Anda di halaman 1dari 17

Perancangan Cyclone

Separator (Gas Cleaner)


Nama : M. Aang Khonaifi
NPM : 1315020139

Apa Itu Cyclone Separator


Cyclone

separator adalah alat yang


menggunakan prinsip gaya sentrifugal
dan tekanan rendah karena adanya
perputaran untuk memisahkan materi
berdasarkan
perbedaan massa jenis
dan
ukuran.
Tujuannya
untuk
memisahkan partikel dan gas.

Prinsip Kerja Cyclone Separator

Gas atau aliran fluida diinjeksikan


melalui pipa input.

Bentuk
kerucut
cyclone
menginduksikan aliran gas atau fluida
untuk berputar, menciptakan vortex.

Partikel dengan ukuran atau kerapatan


yang lebih besar didorong ke arah luar
vortex.

Gaya gravitasi menyebabkan partikelpartikel tersebut jatuh ke sisi kerucut


menuju tempat pengeluaran.

Partikel dengan ukuran atau kerapatan


yang lebih kecil keluar melalui bagian
atas dari cyclone melalui pusat yang
bertekanan rendah.

Komponen Cyclone

Silinder
vertikal
dengan
bagian
bawah
berbentuk
corong (conical).

Pipa outlet pada bagian


bawah untuk mengeluarkan
partikulat.

Pipa outlet gas pada bagian


atas.

Pipa inlet gas + partikulat


pada bagian atas

Jenis-Jenis Cyclone
1. Hydrocyclone
Hydrocyclone adalah suatu alat yang
berfungsi untuk memisahkan padatan
atau gas dari cairan berdasarkan
perbedaan gravitasi setiap komponen.

Keunggulan Hydrocyclone
Biaya

yang dikeluarkan relatif lebih murah


Biaya perawatan yang murah
Pemasangan yang cepat
Kemungkinan kesalahan dalam pemasangan relatif
kecil.

Kerugian Hydrocyclone
Efisiensi

yang rendah untuk partikel yang


sangat kecil

Multicyclone

Ketika harus menangani


volume
gas
dalam
jumlah
besar
dan
efisiensi tinggi maka
digunakan
beberapa
cyclone
dengan
diameter kecil yang
biasanya
dipasang
bersama
membentuk
multicyclone.

Keunggulan Multicyclone
Lebih

efisien daripada Hydrocyclone separator


(90-95%).

Kerugian Multicyclone
Bentuknya

yang rumit sehingga biaya yang lebih

mahal
Biaya

operasional lebih mahal

Perancangan Cyclone Separator

Pada perancang cyclone ini saya menggunakan data-data dari jurnal dengan
menggunakan biomassa sekam padi untuk menentukan :

1.

Dimensi Cyclone

2.

Diameter partikel abu sekam padi

3.

Efisiensi

Data Awal Perancangan Cyclon

Densitas Padatan ( = 389 Kg/m3

Densitas Produser Gas pada suhu 300o C() = 0,6179 Kg/m3


Viskositas Produser pada suhu 300oC ( = 296,404 x 10-7 Kg/ms

Diameter partikel abu sekam padi ( = 856

Ukuran Inlet siklon (Hc) = 70 mm

Efisiensi yang direncanakan = 98 %


Kecepatan gas masuk (Vin) = 10 m/s

Jumlah putaran gas dalam siklon (Ns) = 2,5 kali

Dimensi Cyclone

Hc = 70 mm

Dc = Hc x 2 = 70 mm x 2 = 140 mm

Bc = Dc/4 = 140 mm/4 = 35 mm

Lc = 2 x Dc = 2 x 140 mm = 280 mm

Sc = Dc/8 = 140 mm/8 = 17,5 mm

Zc = 2 x Dc = 140 mm x 2 = 280 mm

De = Dc/2 = 140 mm/2 = 70 mm

Jc = Dc /4 = 140 mm/4 = 35 mm

Diameter = Dc = 14 cm

Tinggi Total = Lc + Zc = 280 mm +280 mm

= 560 mm = 5,6 cm

Diameter partikel abu sekam padi

Dp, th =

Dp, th =

Dp, th =

Dp, th = 1,749535 x 10-5 m

Dp, th = 17,495 m

Efisiensi

= 48,928 %

Hasil Rancangan

TERIMA KASIH