Anda di halaman 1dari 9

Bagaimana Hubungan

dan Pengaruh Asi


terhadap Penyakit Bayi
Kuning?
Almira Ramadhania KD 2

Bayi
Normal
lahir
Pemberia
n ASI

12 Jam

Bayi
Kuning
Kadar
Bilirubin
Tinggi

ASI Air Susu Ibu


Air susu ibu (ASI) yang pertama kali dihasilkan
disebut kolostrum yang menghasilkan Ig A
yang tinggi.
Komposisinya antara lain protein kompleks,
lipid, karbohidrat dan komponen biologis aktif
lainnya

jenis jaundice yang berkaitan dengan


pemberian ASI

Breast
Milk
Jaundice

indirect hiperbilirubinemia dalam


bayi baru lahir ASI yang berkembang
setelah 4-7 hari pertama kehidupan
yang tetap lebih lama dari penyakit
kuning fisiologis.

Breast
Feeding
Jaundice

memiliki manifestasi pada 3 hari


pertama kehidupan dan bukan
karena kandungan ASI itu sendiri
melainkan karena kurangnya
produksi atau asupan ASI

Breast Milk Jaundice


faktor-faktor dalam ASI yang membantu bayi menyerap
bilirubin dari usus, faktor-faktor yang membuat protein
tertentu dalam hati bayi dari memecah bilirubin.
Breast Milk Jaundice dapat berhubungan dengan dehidrasi
dan hiperatremia.
beberapa ASI dapat mengandung inhibitor glucuronyl
tranferase memicu penyerapan dari bilirubin di usus

Faktor- faktor
Metabolisme yang tidak
biasa dari progesteron
(pregnane-3-alpha 20
beta-diol) zat dalam ASI
yang menghambat uridin
asam diphosphoglucuronic
(UDPGA) glucuronyl
transferase,

peningkatan konsentrasi
asam lemak bebas
nonesterified yang
menghambat glucuronyl
transferase hati

cacat pada difosfatglucuronyl transferase


(UGT1A1) aktivitas uridin
pada bayi yang homozigot
atau heterozigot untuk
varian Gilbert sindrom
promotor,

peningkatan sirkulasi
enterohepatik bilirubin
oleh peningkatan konten
aktivitas beta glucuronidase
dalam ASI,

sitokin inflamasi dalam


susu manusia terutama
interleukin (IL) -1 beta
dan IL-6

hampir setiap bayi lahir mengalami hyperbilirubinemia tak terkonjugasi sementara


dan ringan

bayi kuning fisiologis

kemampuan hati untuk konjugasi dan ekskresi bilirubin tidak sepenuhnya matang
sampai sekitar usia dua minggu

namun dapat diperparah oleh pemberian ASI yang memiliki enzim bilirubindeconjugating

apabila kondisi jaundice ini bertahan lama dapat mengindikasikan adanya


masalah/abnormalitas

Hiperbilirubinemia tak terkonjugasi yang berlangsung


sampai 2-3 bulan usia adalah umum pada bayi yang diberi
ASI. Peningkatan prevalensi dari Gilbert sindrom promotor
genotipe kemungkinan terlibat. Moderat hiperbilirubinemia
tak terkonjugasi selama 6-12 minggu dalam bayi yang
diberi ASI berkembang tanpa bukti hemolisis,
hipotiroidisme, atau penyakit lainnya

Alhasil.
Breast Milk Jaundice nyatanya tidak dapat dicegah dan
tidak membahayakan. Tentunya, tetap jika bayi menjadi
kuning memerlukan pemeriksaan terhadap kadar
bilirubin dan apabila kadar bilirubin tinggi memerlukan
pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui adanya masalah
klinis lainnya