Anda di halaman 1dari 26

DASAR-DASAR PERILAKU

KELOMPOK
PERILAKU
ORGANISASI
Bab
KELAS
N 9
KELOMPOK 1
S1- AKUNTANSI
FEB UNAIR
MEI 2015

NIM
NIM
NIM
NIM
NIM

Ninda Dwi A.
041411331111
Lukman Rizka R.
041411331120
Nada Kustia P.
041411331124
Anggun Pratiwi
041411331129
Donna Wijayani P.
041411331135
Rustin
NIM
041411331136
Rexy Bara Asmara
041411331215

NIM

NIM

Hilmy Rizaldi
041411331110

A
N
G
G
O
T
A
K
E
L
O

PENGERTIAN KELOMPOK
Suatu interaksi antara
dua individu atau lebih
dimana sikap dan kinerja
masing-masing saling
mempengaruhi antara
satu sama lain.

TIPE - TIPE KELOMPOK


KELOMPOK
FORMAL
suatu
kelompok
kerja yang
ditetapkan
yang
didefinisikan
oleh stuktur
organisasi

Kelompok Komando
Ditentukan oleh struktur organisasi
Kelompok ini terdiri dari para bawahan
yang melapor langsung pada manajer
tertentu
Kelompok Tugas
Ditentukan secara organisasional
Mewakili orang- orang yang bekerja
sama untuk menyelesaikan suatu
pekerjaan.

TIPE TIPE KELOMPOK


KELOMPO
K
INFORMAL
interkasi
yang
disebabkan
oleh
kedekatan
pekerjaan
atau tugas.

Kelompok kepentingan
Dapat menggabungkan diri untuk
mencapai tujuan tertentu yang
memperhatikan kepentingan diri
masing-masing kelompok.
Kelompok Persahabatan
Kelompok-kelompok seringkali
terbentuk karena para anggota
individunya memiliki satu atau lebih
karakteristik yang sama.

Mengapa Orang - orang


Membentuk Kelompok ?

Teori identitas sosial


Suatu sudut pandang yang
mempertimbangkan ketika dan kapan para
individu mempertimbangkan para anggota
kelompoknya sendiri, teori ini mengusulkan
bahwa orang-orang memiliki reaksi emosional
pada keberhasilan atau kegagalan kelompok
mereka karena harga diri terikat dalam
kinerja kelompok.

Favoristisme dalam kelompok


Sudut pandang yang melihat para anggota
dari dalam kelompok sendiri lebih baik
dibandingkan orang lain dan orang yang
tidak tergabung dalam kelompok semuanya
sama.

Karakteristik yang membuat identitas


sosial penting !

KESAMAA
N

STATUS
KEUNIKA
N

PENURUNA
N YANG
TIDAK
PASTI

Alasan Bergabung Dalam Kelompok

TUJUAN TUJUAN KELOMPOK


Ada saat-saat dibutuhkannya
lebih dari satu orang untuk
menyelesaikan suatu tugas
tertentu ada kebutuhan untuk
mengumpulkan banyak bakat,
pengetahuan, atau kekuasan
agar suatu pekerjaan dapat
diselesaikan.
Dari
contohcontoh tersebut, maka pihak
manajemen
akan
mengandalkan
penggunaan
kelompok formal.

EKONOMI
Pada

beberapa

kasus,

terbentuknya suatu grup


adalah

disebabkan

dari

kepercayaan

seorang

individu

dengan

bahwa

membentuk

kelompok,

pencapaian

keuntungan

(ekonomi) dari pekerjaan


yang

mereka

organize

akan sangat baik.

TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN KELOMPOK


MODEL LIMA TAHAP

Untuk kelompok sementara


Menyelesaikan aktivitas-aktivitas
dibandingkan penampilan tugas
Kelompok sepenuhnya
fungsional
Hubungan yang dekat
dan kekohesifan
Timbulnya Konflik
Intrakelompok

Tahap Pembubaran
Tahap Berkinerja

Tahap Normalisasi

Tahap Timbulnya Konflik

Banyaknya
ketidakpastian

Tahap Pembentukan

www.
them
egall

PROPERTI KELOMPOK

1. Roles ( Peran)
Persepsi peran (role
perception) merupakan
suatu sudut pandang
individu mengenai
bagaimana dia
seharusnya bertindak
dalam suatu situasi
tertentu.

Orang punya beragam peran

Orang belajar peran dari rangsangan


di sekitar mereka yang muncul dari
teman, buku, film, dan televisi

Orang punya kemampuan berganti


peran secara cepat tatkala mereka
mengenali suatu situasi yang secara
menuntut perubahan peran

Orang kerap mengalami konflik


peran tatkala peran di satu situasi
bertabrakan dengan peran di situasi
lainnya.

2. Norma
Standar-standar
perilaku yang dapat
diterima dalam sebuah
kelompok yang dianut
oleh para anggota
kelompok

3. Status
merupakan suatu
posisi yang
didefinisikan
secara sosial atau
peringkat yang
diberikan kepada
kelompok atau
para anggota
kelompok oleh
orang lain.

4. Status Hierarki
suatu karakteristik
yang merupakan
konsekuensi dari
adanya perbedaan
posisi antar anggota
kelompok.

5. Ukuran
ukuran dari sebuah
kelompok
memengaruhi perilaku
kelompok secara
keseluruhan, tetapi
pengaruhnya
bergantung pada
variabel yang dilihat.

Kemalasan sosial

sebuah kecenderungan para


individu untuk mengeluarkan
usaha yang lebih sedikit
ketika bekerja secara kolektif
daripada ketika bekerja
secara individual.

6. Kekohesifan
Kohesivitas
adalah derajat
dimana anggota
tertarik pada
anggota lainnya
dan termotivasi
untuk tetap
bertahan di
dalam kelompok.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN
KELOMPOK

Kelompok versus Individual


Kelompok versus Individual
1. Keunggulan Pengambilan Keputusan
Kelompok
2. Kelemahan Pengambilan Keputusan
Kelompok
3. Efektivitas dan Efisiensi

Pemikiran Kelompok dan Pergeseran


Kelompok
Pemikiran Kelompok (groupthink)

Menunjukkan norma consensus melampaui


penilaian atas sejumlah alternative tindakan yang
lebih realistis.
Pergeseran Kelompok ( groupshift)

Perubahan risiko keputusan antara keputusan


kelompok dan keputusan individu yang dibuat
oleh anggota kelompok yang dapat menjadi risiko
konservatif atau lebih besar.

TEKNIK TEKNIK PENGAMBILAN


KEPUTUSAN

Kelompok yang Berinteraksi


(interacting group)
Tukar Pikiran (brainstorming)
Teknik Nominal Kelompok (nominal
group technique)
Pertemuan dengan Media Elektronik
(electronic meeting)

Teknik- Teknik Pengambilan


Keputusan