Anda di halaman 1dari 17

Assalamualaikum

Wr. Wb.

RESPIRASI
SEL
Salwa Nisrina Yasmin
26020116120057
Ilmu Kelautan A
Dosen:

Respirasi sel adalah penguraian bahan makanan yang nanti


hasilnya berupa energi. Respirasi ini dilakukan hampir oleh
semua penyusun tubuh, entah di sel hewan, sel tumbuhan,
maupun sel manusia. Respirasi ini hampir dilakukan di setiap
waktu, pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

Respirasi di dalam sel ialah proses dimana energi yang


potensial dari adanya nutrisi akan berubah menjadi energi
yang bisa di gunakan oleh tumbuhan maupun organisme
tempat dari sel berada.

Respirasi ini terjadi pada kedua sel tumbuhan serta hewan.


Umumnya memanfaatkan nutrisi dari glukosa, asam amino,
asam lemak, serta energi. Respirasi selular ini biasanya
melibatkan oksidasi untuk melepaskan energi namun respirasi
ini bisa di capai tanpa adanya oksigen.

KATABOLISME

Katabolisme adalah reaksi penguraiann senyawa yang


kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan
bantuan enzim. Penguraian suatu senyawa dapat menghasilkan
energi. Energi itu berasal dari terlepasnya ikatan-ikatan kimia
yang menyusun suatu persenyawaan. Semakain kompleks
perseyawaan kimia itu, semakin banyak ikatan kimia yang
menyusunnya dan akan semakin besar energi yang
dilepaskannya. Akan tetapi, energi itu tidak dapat digunakan
secara langsung oleh sel. Energi itu diubah terlebih
dahulumenjadi persenyawaan adenosin trifosfat (ATP) yang
dapat digunakan oleh sel sebagai sumber energi terpakai.

Contoh katabolisme adalah proses pernapasan sel atau


respirasi, yaitu proses penguraian bahan makanan yang
menghasilkan energi. Respirasi dilakukan olehh semua sel
penyusun tubuh, baik sel-sel tumbuhan maupun sel hewan
dan manusia. Ditinjau dari kebutuhannya akan oksigen,
respirasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

1.

Respirasi aerobik, yaitu respirasi yang menggunakan


oksigen bebeas untuk mendapatkan energi.

2.

Respirasi anaerobik,yaitu respirasi yang tidak


membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi.

RESPIRASI AEROB

Persamaan reaksi proses respirasi aerobik (aerob)


secara sederhana dapat dituliskan sebagai berikut:

C6H12O66O2 6H2O + 6CO2 + 675 kkal

Dalam kenyataan reaksi yang terjadi tidak


sesederhana itu. Banyak tahapan reaksi yang terjadi
dari awal hingga terbentuknya energi. Proses respirasi
aerob dibagi dalam tiga tahapan, yaitu glikolisis, siklus
krebs, dan transfer elektron.

GLIKOLISIS

Adalah rangkaian reaksi pengubahan molekul glukosa menjadi


asam piruvat dengan menghasilkan NADH dan ATP.

Sifat sifat glikolisis ialah:

a. Dapat berlangsung secara aerob maupun anaerob


b. Dalam glikolisis terdapat kegiatan enzimatis dan
AdenosineTrifosfat (ATP) serta Adenosine Difosfat (ADP)
c. ADP dan ATP berperan dalam pemindahan fosfat dari molekul
satu ke molekul lainnya.

Pertama-tama, glukosa mendapat tambahan satu gugus fosfat


dari satu molekul ATP, yang kemudian berubah menjadi ADP,
membentukglukosa 6-fosfat. Setelah itu, glukosa 6-fosfat
diubah oleh enzim menjadi isomernya, yaitufruktosa 6-fosfat.
Satu molekul ATP yang lain memberikan satu gugus fosfatnya
kepada fruktosa 6-fosfat, yang membuat ATP tersebut menjadi
ADP dan fruktosa 6-fosfat menjadifruktosa 1,6-difosfat.
Kemudian, fruktosa 1,6-difosfat dipecah menjadi dua senyawa
yang saling isomer satu sama lain, yaitudihidroksi aseton
fosfatdanPGAL(fosfogliseraldehidataugliseraldehid 3fosfat).Tahapan-tahapan reaksi diatas itulah yang disebut
dengan fase investasi energi.

