Anda di halaman 1dari 79

Mikroskop

Drh Azmunir M.Yc,M.Sc


Bagian Biologi
Fakultas Kedokteran
Universitas Syiah Kuala

MIKROSKOP

Jenis mikroskop :
- mikroskop cahaya
- mikroskop polarisasi,
- mikroskop fase kontras,
- mikroskop interferens,
- mikroskop lapangan
gelap
- mikroskop elektron

Mikroskop dengan sumber


cahaya terlihat

Mikroskop Cahaya (atau Optik)


Mikroskop Polarisasi
Mikroskop Fase kontras
Mikroskop Interferens
Mikroskop Lapangan (medan)
Gelap
Mikroskop Electron

Mikroskop cahaya

Pd dasarnya mikroskop cahaya bekerja


sbg suatu alat pembesar dua tingkat.

Suatu lensa objektif melakukan


pembesaran awal, dan suatu lensa
okuler ditempatkan sedemikian rupa
shg memperbesar bayangan pertama
untuk kedua kalinya.

Pembesaran seluruhnya diperoleh dng


mengalikan kekuatan pembesaran
lensa objektif dan lensa okuler.

Gambar skematik :mikroskop cahaya yang memperlihatkan komponenkomponen utamanya dan lintasan cahaya dari sumber (substage lamp = lampu
di bawah mikroskop) ke mata pengamat.

Gambar suatu lensa benda


dng sifat-sifat sbb :
Pembesaran x 25,
NA = 0,45, planakromatik,
dikoreksi untuk panjang
tabung 160 mm dan
untuk kaca penutup
setebal 0,17 mm.

Gambar berkas
cahaya yang
memasuki lensa
benda untuk
memperlihatkan
semiangel
apertura () dari
mana dapat
dihitung apertura
numerik

BAGIAN-BAGIAN
MIKROSKOP CAHAYA
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Tutup Okuler
Lensa Okuler
Tubus/buluh teropong
Macro meter
Micrometer
Revolver
Lengan mikroskop

LANJUTAN
8. Lensa Objectif
9. Meja benda
10. Penjepit preparat
11. Penggerak preparat
12. Condensor
13. Micro condensor
14. Cermin
15. Kaki

MACAM-MACAM
UKURAN OKULER
1.
2.
3.
4.

Ukuran 5 kali
Ukuran 10 kali
Ukuran 12,5 kali
Ukuran 15 kali

MACAM-MACAM
UKURAN LENSA
OBJEKTIF
1. Ukuran
4 kali
2.
3.
4.
5.

Ukuran 10 kali
Ukuran 40 kali
Ukuran 100 kali
Ukuran 200 kali

CARA MENCARI
BAYANGAN
MIKROSKOP
1. Letak lensa objectif harus sejajar
2.
3.

dengan tubus atau tegak lurus


dengan meja benda.
Letak cermin harus disesuaikan
Diapragma disetel sesuai
kebutuhan

KEGUNAAN BAGIAN2
MIKROSKOP
1.

2.
3.

Macro meter untuk melihat/


mencari gambar pertama kali
dengan cara menaikkan dan
menurunkan macro meter
Micro meter untuk melihat
gambar supaya jelas kelihatan.
Micro condensor untuk
menaikkan/ menurunkan meja
benda.

LARANGAN PADA
PENGGUNAAN
MIKROSKOP

Apabila melihat gambar


menggunakan pembesaran besar
(kuat) atau ukuran lensa objectif
40 kali, dilarang memutar/
memainkan macro meter, karena
berakibat sangan fatal

TERIMA KASIH

SAYA SANGAT SENANG JIKA ANDA


INGIN BERTANYA . TENTU YANG
BELUM JELAS / DIMENGERTI.
MAU BERTANYA ITU ADALAH CIRI
KHAS DARI MANUSIA.

PERMUKAAN CERMIN

Cermin dengan permukaan datar :


digunakan untuk cahaya yang
memancar dari alam bebas.

Cermin dengan permukaan cekung


digunakan untuk mengambil
cahaya pada satu titik/ arah

PENGGUNAAN DARI
DIAPRAGMA

Bila cuaca kurang atau cuaca


mendung maka diapragma harus
dibuka lebar.

