Anda di halaman 1dari 12

Created by Kelompok 5 :

1. Denis dwi c. (155040201111004)


2. Nabillah a.(155040201111015)
3. Abdul aziz (155040201111065)
4. Eno s. v. p. (155040201111073)
5. Fridia a. a.
(155040201111100)

TUGAS 3. BUAH TROPIS DAN


SUBTROPIS

Potensi dan Produksi Rambutan


Potensi

Buah hasil panen diolah secara tradisional oleh


masyarakat untuk dijadikan makanan dan minuman,
misalnya manisan, dodol, keripik, minuman kaleng
dan sale. Selain sebagai makanan, rambutan juga
berpotensi sebagai obat.
Produksi
Produksi buah rambutan tahun 2010, 2011, dan
2012 berturut-turut adalah 522.852 ton, 811.909
ton, dan 741.949 ton. Buah rambutan masih dijual
untuk konsumsi segar dalam negeri. Hanya sedikit
yang diolah untuk minuman dalam kaleng (canning).
Ekspor rambutan pada tahun 2003 mencapai
604.006 kg dengan nilai ekspor US$ 958.850.

Potensi dan Produksi Mangga


Potensi

Potensi ekspor mangga Indonesia masih berpeluang besar. Dari


sisi pengolahan buah mangga tidak hanya dikonsumsi sebagai
buah segar, namun juga dapat dijadikam makanan olahan
seperti asinan, kari, pure, selai, sari buah, minuman ringan,
tepung, keripik dan manisan. Pengembangan agribisnis buah
mangga ini merupakan salah satu komoditas buah yang
potensial untuk pangsa pasar domestik dan ekspor.
Produksi
Produksi mangga di Indonesia sebagian besar masih untuk
konsumsi buah segar dalam negeri (domestik). Produksi mangga
di Indonesia pada tahun 2010, 2011, dan 2012 berturutturut
adalah 1.287.287 ton, 2.131.139 ton, dan 2.362.046 ton.
Produksi buah mangga terus meningkat dari tahun ke tahun.

Potensi dan Produksi Strawberry


Potensi

Permintaan komoditas stroberi cukup tinggi


pada pasar tradisional, pasar modern, hotel
dan
restoran.
Komoditas
ini
banyak
digunakan pada berbagai olahan kue, selai,
salad, jus, serta dinikmati secara langsung.
Produksi
Komoditas stroberi mengalami fluktuasi
dengan produksi tertinggi pada tahun 2009
menunjukkan
angka
produksi
sebesar
10.354 Kw. Komoditas stroberi terus
meningkat pada tiga tahun belakangan.

Teknologi dan Strategi


Peningkatan Produksi
Rambutan & Mangga
IPTEK

: tersedia informasi mengenai sumber keragaman genetik,


diketahui marka atau penanda molekuler DNA yang mencirikan
sifat penting ,terbentuk metode pengujian kebenaran varietas dan
terciptanya varietas-varietas baru yang sesuai dengan
perkembangan pasar.
Sistim kelembagaan : terbentuk lembaga yang mampu
mengintegrasikan pihak pihak yang terlibat dalam agribisnis
mangga.
Terintegrasinya proses produksi mangga mulai dari perakitan
varietas baru, perbanyakan bibit, produksi di lapang, penanganan
pasca panen dan distribusi ke konsumen baik di dalam maupun di
luar negeri.
Pengelolaan kebun yang lebih mudah dan lebih baik dengan
diketahuinya jenis batang bawah untuk mendapatkan tanaman
dwarf dan tahan terhadap berbagai cekaman akibat lingkungan
yang kurang sesuai untuk pertumbuhannya.

Teknologi dan Strategi


Peningkatan Strawberry
Rajin

menyiram
Rajin memupuk
Rajin memberi hormonbuah
Rajin memangkas sulur
Rajin membuang daun tua dan
daun rusak

Teknik Budidaya Tanaman


Mangga

Rambutan

1.

