Anda di halaman 1dari 106

EVALUASI PROGRAM PROMOSI KESEHATAN

DI PUSKESMAS KECAMATAN SENEN,


PROVINSI DKI JAKARTA,
JANUARI MEI 2016
Disusun Oleh : Kelompok 8
Nurmaulidia
Nurzanah C Primadani
Sahid Adi Kusumo
Suendia Putra
Widyanisa Dwianasti

1102011201
1102011203
1102011252
1102011266
1102011291

BAB I
LATAR BELAKANG

Gambaran Umum wilayah kecamatan senen


Keadaan Geografis
Luas wilayah Kecamatan Senen Kota Administrasi Jakarta Pusat adalah 423.7
Ha, terdiri dari 6 kelurahan (kantor lurah), 47 RW (Rukun Warga), dan 512 RT
(Rukun Tetangga).

KELURAHAN

LUAS (Ha)

Senen

JUMLAH

RW

RT

80,90

37

Kwitang

44,70

81

Kenari

91,50

53

Kramat

70,87

96

Paseban

71,41

115

Bungur

64,40

10

130

Jumlah

423,78

47

512

Gambar 1.1 Peta Wilayah Kecamatan Senen

Batas Wilayah
Bagian Utara

: Jl. Pejambon, Jl. Abdurahman Saleh, Jl. Kalilio Senen, Jl. Kepu Selatan, Jl. Gunung
Sahari I, dan Jl. Kalibaru Timur Raya

Bagian Timur

: Jl. Kereta Api dan Kali Sentiong

Bagian Selatan

: Jl. Pramuka, Jl. Matraman, Jl. Letjen Suprapto (Tanah Tinggi Barat/Poncol)

Bagian Barat

: Kali Ciliwung

Keadaan Demografi
Berdasarkan laporan tahunan kecamatan Senen 2016, jumlah penduduk di
wilayah Kecamatan Senen Kota Administrasi Jakarta Pusat Tahun 2016
berjumlah 123.976 jiwa, terdiri dari laki-laki 63.311 jiwa dan perempuan 60.665
jiwa, sedangkan jumlah rumah tangga ada 33.114.

Sasaran Kesehatan
Sasaran bayi, balita, wanita usia subur, dan pasangan usia subur tahun 2016.

Tabel 1.9 Sasaran bayi, balita, wanita usia subur, dan pasangan usia subur
SASARAN
NO.

KELURAHAN
BAYI

BALITA

WUS

PUS

1.

Senen

88

473

2400

900

2.

Kenari

161

859

3053

1720

3.

Kwitang

190

1013

596

2050

4.

Bungur

287

1531

5485

3150

5.

Kramat

383

2047

7222

4243

6.

Paseban

317

1692

5992

3814

1426

7615

27.748

15.877

TOTAL

Tabel 1.10 Standar Pelayanan Minimal

NO.

JENIS PELAYANAN

PELAYANAN KESEHATAN DASAR

1.

Cakupan Kunjungan Ibu Hamil

1.

Cakupan Ibu Hamil dengan Komplikasi yang Ditangani

1.

Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Bidan atau Tenaga

TARGET

PENCAPAIAN

100%

100%

96%

96%

95%

95%

Kesehatan yang Memiliki Kompetensi Kebidanan

1.

Cakupan Ibu Nifas

90%

95%

1.

Cakupan Neonatal dengan Komplikasi yang Ditangani

80%

80%

1.

Cakupan Kunjungan Bayi

95%

95%

1.

Kelurahan Universal Childmunization (UCI)

100%

100%

1.

Cakupan Pelayanan Anak Balita

90%

85,2%

1.

Cakupan Pemberian Makanan ASI pada Anak Usia 6-24 bulan

100%

100%

Keluarga Miskin

1.

Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan

100%

100%

1.

Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat

100%

100%

1.

Cakupan Peserta KB Aktif

70%

70,6%

1.

Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Pasien Keluarga Miskin

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Tidak Ada Kasus KLB

80%

100%

II

III

IV

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN


1.

Cakupan Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Keluarga


Miskin

1.

Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level I

PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI DAN PENANGGULANGAN KLB


1.

Cakupan Desa/Kelurahan Mengalami KLB yang Dilakukan


Penyelidikan Epidemiologi <24 jam

PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


1.

Cakupan Desa Siaga Aktif

Upaya Kesehatan Puskesmas


Upaya kesehatan
masyarakat tingkat
pertama

Upaya Kesehatan
Puskesmas

Upaya kesehatan
perseorangan tingkat
pertama

Upaya kesehatan
esensial

masyarakat

Upaya kesehatan
pengembangan

masyarakat

Program Promosi Kesehatan


(PROMKES)

Pengembangan
kelurahan
siaga aktif

Pembinaan RW
Siaga

Survey mawas
diri

LAPORAN KEGIATAN PENYULUHAN


KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN
SENEN PERIODE JANUARI MEI 2016

IDENTIFIKASI MASALAH
1.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan


Kramat Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5
kali

2.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan


Kenari Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali

3.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan


Kwitang Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5
kali

4.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kecamatan


Senen Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 19
kali

5.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan


Bungur Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5
kali

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei


2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali

7.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei


2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali

8.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei


2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

9.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei


2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 7 kali

10.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei


2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali

11.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari periode


Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali

12.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari periode


Januari Mei 2016dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali

13.

Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei
2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali

14.

Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei
2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 11 kali

15.

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas kecamatan Senen Januari Mei 2016
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali

16.

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas sekecamatan Senen Januari


Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali

17.

