Anda di halaman 1dari 20

KESEHATAN JIWA PADA

ANAK

Kelompok 3
RIA AMYA
ELVIYANI SAPUTRI
REZA YUNI SANDRA
CAHYA DELFIA
FEGA DEFRIYANTI
YENNY AFRIYANI AGUSTIN
AZRI IDRIYAS
RAHMA ZULDIANITA

Kesehatan jiwa
Kesehatan jiwa menurut UU No 23 tahun
1996 tentang kesehatan jiwa sebagai
suatu
kondisi
yang
memungkinkan
perkembangan
fisik,
intelektual
dan
emosional yang optimal dari seseorang
dan perkembangan itu berjalan secara
selaras dengan keadaan orang lain

Faktor faktor yang Mempengaruhi Kesehatan


Jiwa pada Anak Usia Sekolah
Guru
Teman
Kondisi

sebaya
fisik sekolah

Kurikulum
Proses

pembelajaran

Keluarga

Lima tahap dasar yang akan dilalui oleh seorang


anak adalah sebagai berikut.
(autonomy) vs malu dan ragu (shame and
doubt) (1,5 tahun).
Inisiatif (initDasar kepercayaan (basic trust) vs
ketidakpercayaan (mistrust) (01,5 tahun).
Otonomi iative) vs rasa bersalah (guilt) (36
tahun).
Kerja keras (industry) vs inferioritas
(inferiority) (711 tahun).
Identitas (identity) vs difusi peran (role
diffusion) (1218 tahun).

Gangguan psiakiatrik pada anak-anak


Pengertian
Gangguan jiwa pada anak-anak dan
remaja adalah perilku yang tidak sesuai
dengan tingkat usia nya, menyimpang bila
dibandingkan
norma
budaya,
yang
mengakibatkan
kurangnya
atau
terganggunya fungsi adaptasi.

Gejala gangguan jiwa pada anak-anak


1. Gangguan depresi mayor
Negativisme, mengekspresikan perilaku secara tidak
sadar
Keluhan fisik, berat badan turun
Kelambatan atau atau regresi dalam menyelesaikan
tugas-tugas perkembangan
Sedih, apatis, perilaku bergantung pada orang lain,
Mimpi buruk
2. Gangguan ansietas
Sulit berpisah dari orang tua
Khawatir,
ansietas meningkat bila memikirkan
bahayayang mungkin terjadi pada ibu nya
Menolak untuk sekolah
Menolak untuk tidur di rumah teman atau kerabat

Jenis-jenis gangguan jiwa pada anak


1. Gangguan perkembangan pervasif
Retardasi mental
Gangguan ini dicirikn dengan keterbatasan
substandar
dalam
berfungsi,
yang
di
manifestasikan dengan fungsi intelektual yang
secara signifikan di bawah rata-rata. Gangguan
ini muncul sebelum usia 18 tahun.
Autisme
Gangguan ini Dicirikan dengan gangguan yang
nyarta dalam interaksi sosial dan komunikasi,
serta aktifitas dan minat yang terbatas.
Gangguan ini ditandai dengan kurangnya
responsivitas terhadap orang lain.

Lanjutan..

2. Gangguan Perkembangan spesifik


Di cirikan dengan ketrrlambatan
perkembangan yang mengarah pada
kerusakan fungsional pada bidangbidang, seperti ,membaca, aritmatika,
artikulasi verbal.

Defisit Perhatian Dan Gangguan Perilaku Diskriptif


1. Attention deficit Hyperactivity disorder (ADHD)
Di cirikan dengan gangguan tingkat perhatian,
impulsif, dan hiperaktivitas yang tidak sesuai dengan
tahap perkembangan
2. Gangguan perilaku
Gangguan ini di cirikan dengan perilaku yang
berulang, distruktif, dan kesenjangan untuk tidak
patuh, termasuk melanggar norma dan peraturan
sosial.
3. Gangguan Penyimpangan Opposisi
Gangguan ini merupakan perilaku yang kurang
ektrim. Perilaku dalam hal ini tidak elanggar hak-hak
orang lain. Misalnya: berargumentasi, menentang,
kasar, marah, dll.

