2) masih tetap bisa
digunakan dengan nyaman untuk ukuran
mayoritas populasi yang lain.
Implementasi ukuran ditetapkan untuk dimensi
minimum
didasarkan
pada
nilai
upper
percentile (90-th, 95-th, atau 99-th), seperti
penetapan tinggi/lebar pintu darurat, passage
ways, dll.
Untuk dimensi maksimum fasilitas kerja yang
ingin dirancang akan ditetapkan berdasarkan
nilai lower percentile (1-st, 5-th, atau 10-th)
dari distribusi data antropometri yang ingin
dipakai, seperti penetapan jarak jangkau dari
fasilitas kontrol yang akan dioperasikan oleh
seorang operator, dll.
Penetapan dimensi maximum/minimum biasanya
menggunakan nilai 5-th dan 95-th percentile.
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

27

Prinsip-Prinsip dalam
Penggunaan Data Antropometri
Design
for
Adjustable
Range.
Rancangan bisa dirubah-rubah ukurannya
sehingga cukup fleksibel dipakai oleh setiap
orang yang memiliki bentuk dan dimensi
ukuran yang berbeda. Contoh sederhana
adalah
dalam
rancangan
adjustable
automobile seats (range 5-th s/d 95-th
percentile).
Design for the Average. Rancangan
menggunakan ukuran rata-rata (50-th
percentile) dari populasi data antropometri
yang ada. Dalam realitasnya sedikit sekali
orang yang memiliki ukuran tubuh ratarata. Dalam hal ini rancangan peralatan
dibuat untuk orang yang berukuran ratarata, sedangkan ukuran yang ekstrim
dibuatkan rancangan tersendiri.
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

28

Contoh Anthropometry Data


Canadian Stature Variation by Age (cm)
Age

Percentile
5th

50th

95th

Change from previous


value (50th percentile)

18-19

162.8

173.2 183.1

20-24

162.0

173.3 184.2

+ 0.1

25-29

159.8

173.5 187.9

+ 0.2

30-34

161.0

172.9 184.9

- 0.6

35-44

159.2

171.7 184.4

- 1.2

45-54

156.9

169.7 182.9

- 2.0

55-64

153.9

167.6 181.1

- 2.1

>64

153.9

165.4 177.3

- 2.2

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

29

Faktor yang Mempengaruhi Data


Antropometri

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

30

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi


Data Antropometri
Umur. Ukuran fisik berkorelasi dengan
usia (awal kelahiran s/d umur 20 th; laki2 s/d usia 21,2 th, perempuan 17,3 th
sesuai dengan penelitian Roche & Davilla)
Jenis Kelamin (Sex). Ukuran tubuh lakilaki umumnya lebih besar dibandingkan
dengan
perempuan
(kecuali
untuk
beberapa bagian tubuh tertentu
seperti
pinggul, lingkaran dada, dsb-nya).
Suku/Etnis.
Kelompok
etnik
akan
memiliki ukuran dan karakteristik tubuh
yang berbeda.

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

31

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi


Postur & Posisi Tubuh. Ukuran tubuh akan
berbeda dipengaruhi oleh posisi tubuh pada saat
akan melakukan aktivitas/gerakan tertentu
(structural & functional body dimensions). Posisi
standard tubuh pada saat melakukan gerakangerakan dinamis harus dijadikan dasar pertimbangan
pada saat data antropometri diimplementasikan.
Pakaian. Pakaian (model, jenis bahan, jumlah
rangkapan, dll) yang akan dikenakan akan
menambah dimensi ukuran tubuh. Demikian juga
keharusan menggunakan sarung tangan ataupun
sepatu (safety shoes), topi, dll pada saat orang
bekerja harus dipertimbangkan dan ditambahkan
allowances selayaknya (umumnya pengukuran
antropometri dilakukan terhadap anggota tubuh
dalam kondisi telanjang).