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari-Mei


2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 42 kali

18.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Paseban Januari-Mei 2016


dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali

19.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari-Mei 2016


dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali

20.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari-Mei 2016


dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali

21.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari-Mei 2016


dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali

RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah dari Program Promkes di Puskesmas adalah sebagai berikut:
1.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari jumlah target seluruhnya
6 kali.

2.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016
Kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali dari jumlah target seluruhnya
6 kali.

3.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari jumlah target seluruhnya
6 kali.

4.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Senen Januari Mei 2016
lebih dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 19 kali dari target seluruhnya 15 kali.

5.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari target seluruhnya 6 kali.

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei


2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali dari target
seluruhnya 6 kali.

7.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali dari target seluruhnya 6
kali.

8.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei


2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari target
seluruhnya 6 kali.

9.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Senen Januari Mei 2016
lebih dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1990 kali dari target seluruhnya
10 kali.

10.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei


2016 lebih dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali dari target 6 kali.

11.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari


Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali dari jumlah
target seluruhnya sebanyak 5 kali.

12.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei
2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali dari jumlah target
seluruhnya sebanyak 10 kali.

13.

Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali dari jumlah target seluruhnya
sebanyak 1 kali.

14.

Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 11 kali dari jumlah target seluruhnya
sebanyak 12 kali.

15.

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas kecamatan Senen Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali dari target sebanayak 10 kali

16.

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas sekecamatan Senen Januari Mei
2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari target 10 kali

17.

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 42 kali dari target seluruhnya 43 kali.

18.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Paseban Januari-Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target 2 kali

19.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari-Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target 2 kali

20.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari-Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali dari jumlah target 2 kali

21.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari-Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target 2 kali

BAB II
PENETAPAN PRIORITAS MASALAH DAN
PENYEBAB MASALAH

2.1 Penetapan Prioritas Masalah

21 Masalah

PAHO

2.1.1 Non Skoring Teknik


Keahlian yang sama
Peserta diskusi
memaparkan
pendapat mengenai
suatu permasalahan
pokok
Permasalahan yang
paling banyak
dikemukakan,
menjadi prioritas
permasalahan

Metode Delphi

Metode Delbeq

Diskusi dan
kesepakatan
sekelompok orang
Peserta diskusi
tidak sama
keahliannya

2.1.2 Teknik Skoring Metode Matematik PAHO ( Pan


American Health Organization )
Magnitude

Berapa banyak penduduk yang terkena masalah


atau penyakit yang ditujukan dengan angka
prevalensi

Severity

Besarnya kerugian yang timbul ditentukan dengan


case fatality rate masing masing penyakit

Vulnerability

Sejauh mana ketersedian teknologi atau obat yang


efektif untuk mengatasi masalah tersebut

Community and Political


Concern
Affordability

Menunjukan sejauh mana permasalahan tersebut


menjadi perhatian masyarakat dan politisi.
Menunjukkan ada tidaknya dana yang tersedia

Magnitude
Tabel 2.1 Skoring Magnitude di wilayah Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016
No

Interval Selisih (%)

Skor

No

Interval Selisih (%)

Skor

0 5,99

12

56 60,99

12

6 10,99

13

61 65,99

13

11 15,99

14

66 70,99

14

16 20,99

15

71 75,99

15

21 25,99

26 30,99

16

76 80,99

16

31 35,99

17

81 85,99

17

18

86 90,99

18

36 40,99

41 45,99

19

91 95,99

19

10

46 50,99

10

20

96 100

20

11

51 55,99

11

21

>100

25

Tabel 2.2 Score Magnitude Di Wilayah Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016
No

Daftar Masalah

1.

Target

Capaian

Selisih

Skor

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

83,33%

16,67%

Kramat Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah (6)

(5)

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

33,33%

66,67%

Kenari Januari Mei 2016 Kurang dari target dengan jumlah (6)

(2)

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

83,33%

16,67%

Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah (6)

(5)

26%

pencapaian seluruhnya 5 kali


2.

14

pencapaian seluruhnya 2 kali


3.

pencapaian seluruhnya 5 kali


4.

Frekuensi

penyuluhan

KIA

dalam

gedung

di

Puskesmas 100%

Kecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih dari target dengan (15)

126%
(19)

jumlah pencapaian seluruhnya 19 kali


5.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

80%

80%

Bungur

(2)

Januari

seluruhnya 5 kali

Mei

2016

dengan

jumlah

pencapaian (2)

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat 100%

50%

50%

Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (2)

(1)

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari 100%

50%

50%

Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali

(1)

10

seluruhnya 3 kali
7.

(2)

10

8.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang 100%

80%

80%

Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

(2)

(1)

100%

50%

50%

10

(1)
9

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kecamatan Senen


Januari Mei 2016 dengan jumlah pencapaian seluruhnya 7 kali

9.

10.

11.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur 100%

66%

44%

Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (6)

(4)

seluruhnya 4

Frekuensi penyuluhan Imunisasi dalam gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

80%

20%

Kenari Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (5)

(4)

seluruhnya 4

12.

13.

14.

15.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi luar gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

80%

20%

Kenari Januari Mei 2016 lebih dari target dengan jumlah pencapaian (10)

(8)

seluruhnya 8
Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur 100%

50%

50%

10

Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (2)

(1)

seluruhnya 1
Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur 100%

91,66%

8,34%

Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (6)

(4)

seluruhnya 11 kali dari jumlah target seluruhnya sebanyak 12 kali.

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas kecamatan Senen 100%

80%

20%

Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (5)

(4)

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas sekecamatan 100%

20%

80%

Senen Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (10)

(8)

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang 100%

97,66%

2,34%

Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian (2)

(1)

seluruhnya 8 kali dari target sebanayak 10 kali


16.

