Anda di halaman 1dari 28

POSTULAT, PRINSIP

DAN KONSEP
Risma Uli
387364
Sains Akuntansi

POSTULAT DAN PRINSIPAL


The Special Commitee on Research
Program
The Special Comitee on Research
Program adalah ide dari Jennings
Postulat didefinisikan sebagai asumsi
dasar
yang
tidak
perlu
diuji
kebenarannya.
Prinsip merupakan pernyataan umum
yang memperngaruhi cara kita melihat
suatu fenomena dan cara kita berpikir
masalah

ARS No. 1

Group A : Berasal dari lingkungan ekonomi dan


politik terdiri dari 5 postulate
Group B : Berasal dari bidang akuntansi itu
sendiri, terdiri dari 4 Postulate
Group C : Postulat yang harus dipatuhi, terdiri
dari 5 postulat

KRITIK PADA ARS NO. 1

Postulat Group B mayoritas berasal dari Group A


yang dikarenakan adanya relabelling
Adanya interpretasi ganda dari postulat C.4 tentang
stabilitas moneter yang mencakup :
1.

2.

Diperlukannya Akuntansi Inflasi untuk membuat aturan


yang dapat diadaptasi yang relevan untuk antisipasi
standar dalam keadaan unit moneter tidak stabil
Unit Moneter relatif stabil maka akan muncul 2
konsekuensi :

Historical Cost di berlakukan kembali


Sistem current value masih terjamin

ARS NO. 3, TERDAPAT 8 PRINSIP


YAITU :
ABD
(Tentang Masalah
Perubahan Harga)

C
(Pencatatan akun
& semua aktiva)

G
(Pengklasifikasian
Ekuitas)

EF
(Pencatatan akun
& semua
kewajiban)

H
(Pelaporan Hasil
Usaha)

KRITIK PADA ARS NO. 3

Prinsip A : menyatakan bahwa pendapatan hasil yang


didapat dari keseluruhan proses usaha perusahaan
Prinsip B : adanya perubahan replacement cost yang
mempengaruhi untung dan rugi
Prinsip D : dikatakan additive meskipun menggunakan
Current Value berbeda karakteristik dan atribut yang
secara teoritis tidak dapat digabungkan pada penilaian
asset
Chamber : Prinsip ARS No. 3 tidak menghasilkan aktiva
yang additive. Sistem laporan teoritis harus merupakan
satu kesatuan yangbaik antara aktiva maupun kewajiban

PERSPEKTIF PADA ARS 1 DAN 3

ARS 1 dan 3 gagal untuk berbagai alasan di


samping yang paling jelas, ketidakmampuan
profesi untuk meninggalkan biaya historis.
Postulat tersebut tidak lengkap, dan, karena
itu, tidak bisa mengecualikan sistem nilai
selain yang ditentukan dalam prinsip-prinsip.
Kegagalan dari Moonitz dan Sprouse dalam
menjalankan tugasnya
Penerapan ARS 1 dan ARS 3 hanya
memberikan
sedikit
perhatian
pada
kebijakan pembuatan peraturan.

Konsep Dasar yang Mendasari Penetapan


Biaya Historis
ASUMSI DASAR YANG TIDAK DAPAT
DIVERIFIKASI
TERKADANG DISEBUT AXIOMS DALAM SISTEM
LOGIKA FORMAL

1.
2.
3.
4.

GOING CONCERN (DALIL KELANGSUNGAN USAHA)


TIME PERIOD (DALIL PERIODE AKUNTANSI)
ACCOUNTING ENTITY (DALIL ENTITAS)
MONETARY UNIT (DALIL UNIT PENGUKURAN)

POSTULAT (DALIL AKUNTANSI)

GOING
CONCERN
(DALIL
KELANGSUNG
AN USAHA)

1. PRINSIP INI BERASUMSI BAHWA PERUSAHAAN MEMILIKI


KELANGSUNGAN USAHA YANG TAK TERBATAS , BAHWA
PERUSAHAAN AKAN MELANJUTKAN OPERASINYA CUKUP
LAMA UNTUK MEREALISASIKAN PROYEK DAN KOMITMEN
SERTA AKTIVITAS YANG BERKELANJUTAN .
2. PELAPORAN ATAS LIKUIDASI MERUPAKAN PELANGGARAN
DALAM DALIL INI.