Bila cuaca terang maka


diapragma harus ditutup atau
dibuka sedikit saja

Fotomikrograf dari lapangan mikroskopik dan pembesaran yang sama (x350)


Ttp dng apertura numerik objektif yg berbeda.
A NA = 0,22 ; b NA = 1,0 : B memperlihatkan detail yg lebih banyak dan
lebih tajam dibanding A

c. Sinusoidal (discontinous) capillaries

S, sinusoid

Mikroskop fase
kontras

Mikroskop fase kontras

Cahaya yg melintasi media dng indeks bias yg berbedabeda, kecepatannya berkurang dan arahnya berubah.
Di dlm sel, berbagai organel :
- nukleus
- mitokondria
- granula sekresi
------ menunjukkan
berbagai indeks bias mengubah sinar yg
melintasinya.
Membentuk perbedaan fase di antara 2 daerah yg
berdekatan ----- memakai suatu sistem optik khusus
shg bayangan tsb menjadi dapat dilihat.
Pemeriksaan jaringan segar atau sel hidup

Sel-sel deskuamasi
dari mukosa mulut,
(Preparat segar
yang tidak
diwarnai).
Fotomikrograf atas
dibuat dng
mikroskop fase
kontras;
Fotomikrograf
bawah dibuat dng
mikroskop cahaya
standar, x 300.

MIKROSKOP FASE
KONTRAS

Merupakan cara yg menciptakan kontras hanya


melalui cara optik
Indeks refraksi suatu ukuran densitas optik suatu
objek atau kecepatan penerobosan oleh gelombang
cahaya yg melaluinya.
Misalnya:
* Udara indeks refraksi sekitar 1,0,
* Air
kira-kira 1,3
* Kaca kira-kira 1,5
Cahaya merambat paling cepat :udara
lebih lambat : air
lebih lambat lagi : dalam kaca

Gelombang cahaya yg menempuh jarak yg sama


melalui udara, air, dan kaca tidak akan muncul pada
saat yg sama; mereka akan muncul diluar fase satu
sama lain.

Alat kontras fase terdiri atas lempeng-lempeng optik


yg terletak diatas kondensor dan lensa-lensa
objektif, yg mengubah perbedaan-perbedaan fase
menjadi perbedaan-perbedaan amplitudo.

Singkatnya, perbedaan indeksi refraksi jadi langsung


terlihat. Objek yg biasanya transparan menjadi
terlihat melalui perbedaan-perbedaan kontras.

Mikroskop fase kontras tidak banyak membantu


dalam mempelajari sajian-sajian yg difiksasi dan
dipulas, karena perbedaan transparansi di situ tidak
penting. Alat ini dipakai terutama untuk mempelajari
sel-sel hidup dan jaringan-jaringan yg tidak dipulas.

Mikroskop
polarisasi

Mikroskop Polarisasi

Dikembangkan oleh para ahli mineralogi untuk


digunakan dlm penelitian bahan-bahan kristal.

Banyak obyek alam, termasuk kristal dan serat,


menunjukkan suatu sifat optik yg dikenal sbg
pembias ganda atau birefringen.

Pd bahan histologi, birefringen disebabkan oleh


cara orientasi partikel-partikel asimetrik, yg
terlampau kecil untuk dapat dipisahkan bahkan
oleh lensa yg terbaik sekalipun. Jadi suatu
pengamatan terhadap birefringen memungkinkan
penarikan kesimpulan tentang organisasi struktur
yg tak terlihat dng cara-cara mikroskopi biasa.

MIKROSKOP

INTERFERENS

MIKROSKOP
Seperti halnyaINTERFERENS
mikroskop fase kontras, mikroskop
interferens bergantung pd kemampuan suatu objek
menghambat cahaya.

Tetapi berbeda dari mikroskop fase kontras, yg


tergantung pada cahaya yg diuraikan oleh sajian

Mikroskop interferens mengirimkan dua berkas


cahaya terpisah melalui sajian. Berkas-berkas ini
kemudian bergabung dalam bidang bayangan.
Setelah penggabungan kembali, perbedaan dalam
perlambatan cahaya menghasilkan interferens yg
dapat dipakai untuk mengukur ketebalan atau
indeks refraksi objek yg diamati.