16

seluruhnya 1 kali dari target 10 kali


17.

seluruhnya 42 kali dari target seluruhnya 43 kali.

18.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

50%

Paseban Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah (2)

(1)

50%

10

50%

10

50%

10

50%

10

pencapaian seluruhnya 1

19.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

50%

Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah (2)

(1)

pencapaian seluruhnya 1

20.

Frekuensi

penyuluhan

TB

luar

gedung

di

Puskesmas 100%

Sekecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih dari target (2)

150%
(3)

dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3

21.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan 100%

50%

Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah (2)

(1)

pencapaian seluruhnya 1

Severity
Tabel 2.3 Skoring Severity Di Wilayah Puskesmas Kecamatan Senen 2016
No

Promkes

Komponen

Proxy

13

AIDS

CFR AIDS

0,23 %

CFR TBC

23 %

14

Hepatitis

CFR Hepatitis

0,01 %

AKI

0,36 %

15

Mata

IR Katarak

1,5 %

16

Gizi

CFR Gizi Buruk

9,5 %

17

Keganasan

Ca Paru

55 %

18

Jiwa

IR Gg. Depresi

11,6 %

19.

Kerja

CFR CKB

2,56 %

20.

Kecacingan

CFR Diare

3,87 %

21.

PHBS

CFR Diare

3,87 %

Imunisasi

KB

TBC

CFR TBC

23 %

KIA

AKI

0,36 %

Air dan Kes Ling

CFR Diare

3,56 %

ISPA

IR Faringitis

36 %

Kusta

CFR Kusta

3,7 %

Diare

CFR Diare

3,87 %

Gigi dan Mulut

PR Karies Gigi

14 %

10

Penyakit Degeneratif

CFR DM

11,3 %

22.

RW Riaga

CFR DBD

0,57 %

11

Rokok dan Narkoba

CFR PPOK

1,43 %

23.

Lain-Lain

PR Osteoporosis

23 %

12

DBD

CFR DBD

0,57 %

Tabel 2.4. Penentuan Skoring Severity


*Nilai Persentase = (Selisih antara Cakupan Penyuluhan
dengan Target Penyuluhan) + Proxy
No

Interval Nilai Persentase (%)

Skor

0 5,99

6 10,99

11 15,99

16 20,99

21 25,99

26 30,99

31 35,99

36 40,99

41 45,99

10

46 50,99

10

11

51 55,99

11

12

56 60,99

12

13

61 65,99

13

14

66 70,99

14

15

71 75,99

15

16

76 80,99

16

17

81 85,99

17

18

86 90,99

18

19

91 95,99

19

20

96 100

20

21

>100

25

Tabel 2.5. Score Severity


No.

Daftar Masalah

1.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari


Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

Nilai Persentase
16,67% + 0,36%
= 17,03%

2.

66,67% + 0,36%
= 67,03%

16,67% + 0,36%
= 17,03%

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari


Mei 2016 lebih dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 19 kali

26% + 0,36%
= 26,36 %

5.

14

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari


Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

4.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari


Mei 2016 Kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali

3.

Skor

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari


Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari 50% + 23%
= 73%
target seluruhnya 6 kali.

10

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei


2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali dari target seluruhnya 6
kali.

7.

= 73%

kali.

50% + 23%
= 73%

kali.

= 73%

10

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Senen Januari Mei 2016
lebih dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 7 kali dari target seluruhnya 10 kali.

50% + 23%
= 73%

10.

10

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei


2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari target seluruhnya 6 50% + 23%

9.

10

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei


2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali dari target seluruhnya 6

8.

50% + 23%

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei


2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4

44% + 0,36%
= 44,36%

10

11.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari


Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4

20% + 23%
= 43%

12.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari


Januari Mei 2016 lebih dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8

20% + 23%
= 43%

13.

Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari


Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1

50% + 3,87%
= 53,8%

14.

11

Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari


Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 11 kali dari
jumlah target seluruhnya sebanyak 12 kali.

8,34% + 3,87%
= 12,21%

15.

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas kecamatan Senen Januari


Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali dari
target sebanayak 10 kali

20% + 0,23%
= 20,23%

16.

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas sekecamatan Senen Januari Mei
2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari target 10 kali

80% + 0,01%
= 80,01%

17.

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 42 kali dari target seluruhnya 43 2,34% + 36%
kali.

18.

= 38,34%

2 kali.

= 73%

2 kali.

= 73%

10

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya sebanyak 3 kali dari jumlah target 50% + 23%
seluruhnya 2 kali.

21.

10

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target seluruhnya 50% + 23%

20.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Paseban Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target seluruhnya 50% + 23%

19.

16

= 73%

10

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target seluruhnya 50% + 23%
2 kali.

= 73%

10

Vulnerability
Tabel 2.6 Skoring Ketersediaan Alat Terhadap Kegiatan Di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016

Kategori

Alat

Ketersediaan

Skor

Tidak ada

Ada tetapi kurang

Ada dan cukup

Tabel 2.7 Skoring Ketersediaan Tempat Terhadap Kegiatan Di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016

Kategori

Tempat

Ketersediaan

Skor

Tidak ada

Ada tetapi kurang

Ada dan cukup

Tabel 2.8 Skala Penilaian Ketersediaan Sumber Daya Manusia Terhadap Kegiatan Di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016

No

Petugas : Penduduk

Skala

< 1 : 25.000

1:25.001 - 1 : 35.000

1 : 35.001 1 : 45.000

Tabel 2.9 Score Vulnerability


No.
1.

