Anda di halaman 1dari 39

MENGIMPLEMENTASIKAN

MODEL REA DALAM


DATABASE RELASIONAL
DAN
PROSES DESAIN DATABASE
NURUL AINI1301103010009
RAUDHATUL JANNAH 1301103010037
UTARI PUTRI PRIMASARI 1301103010137

PROSES DESAIN DATABASE


PENDEKATAN REA
Pengertian Database menurut James Hall :
Database adalah adanya pemahaman bahwa data
perusahaan harus menunjang kebutuhan informasi semua
pengguna dalam organisasi tersebut. Karena itu satu aspek
penting dalam pemodelan data adalah membuat suatu
model yang diyakini mencerminkan realitas organisasi.

Pengertian Database menurut Romney :


Menurut Romney (2005),databaseadalah program komputer
khusus yang mengelola dan mengendalikan data serta
peralatan lainnya, yaitu antara lain data program aplikasi.

Lanjt
Para akuntan diharapkan agar dapat berpartisipasi
dalam setiap proses desain database dimana para
akuntan tersebut dapat membatu dalam hal
pengevaluasian proyek dan mengidentifikasi
kebutuhan informasi para penguna.
Pemodelan data menurut Romney adalah
Proses menjelaskan sebuah database, sehingga ia
dengan jujur merepresentasikan seluruh aspek
organisasi,
termasuk
interaksinya
dengan
lingkungan eksternal.

Diagram Hubungan- Entitas

Menurut Romney diagram hubunganentitas (entity-relationship- E-R diagram)


Sebuah teknik grafis untuk menggambarkan
sebuah skema database.
o Menurut para ahli :
Brady dan Loonam (2010), diagram
hubungan entitas Teknik yang digunakan
untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu
organisasi, biasanya oleh sistem analisis dalam
tahap
analisis
persyaratan
proyek
pengembangan sistem.

MODEL DATA REA

Menurut Romney adalah data yang digunakan


untuk mendesain database SIA. Ia mengandung
informasi mengenai tiga jenis entitas yang
fundamental : sumber daya, peristiwa dan agen.
Menurut James Hall adalah sebuah framework
akuntansi untuk memodelkan resources, events,
dan agents yang penting dalam suatu organisasi
dan membuat garis hubungan/keterkaitan
diantara ketiganya.

Elemen-Elemen Dasar dari sebuah


Diagram E-R menurut Romney :

Tiga Jenis Dasar Entitas

Sumber Daya (resources) menurut Romney adalah


hal-hal yang memiliki nilai ekonomis untuk organisasi.
Sumber Daya (resources) menurut James Hall
adalah semua hal yang memiliki nilai ekonomi terhadap
perusahaan.
Peristiwa (event) menurut Romney adalah berbagai
aktivitas bisnis mengenai informasi apa yang manajemen
ingin kumpulkan untuk perencanaan atau tujuan
pengendalian.

Lanjt
Peristiwa (event) menurut James Hall adalah
fenomena yang mempengaruhi perubahan (baik
peningkatan atau penurunan) resources seperi disajikan
dalam hubungan aliran persediaan (stock flow).
Agen (agents) menurut Romney adalah orang dan
organisasi yang berpartisipasi dalam peristiwa dan
mengenai bagi siapa informasi diperlukan bagi
perencanaan, pengendalian dan tujuan evaluasi.
Agen (agents) menurut James Hall adalah orangorang atau department yang terlibat dalam economic
events dan support events.

Menyusun hubungan : Rancangan REA


dasar

Pola dasar entitas ditentukan oleh sumber daya,


peristiwa dan agen. Fitur-fitur esensial dasar dari
pola tersebut adalah sebagai berikut :
Setiap peristiwa ditautkan ke setidaknya satu
sumber daya yang ia pengaruhi
Setiap peristiwa ditautkan ke setidaknya satu
peristiwa lainnya
Setiap peristiwa ditautkan ke setidaknya dua
agen yang berpartisipasi.