MIKROSKOP

LAPANGAN
GELAP

MIKROSKOP LAPANGAN
Menggunakan cahaya serong yg kuat, yg tidak memasuki
GELAP
lensa
objektif.

Digunakan suatu kondensor lapangan gelap khusus, yg


pusat lensanya tidak dilalui cahaya. Jadi cahaya sampai
pd objek yg akan dilihat dng sudut sedemikian miringnya
sehingga tak ada cahaya yg dapat masuk lensa objektif.

Jadi lapangan pandang menjadi gelap. Partikel-partikel


kecil yg terdapat dlm lapangan pandang akan
memantulkan sebagian cahaya ke arah lensa objektif dan
tampak sebagai bntik-bintik berkilauan.

Jadi disini dimungkinkan melihat partikel-partikel jauh di


bawah batas daya pemisah cahaya terang. Peristiwa ini
menyerupai peristiwa terlihatnya partikel-partikel
debu dlm suatu berkas cahaya matahari yg memasuki
ruangan gelap.

Pemeriksaan lapangan gelap juga dipakai untuk meneliti


objek-objek transparan kecil seperti kilomikron, yg tidak
terlihat pada cahaya terang.

Mikroskop dengan cahaya


tak terlihat

Mikroskop dengan cahaya


tak terlihat

Mikroskop ultraviolet

Mikroskop elektron

Mikroskop dengan cahaya


tak terlihat

Bayangan dapat dibentuk oleh sinar-sinar


selain cahaya yg terlihat,
Dlm hal ini, krn bayangan2/ tak dapat dilihat
secara langsung, mereka dibuat dapat dilihat
dng bantuan suatu film fotografi yg peka.

Pada umumnya sinar-sinar yg dipakai pd


mikroskop khusus ini semuanya mempunyai
panjang gelombang yg lebih pendek drpd
cahaya terlihat, dng demikian
memungkinkan resolusi yg lebih tinggi.

Mikroskop Ultraviolet

Karena lensa-lensa optik biasa hampir tidak dapat


ditembusi sinar ultraviolet, maka dipakai lensa-lensa
kuarts diseluruh sistem lensa

Pada dasarnya sistem ini memungkinkan peningkatan


resolusi kira-kira dua kali lipat yg terdapat pd mikroskop
biasa (0,1 mikron, atau mikrometer,m).

Sinar ultraviolet juga digunakan dalam mikroskop


fluoresens. Banyak substansi mempunyai sifat
memancarkan cahaya terlihat apabila disinar dengan
cahaya tak terlihat.

Jika sinar ultraviolet difokuskan pada sajian tersebut, ia


berpendar dan fluoresensi yg dipancarkan dapat diamati.
Fluoresensi dapat terjadi secara alami di dalam sajian
itu atau terjadi disebabkan oleh pemberian zat warna
fluoresen yg terikat pd unsur khas tertentu dr sajian.

Mikroskop
Elektron

Perbandingan diagram sistem optik suatu mikroskop cahaya dan


mikroskop elektron. Untuk memudahkan perbandingan, sistem mikroskop
cahaya telah dibalikkan dan diberi tambahan alat pelengkap kamera.

Lintasan berkas
elektron di dalam
mikroskop elektron.
Potongan yg sangat
tipis diletakkan tepat
di atas lensa benda
elektromagnit.
Bayangan tersebut
diproyeksikan pada
suatu tabir pendarfluor dan diamati
secara langsung
atau melalui sistem
optis dengan
perbesaran x 10.