Daftar Masalah
Alat
Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas 2

Tempat
2

SDM
3

Jumlah
7

Kelurahan Kramat Januari Mei 2016 kurang dari target


dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali
2.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 Kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali

3.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

4.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas 2


Kecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 19 kali

5.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari target

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas 2

Kelurahan Kramat Januari Mei 2016 kurang dari target


dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali dari target
seluruhnya 6 kali.
7.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali dari target
seluruhnya 6 kali.

8.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali dari target
seluruhnya 6 kali.

9.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Senen Januari Mei 2016 lebih dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 7 kali dari target
seluruhnya 10 kali

11.

Frekuensi

penyuluhan

Imunisasi

dalam

gedung

di 2

Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 kurang


dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4
12.

Frekuensi

penyuluhan

Imunisasi

luar

gedung

di 2

Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 lebih dari


target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8
13.

Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1

14.

Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas 2


Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 11 kali dari
jumlah target seluruhnya sebanyak 12 kali.

15.

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas 2


kecamatan Senen Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali dari target
sebanayak 10 kali

16.

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas 2

sekecamatan Senen Januari Mei 2016 kurang dari target dengan


jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari target 10 kali

17.

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan 2


Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 42 kali dari target seluruhnya 43 kali.

18.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan 2


Paseban Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target seluruhnya 2 kali

19.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan 2


Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target seluruhnya 2 kali

20.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kecamatan 2


Senen Januari Mei 2016 lebih dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya sebanyak 3 kali dari jumlah target

21.

seluruhnya 2 kali
Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan 2
Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 1 kali dari jumlah target seluruhnya 2 kali

Community and political concern


Tabel 2.10 Penentuan Nilai Community and political concern Terhadap Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016
Parameter

Score

Kebijakan Pemerintah Daerah

Kebijakan Pemerintah Pusat

10

Tabel 2.11 Penentuan Score Community and Political Concern Terhadap


Kegiatan Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016
No.
1.

Daftar Masalah
Skor
Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

2.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 Kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali

3.

15

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih dari target dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 19 kali

5.

15

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

4.

15

15

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 5 kali

15

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei 2016 dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali
15

7.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali

8.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

9.

15

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016 dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 7 kali

10.

15

15

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari
target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4

15

11.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei
2016 kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4

12.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016
lebih dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8

13.

15

Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1

14.

15

15

Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 11 kali dari jumlah target seluruhnya
sebanyak 12 kali.

15.

15

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas kecamatan Senen Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali dari target sebanayak 10 kali
15

16.

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas sekecamatan Senen Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari target 10 kali

17.

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 42 kali dari target seluruhnya 43 kali.

18.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Paseban Januari Mei 2016 kurang dari
target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1

19.

15

15

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Sekecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih dari
target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3

21.

15

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari
target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1

20.

15

15

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari
target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1

15

Affordability
Tabel 2.12 Scoring Ketersediaan Dana Terhadap Kegiatan di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016
DANA

SCORE

Cukup

Kurang

Tabel 2.13 Penentuan Score Affordability


No.
1.

Daftar Masalah
Skor
Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

2.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016
Kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali

3.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 19 kali

5.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

4.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei 2016
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3 kali

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali

8.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

9.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kecamatan Senen Januari Mei 2016
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 7 kali

10.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4

11.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016
kurang dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4

12.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 lebih dari target dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 8

13.

Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 1

14.

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas sekecamatan Senen Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari target 10 kali

17.

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas kecamatan Senen Januari Mei 2016 kurang dari target dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali dari target sebanayak 10 kali

16.

Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 11 kali dari jumlah target seluruhnya sebanyak 12 kali.

15.

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 42 kali dari target seluruhnya 43 kali.

18.
Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Paseban Januari Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1
19.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1
2

20.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Sekecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 3
2

21.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang
dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1
2

Tabel 2.14 Penentuan Masalah Menurut Metode PAHO Di Puskesmas Kecamatan


Senen Januari Mei 2016
No

Daftar Masalah

Magnitude

Severity

Vulnerability

Community and Affordabili Final


political

ty

Score

concern
1.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Kramat Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

2.

dengan jumlah pencapaian seluruhnya 2 kali

dengan jumlah pencapaian seluruhnya 5 kali

15

3360

14

14

15

41160

15

3360

15

7560

10

15

28000

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas


Kecamatan Senen Januari Mei 2016 lebih dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 19 kali

5.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target

4.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 Kurang dari target

3.

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 dengan jumlah 9

6.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Kramat Januari Mei 2016 dengan jumlah
10

10

15

31000

Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 dengan jumlah 10


pencapaian seluruhnya 4 kali

10

15

31000

15

pencapaian seluruhnya 3 kali

7.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas

8.

Kelurahan Kwitang Januari Mei 2016 dengan jumlah

10
9

pencapaian seluruhnya 5 kali

9.

28000

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas


Kecamatan Senen Januari Mei 2016 dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 7 kali

10

10

15

31000

15

17010

10.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali

11.

Frekuensi

penyuluhan

Imunisasi

dalam

gedung

di

Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 kurang


dari target dengan jumlah pencapaian seluruhnya 4 kali
12.

dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali

15

7560

15

7560

10

15

18900

15

1260

15

1680

Frekuensi penyuluhan Diare dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali

14.

Frekuensi penyuluhan Imunisasi luar gedung di Puskesmas


Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 lebih dari target

13.

Frekuensi penyuluhan Diare luar gedung di Puskesmas


Kelurahan Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 11 kali dari jumlah
target seluruhnya sebanyak 12 kali.

15.

