Anda di halaman 1dari 24

Eritema nodosum

OLEH : FIKRI SAMODRO


MUHAMAD FITRIANTO
Pembimbing : dr. Boedhy Setyanto, Sp.KK

Laboratorium Klinik Kulit dan Kelamin


RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Fakultas Kedokteran UNISMA

DEFINISI
- Eritema nodosum kondisi kulit yang ditandai dengan
nodul yang berwarna merah yang terbentuk di bagian
anterior tungkai bawah, dan jarang di paha maupun di
lengan.
- Eritema nodosum merupakan salah satu tipe paniculitis
peradangan pada lemak subkutan.
- Eritema nodosum bukan suatu penyakit, tetapi
merupakan sebuah rekasi terhadap berbagai agen penyebab

Epidemiologi
Eritema nodosum dapat menyerang pada semua umur,
terbanyak terjadi pada umur dekade Il-IV.
Insiden wanita : Pria 3:1
EN lebih sedikit terjadi pada anak-anak daripada dewasa
muda

ETIOLOGI

PATOGENESIS
hipersensitivitas terhadap berbagai macam
faktor pencetus
deposisi kompleks imun di dalam / di sekeliling venul septa
jaringan penyambung lemak subkutan
reactive oxygen intermediates (ROI), yang dihasilkan oleh
neutrofil aktif di peredaran darah perifer,
kerusakan jaringan oksidatif dan dengan memicu inflamasi
jaringan.

GAMBARAN KLINIS
anamnesis, didapatkan keluhan berupa
lesi nyeri
demam 38-390C
Malaise
lemas dan arthralgia (50%)
sakit kepala
sakit perut
Muntah
Batuk
Diare
Lesi episklera dan phlyctenular conjunctivitis

Gambaran Klinis
Manifestasi klinis yang jarang bersamaan
dengan eritema nodosum:

Limfadenopati
Hepatomegaly
Splenomegali
pleuritis

Pemeriksaan Fisik

Lesi kulit berupa indurasi


Nodul nyeri
Batas tidak terlalu jelas
Plak eritem
Nodul berwarna merah cerah
>> di tungkai bawah bagian anterior,
tersebar bilateral, namun tidak simetris

Perkembangan Eritema Nodusum


Nodul berwarna merah terang dan tampak sedikit
menonjol di atas permukaan kulit.

Lesi tersebut menjadi datar, dengan warna ungu atau


merah livid.

Lesi tersebut tampak kuning atau kehijauan


menyerupai
tahap
penyembuhan
hematoma
(erythema contusioformis

Perbedaan Eritema Nodusum Akut dan Kronik


1.
2.
3.
4.
5.
6.

7.

Lesi cenderung terjadi pada wanita tua.


Lesinya unilateral atau asimetris jika bilateral.
Lesi tidak berhubungan dengan gejala sistemik kecuali artralgia.
Lesi tidak menimbulkan rasa nyeri dan tidak lunak jika dibandingkan
dengan EN akut.
Lesi tidak berhubungan dengan penyakit dasar.
Lesi dimulai dengan lesi tunggal yang cenderung untuk menyembuh
namun berpindah secara sentrifugal, lesi berupa nodul subcutan dengan
bentuk anular plak dengan central clearing.
Lesi bertahan lebih lama, bisa sampai berbulan-bulan hingga bertahuntahun

Eritema nodosum klasik.


Terdapat
nodul
eritem
bilateral yang berlokasi pada
anterior tungkai bawah

Eritema nodosum.
Indurasi, sangat
nyeri, nodul inflamasi
terbanyak di regio
pretibial. Lesi terlihat
merah, eritem
dengan batas tidak
tegas

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan laboratorik meliputi :
kultur apusan tenggorok menyingkirkan infeksi oleh group A
beta hemolytic streptococcus (GABHS).
Pemeriksaan hematologi, peningkatan laju endap darah dan
C-reaktif protein, serta leukositosis.
Pemeriksaan titer antistreptolisin, pada beberapa pasien
dengan infeksi streptokokus didapatkan peningkatan titer
antistreptolisin.
Dilakukan pemeriksaan tinja, menyingkirkan adanya infeksi
oleh Yersinia, Salmonella, dan Campylobacter

Pemeriksaan Penunjang
skin test atau uji tuberculin, yang bertujuan untuk
membantu menyingkirkan tuberkulosis.
thoraks dan scan gallium menyingkirkan atau
membuktikan adanya sarcoidosis serta tuberkulosis
dan mencari adanya adenopati hilar.

PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI

Gambaran khas histopatologi eritema nodosum Miescher radial


granuloma, yang terdiri dari nodular kecil, bulat, batas tegas hasil
agregasi small histiocytes yang tersusun secara radial mengelilingi
sebuah celah, tidak terdapatnya vaskulitis

DIAGNOSIS BANDING
Ersipelas :
eritema
yang
berwarna
merah
cerah,
berbatas
tegas,
dan
pinggirnya meninggi
dengan tanda-tanda
radang akut

Erythema Induratum
(Nodular Vaskulitis)
eritema dan nodusnodus indolen seperti
eritema
eritema induratum
terjadi supurasi
sehingga membentuk
ulkus-ulkus

Urtikaria
eritema dan
edema setempat
yang berbatas
tegas

TATALAKSANA
Umumnya, nodul pada eritema nodosum
menghilang secara spontan dalam beberapa
minggu (self limited disease)
medikamentosa
Aspirin
Anti inflamasi non-steroid (oxyphenbutazone
400 mg /hr, indometasin 100 -150 mg/hari
potassium iodide 400-900 mg/hari

TATALAKSANA
Non-medikamentosa
tirah baring, kompres basah, elevasi
tungkai, dan compressive bandage

PROGNOSIS
Banyak kasus eritema nodosum regresi
spontan dalam 3 hingga 4 minggu.
Pada
kasus
yang
lebih
parah
membutuhkan sekitar 6 minggu untuk
sembuh