Mikroskop elektron

Mikroskop elektron berfungsi berdasarkan prinsip bahwa:


* Suatu berkas elektron dpt disimpangkan oleh medan
elektromagnit
spt penyimpangan lensa pd sinar di dlm lensa kaca.
* Elektron-elektron dihasilkan dng pemanasan suhu tinggi
suatu
kawat pijar logam (Katoda) di dlm suatu ruangan hampa.
Elektron yg dipancarkan kmd disampaikan ke suatu perbedaan
potensial sebesar kira-kira 60 100 kV atau lebih di antara
katoda dan anoda
Anoda berbentuk suatu pelat logam dng sebuah lubang kecil
di tengahnya. Elektron-elektron dipercepat dr katoda ke anoda.
Bbrp di antara partikel ini melewati bag. lubang tengah di
anoda, shg membentuk suatu arus (atau berkas) elektron.
Berkas ini disimpangkan oleh lensa elektromagnit dng cara spt
pd mikroskop optik
Kondensor memfokuskan berkas elektron pd bidang benda dan
lensa benda membentuk suatu bayangan benda .
Bayangan yg diperoleh diperbesar lebih lanjut dng 1 2 lensa
proyektor, akhirnya diproyeksikan ke suatu tabir pendar-fluor
atau pelat fotografik

Beberapa aspek yang dapat diperlihatkan oleh suatu organ berbentuk pipa bila
dipotong. Tanda panah menunjukkan apa yang terlihat di bawah mikroskop
dalam tiap bidang pemotongan tertentu.

Gambar mikroskop elektron EM 9 A model Zeiss

Cell membrane
A. Intestinal cells; B & C: Hypothalamus

The EM showed, that all cells are


surrounded by a plasma
membrane 6 to 10 nm

Mikroskop elektron

Mikroskop elektron transmisi (TEM) menggunakan


suatu sistem yg pd dasarnya analog dng mikroskop
cahaya.

Sumber cahaya pd ME suatu berkas elektron


berkecepatan tinggi yg dipercepat lagi dlm ruang hampa.
Berkas ini menembus sajian itu dan difokuskan pd suatu
layar fluoresen atau lempeng fotografi oleh serangkaian
medan-medan elektromagnit atau elektrostatik.

Panjang gelombang elektron-elektron ini tergantung pd


tegangan percepatan yg dipakai secara rutin, panjang
gelombang elektron kurang lebih 0,05 angstrom ().

Medan listrik atau medan magnit yg dipergunakan sbg


lensa belum sempurna dan tidak mempunyai apertura
numerik dari lensa-lensa optik.
Jadi limit praktis dari resolusi mikroskop elektron kirakira 2 (0,2 nm),
Limit biasa untuk sajian biologis adalah kira-kira 3,5
(0,35 nm).

Mikroskop elektron

Memungkinkan pengamatan struktur sel dan


jaringan yg tidak terlihat dng mikroskop
cahaya.
Struktur yg lebih kecil dr suatu makrometer
sekarang dapat diamati.
Istilah : Struktur halus struktur yg
menunjukkan unsur-unsur struktur yg hanya
dapat dilihat dengan mikroskop elektron.
Istilah Ultrastruktur sebaiknya dihindari
oleh krn berarti di luar struktur

Mikroskop elektron
Berbeda dng mikroskop elektron transmisi, tidak
tergantung
pd elektron-elektron
yg menembus sajian yg
skening
(SEM)
diperiksa.

Mikroskop ini menembaki permukaan sajian dng berkas


elektron yg terfokus secara teliti.

Bila berkas itu mengenai suatu titik pd sajian, elektronelektron primer yg dibiaskan dan pancaran-pancaran
elektron-elektron sekunder, yg berasal dr permukaan,
dikumpulkan oleh suatu detektor.
Tanda-tanda yg dihasilkan oleh banyak titik dikumpulkan
membentuk suatu tabung sinar katode.

SEM mempunyai variasi jarak fokus yg besar, mk alat ini


memungkinkan pengamatan langsung terhadap sajian
dng permukaan yg mempunyai berbagai bangunan dng
ketringgian yg berbeda.

Seperti juga pd mikroskop cahaya, TEM dan SEM


memerlukan teknik khusus untuk mempersiapkan sajian
untuk diperiksa.

Mikroskop elektron
Filamen metal dipanaskan dalam tabung hampa
elektron diperkuat dng potensial elektrik
Berkas elektron dibiaskan medan elektromagnjt
(sifat = cahaya)
e
= 0,05
100.000 x
c = 5500
3 kumparan magnetik ~ lensa : - kondensor
Layar fluoresensi : foto : 1.000.000 x
De Broglie
12,2 =

v
Jadi v = 50.000 volt 0,0535=

Mikroskop elektron

e
L

= 0,04
= 4400

r = 0,02
r L = 2200
= 0,22

Mikroskop fluoresens

Imunositokimia mrpk cabang histokimia .