Frekuensi penyuluhan AIDS luar gedung di Puskesmas


kecamatan Senen Januari Mei 2016 kurang dari target
dengan jumlah pencapaian seluruhnya 8 kali dari target
sebanayak 10 kali

16.

Frekuensi penyuluhan Hepatitis dalam gedung di Puskesmas


sekecamatan Senen Januari Mei 2016 kurang dari target dengan
jumlah pencapaian seluruhnya 1 kali dari target 10 kali
16

16

15

26880

15

1680

10

15

21000

10

10

15

21000

10

10

15

21000

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan

21.

Bungur Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah 10


pencapaian seluruhnya 1

10

15

21000

17.

Frekuensi penyuluhan ISPA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan


Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 42 kali dari target seluruhnya 43 kali.

18.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan


Paseban Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah 10
pencapaian seluruhnya 1

19.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Kelurahan


Kwitang Januari Mei 2016 kurang dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 1

20.

Frekuensi penyuluhan TB luar gedung di Puskesmas Sekecamatan


Senen Januari Mei 2016 lebih dari target dengan jumlah
pencapaian seluruhnya 3

PRIORITAS MASALAH
Berdasarkan perhitungan dengan metode PAHO dari 21 masalah maka ditetapkan dua
prioritas masalah yang akan diciptakan yaitu :

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari


Mei 2016 sebanyak 2 kali (33,33%) kurang dari target 6 kali dengan skor final 41.160.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari


Mei 2016 sebanyak 3 kali (50%) kurang dari target 6 kali dengan skor final 31.000.

2.2 Menentukan Kemungkinan Penyebab Masalah

Man

Method

Input

Material

Planning

Money

Controlling

Proses

Actuating

Organizing

2.3 Menentukan Penyebab Masalah Yang Paling


Dominan

Menggunakan metode Ishikawa atau lebih dikenal dengan fishbone (diagram tulang
ikan)

Penyebab masalah yang paling dominan adalah penyebab masalah yang apabila
diselesaikan maka secara otomatis sebagian besar masalah - masalah yang lain dapat
dipecahkan.

Penentuan akar penyebab masalah yang paling dominan dengan cara diskusi,
argumentasi, justifikasi dan pemahaman program yang cukup

1.3.1 Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari


Januari Mei 2016 sebanyak 2 kali (33,33%) kurang dari target 6 kali dengan skor
final 41.160.
Berdasarkan data yang ditemukan cakupan pencapaian penyuluhan KIA dalam
gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 sebanyak 2 kali (33.33%)
kurang dari target 6 kali.

INPUT
Akar penyebab masalah yang ditemukan pada input adalah :

Pemegang promkes memegang lebih dari satu program (Man)

Puskesmas mengutamakan pemberian anggaran untuk penyuluhan program


yang lain (Money).

Materi media penyuluhan tidak diperbaharui (Material).

Tidak ada instruksi yang jelas dari pemegang program kepada petugas yang
melakukan penyuluhan (Methods).

PROSES & LINGKUNGAN


Akar penyebab masalah yang ditemukan pada proses adalah :

Evaluasi program yang dilakuka kurang baik (Planning).

Pemegang promkes mengalihkan tugas penyuluhan ke masing-masing


pemegang program (Organizing).

Kurangnya koordinasi yang baik antara petugas penyuluhan dan pemegang


promkes (Actuating).

Penyuluhan KIA yang sebelumnya dinilai sudah baik (Controlling).

Akar penyebab masalah yang ditemukan pada lingkungan (Environment) adalah:

Tingkat pendidikan masyarakat yang rendah (Environment).

Dari sembilan akar penyebab masalah di atas maka ditetapkan tiga akar penyebab
masalah yang paling dominan, berdasarkan data, informasi, observasi langsung juga
pemahaman yang cukup. Dua akar permasalahan yang paling dominan tersebut adalah :

Pemegang promkes memegang lebih dari satu program (Man)

Tidak ada instruksi yang jelas dari pemegang program kepada petugas
yang melakukan penyuluhan (Methods).

Kurangnya koordinasi yang baik antara petugas penyuluhan dan


pemegang promkes (Actuating).

1.3.2 Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari


Mei 2016 sebanyak 3 kali (50%) kurang dari target 6 kali dengan skor final 31.000.

Berdasarkan data yang ditemukan cakupan pencapaian penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan
Kramat Januari Mei 2016 sebanyak 3 kali (50%) kurang dari target 6 kali.
Akar penyebab masalah yang ditemukan pada Input adalah :

Komunikasi yang kurang efektif antara pemegang program yang lama dan yang baru (Man).

Puskesmas mengutamakan pemberian anggaran untuk penyuluhan program yang lain (Money).

Penyuluhan KB tidak di prioritaskan (Material).

Petugas Promkes kurang pelatihan dalam pencatatan data (Methode)

PROSES & LINGKUNGAN


Akar penyebab masalah yang ditemukan pada Proses adadah :

Kurangnya pelatihan Petugas Promkess mengenai perencanaan program


Penyuluhan KB (Planning).

Pemegang promkes mengalihkan tugas penyuluhan ke masing-masing pemegang


program (Organizing).

Kurangnya koordinasi yang baik antara petugas penyuluhan dan pemegang


promkes (Actuating).

Program penyuluhan tidak dijadikan prioritas (Controlling).

Akar penyebab masalah yang ditemukan pada lingkungan adalah :

Tingkat pendidikan warga yang rendah (Environment).