POSTULAT (DALIL AKUNTANSI)


1. KEBERLANGSUNGAN USAHA DIUKUR BERDASARKAN
SUATU PERIODE WAKTU.

TIME PERIOD
(DALIL PERIODE
AKUNTANSI)

2. UNTUK ENTITAS BISNIS PERIODE WAKTU MERUPAKAN


TAHUN BISNIS, YANG MENYAJIKAN LAPORAN
KEUANGAN YANG BERISI KONDISI KEUANGAN
PERUSAHAAN SELAMA TAHUN TERSEBUT.
3. PERLUNYA
ACCRUAL
BASIS
KETIKA
UMUR
PERUSAHAAN LEBIH PENDEK, SERTA PENTINGNYA
LAPORAN INTERIM UNTUK MENAIKKAN HARGA
SAHAM.

POSTULAT (DALIL AKUNTANSI)

1. ENTITAS PERLU MEMISAHKAN TRANSAKSI AKUNTANSI


PERUSAHAAN DENGAN TRANSAKSI PRIBADI PEMILIK.
ACCOUNTING
ENTITY (DALIL
ENTITAS)

2. BERFOKUS KEPADA SEJAUH MANA JUMLAH OBJEK


KEJADIAN YANG DISAJIKAN DALAM LAPORAN
KEUANGAN.
3. SEJAUH MANA HUBUNGAN (CAMPUR
ANTARA ENTITAS DAN OWNERS

TANGAN)

POSTULAT (DALIL AKUNTANSI)

MONETARY
UNIT (DALIL
UNIT
PENGUKURAN)

1. PROSES PENGUKURAN DAN PENGOMUNIKASIAN


AKTIVITAS PERUSAHAAN YANG DAPAT DIUKUR OLEH
SATUAN UANG.
2. SATUAN UANG TERSEBUT HARUS STABIL

PRINSIP AKUNTANSI
PRINSIP BERORIENTASI MASUKAN, berfokus pada pendekatan
umum atau aturan yang digunakan dalam menyiapkan laporan
keuangan beserta isinya, termasuk pengungkapan yang penting.

PRINSIP BERORIENTASI KELUARAN, berfokus pada sejauh mana


laporan keuangan memiliki daya banding antara satu
perusahaan dengan perusahaan lainnya.

DASAR UMUM ATURAN OPERASI


ATURAN YANG SECARA EMPIRIS TERUJI DAN MENJADI HUKUM
PENDEKATAN UMUM YANG DIGUNAKAN DALAM PENGAKUAN
DAN PENGUKURAN KEJADIAN-KEJADIAN AKUNTANSI
PRINSIP PENGAKUAN PENDAPATAN :
Keluaran atas barang dan jasa
Tidak bergantung pada arus kas dan aset yang lain
PRINSIP PENGAITAN :
Beban diakui saat beban tersebut berkontribusi terhadap pendapatan yang
dihasilkan
Terdapat 2 masalah :
- pengukuran dengan historical cost terkadang dinilai lebih rendah dari nilai
sebenarnya
- penandingan atau pengaitan memerlukan metode yang sistematis dan
rasional

PRINSIP PAKSAAN
(CONSTRAINING PRINCIPLES)
PRINSIP KEHATI-HATIAN :
Memegang peranan penting dalam akuntansi
Bagi penyusun laporan keuangan, merupakan cara untuk memilih metode
akuntansi yang berterima umum sebagai berikut :
a. Pengakuan pendapatan lebih lambat
b. Pengakuan beban lebih cepat
c. Penilaian Asset lebih rendah
d. Tingginya penilaian kewajiban
PRINSIP PENGUNGKAPAN :
Presentasi informasi keuangan yang relevan baik luar atau dalam laporan
keuangan itu sendiri termasuk metoda perusahaan dalam laporan keuangan yang
lebih dari satu pilihan yang ada atau yang tidak biasa atau inovasi metode yang
diambil
Terdapat 2 alasan penting :
. Menyatakan cukup pentingnya informasi keuangan dan operasi dalam
membatasi kesulitan laporan keuangan tradisional
. Kumpulan bukti yang meyakinkan indikasi Pasar Modal yang mampu
menyerap dan cepat dalam menyajikan informasi gambaran harga pasar
modal

PRINSIP PAKSAAN
(CONSTRAINING PRINCIPLES)

PRINSIP MATERIALITAS:
Hal yang penting bagi pengguna informasi untuk menilai dan membuat
keputusan
dengan prinsip materialitas dapat melihat apakah ada indikais kecurangan
dimana perusahaan telah melakukan salah saji dalam laporan keuangan
PRINSIP OBYEKTIVITAS:
Kualitas dari bukti yang mendasari transaksi-transaksi
Bukti/data yang dapat diverifikasi dan dapat diperiksa kebenarannya