Data Antropometri

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

32

Variasi Ukuran Tubuh Manusia

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

33

variasi dimensi
tubuh

Jawapos,
Kamis 17 September 20

variasi dimensi tubuh


Svetlana Pankrtova
Bao Xi Shun

He Ping Ping

Manusia Setengah Ton

Patrick Deuel (42 thn,


tinggi 180 cm, berat 486
kg)
South Dakota, USA
Juni 2004

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

36

Sritomo W.Soebroto

Pegulat sumo kelahiran


Hawaii (juara sumo
asing
pertama)
Ozeki Konishiki (40
tahun),
berat 280 kg (tinggi ?)
Chie Ijima (28 tahun)
Ergonomi Antropometri
37
istri

Tinggi Tubuh Manusia (cm)


Subjects
Females
US Civilians
170.0
British Civilians
171.2
Japanese
161.1

5-th %

50-th%

150.0

160.0

149.5

160.1

145.3

153.2

Males
US Civilians
162.0
185.0
Italian Military
160.2
180.8
Sritomo W.Soebroto
Ergonomi Antropometri
Japanese Civilians
155.8

95-th%

173.0
170.8
165.3

38

Human Variability Ranges


(5-th & 95-th Percentiles)
FEMALES
1

190
2

180
4

Males

7
6

170
160
150

1
2
3
4

5 US Air Force
Fliers
140
US Civilians
6 Italian Military
British Civilians
7 French Fliers
130
Swedish Civilians
8 Japanese
Japanese Civilians
Civilians
Standing Height (cm)
(Source
Sanders &McCormick,
9 :Turkish
Military

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

1982,
39
Human Factors Engineering and
Design)

Human Variability Range


Females
Japanese
Civilians

145.3
(P5)

US Civilians

150.0
(P5)

Males

153.2
(P50)

160.0 161.2
(P50) (P95)

170.0
(P95)

US Civilians

Japanese Civilians

155.8
(P5
)
Sritomo W.Soebroto

162.0 165.
(P5 3
(P50)
)
Ergonomi Antropometri

173.0 174.8
(P50) (P95)

185.0
(P95)
40

Aplikasi Distribusi Normal


Dalam Penetapan Data Antropometri
Persoalan antropometri akan terletak pada faktor-faktor :
(1)seberapa besar sampel pengukuran yang harus diambil
untuk memperoleh data,
(2)haruskah setiap sampel dibatasi per kelompok
(segmentasi) yang homogen,
(3)apakah sudah tersedia data antropometri untuk populasi
tertentu yang nantinya akan menjadi target pemakai
produk, dan
(4)bagaimana toleransi bisa diberikan terhadap perbedaan
dari data yang tersedia dengan populasi yang dihadapi?
Variasi ukuran akan memberikan fleksibilitas rancangan
dan sifat mampu suai (adjustable) dengan suatu
rentang ukuran tertentu.
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

41

Aplikasi Distribusi Normal


Dalam Penetapan Data Antropometri
95th percentile, 95% populasi akan berada pada atau
dibawah ukuran tersebut; 5th percentile, 5% populasi
berada pada atau dibawah ukuran tersebut.
Gambar akan mengakomodasikan 95% populasi
yang ada berada pada rentang 2.5th - 97.5th
percentile sebagai batas-batasnya.
95%
2.5
%