Gangguan Ansietas
Gangguan obsesif kompulsif, gangguan
ansietas umum dan fobia banyak terjadi
pada anak-anak, dengan gejala yang
sama dengan yang terlihat pada orang
dewasa.
Gangguan ansietas akibat perpisahan,
gangguan pada masa kanak-kanak yang di
tandai dengan rasa takut berpisah dari
orang yang paling dekat dengannya.

SKIZOFRENIA
Gangguan ini bbiasanya menyerupai
gangguan perkembangan perpasiv seperti
autisme. Yang di cirikan dengan gangguan
kognitif dan perilaku, dan gangguan
komunikasi.

Gangguan Mood
Gangguan ini jarang terjadi pada anakanak dibandingkan pada orang dewasa,
gangguan ini seperti depresi dan bipolar.

ETIOLOGI
Pertimbangan umum
Tidak ada penyebab tunggal dalam gangguan mental
pada anak-anak dan remaja. Berbagai situasi,
termasuk faktor psikobiologik, dinamika keluarga, dan
faktor lingkungan, dan berkombinasi secara komplek.
b. Faktor-faktor Psikobiologik
Riwayat genetika dan keluarga
Terlibat dalam berbagai gangguan seperti retardasi
mental, autisme, skizofrenia kanak-kanak, perilaku,
gangguan bipolar dan gangguan ansietas.
Abnormalitas struktur otak
Penelitian menemukan adanya normalitas struktur otak
dan perubahan neurotransmiter pada pasien yang
menderita autisme. Pada skizofrenia kanak-kanak dan
ADHD
a.

Lanjutan..
Pengaruh Pranatal
Seperti infeki maternal, kurangnya
perawatan pranatal dan ibu yang
menyalahgunakan zat semuanya dapat
menyebabkan abnormalitas
perkemnbangan saraf yang berkaitan
dengan gangguan jiwa.
Penyakit fisik kronis atau kecacatan
Dapat menyebabkan kesulitan koping bagi
anak.

C. dinamika kelurga
1.Penganiyayan anak
Anak-anak yang terus menerus dianiyaya
pada masa kanak-kanak
awal,perkembangan otak nya kurang
adekuat
Pengeniyayan dan efeknya pada
perkembangan otak berkaitan dengan
berbagai masalh fisikologis
2.Disfungsi sistim keluarga
Hubungan yang ditandai dengan
kurangnya sifat pengasuhan,komunikasi
yang buruk,kurangnya batasan antara
generasi

Keterampilan

koping yang tidak adekuat


3. Model peran yang buruk
Kurang adekuatnya model peran orang tua
dapat mengaruhi anak-anak dalam
menjalankan prilaku disfungsional
D. Faktor lingkungan
Kemiskinan
Tunawisma
Budaya keluarga

PENATALAKSANAAN
1.Pencegan primer
Berbagai program sosial ditunjukan untuk
menciptakan lingkungan yang
meningkatkan kesehatan anak
Program intervensi dini bagi orang tua
dengan faktor resiko yang sudah diketahui
dalam membesarkan anak
2. Pencegahan sekunder
Pencegahan sekunder meliputi menemukan
kasus secara dini pada anak-anak yang
mengalami kesulitan disekolah sehingga
tindakan yang tepat dapat segera dilakukan

Perawat

sekolah,perawat komunitas dan


perawat diperkerjakan dilingkungan
praktik primer dapat memberikan
kontribusinya dalam menemukan kasus
secara dini dan mengatasi dengan segera
3. Dukungan terapiotik
Bagi anak-anak diberikan melalui
psikoterapi individu,terapi bermain dan
program pendidikan kusus untuk anakanak yang tidak mampu berpartisipasi
dalam sistim sekolah yang normal

4.Terapi kelurga dan penyuluhan keluarga


Penting untuk membantu kelurga
mendapatkan keterampilan dan bantuan
yang diperlukan guna membuat
perubahan yang dapat meningkatkan
fungsi semua anggota keluarga