Aturan 1: Setiap Entitas Peristiwa


Harus Ditautkan ke Setidaknya Satu
Entitas Sumber Daya

Wajib menghubungkan peristiwa setidaknya ke


satu sumber daya yang dipengaruhi. Seperti
yang terdapat pada gambar di atas dalam
beberapa
peristiwa
yang
dilabeli
Mendapatkan Sumber Daya A, sebuah
sumber daya yang ditingkatkan kualitasnya.

Aturan 2: Setiap Entitas Peristiwa


Harus Ditautkan ke Setidaknya Satu
Entitas Peristiwa Lainnya

Pada gambar rancangan REA standard,


memperlihatkan
bahwa
peristiwa
Mendapatkan Sumber Daya A dihubungkan
dengan peristiwa Memberi Sumber Daya B,
terdapat hubungan dualisme ekonomi yang
dilabeli. Hubungan dualisme dapat dijelaskan
dengan siklus akuntansi dan biasanya
beberapa peristiwa dikaitkan dengan peristiwa
yang lainnya.

Aturan 3: setiap entitas peristiwa harus


ditautkan ke setidaknya dua agen yang
berpartisipasi

Untuk melacak tindakan para pegawai


sebuah
organisasi
harus
bersifat
akuntabilitas agar dapat mengetahui
perilaku
pegawai.
Jika
pertukaran
dualisme ekonomi dijalankan oleh pihak
luar
maka
organisasi
itu
perlu
mengawasi
status
komitmen
pegawainya.

Mengembangkan Sebuah
Diagram REA
Mengembangkan sebuah diagram REA bagi satu
siklus bisnis spesifik terdiri atas tiga langkah
berikut :
Mengidentifikasi peristiwa mengenai informasi
apa yang ingin manajemen kumpulkan.
Mengidentifikasi sumber daya yang dipengaruhi
oleh
tiap
peristiwa
dan
agen
yang
berpartisipasi dalam peristiwa tersebut.
Menemukan kardinalitas dari setiap hubungan.

Lanjt
Terdapat 3 (tiga) hubungan utama antara satu entitas
dengan entitas lainnya. yaitu:
Menurut Romney:
Hubungan satu-ke-satu (1:1)
Sebuah hubungan antara dua entitas saat kardanalitas
maksimum untuk tiap entitas adalah 1.
Hubungan satu ke banyak (1:N)
Sebuah hubungan antara dua entitas ketika kardanalitas
maksimum bagi satu entitas adalah satu, tetapi entitas lain
memiliki kardanalitas maksimum yang banyak.
Hubungan banyak-ke- banyak (M:N)
Sebuah hubungan antara dua entitas saat maksimum
kardanalitas kedua entitas adalah banyak.

Lanjt
Menurut Romney Sebuah diagram REA bagi satu
siklus bisnis spesifik memiliki 3 langkah seperti yang
disebutkan diatas, tetapi
menurut James Hall pada pemodelan sebuah
diagram REA individual memiliki 4 (empat) langkah
yaitu :
Identifikasi entitas-entitas event
Identifikasi entitas-entitas resource
Identifikasi entitas-entitas agent
Menentukan asosiasi dan kardinalitas antar entitas

Pemecahan Masalah yang


berkaitan dengan model diagram
REA individual.

Langkah 1 : identifikasi entitas-entitas


event
Verify Avalilability / Memverifikasi
Ketersediaan.
Take Order / Menangani Pesanan.
Ship Product / Mengirimkan Barang.
Receive cash/ menerima uang.

Lanjt
Langkah 2 : Identifikasi entitas-entitas resource
Langkah 3 : Identifikasi entitas-entitas agen
karyawan customer service, yang terlibat dalam
event
Verify
Availability
/
Memverifikasi
Ketersediaan.
karyawan sales represtative (penjualan), yang
terlibat dalam event Take Order / Menangani
Pesanan.
Langkah
4
:
Menentukan
kardinalitas antar entitas

asosiasi

dan

MENGIMPLEMENTASIKAN MODEL REA DALAM


DATABASE RELASIONAL
MENGINTEGRASIKAN DIAGRAM REA ANTARSIKLUS

Siklus Pendapatan (James A. Hall)