PRINSIP ORIENTASI KELUARAN


COMPARABILITY

USERS

CONSISTENCY

PREPARES
UNIFORMITY

COMPARABILITY

CONSISTENCY

Tingkat keandalan yang dicari dr


sebuah LK ketika:
1. Mengevaluasi keadaan keuangan
atau hasil operasi pada interfirm
basis
2. Memprediksi income ataupun
cashflows
1. Tingkat konsistensi perusahaan
dalam menggunakan metodemetode akuntansi dari waktu ke
waktu
2. Pengadopsian metode hrs relevan
& objektif perubahan
diungkapkan (CALK)

UNIFORMITY

1. Seperangkat prinsip2 utk


perusahaan dimana penafsiran dan
penerapannya diserahkan kpd
individual masing2 perusahaan
2. Perlakuan akuntansi yg sama utk
situasi yang sama
3. Perlakukan akuntansi yg sama utk
akun yg memiliki keadaan ekonomi
yang berbeda2

1 Ditentukan berdasarkan pengembangan kerangka teoritis utk


menyediakan dasar penafsiran transaksi
2 dan 3 Terpusat kepada penafsiran transaksi berdasarkan
tingkat keseragaman

TEORI EKUITAS
1. PROPRIETARY THEORY (TEORI
KEPEMILIKAN)
2. ENTITY THEORY (TEORI DANA)
3. RESIDUAL EQUITY THEORY
4. FUND THEORY (TEORI DANA)
5. COMMANDER THEORY (TEORI
MANAJEMEN)
6. OUTLOOK ON THE EQUITY THEORY
(PANDANGAN ATAS TEORI EKUITAS)

Menggambarkan hubungan
perusahaandengan PEMILIK
dalam REKENING EKUITAS
PEMILIK
TEORI EKUITAS

Teori deduktif:
Menggambarkan hubungan ini
dan dalam menafsirkan hak
yang tidak legal dan
kepentingan dalam ekuitas
pemilik
Menentukan komponenkomponen tertentu dari laba

Asumsi bahwa pemilik


perusahaan adalah hampir
TEORI
KEPEMILIKAN

identik
Merinos thesis > sebelum
Revolusi Industri
Aset menjadi milik pemilik
perusahaan
Kewajiban menjadi
kewajiban/tanggungan pemilik
Kepemilikan ekuitas terhutang
kpd pemilik

ASSETS - LIABILITIES = OWNERS EQUITY

TEORI ENTITAS

Beberapa teori deduktif mencoba untuk


menggambarkan hubungan ini dan berguna
dalam menafsirkan hak non legal dalam akun
ekuitas pemilik, dan juga dalam menentukan
komponen tertentu dari laba.
Masalah dengan teori ekuitas adalah bahwa
hubungan antara perusahaan dan pemiliknya
tidak benar-benar memberikan dasar yang
memadai
untuk
mendefinisikan
dan
menginterpretasikan
semua
peristiwa
perusahaan

TEORI ENTITAS

Perusahaan dan pemilik adalah dua hal yang


terpisah. Aset adalah milik perusahaan itu
sendiri, liabilitas dan pemegang saham
merupakan investor dalam aset tersebut dengan
hak dan klaim yang berbeda. Oleh karena itu
persamaan neracanya adalah :
Assets = Equities (termasuk kewajiban)

TEORI EKUITAS RESIDUAL

Pemegang saham residual adalah para


pemegang saham biasa.
Asumsi dasar dari teori ini adalah bahwa
informasi
yang
sesuai
untuk
tujuan
pengambilan
keputusan,
seperti
yang
membantu dalam memprediksi arus kas, harus
diberikan kepada pemegang saham residual.
Assets Specific Equity (including
liabilities and preferred stock) = Residual
Equity

TEORI MODAL

Dana hanyalah sekelompok aktiva dan


kewajiban yang terkait. dimana sekelompok
aktiva dan kewajiban yang terkait tersebut
ditujukan untuk tujuan, yang mungkin iya
atau
mungkin
tidak
menghasilkan
pendapatan.
Assets = Restrictions of Assets

TEORI KOMANDAN

Teori ini bisa dikatakan sebagai sinonim dari


manajemen.
Manajemen
membutuhkan
informasi sehingga dapat melaksanakan
kontrol dan "fungsi perencanaan" atas nama
pemilik.
Teori komandan mungkin dipandang sebagai
akuntansi manajemen daripada akuntansi
keuangan

PANDANGAN PADA TEORI


EKUITAS

Teori
ekuitas
mungkin
tidak
dapat
memberikan dasar deduktif yang konsisten
Namun demikian, diyakini bahwa mereka
dapat digunakan untuk pembuat standar

Thanks for your attention