2.5%
1.96x

2.5-th %-tiles
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

1.96
x

97.5-th %tiles42

Population
Percentile

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

43

Pengukuran Rerata dan Standar


Deviasi
Data ke-i

Xi

Xi

X1

X1

X2

X22

2
2

X
1

Xn

Xn2

Xi

Xi2

( Xi)2

Sritomo W.Soebroto

1
X

n
1

SD
n 1

Ergonomi Antropometri

2
i

44

Penentuan Percentile Factor


Percentile

5th
10th
25th
50th
75th
90th
95th
Sritomo W.Soebroto

Fi

- 1.645
- 1.282
- 0.674
0
0.674
1.282
1.645

10%

10%

1.282 SD 1.282 SD

Ergonomi Antropometri

45

Macam Percentile dan Cara


Perhitungannya
Percentile

Perhitungan

1-st
Xrata-2
- 2.325x
2.5-th
- 1.96 x
5-th
- 1.645x
10-th
- 1.28 x
50-th
Xrata-2
90-th manusia (laki-laki, usia 19-40
Contoh : dari ukuran tubuh
+ 1.28
x berdistribusi normal; dimana tinggi
tahun) diperoleh data
yang
rata-rata 169.5 cm dan95-th
standard deviasi 6.9 cm. Untuk ukuran
1.645
95-th percentile =+169.5
+x 1.645 (6.9) = 180.85 cm.
97.5-th
Sritomo W.Soebroto
Ergonomi Antropometri
46

Data Antropometri Indonesia


Belum ada data antropometri orang Indonesia yang
standard.
Saat ini PEI (Perhimpunan Ergonomi Indonesia) dan
beberapa perguruan tinggi melakukan kompilasi data
antropometri .
Dapat dilihat di web
http://www.antropometriindonesia.com

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

47

Menu dalam web


antropometriindonesia.com

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

48

GRIP STRENGTH
Manusia sistem kerangka dan otot
Otot manusia dalam hal ini dikelompokan menjadi empat, yaitu :
Otot bagian kepala
Otot bagian badan/tubuh manusia (torso)
Otot anggota tubuh bagian atas (tangan kanan/kiri)
Otot anggota tubuh bagian bawah (kaki kanan/kiri)
Kekuatan genggaman tangan berhubungan dengan otot
anggota tubuh bagian atas.
Perancangan genggaman tangan suatu produk/peralatan
menimbulkan beberapa masalah ergonomi yang penting sakit,
cedera serius
Perancangan genggaman tangan mendapat prioritas yang tinggi
pada pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tangan.

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

49

Hand Tools Design

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

50

GRIP STRENGTH
Hand dynamometer

Jenis kelamin
Diameter
Posisi

Alat ukur
kekuatan
genggaman
Tentukan
diameter
Tekan

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

51

Hand Tools Design

Hand Tools Design

Rancangan Ergonomi untuk


Antropometri Anak-Anak?

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

54

Rancangan Ergonomi untuk


Antropometri Anak-Anak?

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

55

Desain for Children ?

Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

56

Rancangan Ergonomi untuk


Antropometri Anak-Anak?
Meja dan kursi untuk
pengoperasian komputer
dengan mengacu pada
antropometri manusia
dewasa
Indikasi ketidakergonomisan bisa
ditunjukkan dalam hal apa
saja (lihat gambar)?

Sritomo W.Soebroto Lab


Ergonomi ITS

Ergonomi Antropometri

57

Rancangan Ergonomi untuk


Antropometri Anak-Anak?

Rancangan kursi dan meja komputer untuk


dioperasikan oleh anak-anak usia 8-10 tahun
Rancangan dibuat dengan menggunakan data
antropometri yang relevan
Pilihan warna dan bentuk disesuaikan dengan selera
konsumen (anak-anak)
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

58

Tugas
Bentuk kelompok dengan anggota 3 orang.
Cari produk, stasiun kerja atau fasilitas umum yang telah
memperhatikan antropometri pengguna dalam rancangannya.
Analisa faktor antropometri tersebut.
Pengumpulan tugas :
Dalam bentuk laporan word dicetak pada kertas A4 (3-2-22 TNR 11 spasi 1,15).
Berisi :
Bab I : Pendahuluan (uraian produk, stasiun kerja dan
fasilitas umum)
Bab II : Pengumpulan Data (antropometri dalam
perancangan tersebut)
Bab III : Analisa dan Interpretasi
Bab VI : Kesimpulan
Sritomo W.Soebroto

Ergonomi Antropometri

59