Siklus Pengeluaran (James A. Hall)

Siklus Penggajian (James A. Hall)

ATURAN UNTUK MENGOMBINASIKAN DIAGRAM


REA
Diagram REA Trintegrasi (James a Hall)

Menggabungkan Entitas Event Yang Berulang


Untuk siklus bisnis individual, diagram REA mungkin mengandung
beberapa Event yang muncul pada diagram REA siklus lain.
Seperti pada siklus pengeluaran dan pada siklus pengajian, kedua
gambar tersebut mengantung entitas Event Mengeluarkan Kas.
Seperti pada kasus Resource, penggabungan dari berbagai Event
yang sama dapat meningkatkan hasil diagram REA komprehensif
yang dapat lebih mudah dipahami. Oleh karenanya, Diagram REA
Terintegrasi menunjukkan bahwa Event Mengeluarkan Kas
dihubungkan ke Event Menerima Persediaan dan Mendapatkan
Waktu.
Namun, jika diteliti lebih lanjut pada diagram REA terintegrasi
dapat
mengungkapkan
perbedaan
penting
di
antara
penggabungan Event yang berulang dan penggabungan Resource
yang berulang. Penggabungan Event yang berulang dapat
mengubah kardinalitas minimum yang diasosiasikan dengan Event
lain serta berhubungan dengan Event yang digabungkan tersebut,
tetapi
penggabungan
Resource
yang
berulang
tidak
mempengaruhi kardinalitas.

Menvalidasi Ketepatan Diagram REA


Terintegrasi
Enam aturan yang harus dipenuhi untuk mengintegrasi Diagram
REA (Romney):
1. Setiap Event harus ditautkan setidaknya ke satu Resource.
2. Setiap Event harus ditautkan ke dua Agent yang berpartisipasi
dalam Event tersebut.
3. Setiap Event harus melibatkan Resource yang harus ditautkan ke
sebuah Event yang melibatkan perolehan Resource. (ini
merefleksikan dualitas ekonomi yang mendasari pertukaran
ekonomi give to get).
4. Setiap Resource harus ditautkan setidaknya ke satu Event yang
menaikkan Resource tersebut dan setidaknya ke satu Event yang
menurunkan Resource tersebut.
5. Event A dapat ditautkan ke lebih dari satu Event lainnya, tetapi
tidak dapat ditautkan secara bersamaan ke seluruh Event lain
tersebut, kemudian diagram REA harus menunjukkan bahwa Event
A ditautkan ke minimum 0 atas masing masing dari Event lain
tersebut.
6. Sebuah Event dapat ditautkan ke salah satu dari kelompok Agent,
tetapi tidak dapat ditautkan secara bersamaan ke seluruh Agent,
kemudian diagram REA harus menunjukkan bahwa Event tersebut
ditautkan ke minimum 0 atas masing masing dari Agent tersebut.

MENGIMPLEMENTASIKAN DIAGRAM REA


DALAM DATABASE RELASIONAL

Sebuah diagram yang telah dikembangkan, dapat


digunakan untuk mendesain sebuah
database
relasional yang terstruktur dengan baik. Menurut
Romney
Terdapat
tiga
langkah
untuk
mengimplementasikan diagram REA pada database
relasional yaitu:
Buatlah sebuah table untuk masing masing entitas
yang berbeda dalam diagram tersebut dan untuk
setiap hubungan banyak ke banyak (many to
many).
Tentukan atribut tabel yang sesuai.
Gunakan kunci asing untuk mengimplementasikan
hubungan satu ke satu (one to one) dan satu
ke banyak (one to many).