Pada tingkat mikroskop cahaya, teknik
antibodifluoresen mrpk metode yg peka untuk
menentukan letak polisakarida atau protein
spesifik.
Dasar teknik tubuh bereaksi thdp substansi
protein asing, antigen, dng menghasilkan
substansi spesifik, antibodi, yg bersenyawa
dng dan menonaktifkan antigen itu.
Molekul2 zat warna fluoresen terikat secara kimia
pd molekul antibodi dan tempat bereaksinya dng
antigen dpt dilihat dng mikroskop ultraviolet.

Methods of antibody labeling : Direct


and indirect

Direct
immunocytochemistry
Cultured neuron from rat
superior cervical ganglion
were immuno-stained with
fluorescent-labeled
antibody spesific for the
insulin receptor.

Antibody + receptor
insulin

Indirect
immunochemistry.

Fluorecent antibodies
were prepared
against primary type
IV collagen, to
demonstrate the
presence of
continous basal
lamina at the
interface between
malignant clusters of
cells and the
surrounding
connective tissue.

Asam nukleat : Jingga akridin


Metode fluoresensi untuk
menetapkan DNA & RNA

DNA
(hijaukuning)

RNA
(merahjingga)

Aparat Golgi : Giemsa


Sel plasma (apus sumsum tulang):
sel ini berfungsi
zat menghasilkan antibodi

Sitoplasma RE
granulosum
protein (zat
antibodi)

Aparat golgi
(membungkus
zat antibodi
sebelum
disekresikan)

Pars Endocrin Pancreas


(Victoria-blue)

Pars endokrin (Insula


pankreatica)

Sel beta (biru)

Pars eksokrin

Granula sekresi : Hematoksilin


besi
Kelenjar
pankreas
Nukleus dari

sel2
sekresi,kromatin
tersebar

Sel-sel sekresi
berkelompok di
saluran kecil di
pusat dan
granula sekresi
(hitam)

Gambar A & B sel pankreas dengan


pewarnaanantibodi monoclonal anti-insulin, A adalah
gambar sel pankreas normal dan B gambaran sel
pankreas pada hiperglikemia (Portha, 2001),

Gambar C & D sediaan imunofloresen warna merah


menunjukkan insulin dan warna hijau menunjukkan
glukagon.
Gambar C berasal dari pankreas normal dan gambar D
sama berasal dari pankreas tikus Px hiperglikmia

Lain-lain

Komponen Sel
1.

Membran sel

2.

Sitoplasma

3.

Nukleus

Struktur Sel

Binatang

Hepar

Sitoskeleton

Sel saraf : Pewarna basofilik :


Cresyl-violet
Reticulum
Reticulum
endoplasmicum granulosum

endoplasmicu
m granulosum

Ultrastructure of anterior pituitary cells


(PAS orange-G hematoxylin)

A, acidophils stain bright yellow; B, basophils stain darkly; C, chromophobes

Enteroendocrine cells
(Immunoperoxidase)

Enteroendocrine cells

Bangunan khusus pada


epithelium

Apical

Lateral

Basal

Cilia

Apical

Gambar 11. Gambar A & B sel pankreas dengan pewarnaanantibodi


monoclonal anti-insulin, A adalah gambar sel pankreas normal dan B
gambaran sel pankreas pada hiperglikemia (Portha, 2001), gambar C & D
sediaan imunofloresen warna merah menunjukkan insulin dan warna hijau
menunjukkan glukagon. Gambar C berasal dari pankreas normal dan gambar
D sama berasal dari pankreas tikus Px hiperglikmia (Laybutt, 2002).

Gambar mikroskop elektron modern.

Mikroskop
fluoresens.

Fotomikrograf sajian biakan jaringan otak janin tikus.


Kiri Sel-sel biakan primer memperlihatkan populasi sel heterogen,
yg membentuk latar belakang berupa selapis sel-sel gepeng yg kebanyakan
berasal dari sel glia (penyokong)