Pembibitan

2.

Pengolahan
media tanam

3.

Teknik
Penanaman

1.

Pembibitan

2.

Pengolahan
media tanam

3.

Teknik
Penanaman

4.

Peningkatan
Kuantitas Buah

5.

Perlakuan dengan
zat pengatur
tumbuh

Strawberry

1. Penyiapan lahan dan


penanaman
2. Pemilihan lingkungan
3. Pengolahan tanah
4. Penyiapan benih
5. Penanaman

Penggunaan Varietas Unggul


Rambutan

Mangga

1.

Rambutan
rapiah

2.

Rambutan lebak

3.

Rambutan binjai

1.

Mangga grafita

4.

Rambutan
antalagi

Grafita merah

Grafita kuning

Rambutan zaenal

Grafita orange

Grafita gading

5.

Strawberry

1. Sweet Charlie
(Amerika Serikat)
2. Oso Grande
(California)
3. Tristar (Amerika
Barat)
4. Nyoho (Jepang
dan Korea Selatan)
5. Hokowaze
(Jepang)
6. Rosa Linda
(Florida)
7. Chandler
(California)

Strategi Pemeliharaan
Rambutan

Mangga

1.

Penjarangan &
Penyulaman

2.

Perempalan

3.

Pemupukan

1.

Penyiangan

4.

Perairan dan
penyiraman

2.

5.

Waktu
penyemprotan
pestisida

Penggemburan
atau
pembunbunan

3.

6.

Pemeliharaan lain

Perempelan
atau
pemangkasan

4.

Perlindungan
dari hama
penyakit

Strawberry

1. Pemasangan
pelindung hujan
2. Pengairan
3. Pemupukan
4. Pemangkasan
daun atau stolon
5. Penjarangan
bunga atau buah
6. Pnyiangan gulma

Panen
Rambutan
rambutan
yang
matang
dapat
dilihat dari warna
buah itu sendiri
dan
biasanya
dengan
merasakan buah
nya. Pada umunya
buah
rambutan
dipanen
pada
bulan November
Februari
dan
dapat dipengaruhi
oleh
perubahan
musim.

Mangga
buah
mangga
dapat dipanen pada
tingkat kemasakan
80-85%.
Ciri
kemasakan
buah
mangga tergantung
pada jenis mangga
apa
yang
dibudidayakan.
Biasanya
dapat
dilihat dari warna
dan ukuran buah
serta
tingkat
keharuman
dari
buah mangga.

Strawberry
Ada
teknik
khusus
pemanenan
stroberri
agar tanaman dan buah
tidak rusak. Caranya,
buah di petik bersama
tangkai
buah
dan
kelopaknya
dengan
tangan secara hati-hati
atau dengan gunting.
Buah
yang
dipetik
sebaiknya sudah tua.
Buah yang sudah tua
dicirikan
umumnya
berbenetuk
besar,
berwarna merah cerah
serta buahnya empuk.

Pasca Panen
Rambutan

Umumnya
diawal dilakukan
pengumpulan
hasil
panen
terlebih dahulu,
lalu
dilakukan
penyortiran
setelah
itu
penyimpanan
dan diakhir untuk
pengemasan dan
pengangkutan.

Mangga
Berdasarkan standar
prosedur operasionalnya
(SOP),
kegiatankegiatan
penanganan
pascapanen
manggayaitupengump
ulan,
pengangkutan,sortasi,
danpengkelasan
(grade),
pencucian,
pencegahan
penyakit,
penyimpanan
dan
pengemasan,
pemasaran,
serta
pengangkutan
dan
ketepatan
pengantaran/distribusi.

Strawberry

Umumnya diawal
dilakukan
pengumpulan
hasil
panen
terlebih
dahulu, lalu dilakukan
penyortiran
dan
diakhir
ada
pengemasan
dan
penyimpanan.

Thankyou