Lanjt
Menurut
James
A.
Hall
proses
mengintegrasi diagram REA juga meliputi tiga
langkah dasar, yaitu :
Menyatukan model model individual
Mendefinisikan primary key, foriegn key, dan
atribut atribut
Membuat database fisik dan membuat
pandangan pengguna

Menurut Romney
Langkah 1: Buat Tabel Untuk Setiap Entitas
Yang Berbeda Dan Tabel Hubungan M:N
Sebuah database relasional yang didesain dengan
tepat memiliki sebuah tabel untuk tiap tiap entitas
yang berbeda dan untuk setiap hubungan banyak
ke banyak (many to many) pada sebuah diagram
REA.
Pada Diagram REA Terintegrasi memiliki 13 entitas
yang berbeda, tetapi satu entitas yaitu Waktu
Karyawan, tidak akan diimplementasikan dalam
database tersebut karena Waktu Karyawan hanya
memiliki beberapa atribut yang relevan, dan Waktu
berbeda dari persediaan kas, Resource berwujud
lainnya, dan Resource tak berwujud seperti rahasia
dagang atau bentuk lain dari kekayaan intelektual
yang tidak dapat disimpan. Sisanya, dua belas entitas
yang berbeda yang diberada pada Diagram REA

Lanjt

Pada
Diagram
REA
Terintegrasi
juga
menggambarkan lima hubungan M:N. Tiga
dari siklus pendapatan yaitu Mengambil
Pesanan Pelanggan Persediaan, Penjualan
Persediaan, Dan Penjualan Menerima Kas.
Sedangkan
Dua
lainnya
dari
siklus
pengeluaran yaitu Persediaan Memesan
Persediaan
Dan
Persediaan
Menerima
Persediaan.

LANGKAH 2: MENENTUKAN ATRIBUT


UNTUK SETIAP TABEL

Untuk mengidentifikasi fakta yang perlu


disertakan
dalam
database
tersebut,
perancang database perlu mewawancarai para
pengguna dan manajemen perusahaan.
Mengidentifikasi Kunci Utama
Menentukan Atribut Lain Ke Tabel Yang Sesuai
Data harga dan biaya
Data Kumulatif Dan Data Dapat Dihitung

LANGKAH 3: MENGGUNAKAN KUNCI


ASING UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN
HUBUNGAN 1:1 DAN 1:N

Sebuah kunci asing adalah atribut sebuah


entitas dan ia juga merupakkan kunci utama
entitas lain (Romney). Menurut Abdul Kadir
kunci asing adalah sebarang atribut yang
menunjuk kunci primer pada tabel lain.
Walaupun hubungan 1:1 dan 1:N dapat
diimplementasikan sebagai tabel terpisah,
biasanya
akan
lebih
efisien
jika
mengimplementasikan hubungan 1:1 dan
1:N dengan sarana kunci asing.

Lanjt
1.
Menggunakan
Kunci
Asing
Mengimplementasikan Hubungan 1:1

Untuk

Pada sebuah database relasional, hubungan 1:1 di antara


entitas dapat diimplementasikan dengan menyertakan kunci
utama entitas sebagai kunci asing pada tabel yang
merepresentasikan entitas lain.
2.

Menggunakan
Kunci
Asing
Mengimplementasikan Hubungan 1:N

Untuk

Sama seperti Hubungan 1:1, Hubungan 1:N juga harus


diimplementasikan dalam database relasional dengan
menggunakan kunci asing. Terdapat satu cara untuk
mengimplementasikan hubungan 1:N. Kunci utama entitas
yang terdapat ditautkan ke berbagai entitas lain, harus
menjadi kunci asing pada entitas lain tersebut.

Lanjt

3. Pengecekan Kelengkapan
Atribut yang dimasukkan ke dalam database oleh para
pengguna dan manajemen akan menyediakan sarana untuk
mengecek dan memvalidasi proses implementasi. Setiap
atribut dalam daftar tersebut harus muncul setidaknya pada
satu tabel, baik sebagai kunci utama maupun atribut lain.

Menurut James A. Hall


Langkah 1: Menggabungkan Model Model
Individual
Dengan membalikkan diagram diagram siklus
pengeluaran seperti dipantulkan dalam cermin,
resource umum persediaan dan Uang/Cash berpusat di
tengah. Keduanya diapit oleh dua konstelasi Event,
yang menambahkan dan menguranginya. Para Agentt
membentuk konstelasi pada pinggiran diagram.
Untuk menyederhanakan diagram, entitas-entitas
Event, Agentt, dan resource yang redundant disatukan
menjadi satu entitas tunggal bila memungkinkan.


