Anda di halaman 1dari 7

LOGIKA

Penalaran merupakan suatu proses berfikir yang membuahkan


pengetahuan agar pengetahuan yang dihasilkan penalaran itu
mempunyai dasar kebenaran maka proses berfikir itu harus
dilakukan suatu cara tertentu. Suatu penarikan kesimpulan ini
disebut logika, dimana logika secara luas dapat didefinisikan
sebagai pengkajian untuk berfikir secara sahih (valid) dan
ditarik kesimpulan (Suryasumantri, 1990:46).
Terdapat bermacam-macam cara penarikan kesimpulan namun
sesuai dengan tujuan studi yang memusatkan diri kepada
penalaran ilmiah, kita akan melakukan penalaran ilmiah, kita
akan melakukan penelaahan yang seksama hanya terhadap dua
jenis cara penarikan kesimpulan, yakni logika induktif dan
logika deduktif (Suryasumantri, 1990:46).

BAHASA
Bahasa adalah komunikasi verbal yang dipakai dalam
seluruh proses berfikir ilmiah. Terdapat beberapa
pengertian bahasa: (Suryasumantri, 1990: 171-188).
Bahasa adalah serangkaian bunyi.
Bahasa merupakan lambang di mana rangkaian bunyi
ini membentuk suatu arti tertentu
Peranan Bahasa dalam kehidupan manusia
Kekurangan Bahasa
Memiliki kecenderungan emosional
Memiliki arti yang tidak jelas dan eksak. Sebuah kata
kadang-kadang mempunyai lebih dari suatu arti yang
berbeda
Pembagian Bahasa

MATEMATIKA
Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari
pernyataan yang ingin kita sampaikan. Lambang matematika bersifat artificial (
buatan atau tidak alami) yang baru mempunyai arti setelah sebuah makna
diberikan kepadanya. Tanpa itu maka matematika hannya merupakan kumpulan
rumus-rumus mati. Matematika adalah ilmu tentang bilangan, hubungan antara
bilangan, dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian
masalah mengenai bilangan
Matematikan sebagai sarana berpikir deduktif
Perkembangan Matematika
Peranan Matematika dalam ilmu pengetahuan

STATISTIKA

Pengertian
Statistika adalah logika berpikir secara induktif, yaitu penarikan kesimpulan
setelah dihadapkan kepada sebuah permasalahan mengenai banyaknya kasus
yang harus diamati sampai kepada suatu kesimpulan yang bersifat umum.
Statistika adalah ilmu tentang cara mengumpulkan, menabulasi, menggolonggolongkan, menganalisis, dan mencari keterangan yang berarti dari data yang
berupa angka.
Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan pengumpulan data,
penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan bukti, berupa catatan bilangan
(angka-angka).
Hampir sama dengan logika matematika, statistika selain berupa angkaangka, ia juga merupakan bidang keilmuwan yang memberi arti pada
lambang, formula dan teorema. Ia seperti tata buku, selain merupakan
kumpulan berbagai prinsip dan metode, namun ia juga berarti rekening,
neraca dan perhitungan pendapatan. Bidang keilmuwan statistika
adalahsekumpulan metode untuk memperoleh dan menganalisa data dalam
mengambil suatu kesimpulan. Perbedan antara matematika dan statistika
terletak pada logika yang digunakan. Matematika menggunakan logika
deduktif, sedangkan statistika menggunakan logika induktif.

ETIKA
Kata etika berasal dari bahasa Yunani yaitu Ethos yang
berarti kebiasaan, adat, watak, perasaan, sikap, cara berpikir.
Dalam bahasa Latin, etika disebut dengan moral (Mos/Mores)
yang memiliki pengertian adat kebiasaan atau kesusilaan.
Etika adalah pembahasan mengenai baik (good), buruk (bad),
semestinya (ought to), benar (right), dan salah (wrong). Yang
paling menonjol adalah tentang baik atau good dan teori
tentang kewajiban (obligation). Keduanya bertalian dengan
hati nurani. Bernaung di bawah filsafat moral (Soewardi,
1999)

KEBUDAYAAN
Kata "kebudayaan" berasal dari kata Sansekerta yaitu
buddhayah, ialah bentuk jamak dari buddhi yang berarti "budi"
atau "akal". Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan halhal yang bersangkutan dengan akal.
Antara masyarakat dan kebudayaan terjalin hubungan dan
pengaruh yang sangat dekat. Masyarakat adalah wadah
kebudayaan dan kebudayaan membentuk masyarakat.
Masyarakat ialah kelompok besar manusia, dimana hidup
terkandung kebudayaan yang diamalkan oleh kelompok itu
sebagai kebudayaan mereka. Ruang dan waktu menentukan
kebudayaan. Berbeda ruang, dan waktu berbeda pula
kebudayaannya

KEMANUSIAA
N

Kemajuan industri dapat menghasilkan alat-alat yang memudahkan hidup,


memberikan kesenangan dalam hidup, sehingga kebutuhan-kebutuhan
jasmani tidak sukar lagi untuk memenuhinya. Semakin terjadinya
kemajuan ilmu pengetahuan ada dampak negatif, yaitu: krisis kemanusiaan.

Krisis adalah suatu keadaan dimana terjadinya peralihan dari keadaan lama
menuju keadaan baru yang belum pasti. Misalnya, metode lama telah
ditinggalkan, tetapi metode baru belum sepenuhnya dapat digunakan,
sehingga yang terjadi adalah kebingungan, karena belum adanya
metodologi baru yang memadai.

Krisis kemanusiaan merupakan suatu peristiwa atau runtutan peristiwa


ancaman kritis terhadap kesehatan, keamanan, dan keberadaan atau
eksistensi suatu komunitas atau suatu kelompok besar dalam suatu wilayah
luas.