Dari sembilan akar penyebab masalah di atas maka diteteapkan dua akar penyebab
masalah yang paling dominan, berdasarkan data, informasi, observasi langsung juga
yang cukup. Dua akar permasalahan yang paling dominan tersebut adalah :

Petugas Promkes kurang pelatihan dalam pencatatan data (Methode)

Kurangnya koordinasi yang baik antara petugas penyuluhan dan


pemegang promkes (Actuating).

BAB III
MENETAPKAN ALTERNATIF CARA PEMECAHAN
MASALAH

3.1. Menetapkan Alternatif Cara


Pemecahan Masalah

Penetapan alternative pemecahan masalah dengan menggunakan metode


MCUA (Multiple Criteria Utility Assasment) yaitu berdasarkan hasil diskusi,
argumentasi dan justifikasi kelompok.

Kriteria dalam penetapan alternative masalah yang terbaik adalah :


a)

Dapat memecahkan masalah dengan sempurna

b)

Mudah dilaksanakan

c)

Murah biayanya

d)

Waktu penerapan sampai masalah terpecahkan tidak lama

Masalah I
Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan
Kenari Januari Mei 2016 sebanyak 2 kali (33,33%) kurang dari target
6 kali dengan skor final 41.160.
No.

Akar Penyebab Masalah

Alternatif Pemecahan Masalah

1.

Pemegang promkes memegang lebih dari


satu program (Man)

Menambahkan jumlah SDM untuk program


promkes.

2.

Tidak ada instruksi yang jelas dari


pemegang program kepada petugas yang
melakukan penyuluhan (Methods).

Membuat Standard Operasional Prosedur (SOP)


yang baku untuk penyelenggaraan penyuluhan
sehingga tidak hanya pemegang program saja
yang mengerti mengenai programnya.

3.

Kurangnya koordinasi yang baik antara


Pelaksanaan rapat bulanan antar pemegang
petugas penyuluhan dan pemegang promkes promkes dan petugas penyuluhan untuk
(Actuating).
membahas semua penyuluhan yang telah
dilakukan selama sebulan.

Tabel 3.1. MCUA Alternatif Pemecahan Masalah Frekuensi Penyuluhan KIA dalam gedung
di Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016

NO
1

PARAMETER

AL 1
N
BN

AL 2
N
BN

AL - 3
N BN

BOBOT

Dapat memecahkan masalah dengan


sempurna

Mudah dilaksanakan

12

Murah biayanya

Waktu penerapannya sampai terpecahkan

15

12

30

10

25

tidak terlalu lama


JUMLAH
Keterangan :
AL - 1 : Menambahkan jumlah SDM untuk program promkes.
AL - 2 : Membuat Standard Operasional Prosedur (SOP) yang baku untuk
penyelenggaraan penyuluhan sehingga tidak hanya pemegang program saja yang
mengerti mengenai programnya.
AL 3 : Pelaksanaan rapat bulanan antar pemegang promkes dan petugas penyuluhan
untuk membahas semua penyuluhan yang telah dilakukan selama sebulan.

Hasil penetapan alternatif pemecahan


masalah dengan menggunakan metode MCUA
berdasarkan peringkat
1.

Membuat Standard Operasional Prosedur (SOP) yang baku untuk penyelenggaraan penyuluhan
sehingga tidak hanya pemegang program saja yang mengerti mengenai programnya.

2.

Pelaksanaan rapat bulanan antar pemegang promkes dan petugas penyuluhan untuk membahas
semua penyuluhan yang telah dilakukan selama sebulan.

3.

Menambahkan jumlah SDM untuk program promkes.

Masalah II
Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kramat
Januari Mei 2016 sebanyak 3 kali (50%) kurang dari target 6 kali
dengan skor final 31.000.
No.

Akar Penyebab Masalah

Alternatif Pemecahan Masalah

1.

Petugas Promkes kurang pelatihan


dalam pencatatan data (Methode)

Memberikan pelatihan khusus dalam


pencatatan data untuk petugas promkes.

2.

Kurangnya koordinasi yang baik antara Pelaksanaan rapat bulanan antar


petugas penyuluhan dan pemegang
pemegang promkes dan petugas
promkes (Actuating).
penyuluhan untuk membahas semua
penyuluhan yang telah dilakukan
selama sebulan.

Tabel 3.2. MCUA Alternatif Pemecahan Masalah Frekuensi Penyuluhan


KB Dalam Gedung Di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei 2016
NO
1

PARAMETER
Dapat memecahkan masalah dengan

AL 1
N
BN

AL 2
N
BN

BOBOT

sempurna
2

Mudah dilaksanakan

12

Murah biayanya

Waktu penerapannya sampai terpecahkan

12

30

10

25

tidak terlalu lama


JUMLAH
Keterangan :
AL 1

: Memberikan pelatihan khusus dalam pencatatan data untuk petugas

promkes.
AL 2

: Pelaksanaan rapat bulanan antar pemegang promkes dan petugas

penyuluhan untuk membahas semua penyuluhan yang telah dilakukan selama

Hasil penetapan alternatif masalah dengan


menggunakan metode MCUA berdasarkan peringkat
1.

Memberikan pelatihan khusus dalam pencatatan data untuk petugas promkes.

2.

Pelaksanaan rapat bulanan antar pemegang promkes dan petugas penyuluhan untuk membahas
semua penyuluhan yang telah dilakukan selama sebulan.

BAB IV
RENCANA PELAKSANAAN PEMECAHAN MASALAH

Menyusun Rencana Pemecahan Masalah


Tujuan:
Dapat mengambil keputusan-keputusan untuk
memecahkan akar masalah yang dianggap paling
dominan.