Langkah 2: Mendefinisikan Primary
Key, Foreign Key, Dan Atribut
Menurut James A. Hall, hal ini memerlukan 18 tabel,
dimana ke 18 tabel tersebut akan dijelaskan sebagai
berikut:
10 agent internal yang disajikan pada gambar 10-12 akan
disatukan menjadi satu tabel Employee/Karyawan.
Dua agent eksternal (Pelanggan dan Supplier) masingmasing akan memerlukan table tersendiri.
Dua resource Inventory/Persediaan dan Uang/Cash
masing-masing akan menjadi satu tabel.
Delapan event masing-masing akan memerlukan tabel
sendiri.
Lima relasi M:M yang disajikan pada diagram masingmasing akan memerlukan tabel penghubung.

Lanjt
o Aturan untuk primary key dan atribut
Peracang database harus memilih primary key yang secara
logic dan unique mendefinisikan atribut-atribut nonkey pada
tabel. Dalam beberapa hal, hal ini dicapai dengan kode
sekuensial sederhana seperti Nomor Invoice, Nomor Check,
atau Nomor Purchase Order. Pada beberapa situasi yang lain,
block codes, group codes, alphabetic codes, dan mnemonic
codes adalah lebih baik.

o Auran untuk foreign key


Derajat asosiasi antar tabel (yaitu, 1:1, 1:M, atau M:M)
menentukan bagaimana foreign key diberikan.

Langkah 3: Membuat Database Fisik


Dan Membuat Pandangan Pengguna

Pada langkah ini James Hall menerangkan bahwa tabel


tabel relasional fisik harus sudah siap dibuat oleh
perancang database dan telah diisi dengan data.
Tabel-tabel resource dan agent harus diinisialiasi
dengan nilai-nilai data tertentu seperti kuantitas
inventory yang tersedia, nama dan alamat pelanggan,
dan data karyawan. System yang baru akan mulai
berjalan dengan nilai-nilai awal ini untuk atribut-atribut
dari tabel-tabel tersebut. Sebaliknya, tabel-tabel
events dimulai dengan data yang kosong dan akan diisi
melalui berbagai aktivitas proses transaksi aktual.

Lanjt
Menghasilkan laporan keuangan dan
berbagai laporan akuntansi yang lain.
Pada system tradisional, laporan keuangan biasanya
disiapkan dari akun-akun general ledger yang nilainya
diturunkan dari jurnal voucher. Namun, jurnal, ledgers,
dan doublen-entry accounting, bukanlah entitas pada
model
REA.
Sebaliknya,
mekanisme
akuntansi
tradisional tersebut direproduksi dari berbagai tabel
event.

MENGGUNAKAN DIAGRAM REA UNTUK


MEMUAT INFORMASI DARI SEBUAH
DATABASE
Sejumlah elemen yang dapat ditemukan dalam Sistem
Informasi Akuntansi tradisional, seperti jurnal, buku
besar, dan informasi mengenai utang piutang.
Informasi seperti ini walaupun tidak terdapat didalam
sebuah diagram REA, informasi ini dapat diperoleh dari
query yang sesuai, query ini hanya dibuat sekali dan
yang kemudian disimpan dan dapat dijalankan
kapanpun diinginkan.
Menghasilkan Jurnal Dari Quety
Jurnal menyediakan sebuah daftar kejadian transaksi.
Pada sebuah database relasional didesain berdasarkan
model data REA, entitas Eventa menyimpan informasi
mengenai transaksi.

Lanjt
Menghasilkan Laporan Keuangan
Diagram REA yang lengkap dapat digunakan sebagai
panduan penulisan query untuk menghasilkan informasi
yang akan dimasukkan ke dalam laporan keuangan.
Banyak akun akun dalam laporan keuangan, seperti
Kas, Persediaan, dan Aset Tetap, dipresentasikan
sebagai Resource dalam model REA.
Membuat Laporan Manajerial
Model data REA memafasilitasi pembuatan banyaknya
variasi laporan manajerial karena ia mengintegrasikan
data nonkeuangan dan keuangan.

Thank You