Selanjutnya, dihidroksi aseton fosfat dan PGAL masing-masing


mengalami oksidasi dan mereduksi NAD+, sehingga
terbentukNADH, dan mengalami penambahan molekul fosfat
anorganik (Pi) sehingga terbentuk1,3-difosfogliserat. Kemudian
masing-masing 1,3-difosfogliserat melepaskan satu gugus fosfatnya
dan berubah menjadi3-fosfogliserat, dimana gugus fosfat yang
dilepas oleh masing-masing 1,3-difosfogliserat dipindahkan ke dua
molekul ADP dan membentuk dua molekulATP. Setelah itu, 3fosfogliserat mengalami isomerisasi menjadi2-fosfogliserat.
Setelah menjadi 2-fosfogliserat, sebuah molekul air dari masingmasing 2-fosfogliserat dipisahkan, menghasilkanfosfoenolpiruvat.
Terakhir, masing-masing fosfoenolpiruvat melepaskan gugus fosfat
terakhirnya, yang kemudian diterima oleh dua molekul ADP untuk
membentukATP, dan berubah menjadiasam piruvat.(lihat bagan)

Setiap pemecahan 1 molekul glukosa pada reaksi glikolisis akan


menghasilkan produk kotor berupa 2 molekul asam piruvat, 2
molekul NADH, 4 molekul ATP, dan 2 molekul air. Akan tetapi, pada
awal reaksi ini telah digunakan 2 molekul ATP, sehingga hasil bersih
reaksi ini adalah2 molekul asam piruvat (C3H4O3),2 molekul
NADH,2 molekul ATP,dan 2 molekul air. Perlu dicatat,
pencantuman air sebagai hasil glikolisis bersifat opsional, karena ada
sumber lain yang tidak mencantumkan air sebagai hasil glikolisis.

DEKARBOKSILASI OKSIDITIF

Dekarboksilasi oksidatif berlangsung di matriks mitokondria,


sebenarnya merupakan langkah awal untuk memulai
langkah ketiga, yaitu daur Krebs. Pada langkah ini 2 molekul
asam piruvat yang terbentuk pada glikolisis masing-masing
diubah menjadi Asetil-KoA (asetil koenzim A) dan
menghasilkan 2 NADH.

SIKLUS KREBS

Daur Krebs yang berlangsung di matriks mitokondria disebut juga


daur asam sitrat atau daur asam trikarboksilat dan berlangsung
pada matriks mitokondria. Asetil-KoA yang terbentuk pada
dekarboksilasi oksidatif, memasuki daur ini. Pada akhir siklus
dihasilkan 6 NADH, 2 FADH, dan 2 ATP. (lihat skema di bawah)

SISTEM TRANSPOR ELEKTRON

Rantai transpor elektron berlangsung pada krista mitokondria.


Prinsip dari reaksi ini adalah: setiap pemindahan ion H (elektron)
yang dilepas dari dua langkah pertama tadi antar akseptor
dihasilkan energi yang digunakan untuk pembentukan ATP.

Setiap satu molekul NADH yang teroksidasi menjadi NAD akan


melepaskan energi yang digunakan untuk pembentukan 3
molekul ATP. Sedangkan oksidasi FADH menjadi FAD, energi yang
lepas hanya bisa digunakan untuk membentuk 2 ATP. Jadi, satu
mol glukosa yang mengalami proses respirasi dihasilkan total 38
ATP.

Tabel berikut menjelaskan perhitungan pembentukan ATP per mol


glukosa yang dipecah pada proses respirasi.
Proses
Glikolisis
Dekarboksilasi
oksidatif
Daur Krebs
Rantai transpor
elektron

ATP
2

2
34

NADH
2
2
6

FADH

Total

38

10

Wassalamualaikum
Wr. Wb.