Perencanaan
upaya menyusun berbagai keputusan yang bersifat
pokok yang dipandang paling penting dan akan
dilakukan menurut urutannya guna mencapai tujuan
yang telah ditetapkan. Berikut ini adalah tabel yang
menjelaskan rencana memecahkan masalah

Cakupan Pencapaian Penyuluhan KIA dalam gedung di


Puskesmas Kelurahan Kenari Januari Mei 2016
NO
1.

KEPUTUSAN
Membuat

RENCANA KEGIATAN

Standard 1.

TARGET

Mengadakan rapat Seluruh

Operasional Prosedur dengan seluruh petugas Program


(SOP)

yang

baku Promkes untuk membuat mengenai

untuk

Standard

penyelenggaraan

Prosedur (SOP) yang baku

penyuluhan sehingga untuk


tidak

penyelenggaraan

yang

program
mengerti 2.

Melakukan pelatihan

mengenai

khusus

programnya.

kesehatan

kepada

ditugaskan

program
mengerti
programnya.

tenaga
yang

di

bagian

Promkes sehingga
hanya

KEGIATAN
bagian 1x/ setahun

mengerti

BIAYA
1. Konsumsi:
30 x Rp.8.000 =
Rp 240.000
2. Konsumsi:
30 x Rp.8.000 =
Rp 240.000

hanya penyuluhan.

pemegang
saja

Operasional programnya.

VOLUME

tidak

pemegang
saja

yang

mengenai

NO
2.

KEPUTUSAN

RENCANA KEGIATAN

VOLUME

TARGET

KEGIATAN

Pelaksanaan rapat bulanan 1.

Mengadakan rapat dengan 1.

Pendataan

dan

antar

seluruh

rekapitulasi

data

dan
untuk

pemegang
petugas

penyuluhan

membahas

penyuluhan

promkes

yang

untuk

petugas
membuat

Promkes
materi

jumlah

BIAYA

penyuluhan

1. Konsumsi:
10 x Rp.8.000 = Rp
80.000

semua

promosi kesehatan berupa

diawasi dan

telah

penyuluhan serta pendataan

dengan baik sehingga

3. Konsumsi:

jumlah penyuluhannya.

terciptanya komunikasi

10 x Rp.8.000 = Rp

Melakukan pelatihan khusus

yang

80.000

kepada tenaga kesehatan

petugas Promkes dan

yang ditugaskan di bagian

tidak

Promkes terutama petugas

penyuluhan

pendataan dengan petugas

berlebihan

dilakukan selama sebulan.


2.

pengawas

penyuluhan

Promkes.
3.

Mengadakan rapat evaluasi


kinerja bagian Promkes dan
menilai kesesuain cakupan
penyuluhan
targetnya

dengan

baik
ada

tersusun

1x/ setahun

antar
jumlah
yang

BIAYA
NO

3.

KEPUTUSAN

Menambahkan
SDM

untuk

promkes.

RENCANA KEGIATAN

jumlah 1. Mengadakan rapat dengan Dapat


program

VOLUME

TARGET

seluruh Kepala Pelaksana kebutuhan

KEGIATAN

mengevaluasi
petugas

di

Program UKP & UKM di setiap program yang ada


Puskesmas

untuk dan dapat mengetahui

membicarakan

mengenai kebutuhan

kebutuhan

anggota

anggota petugas kesehatan di

petugas

di

setiap masing-masing program

programnya.
2. Mendistribusikan

sehingga
tenaga dilakukan

dapat
distribusi

kesehatan sesuai dengan ulang petugas kesehatan


jumlah kebutuhan setiap dan didapatkan kinerja
bagian di Puskesmas.
3. Mengadakan
evaluasi

kinerja

yang maksimal di setiap


rapat bagian.

setiap

bagian setelah distribusi


tenaga
baru

kesehatan

yang

1x/ setahun

1.

Konsumsi :

30 x Rp.8.000 = Rp
240.000
3. Konsumsi :
30 x Rp.8.000 = Rp
240.000

Cakupan Pencapaian Penyuluhan KB Dalam Gedung


di Puskesmas Kelurahan Kramat Januari Mei 2016
NO
1.

KEPUTUSAN

RENCANA KEGIATAN

Memberikan pelatihan Menyusun proposal untuk


pelatihan
khusus
dalam mengadakan
terhadap
petugas
pencatatan data untuk
pemegang
program
petugas promkes.
Penyuluhan KB.

Mengadakan pelatihan
tentang pembuatan
program penyuluhan KB.

TARGET
Mendapatkan persetujuan
untuk mengadakan
pelatihan terhadap
petugas pemegang
program Penyuluhan KB.

Program penyuluhan KB
dapat tersusun dengan
baik.

VOLUME KEGIATAN
1x /setahun

BIAYA
Konsumsi:
10 x 10.000
=Rp100.000
Print + fotocoppy :
Rp 20.000

1x / 6 bulan

Print + fotocoppy :
Rp 20.000
Konsumsi :
10 x 10.000 = Rp.
100.000,-

Mengadakan rapat
evaluasi tentang kinerja
petugas pemegang
program.

Mendapatkan hasil akhir


dari pelatihan yang
diharapkan ada
peningkatan kinerja
petugas pemegang
program tersebut.

1x/tahun

Konsumsi :
10 x 10.000 =
Rp 100.000

NO

KEPUTUSAN

Pelaksanaan

RENCANA KEGIATAN

rapat Mengadakan

rapat

TARGET

dengan Pendataan

bulanan antar pemegang seluruh petugas Promkes untuk data


promkes

dan

penyuluhan

untuk kesehatan

membahas
penyuluhan

petugas membuat
semua serta

yang

materi
berupa

jumlah

rekapitulasi 1x / tahun
penyuluhan

promosi diawasi dan tersusun dengan


penyuluhan baik

pendataan

sehingga

terciptanya

jumlah komunikasi yang baik antar

telah penyuluhannya.

dilakukan selama sebulan. Melakukan

dan

VOLUME KEGIATAN

petugas Promkes dan tidak ada

pelatihan

khusus jumlah

kepada tenaga kesehatan yang berlebihan


ditugaskan di bagian Promkes
terutama

petugas

pendataan

dengan

petugas

pengawas

penyuluhan Promkes.
Mengadakan
rapat
evaluasi
kinerja bagian Promkes dan
menilai
kesesuain
cakupan
penyuluhan dengan targetnya.

penyuluhan

yang

BIAYA

1. Konsumsi:
10x Rp.8.000 = Rp
80.000
3. Konsumsi:
10x Rp.8.000 = Rp
80.000

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

EVALUASI PROGRAM PROMKES PUSKESMAS KEC SENEN


didapatkan 21 masalah yang teridentifikasi melalui identifikasi dan justifikasi sehingga
didapatkan 2 (dua) prioritas masalah pada periode waktu Januari Mei 2016 yaitu :

Frekuensi penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Kenari Januari Mei 2016 sebanyak 2 kali
(33,33%) kurang dari target 6 kali dengan skor final 41.160.

Frekuensi penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas


Kelurahan Kramat Januari Mei 2016 sebanyak 3 kali (50%)
kurang dari target 6 kali dengan skor final 31.000.

AKAR PENYEBAB MASALAH DOMINAN


Masalah Cakupan Pencapaian
Penyuluhan KIA dalam gedung di
Puskesmas Kelurahan Kenari
Januari Mei 2016
Pemegang promkes memegang lebih
dari satu program (Man)

Masalah Cakupan Pencapaian


Penyuluhan KB dalam gedung di
Puskesmas Kelurahan Kramat
Januari Mei 2016

Petugas Promkes kurang pelatihan


dalam pencatatan data (Methode)

Tidak ada instruksi yang jelas dari


pemegang program kepada petugas
yang melakukan penyuluhan
(Methods).
Kurangnya koordinasi yang baik
antara petugas penyuluhan dan
pemegang promkes (Actuating).

Kurangnya koordinasi yang baik


antara petugas penyuluhan dan
pemegang promkes (Actuating).

SARAN
Masalah Cakupan Pencapaian Penyuluhan KIA dalam gedung di Puskesmas Kelurahan Kenari
Januari Mei 2016

Membuat Standard
Operasional Prosedur (SOP)
yang baku untuk
penyelenggaraan penyuluhan
Rapat dengan seluruh petugas
Promkes untuk membuat SOP

Melakukan pelatihan khusus


kepada tenaga kesehatan yang
ditugaskan di bagian Promkes

Pelaksanaan rapat bulanan


antar pemegang promkes dan
petugas penyuluhan :
Membuat materi promosi
kesehatan berupa penyuluhan
serta pendataan jumlah
penyuluhannya.
Pelatihan khusus kepada Petugas
pendataan dengan petugas
pengawas penyuluhan Promkes.
Rapat evaluasi kinerja bagian
Promkes dan menilai kesesuain
cakupan penyuluhan dengan
targetnya.

Menambahkan jumlah SDM


untuk program promkes :
Rapat dengan seluruh Kepala
Pelaksana Program UKP & UKM di
Puskesmas untuk membicarakan
mengenai kebutuhan anggota
petugas di setiap programnya.
Mendistribusikan tenaga kesehatan
sesuai dengan jumlah kebutuhan
setiap bagian di Puskesmas.
Mengadakan rapat evaluasi kinerja
setiap bagian setelah distribusi
tenaga kesehatan yang baru

SARAN
Masalah Cakupan Pencapaian Penyuluhan KB dalam gedung di Puskesmas Kelurahan
Kramat Januari Mei 2016
Memberikan pelatihan khusus dalam
pencatatan data untuk petugas
promkes.
Menyusun proposal untuk
mengadakan pelatihan
terhadap petugas pemegang
program Penyuluhan KB.
Mengadakan pelatihan
tentang pembuatan
program penyuluhan KB.
Rapat evaluasi tentang
kinerja petugas pemegang
program.

Pelaksanaan rapat bulanan antar


pemegang promkes dan petugas
penyuluhan untuk membahas
semua penyuluhan yang telah
dilakukan selama sebulan.
Rapat dengan seluruh petugas
Promkes untuk membuat materi
promosi kesehatan berupa
penyuluhan serta pendataan
jumlah penyuluhannya.
Pelatihan khusus kepada
petugas pendataan dengan
petugas pengawas penyuluhan
Promkes.
Rapat evaluasi kinerja bagian
Promkes dan menilai kesesuain
cakupan penyuluhan dengan
targetnya.

DAFTAR PUSTAKA
Azrul, A. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan. Edisi 3. Jakarta: Binarupa Aksara

BagianIlmu KesehatanMasyarakat FK UniversitasYarsi. 2014. Modul Materi Kesehatan Ilmu


Kesehatan Masyarakat FK Universitas YARSI 2014. Jakarta : Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat
FK Universitas YARSI.
Depkes RI, 2006. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2006. Jakarta : Depkes RI

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Cet. ke-2, Mei.
Jakarta: Rineka Cipta

Puskesmas Kecamatan Senen. Laporan Tahunan Puskesmas Kecamatan Senen Tahun 2015.
Jakarta

Trihono. 2005. Arrimes: Manajemen Puskesmas Berbasis Paradigma Sehat. Jakarta: Sagung Seto.